cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Economica: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20859325     EISSN : -     DOI : -
EEconomica: Jurnal Ekonomi Islam is a scientific journal in the field of Islamic economics studies published twice a year by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang. The editors receive scientific articles in the form of conceptual script or unpublished research results or other scientific publications related to Islamic Economics themes which cover Islamic Finance, Islamic Banking, Islamic Accounting, Islamic Marketing, also Behavioral Economics, Management, and Human Resources in Islamic perspective.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
Do Islamic Bank Assets Help Reducing Poverty? The Correlation Assessment in Poverty Cluster Muflih, Muhammad
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.2.3232

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to examine the ability of total assets, deposit funds, and financing of Islamic banks in alleviating poverty in each province. Provincial clusters were measured by poverty levels which are deliberately established to reveal the level of success of each provincial cluster in reducing poverty. This study incorporates methods of hierarchical cluster and non-parametric correlation as means of exposing characters of the relationship between Islamic bank assets and poverty in each cluster measured by low, moderate, and high poverty levels. To refine the findings, correlation tests are performed on each cluster. This study proves that total assets, deposit funds, and Islamic bank financing have a significant negative relationship with poverty in clusters with high poverty level. On the other hand, in clusters with moderate and low poverty levels, the three variables do not have significant negative relationship with poverty. The finding implies the importance of Islamic banks to map the poverty weights in each group of regions so that it can be used to improve the level of poverty alleviation success.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan total aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan bank syariah mengentaskan kemiskinan di setiap provinsi. Kluster provinsi yang diukur menurut tingkat kemiskinan untuk mengungkap level keberhasilan setiap kelompok dalam mengurangi angka kemiskinan. Penelitian ini memadukan metode kluster hirarki dan korelasi non-parametrik sebagai alat untuk mengungkap karakter hubungan aset-aset bank syariah dan kemiskinan. Untuk mempertajam temuan, uji korelasi dilakukan terhadap masing-masing kluster. Penelitian ini membuktikan bahwa total aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan bank syariah memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemiskinan pada kluster yang tingkat kemiskinannya tinggi. Sedangkan pada kluster yang tingkat kemiskinannya sedang dan rendah, ketiga variabel tersebut tidak memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemiskinan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya bank syariah memetakan bobot kemiskinan di setiap kelompok daerah sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan level keberhasilan pengentasan kemiskinan.
Balanced Scorecard: Strategy Towards World Class University Junusi, Rahman El; Musahadi, Musahadi; Yuningrum, Heny
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.3429

Abstract

The purpose of this research is how to implement the Balanced Scorecard (BSC) at UIN Walisongo in an effort towards world class university (WCU). The research design is policy research using explorative descriptive analysis techniques. The results show that in perspective (1) changes in research organizations: international collaborative research and international publications need to be improved, (2) human resource policies, increasing the number of professors and doctors and staff education, based on educational qualifications are still limited (3) academic programs, international accredited study programs need to be started, (4) Internal Governance, as an anti-corruption campus that applies the best Integrity zone in PTKI and (5) Funds, develops and explores funding sources from domestic and foreign partners to strengthen the internationalization program towards WCU.Tujuan penelitian adalah bagaimana implementasi BSC pada UIN Walisongo dalam upaya menuju  world class university (WCU). Desain penelitian adalah penelitian kebijakan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif (1) perubahan organisasi: penelitian,  masih terbatasnya  penelitian kolaboratif internasional dan publikasi internasional, (2) kebijakan sumber daya manusia, meningkatkan jumlah profesor dan doktor dan pendidikan staf, berdasarkan kualifikasi pendidikan masih terbatas (3) program akademik, program studi terakreditasi internasional perlu dimulai, (4) Tata Kelola Internal, sebagai kampus anti-korupsi yang menerapkan zona Integritas terbaik di PTKI dan (5) Dana, mengembangkan dan mengeksplorasi sumber pendanaan dari mitra domestik dan asing untuk memperkuat program internasionalisasi menuju WCU.
Waqf Development in Indonesia: Challenges Faced by Muhammadiyah Waqf Institutions Medias, Fahmi; Pratiwi, Eko Kurniasih; Umam, Khotibul
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.2.3333

