cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 30 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERSERI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DI SMA NEGERI 1 PARITTIGA Umiyatun Umiyatun
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.014 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media gambar berseri dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa di SMA Negeri 1 Parittiga. Adapun prosedur penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang pelaksanaannya meliputi 1) penyusunan perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. PTK ini dilaksanakan dalam empat tahapan, yaitu prasiklus, siklus I, siklus II, dan siklus III. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Parittiga yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, studi dokumentasi, dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskripsi kuantitatif dan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ada peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata siswa yang tuntas. Pada prasiklus siswa yang tuntas sebesar 40,91. Pada siklus I diperoleh sebesar 63,64 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I dikategorikan cukup mampu. Berikutnya pada siklus II juga terjadi peningkatan. Rata-rata siswa yang tuntas sebesar 72,73 sehingga hasil belajar siswa mengalami kemajuan. Tetapi hal ini dirasa belum cukup karena jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥80 masih belum melampaui target yang diinginkan guru sehingga perlu dilaksanakan siklus III. Pada siklus III diperoleh rata-rata siswa yang tuntas sebesar 81,82. Kedua, siswa memberikan respon positif terhadap kegiatan pembelajaran di kelas. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan prilaku siswa yang berkaitan dengan keaktifan siswa, prilaku karakter bangsa, dan sikap antusias. Kesimpulannya yaitu penggunaan media gambar berseri cukup layak dipergunakan sebagai media pembelajaran bagi guru dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa.
PENGARUH PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Eliyani Eliyani
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan konstruktivisme terhadap pembelajaran memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Srijaya Negara Palembang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel penelitian ada dua kelas yaitu kelas X IPS 2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dan X IPS 1 sebagai kelas kontrol berjumlah 33 siswa dengan menggunakan pendekatan konvensional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes, teknik analisis data dengan analisis uji-t menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian ini menujukkan perbedaan hasil tes antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata tes awal kelas eksperimen sebesar 54,34 dan nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen sebesar 77,43 terdapat peningkatan nilai (gain score) sebesar 23,09. Sedangkan nilai rata-rata tes awal kelas kontrol sebesar 52,64 dan nilai rata-rata tes akhir kelas kontrol sebesar 67,73 terdapat peningkatan nilai (gain score) sebesar 13,09. Nilai rata-rata antara tes awal dan tes akhir menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hal ini dapat dilihat dari pengujian uji-t menunjukkan bahwa thitung> ttabel atau 0,05 > ,000 pada tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Dengan demikian, penelitian dapat disimpulkan pendekatan konstruktivisme berpengaruh terhadap kemampuan memahami teks eksposisi siswa kelas X SMA Srijaya Negara Palembang. Kata kunci: pendekatan konstruktivisme, konvensional, teks eksposisi 
JURNALISTIK ONLINE: PENYEIMBANGAN LITERASI BACA TULIS DAN DIGITAL SISWA Refisa Ananda
