cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
EFEK PENGGUNAAN DISFEMIA DALAM TEKS MEDIA Budi Ristanto
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.333 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efek penggunaan disfemia dalam  teks  media. Data  yang  digunakan  berupa kata-kata dalam  berita Detik.com dan Okezone.com yang mengandung disfemia. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci dengan dibantu instrumen pendukung berupa pedoman analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan efek yang ditimbulkan dari pemakaian disfemia, yakni: memberikan efek nilai rasa yang mengasarkan, efek nilai rasa yang menakutkan, efek nilai rasa yang merendahkan, dan efek nilai rasa yang menjijikkan.Kata Kunci: efek penggunaan, disfemia, teks mediaThe purpose of this study was to describe the effect of using dysphemism in textual media. The data used consists of words in the news of Detik.com and Okezone.com which contain dysphemism. In this study, research acts as an instrument that supports supporting instruments consisting of data analysis assistance. The results of this study indicate that the effects arising from the use of dysphemism are found, namely: giving effect to the flavor value that is based on the effect of frightening taste values, the effect of degrading taste values, and the effect of disgusting taste values.Keyword: effect of use, dysphemism, media text
STEREOTIP PEREMPUAN DALAM NOVEL DI BALIK KERLING SAATIRAH KARYA NINIK M. KUNTARTO: KAJIAN DEKONSTRUKSI JACQUES DERRIDA Robiatul Adawiyah; Muakibatul Hasanah
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.254 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stereotip tak umum perempuan dalam novel Di Balik Kerling Saatirah karya Ninik M. Kuntarto, memaparkan unsur aporia dalam novel Di Balik Kerling Saatirah karya Ninik M. Kuntarto, dan memaparkan konstruksi baru dalam novel Di Balik Kerling Saatirah karya Ninik M. Kuntarto. Data penelitian berupa kutipan dialog, monolog, dan narasi yang sesuai dengan fokus serta tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan   bahwa   terdapat   dekonstruksi   stereotip   perempuan   yang tergambar melalui penokohan Saatirah. Selain itu, melalui pembacaan dekonstruktif dapat ditemukan unsur aporia berupa paradoks, ironi, dan kontradiksi. Melalui unsur aporia yang ditemukan tersebut maka terbentuklah sebuah konstruksi cerita baru dalam novel Di Balik Kerling Saatirah karya Ninik M. Kuntarto.Kata Kunci: stereotip, perempuan, aporia, konstruksiThis study aims to identify the uncommon stereotypes of woman in the novel Di Balik Kerling Saatirah by Ninik M. Kuntarto, to describes the elements of aphoria in the novel Di Balik Kerling Saatirah by Ninik M. Kuntarto, and to expose new contruction in the novel Di Balik Kerling Saatirah by Ninik M. Kuntarto. The research data is in the form of word, phrase, and sentences in the form of dialogues, monologues, and narratives  that are in accordance with the focus and purpose of the study. The result of this study indicate that there is a deconstruction  of the stereotypes  of woman  depicted through  the characterization of Saatirah. In addition, through deconstructive reading it can be found that the element of aphoria are paradoks, irony, and contradiction. Through the found element of aphoria a new story construction is formed in the novel Di Balik Kerling Saatirah by Ninik M. Kuntarto.Keywords: stereotypes, woman, aphoria, construction
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM CERITA DETEKTIF MISTERI KARIBIA KARYA AGATHA CHRISTIE: KAJIAN PRAGMATIK Imro’atul Mufiddah
