cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 417 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) dengan Pendekatan Stem terhadap Keterampilan Argumentasi pada Materi Cahaya dan Alat Optik Ellin Nurhidayati
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengaruh model pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) dengan pendekatan STEM terhadap keterampilan argumentasi tertulis peserta didik SMP Negeri 2 Kebakkramat pada materi cahaya dan alat optik berdasarkan perbedaan hasil tes keterampilan argumentasi tertulis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design (eksperimen semu) dengan jenis Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Kebakkramat tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran ADI dengan pendekatan STEM dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik. dengan masing-masing berjumlah 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes uraian keterampilan argumentasi tertulis sebanyak 6 soal. Analisis data dilakukan dengan uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi 5 % dan uji lanjutan hipotesis yaitu uji effect size. Hasil uji hipotesis menggunakan SPSS 25 diperoleh nilai signifikansi 0.001 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Besarnya perbedaan yaitu sebesar 0.83 yang masuk kriteria besar. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ADI dengan pendekatan STEM mempunyai potensi berpengaruh terhadap keterampilan argumentasi tertulis berdasarkan perbedaan hasil keterampilan argumentasi tertulis.This research aims to determine the potential influence of the Argument Driven Inquiry (ADI) learning model with a STEM approach on the written argumentation skills of students at SMP Negeri 2 Kebakkramat on light and optical instruments based on differences in written argumentation skills test results. This research is a quantitative research with a Quasi Experimental Design (quasi-experiment) with a Pretest-Posttest Control Group Design type. The population of this research is all students in class VIII of SMP Negeri 2 Kebakkramat for the 2022/2023 academic year. The sampling technique was carried out using a cluster random sampling technique. The research sample consisted of 2 classes, namely class VIII G as the experimental class given learning treatment using the ADI learning model with a STEM approach and class VIII D as the control class given learning treatment with the discovery learning model with a scientific approach. with 32 students each. The data collection technique was carried out using a written argumentation skills description test with 6 questions. Data analysis was carried out using an independent sample t-test with a significance level of 5% and a further hypothesis test, namely the effect size test. The results of hypothesis testing using SPSS 25 obtained a significance value of 0.001 < 0.05 so that H0 was rejected and H1 was accepted. The size of the difference is 0.83 which is within the large criteria. It can be concluded that the ADI learning model with a STEM approach has the potential to influence written argumentation skills based on differences in the results of written argumentation skills.
Penerapan Strategi Cooperatif Learning Mata Pelajaran IPA Materi Alat Panca Indera Manusia Kelas IV di SDN Jatisari 02 Nur Wanah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79311

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Jatisari Kabupaten Jember, yang bertujuan untuk mengetahui apa dan bagaimana Penerapan Strategi Cooperatif Learning Mata Pelajaran Ipa Materi Alat Panca Indera Manusia Kelas IV Di Sdn Jatisari 02. Dalam hal ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran dan informasi yang lebih jelas, lengkap serta memungkinkan dan memudahkan bagi peneliti untuk melakukan penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang  digunakan adalah Metode Observasi, Metode Wawancara, dan Metode Dokumentasi. Penerapan Strategi Coperative Learning sangat cock dipadukan dengan Materi Alat Panca Indra di Kelas IV SD/MI dapat meningkat dan bisa lebih membuat seorang anak menjadi paham jika dibandingkan dengan menggunakan ceramah saja. Maka dari itu Strategi dan materi ini sangat cocok untuk dipadukan. Terbukti sekali siswa yang diajarkan dengan Strategi tadi lebih memperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan hanya penjelasan guru atau hanya fokus dengan  buku.This research was conducted in Jatisari Village, Jember Regency, with the aim of finding out what and how the Cooperative Learning Strategy for Science Subjects Material for Human Senses Class IV at Sdn Jatisari 02 is implemented. In this case, the method used is a qualitative research method. This research aims to obtain a clearer, more complete picture and information that makes it possible and easier for researchers to conduct research. The data collection techniques used are the Observation Method, Interview Method, and Documentation Method. The application of the Cooperative Learning Strategy is very effective combined with the Five Senses Material in Class IV SD/MI can improve and can make a child understand more when compared to using lectures alone. Therefore, this strategy and material are very suitable to be combined. It is very proven that students who are taught using this strategy get higher results compared to those who only explain the teacher or only focus on the book.
Kemampuan Technological Pedagogical and Content Knowledge Guru Ipa Smp: Studi Literature Review Tasya Mutiara Nabilah; Yenny Anwar
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73712

