cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 8 Documents clear
Fotokatalisis Komposit Silika Sekam Padi Modifikasi Seng Oksida Untuk Menurunkan Konsentrasi Kromium(VI) Diana Rakhmawaty Eddy; L. Ahmad Na’ani; Rustaman Rustaman; Solihudin Solihudin
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.777 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan silika sekam padi untuk meningkatkan efektifitas degradasi limbah oleh fotokatalis ZnO/SiO2. Hasil sebelumnya ZnO/SiO2 komposisi 95/5 (w/w) telah menurunkan konsentrasi kromium yang ada dalam buangan limbah hasil praktikum sebesar 82,6%. Tahapan penelitiannya dengan preparasi arang sekam padi dengan menggunakan tabung pirolisis kemudian diekstraksi untuk menghasilkan silika, pembuatan komposit ZnO/SiO2 dengan komposisi 95/5; 90/10; dan 85/15 serta uji aktivitas dalam menurunkan konsentrasi kromium(VI). Hasil SEM-EDS menunjukkan sudah terbentuknya komposit SiO2 pada ZnO. Penurunan konsentrasi kromium(VI) sebesar 83,3% pada komposisi silicon dioksida 90/10 (w/w).
Chemical Constituent and Antimalarial Activity based on Inhibition of Heme Polymerization from Water Extract of Yellow Root (Arcangelisia flava L. Merr) Yatri Hapsari; Partomuan Simanjuntak; Wien Kusharyoto; Sumi Hudiyono
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.4 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26264

Abstract

In developing countries, malaria remains a disease that can spread easily and caused death. Malaria is an infectious disease caused by Plasmodium sp involving female anopheles masquitos during its transmission. Arcangelisia flava L. Merr has been investigated earlier that it can inhibited P. falciparum growth. Method of antimalarial activity based on inhibition of heme polymerization can confirm one of the mechanism of antimalarial drugs. The aim of this research to study further antimalarial activity and IC50 based on inhibition of heme polymerization and determine the chemical constituent from water extract of A. flava L. Merr. This research was conducted through several steps, namely 1) water extraction, 2) column chromatography (SiO2 ; (i) CH2Cl2-MeOH=10:1~1:1 (ii) n-hexane: EA=1:1; CH2Cl2-MeOH=10:1~1:1), 3) antimalarial assay, 4) identification of chemical constituent using FTIR and GC-MS. Results of this research are water extract of A. flava L. Merr has IC50 601 ppm and identification of chemical constituent using FTIR and GC-MS was assumed as stigmastan.
Penentuan Besi (III) Secara Voltammetri Menggunakan Elektrode Grafit Pensil Rizki Muharami Cedia Sari; Elin Marlin; Yeni Wahyuni Hartati
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.07 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.25706

Abstract

Besi (Fe) adalah unsur yang penting dalam organisme hidup karena aktivitas biologisnya, misalnya sebagai kompleks porfirin dalam hemoglobin, mioglobin dan sitokrom. Namun, Fe yang melebihi ambang batas dalam air minum, sebagai Fe(II) dan Fe(III), dapat berdampak buruk bagi kesehatan sehingga penentuan kadar Fe menjadi penting. Penentuan Feumumnya dilakukan secara spektroanalisis maupun elektroanalisis. Dalam penelitian ini, penentuan Fe(III) secara voltammetri pulsa diferensial telah dilakukan menggunakan elektrode grafit pensil. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum pengukuran meliputi: media buffer asetat pH 5,0;  potensial awal -0,5 V; tahap potensial 4,0  mV;  dan modulasi amplitudo 25,0 mV dengan waktu modulasi 0,05 s. Pengukuran Fe(III)  dalam larutan standar SRM-NIST memberikan puncak respon arus  pada potensial +1,38 V ± 0,02 terhadap Ag/AgCl (KCl 3,0 M), pengukuran optimum tanpa potensial deposisi. Kenaikan arus bertahap seiring dengan semakin tingginya konsentrasi larutan Fe(III)dan linier dalam rentang konsentrasi 0,04 - 0,7 ppm. Batas deteksi diperoleh sebesar 0,061 ppm (1,09x10-6 M) dan batas kuantitasi sebesar 0,185 ppm (3,31x10-6 M). Metode ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk metode praktikum voltammetri maupun untuk penentuan rutin Fe dalam sampel air.
Kajian Substitusi Kacang Komak (Lablab Purpureus (L.) Sweet) Terhadap Nasi Kecambah Sorgum Merah Endah Wulandari; Heni Radiani Arifin; Een Sukarminah; Elazmanawati Lembong; Devi Nurul Fadilah
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.495 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.23136