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.732 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan fungsi implikatur percakapan dalam novel Misteri Karibia karya Agatha Christie. Metode yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif  dan jenis penelitian analisis teks. Data penelitian berupa kata-kata dalam percakapan pada novel Misteri Karibia karya Agatha Christie yang melanggar prinip kesantunan atau prinsip kerja sama. Berdasarkan analisis data ditemukan bentuk implikatur percakapan, yaitu bentuk implikatur berita, tanya, perintah, dan seru. Masing-masing bentuk memiliki fungsi yang berbeda-beda. Bentuk implikatur berita berfungsi untuk memerintah, menyapa, mengeluh, menyindir, menawarkan, memuji, dan menolak. Bentuk implikatur tanya berfungsi untuk menyindir, meminta, meyakinkan, menolak, memuji, dan memerintah. Bentuk implikatur perintah berfungsi untuk memberikan informasi dan menolak. Bentuk implikatur seru berfungsi untuk menyindir, memarahi, dan memberikan informasi.Kata Kunci: bentuk, implikatur, novel, pragmatikThe purpose of this study was to describe the shape and function of conversational implicature innovel Caribbean Mystery Agatha Christie's. The method used is descriptive qualitative and type of text analysis research. The research data is in the form of words in conversation onnovel Caribbean Mystery Agatha Christie'swhich violates the principle of politeness or the principle of cooperation. Based on the data analysis, it was found the form of conversation implicature, namely the form of news implicature, question, command, and exclamation. Each form has different functions. The form of news implicature functions to govern, greet, complain, quip, offer, praise, and refuse. The form of question implicature functions to insinuate, ask, convince, reject, praise, and rule. The form of command implicature functions to provide information and reject. The form of exciting implicature functions to quip, scold, and provide information.Keyword: form, implicature, novel, pragmatic
TINDAK TUTUR ILOKUSI PENDAKWAH DALAM PROGRAM DAMAI INDONESIAKU DI TV ONE Roli Stambo; Syahrul Ramadhan
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.391 KB)

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan pendakwah dalam program damai indonesiaku di tv one, dan konteks situasi tutur yang digunakan pendakwah dalam program damai indonesiaku di tv one. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Berdasarkan analisis temuan penelitian dan pembahasan tentang tindak tutur ilokusi yang digunakan pendakwah dalam program damai indonesiaku di tv one, terdapat 5 bentuk tindak tutur ilokusi yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi.Kata Kunci: tindak tutur, ilokusiThis article was written to find out the types of illocutionary speech acts used by preachers in my Indonesian peace program on TV One, and the context of the speech situation used by preachers in Indonesian peace programs on TV One. The method used is descriptive method Based on the analysis of research findings and discussion of illocutionary speech acts used by preachers in Indonesian indonesian peace programs on TV One, there are 5 forms of illocutionary speech acts which are assertive, directive, commissive, expressive, and declaration.Keywords: speech act, illocutionary
RELASI MAKNA ANTARGAGASAN DALAM TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS Aburizal Sadam Habibi; Martutik Martutik
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.108 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam dan prinsip relasi makna antargagasan yang terdapat dalam tajuk rencana harian Kompas edisi Januari 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penilitian analisis teks. Berdasarkan analisis data diperoleh (1) ragam relasi makna antargagasan berupa hiponim, meronim, sinonim, dan antonim (2) prinsip relasi makna antargagasan berupa inklusi, komplementer, dan persinggungan.Kata Kunci: relasi makna, antargagasan, tajuk rencana, ragam, prinsipThis study aims to describe the variety and principles of interagency meaning relations found in the January 2018 edition of Kompas daily editorial. This study uses descriptive qualitative methods with the type of text analysis. Based on the analysis of the data obtained (1) the variety of interagency meaning relations in the form of hyponym, meronym, synonym, and antonym (2) the principle of interagency meaning relations in the form of inclusion, complementary and intersection.Keyword: relation of meaning, interidea, editorial, variety, principle
ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL TEMPAT TERBAIK DI DUNIA:TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA PERKEMBANGAN MASYARAKAN PERKOTAAN Intan Maulina