Abstract

Abstract: As a potential financial instrument, waqf has played an essential role in resolving the social problems of the society (ummah). Although Indonesia has long applied the existence of waqf, it has not had an impact on providing an optimal contribution to the welfare of the people. Several studies identified patterns of administration in the management of waqf. The purpose of this study aims to identify and explore the model of empowerment of Mahammadiyah waqf land in Magelang and its challenges in the development of the ummah. The study method used to collect data was descriptive qualitative and interviews, which covered the areas administered by the Mahammadiyah. About 78% of these areas are empowered in the form of educational and worship facilities. However, it was observed that empowerment of the land in Magelang was not optimized due to lack of financial resources, unproductivity, and the presence of incompetent and professional Nazhirs. The solution to these problems is through collaboration with financial institutions in collecting cash equivalents, land specifications, formulating a special legal framework for empowering Muhammadiyah waqf, and training for the development of the capacity of the areas.Abstrak: Sebagai instrumen finansial yang potensial, wakaf memiliki peran penting dalam menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat (ummah). Meski keberadaan wakaf sudah lama diterapkan di Indonesia, namun belum berdampak pada memberikan kontribusi yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat. Beberapa penelitian mengidentifikasi pola administrasi dalam pengelolaan wakaf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendalami model pemberdayaan lahan wakaf mahammadiyah di Magelang dan tantangannya dalam perkembangan umat. Metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah deskriptif kualitatif dan wawancara meliputi wilayah-wilayah yang dikelola Mahammadiyah. Sekitar 78% dari wilayah tersebut diberdayakan dalam bentuk sarana pendidikan dan ibadah. Namun, teramati bahwa pemberdayaan tanah di Magelang belum optimal karena kurangnya sumber daya finansial, tidak produktif, dan adanya Nazhir yang tidak kompeten dan profesional. Solusi dari permasalahan tersebut adalah melalui kerjasama dengan lembaga keuangan dalam pengumpulan setara kas, spesifikasi tanah, penyusunan kerangka hukum khusus pemberdayaan wakaf Muhammadiyah, dan pelatihan pengembangan kapasitas daerah.
Embedding Crowdfunding Structure in Islamic Venture Capital for SMEs Development Athief, Fauzul Hanif Noor
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.3186

Abstract

SMEs that play significant role in Indonesia economy still suffer from financial constraint. Even though government provides big support to open finance access for SMEs, there are still more than half are not supported by sufficient access of financing. This paper investigates the possible financing methods that can be used by SMEs by examining its positive and negative aspects along with the shariah view on it. Since there are limitations that have to be removed, we propose new scheme of financing suits best for Indonesia SMEs based on the venture capital design by embedding crowdfunding structure and the Islamic element in it. This paper also proposes new possible exit strategy for the scheme in order to benefit all parties involved.UKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia yang masih mengalami kendala keuangan. Meskipun pemerintah memberikan dukungan besar untuk membuka akses keuangan untuk UKM, masih ada lebih dari setengah yang tidak didukung oleh akses pembiayaan yang memadai. Kajian ini meneliti kemungkinan metode pembiayaan yang dapat digunakan oleh UKM dengan memeriksa aspek positif dan negatifnya disertai dengan pandangan syariah atas permasalahan ini. Karena ada keterbatasan yang harus dihilangkan pada model-model pembiayaan, maka kami mengusulkan skema baru pembiayaan yang terbaik untuk UKM Indonesia berdasarkan desain modal ventura dengan menanamkan struktur crowdfunding dan elemen Islami di dalamnya. Penelitian ini juga mengusulkan kemungkinan strategi keluar baru untuk skema tersebut agar bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Peer to Peer Lending Against Ease of Business Technology Acceptance Model (TAM) Approach Djaakum, Cita Sary
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.2.3476

Abstract

Abstract: The progress of the times will always go hand in hand with technological developments. The presence of the disruptive era encouraged the financial industry to innovate. Peer to Peer Lending (P2P Lending) is an online digital platform based alternative lending, which brings together lenders (investors) and borrowers in the marketplace. This study aims to see whether the presence of P2P Lending provides business convenience for lenders with reference to user satisfaction. The approach taken by using the Technology Acceptance Model (TAM) with Structural Equation Modeling (SEM). The results show that all variables consisting of User Perception directly influence Ease and Attitude Perception, Ease Perception directly influences Attitude and Satisfaction; and Perception of Use has an indirect effect on satisfaction with quasy mediation. Therefore, 55% of respondents stated that P2P Lending provides convenience in doing business.Abstrak: Kemajuan jaman akan selalu beriringan dengan perkembangan teknologi. Hadirnya disruptive era mendorong industri keuangan untuk melakukan inovasi. Peer to Peer Lending (P2P Lending) merupakan alternatif digital lending berbasis platform online, yang mempertemukan lender (investor) dan borrower dalam market place. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah hadirnya P2P Lending memberikan kemudahan bisnis bagi Lender dengan referensi kepuasan pengguna. Pendekatan yang dilakukan dengan menggunakan Technologi Acceptance Model (TAM) dengan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil menunjukkan bahwa seluruh variabel yang terdiri dari Persepsi Pengguna berpengaruh langsung terhadap Persepsi Kemudahan dan Sikap, Persepsi Kemudahan berpengaruh langsung terhadap Sikap dan Kepuasan; serta Persepsi Penggunaan berpengaruh tidak langsung terhadap Kepuasan dengan sifat quasy mediation. Olah karenanya, 55% responden menyatakan bahwa P2P Lending memberikan kemudahan dalam berbisnis.
The Analysis of Company Decisions in Choosing Sukuk and Bonds Using Logit Model Pribadi, Sukma Kukuh; Wibowo, Buddi
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.3211

