INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles
417 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SOAL HOTS UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI HUKUM PASCAL DI SMA NEGERI 8 KOTA SERANG
Asaefullah Asaefullah;
Jantriyani Jantriyani;
Anggie Sulistyaningrum;
Bahraeni Tajri Zahrah Via Faradisa;
Febiyana Pratama Putri;
Harninda Ristantri;
Deviani Larissa
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i1.68205
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Miskonsepsi siswa mengenai materi Hukum Pascal dalam bentuk soal Four tier diagnostic test. Miskonsepsi sering terjadi pada hukum pascal, meliputi: (1) tekanan berbanding lurus dengan luas penampang; (2) gaya yang bekerja pada luas penampang akan diteruskan ke segala arah sama besar. Kesalahan yang terjadi ini bisa disebabkan karena pemahaman siswa itu sendiri. Dimana setiap manusia memiliki pemikirannya sendiri dan terkadang membuat simpulan atas apa yang telah dialaminya. Oleh karena itu siswa juga memiliki pemikirannya sendiri dan apabila yang sedang dipikirkan Itu adalah sebuah kebenaran menurut dirinya maka tidak ada yang bisa merubah pemikirannya. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data memggunakan tes diagnostik tertulis berupa instrument soal bertingkat 4 yaitu four tier test melalui gform. Pada penelitian yang telah dilakukan siswa yang mengalami miskonsepsi sebanyak 30 peserta didik di kelas XII SMAN 8 Kota Serang karena didapatkan kemampuan peserta didik dalam menjawab soal tersebut sebesar 53,32 persen, dimana pada hal ini menunjukkan adanya miskonsepsi pada siswa tentang materi Hukum Pascal.This study aims to find students' misconceptions about Pascal's law material in the form of four tier diagnostic test questions. Misconceptions often occur in Pascal's law, including: (1) pressure is directly proportional to the cross-sectional area; (2) the force acting on the cross-sectional area will be transmitted equally in all directions. Errors that occur can be caused by the student's own understanding. Where every human being has his own thoughts and sometimes makes conclusions on what he has experienced. Therefore students also have their own thoughts and if what is being thought is the truth according to them then nothing can change their thinking. This research method uses a qualitative descriptive research method with data collection techniques using a written diagnostic test in the form of a 4-tiered question instrument, namely the four-tier test through gform. In the research that was carried out by students who experienced misconceptions as many as 30 students in class XII at SMAN 8 Serang City because the ability of students to answer these questions was 53.32 percent, which in this case indicated that there were misconceptions in students about Pascal's Law material.
STUDI ANALISIS PENGEMBANGAN E-MODUL IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN SUMBER BELAJAR POTENSI LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS
Lilis Eka Herdiana;
Widha Sunarno;
Meti Indrowati
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v11i1.55951
Penelitian ini merupakan studi analisis terkait e-modul (elektroknik modul) berbasis inkuiri terbimbing yang memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini merupakan tahap awal menganalisis (analysis) yang termasuk dalam model ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diisi online melalui link google form oleh guru dan siswa di beberapa sekolah di Kabupaten Ponorogo. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa 93% responden menyatakan perlu dan setuju apabila dilakukan pengembangan elektronik modul (e-modul) IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan memanfaatkan sumber belajar potensi lokal untuk meningkatkan literasi sains siswa. Hasil studi analisis digunakan untuk rancangan pengembangan e-modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan memanfaatkan sumber belajar potensi lokal Kabupaten Ponorogo, yaitu: Telaga Ngebel.This research is an analytical study related to guided inquiry-based e-modules that utilize local potential to improve students' scientific literacy skills. This research is the initial stage of analyzing (analysis) which is included in the ADDIE model. The instrument used in this study was a questionnaire which was filled out online via the Google form link by teachers and students in several schools in Ponorogo Regency. The data obtained were analyzed using a qualitative descriptive analysis. The results showed that 93% of respondents stated that it was necessary and agreed to develop guided inquiry-based science electronic modules (e-modules) by utilizing local potential learning resources to increase students' scientific literacy. The results of the analytical study were used for the design of the guided inquiry-based science e-module development by utilizing the local potential learning resources of Ponorogo Regency, namely: Ngebel Lake.