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.23 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan aspek yang ditemukan dalam novel Tempat Terbaik di Dunia diantaranya yaitu aspek ekonomi, politik, kependudukan, kemiskinan, agama, pelacuran, kebudayaan juga bencana. Metode yang digunakan strukturalisme genetic yaitu teori yang memadukan antara struktur teks, konteks sosial, dan pandangan dunia pengarang. Hasilnya masyarakat perkotaan yang terlihat maju dan berpendidikan dengan teknologi mutakhir ternyata tidak selaras dengan apa yang dirasakan masyarakat Bantaran Kali. Banyak konflik yang dihadapi oleh semua warga di Bantaran Kali.Kata Kunci: Sastra, Masyarakat Perkotaan, Tempat Terbaik di DuniaThis article aims to show the aspects found in the novel Tempat Terbaik di Dunia including the aspects of economy, politics, population, poverty, religion, etc. The method used is genetic structuralism which is a theory that combines text structure, social context, and the worldview of the author. As a result, urban communities that look advanced and educated with the latest technology are not in harmony with what the Bantaran Kali community feels.Keyword: Social Aspects, Literature Sociology, Urban Communities, Tempat Terbaik di Dunia
KONTRASTIF STRUKTUR KALIMAT TUNGGAL BAHASA INDONESIA DAN BAHASA KOREA UNTUK PENGAJARAN BAHASA ASING Supriadianto Supriadianto; Yuni Wachid Asrori
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kendala kebahasaanbagi pebelajar sekaligus pengajar Bahasa Indonesia dan BahasaKorea sebagai bahasa asing. Adapun pendekatan yang digunakanialah analisis kontrastif untuk memahami persamaan danperbedaan fungsi, urutan kata, dan kategori masing-masingbahasa. Hasil penelitian ini berbentuk pengontrasan antarastruktur kalimat tunggal Bahasa Indonesia dan Bahasa Koreasehingga memberikan implikasi terhadap proses pengajarankedua bahasa sebagai bahasa asing. Penelitian ini dilakukan agarpebelajar dan/atau pengajar dapat mengantisipasi dan mengatasikendala kebahasaan dalam proses pembelajaran bahasa asing.Kata Kunci: Kalimat tunggal, Bahasa Indonesia, Bahasa Korea, Analisis Kontrastif
POLA PENGEMBANGAN ISI DAN POLA PENGUNGKAPAN IMAJI DALAM TEKS PUISI KARYA SISWA KELAS VIII SMP Anis Khoirun Nisa
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan polapengembangan isi dan mendeskripsikan pola pengungkapanimaji dalam teks puisi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 21Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini berupa tekspuisi karya siswa SMP. Teknik pengumpulan data yangdilakukan adalah tes menulis teks puisi. Instrumen penelitianmenggunakan perintah menulis puisi berupa petunjuk menulisteks puisi. Instrumen identifikasi data berupa panduanidentifikasi data pola pengembangan isi dan pola pengungkapanimaji dalam teks puisi karya siswa. Teknik analisis data yangdilakukan adalah menyeleksi teks puisi, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat tiga pola pengembangan isi dan tiga pola pengungkapanimaji. Pertama, dalam teks puisi karya siswa, ditemukan tiga polapengembangan isi, yaitu deskriptif-ekspresif, deskriptif- sugestif,dan ekspresif-sugestif. Kedua, dalam teks puisi karya siswa,ditemukan tiga pola pengungkapan imaji, yaitu imaji visual, imajiauditif, dan imaji taktil.Kata Kunci: menulis, teks puisi, pola pengembangan isi, pola pengungkapan imajiThis research aims to describe content development patternand describe imagery disclosure pattern on poetry text written byVIIIth Grade student of Public Junior High School 21 Malang. Thisresearch used descriptive qualitative method with qualitative typeresearch. This research data are poetry texts written by VIIIthGrade student of Public Junior High School. Data aggregationtechnique done by arrange a writing poetry text test. Research instrument used writing poetry instruction in the form of writingpoetry text guideline. Data identification instrument is in the formof content development pattern and imagery disclosure pattern inpoetry texts written by students. Data analyzing technique thatused on this research