Abstract

TPACK skills refer to teachers' ability to integrate pedagogy, technology, and content knowledge in learning. Teachers need to combine three sources of knowledge, technical knowledge, pedagogical knowledge, and content knowledge in learning. The Literature study was used as a method to collect data and information related to this research topic. This study shows that the TPACK skills of science teachers in Indonesia still need improvement. Some of the factors that influence science teachers' TPACK skills include educational background, teaching experience, training, school accreditation, gender, age, and length of service.
Aplikasi Si_Reda Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Pada Materi Sistem Peredaran Darah Smp/Mts Nor Khotimatul Hidayati; Khasna Zahrotul Muna; Achmad Ali Fikri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.69339

Abstract

Pada peneltian ini penulis bermaksud mengembangkan sebuah aplikasi media pembelajaran interaktif berbasis android dengan materi sistem peredaran darah manusia, menggunakan Smart Apps Creator yang diberi nama Si_Reda. Sehingga proses pembelajaran dapat lebih menyenangkan dan menarik minat peserta didik dalam mempelajari sistem peredaran darah manusia. model penelitian ADDIE yang terdiri dari 5 tahap untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran yaitu, analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berupa aplikasi Si_Reda dan hasil validasi serta uji coba kelayakan media. Penulis menyimpulkan bahwa aplikasi Si_Reda layak digunakan dalam pembelajaran sistem peredaran darah dengan catatan dan perbaikan.In this research, the author intends to develop an Android-based interactive learning media application with material on the human circulatory system, using a Smart Apps Creator named Si_Reda. So that the learning process can be more fun and attract students' interest in studying the human circulatory system. the ADDIE research model which consists of 5 stages for developing learning applications namely, analysis, design, development, implementation, and evaluation. Based on the results of research on the development of learning media in the form of the Si_Reda application and the results of validation and media feasibility trials. The author concludes that the Si_Reda application is feasible to use in learning the circulatory system with notes and improvements.
Komparasi Model Inkuiri Bebas Termodifikasi dan Inkuiri Terbimbing Berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Cahaya Annas Khoirum Ummah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan model pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi dan inkuiri terbimbing berbasis STEM pada materi cahaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian komparatif dengan desain Randomized Pretest-Posttest Comparison Group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Kebakkramat tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII E dan VIII F yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Teknik uji validitas yang digunakan adalah validitas isi dan konstruk. Analisis data yang digunakan adalah uji-t pihak kanan yang kemudian dilanjutkan dengan uji effect size. Hasil uji hipotesis yang dihitung menggunakan SPSS 25 memperoleh nilai signifikansi 0.036 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Besarnya perbedaan berdasarkan uji effect size mendapatkan nilai 2,1 yang termasuk dalam kategori sangat besar. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dengan penerapan model inkuiri bebas termodifikasi berbasis STEM dapat memberikan peningkatan yang lebih baik dari pada model inkuiri terbimbing berbasis STEM.This research aims to determine the difference in increasing students' creative thinking abilities with modified free inquiry learning models and STEM-based guided inquiry on light materials. This research uses a comparative research method with a Randomized Pretest-Posttest Comparison Group design. The population of this research is class VIII students of SMPN 2 Kebakkramat for the 2022/2023 academic year. The samples for this research were classes VIII E and VIII F obtained using the cluster random sampling technique. Data collection was carried out using observation and test techniques. The validity testing techniques used are content and construct validity. The data analysis used was the right-hand t-test which was then followed by the effect size test. The results of the hypothesis test calculated using SPSS 25 obtained a significance value of 0.036 < 0.05 so that H0 was rejected and H1 was accepted. The size of the difference based on the effect size test gets a value of 2.1 which is included in the very large category. Based on data analysis, it can be concluded that students' creative thinking abilities by applying the STEM-based modified free inquiry model can provide better improvement than the STEM-based guided inquiry model.
Analisis Pemahaman Guru Fisika SMA Terhadap Tpack (Technolgical, Pedagogical, and Content, Knowledge) dalam Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Jennisa Rihhadatul Dzakia
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79313