Abstract

Nasi sorgum memiliki nutrisi yang setara dengan nasi beras padi. Namun permasalahan yang terdapat dalam sorgum yaitu mengandung zat antinutrisi seperti tanin yang cukup tinggi dan memiliki kualitas protein rendah karena kurangnya kandungan lisin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan keeratan substitusi kacang komak terhadap daya cerna protein nasi sorgum merah. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif (regresi korelasi). Percobaan terdiri dari 6 perlakuan yaitu dengan penambahan kacang komak sampai dengan 50% pada beras sorgum dan beras kecambah sorgum. Hasil penelitian ini menunjukkan nasi kecambah sorgum merah dengan penambahan kacang komak akan meningkatkan kadar tanin sebesar 0,189%. Kadar protein pada nasi kecambah sorgum merah sebesar 7,314%. Daya cerna protein pada nasi kecambah sorgum yaitu sebesar 57,605%. Terdapat hubungan yang sangat kuat antara substitusi kacang komak dan pengecambahan pada nasi sorgum merah dan dapat meningkatakan kadar protein dan daya cerna protein, dan menurunkan kadar tanin.
Analisa Karakteristik Simplisia Buah Andaliman (Zanthoxyllum acanthopodium) Serta Aktivitas Penghambatan Xantin Oksidase Dhini Anisa; Fajar Fauzi Abdullah; Riza Apriani; Gun Gun Gumilar; Iqbal Musthapa
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.883 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26301

Abstract

Gout atau hiperurisemia adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah. Xantin oksidase berperan dalam oksidasi xantin dan hipoxantin menjadi asam urat. Salah satu pengobatan kelebihan asam urat adalah menghambat aktivitas enzim xantin oksidase. Penelitian ini menguji aktivitas anti asam urat ekstrak etanol dari buah andaliman kemudian dan menentukan nilai persentase penghambatannya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak buah andaliman memiliki potensi yang baik untuk menjadi kandidat antihiperurisemia, dengan nilai persentase penghambatannya sebesar 70,67% pada konsentrasi ekstrak sebesar 100 µg/mL.
Peranan Ion Logam Kobalt Terhadap Kinerja Fermentasi dan Toleransi Cekaman Lingkungan Sel Ragi Saccharomyces cerevisiae Saadah D. Rachman; Nadia Maulida; Agus Safari; Nenden I. Anggraeni; Muhammad Fadhlillah; Safri Ishmayana
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.566 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26266

Abstract

Semakin menipisnya ketersediaan bahan bakar fosil mendorong dikembangkannya energi alternatif, salah satunya adalah bioetanol. Selama proses fermentasi bioetanol, ragi Saccharomyces cerevisiae dapat terpapar berbagai cekaman lingkungan yang dapat memberikan dampak negatif bagi sel ragi. Salah satu upaya untuk meningkatkan toleransi sel ragi adalah dengan menambahkan ion logam kedalam media fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ion kobalt terhadap kinerja fermentasi, toleransi sel ragi terhadap cekaman lingkungan, dan terhadap morfologi sel ragi. Metode penelitian meliputi proses fermentasi yang dilaksanakan selama 120 jam dalam media yeast nitrogen base dengan 10% b/v glukosa sebagai sumber karbon dan variasi penambahan konsentrasi ion kobalt. Sampling dilakukan tiap 6 jam sekali pada 24 jam pertama dan tiap 12 jam sekali sampai jam ke-120. Kurva pertumbuhan ditentukan dengan mengukur OD600 nm sedangkan viabilitas sel ditentukan dengan pewarnaan metilen violet. Kadar glukosa dalam media fermentasi diukur dengan metode kalium ferisianida basa sedangkan kadar etanol ditentukan dengan metode enzimatik menggunakan alkohol dehidrogenase. Selain itu dilakukan penentuan ukuran sel serta tingkat toleransi sel terhadap cekaman lingkungan. Etanol paling tinggi diperoleh sebesar 2,58% pada media yang disuplementasi 40 ppm ion kobalt, lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol yang menghasilkan bioetanol sebesar 2,20%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ion kobalt tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja fermentasi sel ragi, toleransi sel ragi dalam menghadapi cekaman lingkungan dan terhadap diameter sel.
Pola Perubahan Urutan Asam Amino pada Hemaglutinin Virus H5N1 Indonesia Idar Idar; Soni Muhsinin; Umi Baroroh; Muhammad Yusuf
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.021 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26314