are three, the first one is selecting datawhich is poetry text based on worthiness criteria, the second oneis data presentation in the form of content development patternand imagery disclosure pattern shown in poetry text written bystudent, the last one is conclusion composing in the form ofcontent development pattern and imagery disclosure pattern.Based on the research that has done, the researcher found twoconclusions. Firstly, on poetry text produced by the students,found three content development pattern, which are descriptiveexpressive, descriptive-suggestive, and expressive-suggestive.Secondly, on poetry text written by the student, researcher foundthree imagery disclosure pattern, which are visual imagery,auditive imagery, and tactile imagery.Keyword: writing, poetry text, content development pattern, imagery disclosure pattern
INFORMASI BERITA HOAKS DARI PERSPEKTIF BAHASA Irma Widiyanti
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.677 KB)

Abstract

Berita hoaks dapat dilihat dari segi kebahasaan denganmemfokuskan kajian ini pada topik, argumentasi, dan akurasiinformasi dalam berita laman Turn Back Haox. Rancangan dalampenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenispenelitian desktiptif. Data penelitian berupa teks berita hoaksyang tersusun atas kata, frasa, dan kalimat yang diperoleh denganmencari dan mengamati informasi berita hoaks dalam laman TurnBack Hoax. Sumber data penelitian ini diambil dari laman TurnBack Hoax yang beralamat https://turnbackhoax.id/ pada bulanNovember 2018 yang berkategori disinformasi. Pengumpulandata penelitian ini berupa teknik studi dokumentasi eksternalyang mengambil data dari arsip yakni artikel yang dipublikasikanpada website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperolehgambaran dan tujuan dibuatnya berita hoaks adalah untukmengubah dan mempengaruhi citra seseorang atau suatukelompok di mata masyarakat.Kata kunci: berita hoaks, topik, argumentasi, akurasiThis study focuses on topics, argumentations, and accuracy in theTurn Back Hoax page to linguistically analyze hoax news. This isa descriptive qualitative research. The data used in this research isthe hoax news containing words, phrase, and sentences whichwere obtained from Turn Back Hoax (https://turnbackhoax.id/)in November2018 under the category ofdisinformation. Theresearcher used the technique of external documentation study,which allows them to obtain the data from the publicized websitearchive. The study shows that hoax news is generated to distortthe public's opinion towards certain people or groups.Keyword: hoax news, topic, argumentation, accuracy
KOSAKATA BAHASA PROKEM DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK PAGES Susi Ismawati
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.225 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentukkosakata bahasa prokem di media sosial Facebook pages dan (2)makna kosakata bahasa prokem di media sosial Facebook pages.Rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kosakata bahasaprokem, data tersebut terdapat pada fitur Facebook pages.Sumber data berasal dari media sosial Facebook pages. Ada 5akun remaja yang diteliti dalam media sosial Facebook pagesantara lain, akun Dagelan, akun Meme Comic Indonesia, akunLambe Turah, akun News Lambe, dan akun Meme Comic Lovers.Data diperoleh dengan menggunakan metode simak. Hasilpenelitian menunjukan bahwa bahasa prokem di media sosialFacebook pages masih banyak digunakan oleh masyarakattertentu khususnya remaja.Kata Kunci: Kosakata, Bahasa Prokem, Facebook PagesThis research aims to describe form of (1) prokem language and(2) meaning of prokem language on Facebook pages. This researchused qualitative method. Research data are prokem languagevocabulary in the form of picture inscription and caption thatuploaded by five accounts, those are Dagelan, Meme ComicIndonesia, Lambe Turah, News Lambe, and Meme Comic Lovers.Data aggregation used simak method. This research showed thatthere are a lots of people who used prokem language on Facbookpages, especially teenager.Keywords: Vocabulary, Prokem Language, Facebook Pages

Page 7 of 21 | Total Record : 207