ANALISIS PENGETAHUAN ILMIAH PROSES PEMBUATAN PEUYEUM SEBAGAI KEARIFAN LOKAL JAWA BARAT DAN POTENSINYA DALAM PEMBERDAYAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Meta Aulia Rakhmani;
Suciati Suciati;
Lina Mahardiani
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i1.66715
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan ilmiah dalam proses pembuatan peuyeum sebagai kearifan lokal Jawa Barat dan potensinya dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian yang digunkaan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang produsen peuyeum yang berdomisili di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data secara interaktif yang meliputi: (1) kondensasi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari peneltian ini adalah terdapat pengetahuan ilmiah dalam proses pembuatan peuyeum yang meliputi: konsep biologi seperti proses fermentasi, pencemaran lingkungan; konsep kimia seperti perubahan senyawa kimia, senyawa kimia berbahaya, dan konsentrasi senyawa; dan konsep fisika seperti kalor, serta proses pembuatan peuyeum berpotensi dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa SMP.This study aims to analyze scientific knowledge in the process of making Peuyeum as a local wisdom of West Java and its potential in empowering critical thinking skill on junior high school students. This type of research was descriptive qualitative. The sample technique of this research is purposive sampling of 32 Peuyeum producer who lives in Kota Bogor and Kabupaten Bogor. Data collection technique was conducted by interviews, observation, and documentation. Data validity used is triangulation technique. The data analysis used was interactive model, specifically: (1) data condensation; (2) data presentation; and (3) data conclusion. Conclusions of this study is there are scientific knowledge in the process of making peuyeum, such as: on biology aspect there is fermentative process, and environmental pollution; on chemistry aspect there is chemical compound, dangerous chemical compounds, and concentration compound; and on physics aspect there is heat, also the process of making Peuyeum have the potential to empower critical thinking skills on junior high school students.
STUDI LITERATUR: PENINGKATAN ORAL ACTIVITY DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) MATERI SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
Fasaila Nadif Widyati;
Hani Irawati
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v11i1.45555
Dominansi pendekatan pembelajaran teacher center menyebabkan oral activity siswa dan hasil belajar kognitif siswa rendah pada materi sistem ekskresi. Penerapan model pembelajaran SSCS diharapkan dapat meningkatkan oral activity dan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan oral activity dan hasil belajar kognitif siswa melalui model pembelajaran SSCS pada materi sistem ekskresi berdasarkan studi literatur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Artikel ilmiah sebagai data penelitian berasal dari jurnal nasional, prosiding dan repository. Validasi artikel dilakukan dengan pertimbangan artikel ilmiah bersifat open access, kualitas metodologi penelitian, kualitas penyajian data dan pembahasan, kecukupan data yang relevan, referensi mutakhir. Teknik pengumpulan data dengan cara koding definisi dan format penyajian data dalam tabel. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan studi literatur menunjukkan bahwa model pembelajaran SSCS dapat meningkatkan oral activity dan hasil belajar kognitif siswa. Hal ini diketahui melalui analisis data artikel ilmiah relevan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan oral activity dan hasil belajar kognitif. Oral activity siswa terlihat dalam penerapan model pembelajaran SSCS pada tahapan solve dan share. Model pembelajaran SSCS mendukung siswa mengembangkan kemampuan berpikir sehingga perolehan hasil belajar kognitif siswa meningkat. Selain itu, model pembelajaran SSCS dapat diterapkan pada materi sistem ekskresi.The dominance of the teacher center learning approach causes students' oral activity and students' cognitive learning outcomes to be low on excretory system material. The application of the SSCS learning model is expected to improve students' oral activity and cognitive learning outcomes. This study aims to determine the increase in oral activity and cognitive learning outcomes of students through the SSCS learning model on excretory system material based on literature studies. This type of research is a literature study. Scientific articles as research data come from national journals, proceedings and repositories. Article validation is carried out with the consideration that scientific articles are open access, the quality of the research methodology, the quality of data presentation and discussion, the adequacy of relevant data, the latest references. Data collection techniques by coding definitions and data presentation formats in tables. Data analysis technique using descriptive analysis. Based on the literature study, it shows that the SSCS learning model can improve students' oral activity and cognitive learning outcomes. It is known through analysis of relevant scientific article data that there is a significant effect on increasing oral activity and cognitive learning outcomes. Oral activity of students can be seen in the application of the SSCS learning model at the solve and share stages. The SSCS learning model supports students in developing thinking skills so that students' cognitive learning outcomes increase. In addition, the SSCS learning model can be applied to excretory system material.
THE LEARNING OF RESPIRATORY SYSTEM: IMPROVING STUDENTS’ CREATIVE THINKING SKILLS THROUGH PROJECT-BASED LEARNING
Purwanti Purwanti;
Widha Sunarno;
Sukarmin Sukarmin
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v11i2.62438
Keterampilan berpikir kreatif merupakan keterampilan krusial yang dibutuhkan oleh generasi saat ini dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian yang berfokus pada keterampilan berpikir tingkat tinggi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh RPP pembelajaran berbasis proyek sistem pernapasan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Desain penelitian pretest and posttest dengan kelompok kontrol non-equivalent. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen adalah penerapan RPP berbasis proyek sistem pernapasan, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode yang biasa digunakan oleh guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulannya, RPP pembelajaran berbasis proyek sistem pernapasan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.Creative thinking skills are the crucial skills required by nowadays generation in dealing with the 21st Century challenges. The researches focused on higher order thinking skills are still limited. This study aimed to analyze the effect of respiratory system project-based learning lesson plan on students’creative thinking skills. The research design was pretest and post-test with non-equivalent control group. The treatment given in experimental class was the implementation of respiratory system project-based learning lesson plan, while the control class was taught using common method used by the teachers. The results of this study indicated that the students’ creative thinking skills in experimental class was significantly higher than the control class. In conclusion, respiratory system project-based learning lesson plan is effective in improving students’ creative thinking skills.