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi mengakibatkan adanya tuntutan perubahan bentuk berita dari pers cetak dan broadcast menjadi bentuk berita online. Secara tidak sadar para pembaca modern surat kabar cetak mengalihkan kebiasaan quick browsing internet ke dalam cara membaca surat kabar. Terkait hal tersebut, hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2018 tentang penetrasi pengguna internet berdasarkan tingkat pendidikan menunjukkan angka yang cukup besar untuk kategori sedang sekolah SMP yaitu 80,4%. Ini berarti sebagian besar siswa SMP adalah pengguna aktif internet.Hal tersebutlah yang mendorong kegiatan pelatihan jurnalistik online di SMPN 1 dan SMPN 6 Sawahlunto. Pelatihan dilakukan secara komprehensif yaitu meliputi teori dan praktik untuk menerbitkan surat kabar sekolah secara online. Kegiatan ini bertujuan untuk menyeimbangkan literasi baca tulis dan digital siswa yang diikuti oleh guru bahasaIndonesia, guru teknologi informasi dan komunikasi, serta anggota OSIS dari dua sekolah tersebut. Para peserta memanfaatkan web litbatu.com untuk mempublikasikan tulisannya di media online. Rubrik tulisan yang terdapat di web tersebut adalah cerpen, puisi, berita,dan resensi. Siswa dan guru sangat antusias dalam mencoba media baru sebagai alat untuk mempublikasikan karya mereka. Kata Kunci: jurnalistik, literasi baca-tulis, digital 
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 5E DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DI SMA NEGERI 1 PENDOPO Fernando Onas
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.013 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan pengaruh model Learning Cycle 5E dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi di SMA Negeri 1 Pendopo. Adapun prosedur penelitian menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X.A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33 siswa dan kelas X.E dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik pengolahan data menggunakan perhitungan uji-t dengan program Statiscial Product and Service Solution SPSS 20. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil yang menunjukkan terdapat perbedaan hasil tes antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata tes awal kelas eksperimen adalah 49,17 kemudian pada tes akhir 70,33. Pada kelas kontrol rata-rata nilai tes awal adalah 57,00 kemudian pada tes akhir 60,83. Dari hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hasil perhitungan dengan uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel = 3,923 > 1,672 dengan df = 58 pada tingkat keberhasilan 95% (α = 0,025). Dengan demikian, hipotesis yang berbunyi “ada perbedaan kemampuan menulis puisi antara siswa yang diajar dengan model Learning Cycle 5E dan siswa yang diajak dengan model konvensional, diterima. Dengan diterimanya Ha, maka dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 5E berpengaruh terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Pendopo.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Firdha Khairunnisa
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.53 KB)

Abstract

Kurikulum yang berlaku di Indonesia saat ini adalah kurikulum 2013 atau yang sering dikenal dengan K13. Dalam implementasinya, pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan pendekatan berbasis teks. Hal tersebut berarti bahwa setiap materi, peserta didik dihadapkan dengan berbagai teks. Tujuan akhir dalam setiap materi baik berupa teks nonsastra ataupun teks sastra adalah peserta didik dapat mencipta atau menyampaikan gagasan melalui tulisan. Problem utama pembelajaran menulis teks narasi ini datang dari diri guru dan peserta didik. Guru yang tidak menaruh perhatian penting pada pembelajaran menulis akan berpengaruh pada minat peserta didik. Peserta didik merasa bahwa pembelajaran menulis sangatlah menakutkan sehingga mereka tidak tahu kapan harus memulai, dan bagaimana cara memulai. Kebanyakan guru hanya memberikan tugas menulis tanpa memberi pembinaan secara intens, padahal menulis membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Faktor lainnya adalah peserta didik yang tidak memiliki kebiasaan membaca sehingga tidak memiliki kreativitas untuk menulis. Selain itu, pesreta didik yang tidak gemar membaca, tidak memiliki banyak kosa kota untuk menyampaikan ide. Untuk mengatasi berbagai problem tersebut, solusi yang dapat ditawarakan diantaranya: (1) peserta didik perlu diberi banyak latihan dan pembinaan, (2) guru menyiapkan porsi waktu yang lebih baik untuk melihat hasil karangan peserta didik untuk memberitahukan kekurangan-kekurangan agar dapat diperbaiki, (3) membiasakan peserta didik untuk membaca dengan memfasilitasinya. 