Abstract

Sukuk has become one of alternative financing for corporate. The development of Sukuk provides the flexibility choices of company’s funding decisions that required their needs and capabilities. Sukuk market in Indonesia is the second largest in emerging East Asia in terms of size but the number of issued Sukuk lower than a conventional bond. This study aims to obtain empirical evidence that the characteristics of the company influence the decision of the company in issuing Sukuk and bonds using the logit model. The results of this study conclude: (1) leverage has a negative influence and significant (2) size of the firm has a positive influence and significant (3) fixed assets has a positive influence and significant to the decision of the company in issuing Sukuk.
Analysis of Investment Decisions in Sharia Cooperatives: Does Sharia Accounting Standards Affect? Khoerulloh, Abd. Kholik; Janwari, Yadi
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2021.12.1.6442

Abstract

Abstract:  Investors in sharia cooperatives in Majalengka Regency suffered losses due to its administrators and managers who were not transparent in reporting their finances. This research aims to determine the effect of the application of sharia accounting standards and human resource competencies on investment decisions through financial reporting quality. The analytical techniques used in this study use path analysis. The results showed that the application of Sharia accounting standards had no significant adverse effect on investment decisions through financial reporting quality with an original sample value of -0.021 and Pvalue 0.554 > 0.05. In contrast, human resource competence significantly affected investment decisions through financial reporting quality with original sample values of 0.403 and Pvalue of 0.044 < 0.05. The implication of this research is to improve sharia cooperative management in financial performance to attract members to invest. The novelty of this research is the motive of investing in sharia cooperatives.Abstrak: Investor pada koperasi syariah di Kabupaten Majalengka mengalami kerugian karena ulah para pengurus dan pengelolanya yang tidak transparan dalam melaporkan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan standar akuntansi syariah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap keputusan investasi melalui kualitas laporan keuangan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi syariah berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap keputusan investasi melalui kualitas laporan keuangan dengan nilai original sample sebesar -0.021 dan Pvalue 0.554 > 0.05, sedangkan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi melalui kualitas laporan keuangan dengan nilai original sample sebesar 0.403 dan Pvalue 0.044 < 0.05. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan manajemen koperasi syariah dalam kinerja keuangan sehingga menarik anggota untuk berinvestasi. Kebaruan dari penelitian ini adalah motif investasi pada koperasi syariah.
Determinant Market Power of Sharia Banking in Indonesia Fauzi, Muchamad
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2020.11.2.4374

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the level of market power and determinants of Sharia banking in Indonesia, using the Bresnahan-Lau model approach. This study is explanatory research using a quantitative approach. The data used are secondary, including one dependent variable, namely Market Power (MP), with five independent variables, namely Equivalent Rate (ER), 3-month Bank Indonesia Syariah Certificates (SBIS3), Number of Branches (CAB), Gross Domestic Product (GDP) ), Inflation (INF), and one control variable that is the historical aspect (MPt-1) by using time series data on the annual financial statements of Bank Syariah Mega Indonesia (BSMI), Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Muamalat Indonesia (BMI). The results show market power in the Sharia banking industry in Indonesia, with a significance level of ER and GDP interaction testing of 0,000.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat market power serta determinan market power perbankan syariah di Indonesia, dengan menggunakan pendekatan Bresnahan-Lau model. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, meliputi satu variabel tergantung yaitu Market Power (MP), dengan lima variabel bebas yaitu Equivalent Rate (ER), Surat Berharga Indonesia Syariah 3bulan (SBIS3), Jumlah Cabang (CAB), Produk Domestik Bruto (PDB), Inflasi (INF), serta 1 variabel kontrol yaitu aspek historis (MPt-1). menggunakan data time series laporan keuangan tahunan Bank Syariah Mega Indonesia (BSMI), Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Muamalat Indonesia (BMI). Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat market power pada industri syariah banking yang berkedudukan di Indonesia dengan tingkat signifikansi pengujian interaksi ER dan PDB sebesar 0,000. 
Analyzing The Macroeconomic and Fundamental Determinants of Non-Performing Financing of Bank Muamalat Indonesia Saputri, Pungky Lela; Agriyanto, Ratno; Abdillah, Mujiyono
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2020.11.1.4346