Abstract

Technology pedagogycal and content knowledge (TPACK) merupakan kompetensi abad 21 yang harus dikuasai oleh guru. Penelitian tentang TPACK telah banyak dilakukan namun menghubungkan TPACK dengan media pembelajaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi TPACK guru melalui media pembelajaran Fisika SMA. Penelitian dilaksanakan pada SMA yang ada di Kota Samarinda sebanyak 10 SMA Negeri dan 1 SMA Swasta dengan sampel sejumlah 11 guru fisika. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket terbuka yang sesuai dengan aspek TPACK terdiri atas technologycal knowledge (TK) dan pedagogycal content knowledge (PCK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan guru fisika telah memanfaatkan media berbasis teknologi dalam pembelajarannya yang meliputi media PPT, video, animasi, PheT dan e-modul. Kompetensi TPACK untuk aspek TK berada pada kategori sangat baik, begitu juga untuk aspek PCK guru fisika SMA kota Samarinda juga berada pada kategori sangat baik. Adapun persentase rata-rata profil awal kompetensi TPACK pada media pembelajaran guru fisika SMA kota Samarinda sebesar 94% berada pada kategori sangat baik untuk aspek TK dan 93% untuk aspek PCK.Technology pedagogical and content knowledge (TPACK) is a 21st century competency that teachers must master. Much research has been conducted on TPACK, but connecting TPACK with learning media is still limited. This research aims to analyze teachers' TPACK competencies through high school physics learning media. The research was carried out at 10 public high schools in Samarinda City and 1 private high school with a sample of 11 physics teachers. The data collection technique used is an open questionnaire which is in accordance with the TPACK aspect consisting of technological knowledge (TK) and pedagogical content knowledge (PCK). The results of this research show that physics teachers have utilized technology-based media in their learning which includes PPT, video, animation, PheT and e-module media. TPACK competency for the Kindergarten aspect is in the very good category, likewise for the PCK aspect of Samarinda City High School physics teachers is also in the very good category. The average percentage of the initial TPACK competency profile in the Samarinda City High School physics teacher learning media is 94%, which is in the very good category for the Kindergarten aspect and 93% for the PCK aspect.
Studi Literatur Review : Dampak Penyebaran Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi Putri Patricia; Meilinda Meilinda
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73724

Abstract

Penyebaran Covid-19 sangat berdampak di bidang Pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran. Hal ini karena  proses pembelajaran yang biasanya offline berubah mejadi online untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Penulisan artikel adalah untuk melihat dan mengkaji dampak yang terjadi akibat penyebaran Covid-19 terhadap bidang pendidikan di perguruan tinggi khususnya yaitu mengenai proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian pustakaan. Peneliti ingin menggambarkan fenomena-fenomena yang sedang berlangsung atau sudah terjadi terhadap proses pembelajaran. Data yang dikumpulkan berasal dari pengumpulan jurnal yang berkaitan dengan dampak yang terjadi karena penyebaran Covid-19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran memiliki beberapa perubahan yang terjadi dari sebelum dan saat adanya Covid-19. Sehingga dalam proses pembelajaran online memiliki dampak positif dan negatif yang mana terjadi tanpa disadari akibat dari perubahan proses pembelajaran dan juga perkembangan proses pembelajaran yang secara Hybrid Learning. Oleh karena itu, dalam pembelajaran secara online harus lebih ditingkatkan lagi agar proses pembelajaran lebih efektivitas dan tidak ada kendala lagi.
Analisis Keberadaan Komponen HOTS dalam Media Pembelajaran pada Materi Fisika SMA Kelas X Semester I Maulita Yusmawati; Fanny Rahmatina Rahim
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.70282

Abstract

Abstrak: HOTS merupakan keterampilan yang ada dalam kurikulum 2013. Pembelajaran berbasis HOTS menuntut peserta didik untuk mampu memecahkan masalah dengan kritis dan kreatif serta mampu mengambil keputusan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menarik dan aktif. Salah satunya berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru Fisika di SMA/MA di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi data seluruh SMA Negeri se-Kota Padang. Dengan teknis pengambilan data stratified random sampling, diperoleh sebanyak 3 sekolah yang menjadi sampel penelitian. Dari 3 sampel sekolah, sebanyak 6 media pembelajaran dianalisis keberadaan indikator HOTSnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa keberadaan komponen HOTS dalam media pembelajaran kurang menfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir HOTS dengan angka 33.64%. Materi gerak melingkar dan indikator keterampilan pemecahan masalah merupakan komponen yang keberadaan HOTSnya paling tinggi dalam media pembelajaran, tetapi masih dikategorikan kurang memfasilitasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir HOTS peserta didik. Kata Kunci: Analisis Sajian Media Pembelajaran, Media Pembelajaran, HOTS Abstract: HOTS is a skill that is in the 2013 curriculum. HOTS-based learning requires students to be able to solve problems critically and creatively and be able to make decisions to solve existing problems. Teachers must be able to create interesting and active learning. One of them is in the form of learning media used by Physics teachers at SMA/MA in Padang City. This research is a descriptive research with a quantitative approach with a data population of all public high schools in the city of Padang. Using stratified random sampling technique, 3 schools were obtained as the research samples. Of the 3 sample schools, 6 learning media were analyzed for their HOTS indicators. Data collection techniques were carried out using interviews and documentation studies. From this study, it can be concluded that the existence of the HOTS component in learning media does not facilitate students to develop HOTS thinking skills with a rate of 33.64%. Circular motion material and indicators of problem solving skills are the components with the highest presence of HOTS in learning media, but are still categorized as less facilitating in developing students' HOTS thinking skills.Keywords: Presentation Analysis of Learning Media, Learning Media, HOTS
Penerapan Metode Pacing dan Dual Processing untuk Mencegah Beban Kognitif Berlebih Siswa dalam Pembelajaran Fisika Edi Agus Santoso
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79319