ANALISIS PENGARUH PEMBELAJARAN INDUKTIF MENGGUNAKAN MEDIA VIRTUAL TERHADAP KETERAMPILAN BERTANYA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 JAMBU PADA MATERI ENERGI
Dina Kuswantari;
Sarwanto Sarwanto;
Yudi Rinanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v11i2.57857
Salah satu tujuan pembelajaran IPA adalah untuk mengembangkan rasa ingin tahu peserta didik. Rasa ingin tahu dapat ditunjukkan dengan adanya aktivitas bertanya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran induktif menggunakan media virtual terhadap keterampilan bertanya peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh peserta kelas VII SMP Negeri 1 Jambu tahun pelajaran 2020/2021. Adapun sampelnya adalah kelas VII E sebanyak 25 siswa dan VII F sebanyak 23 siswa diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penggunaan media pembelajaran virtual PhET Colorado diterapkan pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol tidak diterapkan media virtual. Sintaks pembelajaran induktif yang diterapkan ialah pengumpulan dan penyajian berbagai informasi, mengklasifikasi pengetahuan, dan membangun hipotesis. Data keterampilan bertanya peserta didik diperoleh dari observasi. Pretest dan postest diberikan pada kelas kontrol dan eksperimen guna mengetahui rata-rata skor hasil belajar diantara kedua kelas tersebut. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney U. Diperoleh hasil signifikansi sebesar 0,406 yang berarti tidak ada pengaruh pembelajaran induktif menggunakan media virtual PhET Colorado terhadap hasil belajar peserta didik meskipun kedua kelas tersebut mengalami peningkatan rata-rata skor postest. Rata-rata postest di kelas kontrol meningkat dari 49,5 menjadi 61. Sedangkan rata-rata postest di kelas eksperimen meningkat dari 46,2 menjadi 63. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran induktif menggunakan media virtual PhET Colorado terhadap keterampilan bertanya peserta didik dengan ditunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 pada pengujian menggunakan uji Mann Whitney.One of the objectives of learning science is to develop the curiosity of students. Curiosity can be shown by the activity of asking students. The aims to analyze the effect of inductive learning using virtual media on students questioning skills.This research is a quasi-experimental. The population were all class VII of SMPN 1 Jambu for the 2020/2021 academic year. The sample were VII E 25 students and VII F 23 students taken using simple random sampling. PhET Colorado media was applied to the experimental class. The inductive learning syntax applied like collection and presentation of various information, classifying knowledge, and building hypotheses. Questioning skills data were obtained from observation. Pretest and postest were given to the both classes to determine the average score of learning outcomes. Data analysis used the Mann Whitney U test. Obtained a significance result of 0.406, which is no effect on student learning outcomes even though both classes experienced an increase in the average postest score which means that no effect of inductive learning using virtual media PhET Colorado on student learning outcomes. The average postest in the control class increased from 49.5 to 61. Meanwhile, the average postest in the experimental class increased from 46.2 to 63. The results of this study also show that there is an effect of inductive learning using virtual media PhET Colorado on participants questioning skills. students with a significant value of 0.001 on the test using the Mann Whitney test.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM PADA SISWA SMA
Jodion Siburian;
Enjelina Sinaga;
Pinta Murni
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i1.68213
Kemampuan berpikir kritis harus dilatihkan dalam pembelajaran. Indikasi di lapangan kemampuan tersebut belum dapat diimplementasikan secara optimal. Penelitian dilakukan untuk menggambarkan profil kemampuan berpikir kritis melalui implementasi flipped classroom pada siswa SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental research). Pengumpulan data diperoleh menggunakan teknik tes. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis sesuai dengan indikator berpikir kritis yaitu FRISCO. Data dianalisis dengan cara persentase correction dan Ancova. Profil nilai kemampuan berpikir kritis siswa sebelum perlakuan pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata 38,30 (rendah) sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rat 36,53 (rendah). Setelah implementasi flipped classroom, kemampuan berpikir pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata 86,00 (sangat tinggi), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 60,29 (sedang) dengan nilai signifikansi 0,00. Â Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa profil kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilatihkan dan meningkat melalui implementasi pembelajaran flipped classroom.Critical thinking skills must be trained in learning. Indications in the field of this ability have not been implemented optimally. The research was conducted to describe the profile of critical thinking skills through the implementation of flipped classrooms for high school students. This type of research used is quantitative research. The research used a quasi-experimental research design. Data collection was obtained using test techniques. The test is used to measure critical thinking skills according to critical thinking indicators, namely FRISCO. Data were analyzed by means of percentage correction and Ancova. The score profile of students' critical thinking skills before treatment in the experimental class obtained an average of 38.30 (low) while in the control class obtained an average of 36.53 (low). After implementing the flipped classroom, the ability to think in the experimental class obtained an average of 86.00 (very high), while in the control class it was 60.29 (moderate) with a significance value of 0.00. Based on this analysis, it can be concluded that the profile of students' critical thinking skills can be trained and improved through the implementation of flipped classroom learning.