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL: KOMUNIKASI ANTAR MAHASISWA DENGAN DOSEN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (PBSI) DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Winda Oktaria Marini
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.271 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kesantunan berbahasa tuturan mahasiswa dengan dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sriwijaya, mewakili apa saja maksim-maksim yang digunakan mahasiswa dengan dosen di dalam percakapan, dan mengetahui skala kesantunan berbahasa mahasiswa dengan dosen PBSI Unsri di media sosial. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian ini isi percakapan di media sosial antar mahasiswa dengan dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sriwijaya. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, angket atau kuesioner, dan dokumentasi isi percakapan mahasiswa dengan dosen di media sosial semester 7 2019/2020. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak bebas dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan triangulasi data yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) kesimpulan data. Hasil penelitian percakapan di media sosial antar mahasiswa dengan dosen PBSI Unsri adalah sebagai berikut. 1. Pola kesantunan berbahasa yang digunakan mahasiswa dengan dosen di PBSI Unsri ada lima yaitu, 1) sarana dan modul belajar, dalam tuturan mahasiswa dengan dosen di media sosial termasuk dalam kategori “santun”, 2) permohon waktu bimbingan, dalam tuturan mahasiswa dengan dosen di media sosial termasuk dalam kategori “ tidak santun”, 3) kuliah tambahan, dalam tuturan mahasiswa dengan dosen di media sosial termasuk dalam kategori “santun”, 4) penegasan ulang mengenai ujian, dalam tuturan mahasiswa dengan dosen di media sosial termasuk dalam kategori “santun”, dan 5) menanyakan kehadiran dosen, dalam tuturan mahasiswa dengan dosen di media sosial termasuk dalam kategori “tidak santun”. 2. Mewakili apa saja maksim-maksim yang digunakan mahasiswa dengan dosen di dalam percakapan yaitu, 1) maksim kebijaksanaan dan 2) maksim kedermawanan. 3. Skala kesantunan berbahasa mahasiswa dengan dosen PBSI UNSRI di media sosial diaplikasikan menggunakan skala Likert yang terdiri dari empat kategori, yaitu 1) sangat santun diperoleh 18,18% dengan 8 responden dari 44 responden, 2) santun diperoleh 75,00% dengan 33 responden dari 44 responden, 3) tidak santun diperoleh 6,82% dengan 3 responden dari 44 responden, dan 4) sangat tidak santun diperoleh 0% dengan 0 responden dari 44 responden. Kata kunci: kesantunan berbahasa, pola kesantunan bahasa, maksim, skala kesantunan 
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DENGAN WHATSAPP GROUP PADA MAHASISWA SEMESTER II STKIP MUHAMMADIYAH PAGARALAM Sri Wahyuni
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan WhatsApp Group dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa semester II di STKIP Muhammadiyah Pagar Alam. Sebanyak 40 mahasiswa dipilih sebagai sampel dengan cara purposive, dari sampel tersebut dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Setiap kelompok terdiri dari 20 mahasiswa. Selama penelitian mahasiswa di kelompok eksperimen diberikan treatmen media pembelajaran berupa WhatsApp Group. Untuk mengetahui apakah WhatsApp Group dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa, mahasiswa diberikan tes menulis di pretes dan posttes. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan paired sampel dan independen t-tes. Berdasarkan analisa data secara statistik diperoleh t-hitung lebih besar dari pada t-tabel (5.298>2.024) dan level signifikannya 0.000 maka dapat disimpulkan bahwa penerapan WhatsApp Groups pada pengajaran menulis II dapat meningkatkan kemampuan menulis pada mahasiswa semester II STKIP Muhammadiyah Pagaralam. Kata Kunci: WhatsApp Group, kemampuan menulis Abstract The objective of this study was to find out whether the application of Whatsapp Group could improve students writing achivement of the second semester graders of STKIP Muhammadiyah Pagar Alam. 40 students were selected as sample purposively, the samples were divided into two groups. They were experimental and control group. Each group consisted of 20 students. During the research, the experimental group was treated by using whatsapp group in learning writing II. To find whether whatsapp group could improve students writing achievement, the students were given written test both in pretest and posttest. the paired t-test and and independent test were used to analyze the data. Based on the data analysis, it was found that the t-obtaint was higher than t-table (5.298>2.024) and the significant level was 0.000. it can be concluded that the application of whatsapp group in teaching writing II could improve the students writing achivement in STKIP Muhammadiya Pagar Alam. Key words: Whatsapp Group, writing Achievement 