Abstract

Wabah virus flu burung tipe A, H5N1 yang memiliki patogenisitas tinggi diketahui telah menginfeksi dan mematikan jutaan unggas di Indonesia sehingga menimbulkan kerugian yang besar secara ekonomi pada peternakan unggas.  Hemaglutinin pada virus ini merupakan salah satu faktor penentu patogenisitas virus. Selain itu, komponen virus ini rentan mengalami mutasi dan dapat menyebabkan pergeseran dan penataan ulang antigen virus sehingga tercipta clade virus yang baru. Kemudian peranan HA dalam penempelan virus ke sel inang menyebabkan HA ini menjadi target untuk pengembangan obat maupun vaksin. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan mencari pola urutan asam amino hemaglutinin yang khas pada H5N1 yang memiliki patogenisitas tinggi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan urutan asam amino hemaglutinin H5N1 yang menginfeksi unggas di Indonesia mulai 2006 sampai 2016. Kemudian untuk mengetahui pola urutan asam amino hemaglutinin yang khas pada H5N1, dilakukan analisis penjajaran. Berdasarkan analisis tersebut dikethui bahwa urutan asam amino bagian loop hemagglutinin yang berada pada daerah asam amino posisi 341-346 memiliki pola –RRK-.
Identifikasi Dan Karakterisasi Profil Asam Lemak Virgin Coconut Oil Dengan Penambahan Ekstrak Etanol Kunyit Putih (Curcuma zedoaria Rosc.) Ni Pt. Pande Mirah Surya Dewi; Ni Wayan Bogoriani; Ni Made Suaniti
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.879 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n3.26288

Abstract

Hasil perkebunan kelapa di Provinsi Bali cukup banyak namun pemasarannya dalam bentuk produk diversifikasi masih belum maksimal, contohnya virgin coconut oil (VCO). Virgin coconut oil mempunyai harga jual tinggi serta berbagai manfaat di bidang kesehatan maupun kosmetik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar bilangan peroksida, asam lemak bebas, serta kapasitas antioksidan VCO dengan penambahan ekstrak etanol kunyit putih serta mengetahui profil asam lemak bebas VCO dengan penambahan ekstrak etanol kunyit putih. Metode penelitian ini adalah rancangan the pretest – posttest control group design dengan perlakuan 3 konsentrasi ekstrak etanol kunyit putih yaitu 5%, 10% dan 15% serta diukur pada awal, 1 minggu, 2 minggu, dan 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan kadar bilangan peroksida tidak terdeteksi pada semua sampel. Kadar asam lemak bebas VCO dengan penambahan ekstrak etanol kunyit putih berkisar pada (0,16 – 0,21%). Kapasitas antioksidan VCO dengan penambahan ekstrak etanol kunyit putih berkisar pada (0,94 – 13,83 mg/L GAEAC). Profil asam lemak VCO dengan penambahan ekstrak etanol kunyit putih adalah asam kaproat, asam kaprilat, asam kaprat, asam laurat, asam miristat, asam stearate, dan asam palmitat.

Page 1 of 1 | Total Record : 8