Pengaruh Model Pembelajaran Engineering Design Process (EDP) Berbasis Stem terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP
Alamanda Primavera Vania Sapphira
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79316
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Engineering Design Process (EDP) berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design. Desain penelitian ini menggunakan rancangan Posttest Only Group Design, dimana kelas eksperimen mendapat perlakuan model EDP berbasis STEM dan kelas kontrol mendapat perlakuan model Kontekstual. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Surakarta tahun ajaran 2022/2023 berjumlah total sembilan kelas. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik cluster random sampling dan didapatkan dua kelas sampel. Data utama penelitian berupa nilai posttest keterampilan berpikir kritis siswa yang dianalisis menggunakan uji-t Mann Whitney. Hasil uji hipotesis nilai posttest memiliki nilai signifikansi < 0,05 sebesar 0,027 yang menunjukkan bahwa secara signifikan, terdapat pengaruh penerapan model Engineering Design Process (EDP) berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP.This study aims to find the impact of the STEM-based Engineering Design Process (EDP) model on JHS students' critical thinking skills. This study used a quantitative research with the Quasi Experimental Design method. The design of this study used the Posttest Only Group Design, with the experimental class receiving STEM-based EDP model treatment and the control class receiving contextual model treatment. The study population using class VIII students of JHS 4 Surakarta 2022/2023, which consisted of nine classes. The study sample using two classes which selected using cluster random sampling technique. The main research data is in the form of posttest scores of students' critical thinking skills which are analyzed using the Mann Whitney t-test. The results of hypothesis test have a significanceThe results of hypothesis test have a significance value of less than 0.05 which indicates that there is an impact of the STEM-based EDP model on the critical thinking skills of JHS student.
Gambaran Prior Knowledge Siswa Pada Konsep Respirasi Seluler Dalam Kajian Studi Literatur
Liska Setiani;
Safira Permata Dewi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73691
Pengetahuan awal (prior knowledge) adalah kumpulan dari pengetahuan dan pengalaman individu yang diperoleh sepanjang perjalanan hidup mereka, dan apa yang akan ia bawa keÂpada suatu pengalaman belajar yang baru. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji bagaimana gambaran prior knowladge siswa pada konsep respirasi seluler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari lima artikel yang membahas tentang gambaran prior knowledge pada konsep respirasi seluler. Studi ini menunjukan bahwa pemahawan awal siswa terhadap materi respirasi seluler masih kurang baik dan terdapat miskonsepsi dalam materi respirasi seluler ini. Guru diharapkan dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat mengetahui bagaimana pengetahuan awal dari siswa.
Tinjauan Metode dan Instrumen: Tpack Terhadap Pengukuran Calon Guru dalam Pendidikan
Selvi Riyanti;
Yenny Anwar
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73723
Kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menyediakan model teoretis untuk mempelajari cara guru menggunakan TIK dalam pendidikan. Interaksi antara konten, pedagogi, dan teknologi membentuk inti dari apa yang disebut Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), kerangka kerja konseptual yang banyak digunakan untuk menginformasikan persiapan guru dan mengukur hasil pembelajaran guru (Koh et al., 2010a; Mishra & Koehler, 2006; Niess, 2005). Akan tetapi, kerangka kerja TPACK menghadapi kesulitan tertentu, terutama terkait instrumen yang saat ini digunakan untuk mempelajari TPACK. Tujuan literatur pada artikel adalah untuk mengkaji pengembangan kerangka kerja TPACK dengan fokus khusus pada penilaian TPACK dalam konteks program persiapan calon guru. Penelitian ini merupakan kajian pustaka dengan menggunakan metode systematic literature review (SLR). Dalam upaya menyoroti instrumen dan metode yang tersedia saat ini, hasil dari studi ini menyajikan diskusi terkait tantangan dalam mengukur TPACK serta memberikan ikhtisar instrumen dan metode berbasis TPACK dari pengalaman persiapan calon guru.