Abstract

Abstract: This study analyzes the macroeconomic and fundamentals of Islamic banking factors towards the non-performing financing (NPF) of Bank Muamalat Indonesia in the long run and short-run period 2005-2018. The data used in this study are quarterly time-series data of Bank Muamalat Indonesia Financial Report as the source of fundamentals of Islamic banking data and Bank Indonesia Monetary Policy Review as the source of macroeconomic data period 2005 - 2018. The analytical method used is the Error Correction Model (ECM). This study shows that in the long run, inflation, central bank (Bank Indonesia/BI) Rate, and capital adequacy ratio (CAR) significantly affect the NPF; meanwhile, the financing to deposit (FDR) ratio does not affect NPF. In the short term context, only CAR has a significant effect, yet inflation, BI Rate, and FDR have no significant impact on NPF. Thus, the novelty can present the result of analysis of factors that affect NPF in the long run and short run. The limitation of the study is the use of time-series data that are very likely to spurious regression.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makroekonomi dan fundamental perbankan syariah terhadap NPF Bank Muamalat Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek periode 2005-2018. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data runtun waktu Laporan Keuangan Triwulan Bank Muamalat Indonesia sebagai sumber data fundamental perbankan syariah dan Tinjauan Kebijakan Moneter Bank Indonesia sebagai sumber data makroekonomi periode 2005 – 2018. Faktor makroekonomi diwujudkan dalam variabel Inflasi dan BI Rate. Faktor fundamental perbankan syariah diwujudkan dalam variabel CAR dan FDR. Alat analisis yang digunakan yaitu Error Correction Model (ECM). Hasil analisis menunjukkan dalam jangka panjang Inflasi, BI Rate, dan CAR dengan nilai signifikansi 0.0026, 0.0001, dan 0.0032 berpengaruh signifikan dan FDR dengan nilai signifikansi 0.6940 tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF. Dalam jangka pendek hanya CAR dengan nilai signifikansi 0.0056 yang berpengaruh signifikan sedangkan Inflasi, BI Rate, dan FDR dengan nilai signifikansi 0.0666, 0.9532, and 0.2065 berpengaruh tidak signifikan terhadap NPF. Kebaharuan penelitian ini yaitu penelitian ini mampu menyajikan hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi NPF dalam jangka panjang dan jangka pendek. Meski begitu, terdapat juga limitasi pada penelitian ini yaitu penggunaan data time series yang rawan terkena regresi lancung.
Spiritual Well-Being and Religious Commitment in Explaining Customer Satisfaction and Loyalty in Sharia Banking Afendi, Arif; Ghofur, Abdul
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2021.12.1.6429

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the impact of spiritual well-being and religious commitment on customer satisfaction. And spiritual well-being, religious commitment, and customer satisfaction to customer loyalty. This research was quantitative with multiple linear regression. The data in this research was primary data with 165 banking customers. The sampling technique was non-probability sampling. The result of the research shows that There was a positive and significant effect of spiritual well-being and religious commitment to customer satisfaction. In addition, customer satisfaction has a positive and significant effect on customer loyalty. Another result shows spiritual well-being and religious commitment have a positive and significant effect on customer loyalty. This study provides information to sharia bank management to pay attention to religious and non-religious factors. For example, social, economic, educational, environmental, cultural factors, the magnitude of profit-sharing, completeness of facilities and infrastructure, and the sophistication of facilities such as ATMs, internet banking, and m-banking are considered in consideration finding customers. These factors contribute very dominantly to determine the level of satisfaction and loyalty of customers.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh spiritual well-being dan komitmen agama terhadap kepuasan nasabah. Serta pengaruh spiritual well-being, komitmen agama dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan regresi linear berganda. Data dalam penelitian ini berupa data primer dengan 165 responden  nasabah perbankan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif dan signifikan spiritual well-being dan komitmen agama terhadap kepuasan nasabah. Pengaruh kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah adalah positif dan signifikan. Selain itu pengaruh spiritual well being dan komitmen agama terhadap loyalitas nasabah  adalah positif dan signifikan. Penelitian ini memberikan informasi kepada pihak manajemen bank syariah untuk memperhatikan faktor keagamaan serta non keagamaan, misalnya, faktor sosial,  ekonomi, pendidikan, lingkungan, budaya, besarnya bagi hasil, kelengkapan sarana dan prasarana serta kecanggihan fasilitas seperti ATM, internet banking, m-banking sebagai pertimbangan dalam mencari nasabah, karena faktor ini memberikan kontribusi yang sangat dominan untuk menentukan tingkat kepuasan serta loyalitas nasabah.