INSTAGRAM SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS BLENDED LEARNING: KAJIAN PENDAHULUAN Bhramastya Sandy Hargita
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran sejatinya sangatlah berperan penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran secara berbavariasi selain dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik juga dapat membuat pembelajaran lebih bermakna. Saat ini, dunia tengah memasuki era revolusi industri 4.0. Seluruh kegiatan manusia juga bersinggungan dengan platform digital, tak terkecuali dunia pendidikan. Di era sekarang, rata-rata siswa telah memakai gawai pintar dan sebagai pendidik kita harus piawai memanfaatkan peluang tersebut dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu aplikasi dalam gawai pintar yang dapat digunakan dalam pembelajaran ialah Instagram. Tentunya instagram tidak hanya dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar bertatap muka, namun juga kegiatan belajar mengajar kombinasi (model blended learning). Sejauh ini, banyak akun-akun instagram yang menyebarkan informasi pada khalayak ramai dan berperan sebagai media pembelajaran serta sarana diskusi online. Jadi, yang menjadi fokus pembahasan makalah ini ialah instagram sebagai inovasi media pembelajaran bahasa Indonesia berbasis blended learning. Kata Kunci: Media pembelajaran, blended learning, instagram 
Kesalahan Bahasa Indonesia Pada Tajuk Rencana Surat Kabar Kota Medan (Fenomena Bahasa di Ranah Media Cetak) Desri Wiana
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.452 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul “ Kesalahan Bahasa Indonesia Pada Tajuk Rencana Surat Kabar Kota Medan (Fenomena Bahasa di Ranah Media Cetak)”. Model penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang memaparkan data secara alami dan apa adanya. Hasil penelitian ditemukan kesalahan bahasa Indonesia pada tajuk rencana harian Waspada berjumlah 171 kalimat dan harian SIB berjumlah 189 kalimat. Kesalahan bahasa Indonesia mencakup penulisan huruf kapital, huruf miring, imbuhan, penulisan gabungan kata, partikel pun, singkatan dan akronim, angka dan bilangan, tanda hubung, tanda koma, tanda apostrof, unsur serapan, dan kosa kata baku. Bentuk kesalahan yang paling dominan ditemukan pada tajuk rencana harian Waspada adalah bentuk penulisan singkatan dan akronim yaitu berjumlah 60 (35%) dari keseluruhan jumlah 171 kalimat. Sedangkan bentuk kesalahan yang paling dominan ditemukan pada tajuk rencana harian SIB adalah penulisan tanda baca koma ( , ) yaitu berjumlah 76 (40%) dari keseluruhan jumlah 189 kalimat. Kata Kunci : kesalahan EBI, tajuk rencana. 
PEMBUATAN MEDIA BERBASIS KAHOOT DALAM PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU SMA SWASTA DI KOTA PALEMBANG Ernalida Ernalida
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.631 KB)

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk membantu para guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran. Dengan pelatihan ini diharapkan profesionalitas guru dan kualitas pembelajaran semakin meningkat. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya- jawab, praktik, dan kerja mandiri. Materi yang disampaikan meliputi evaluasi pembelajaran, jenis-jenis dan tingkatan evaluasi, serta media-media yang bisa digunakan untuk evaluasi pembelajaran di kelas. Selain itu, peserta juga diberi pelatihan pembuatan evaluasi pembelajaran dengan menggunakan aplikasi bernama Kahoot. Peserta pengabdian adalah guru-guru SMA Swasta yang ada Ilir Barat I Kota Palembang. Pengabdian dilakukan pada tanggal 28 September, 5 Oktober, dan 12 Oktober 2019. Hasil yang didapatkan adalah guru- guru memahami dan mampu membuat evaluasi pembelajaran berbasis Kahoot. Guru-guru yang hadir di pelatihan diharapkan mampu mentransfer pengetahuan yang didapatkan kepada guru yang tidak hadir. Kata kunci: evaluasi pembelajaran, media evaluasi, Kahoot 

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2019 2019