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengurangi beban kognitif siswa dalam pembelajaran fisika di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Mantup. Tujuan dari penelitian adalah 1) mendeskripsikan keterlaksanaan penerapan metode pacing dan dual processing, 2) Mendeskripsikan perilaku yang ditunjukkan oleh siswa berkaitan dengan beban kognitif yang dialami, dan 3) mendeskripsikan beban kognitif yang dialami oleh siswa. Penelitian tindakan ini dilakukan sebanyak dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan (plan), pelaksanaan dan observasi (action and observe) dan refleksi (reflection). Data diperoleh dari hasil obervasi keterlaksanaan penerapan metode, observasi perilaku siswa yang berhubungan dengan beban kognitif, dan angket beban kognitif siswa selama pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh keterlakasanaan pembelajaran rata-rata hanya sampai tahap menyimpulkan dan hanya satu kali pertemuan yang sampai kegiatan penutup. Perilaku siswa menunjukkan beban kognitif yang rendah dialami oleh siswa dari siklus I dan siklus II, dengan perilaku pada siklus II lebih rendah dibandingkan pada siklus I. Beban kognitif total siswa termasuk kategori rendah baik siklus I maupun siklus II yaitu siklus I sebesar 10,44 dari 30 dan siklus II sebesar 10,84 dari 30.Class action research has been carried out to reduce students' cognitive load in learning physics in class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Mantup. The aims of the research are 1) to describe the implementation of the pacing and dual processing methods, 2) to describe the behavior shown by students in relation to the cognitive load experienced, and 3) to describe the cognitive load experienced by students. This action research was carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation and observation and reflection stages. Data was obtained from observations of the implementation of the method, observations of student behavior related to cognitive load, and questionnaires on students' cognitive load during learning. Based on the results of data analysis, it was found that learning progress was on average only up to the concluding stage and only one meeting ended with the closing activity. Student behavior shows a low cognitive load experienced by students from cycle I and cycle II, with behavior in cycle II being lower than in cycle I. The total cognitive load of students is in the low category for both cycle I and cycle II, namely cycle I is 10.44 of 30 and cycle II was 10.84 out of 30.
Meta -Analisis Pengaruh STEM pada Pembelajaran Fisika Terhadap Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Nurhamdin Putra
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79314

Abstract

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Meta-Analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa dipengaruhi oleh STEM pada Pembelajaran Fisika yang ditinjau dari keseluruhan data, tingkatan kelas, materi pelajaran, dan model pembelajaran. Data dalam penelitian ini diperoleh dari babara artikel sejenis yang ada pada jurnal dan prosiding nasional maupun internasional yang memenuhi syarat tertentu untuk dapat dihitung effect size nya. Sebanyak 20 artikel yang dijadikan sumber data penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan rumus effect size. Hasil dari penelitian ini adalah ditinjau dari keseluruhan data, rata-rata effect size paling tinggi sebesar 1,79 pada komponen keterampilan berpikir kreatif. Pada tingkatan kelas, perguruan tinggi memiliki effect size yang paling besar yaitu 2,52 untuk komponen pemahaman konsep dan kelas X effect size nya 4,95 untuk komponen keterampilan berpikir kreatif. Selanjutnya, untuk tinjauan jenis materi pelajaran nilai effect size yang paling tinggi yaitu Hukum Newton 6,25 dan berdasarkan jenis model pembelajaran nilai effect size tertinggi ialah Ethno-STEM 3,66. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa STEM memberikan pengaruh yang tinggi terhadap pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran fisika.The type of research carried out is Meta-Analysis research. The purpose of this research is to find out how students' conceptual understanding and creative thinking skills are influenced by STEM in Physics Learning in terms of overall data, grade level, subject matter, and learning models. The data in this research were obtained from similar articles in national and international journals and proceedings that met certain requirements in order to calculate the effect size. A total of 20 articles were used as research data sources. Data were analyzed using the effect size formula. The results of this research are that in terms of the overall data, the highest average effect size is 1.79 in the creative thinking skills component. At class level, higher education has the largest effect size, namely 2.52 for the concept understanding component and class X has an effect size of 4.95 for the creative thinking skills component. Furthermore, to review the type of subject matter, the highest effect size value is Newton's Law 6.25 and based on the type of learning model the highest effect size value is Ethno-STEM 3.66. From these results, it can be concluded that STEM has a high influence on students' conceptual understanding and creative thinking skills in physics learning.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): April 2019 Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA More Issue