cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2019): Juli" : 7 Documents clear
Hakikat Konsepsi Ketahanan Nasional di Bidang Ekonomi sebagai Geostrategi Indonesia melalui Pendekatan Kesejahteraan sudjana, sudjana
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1560

Abstract

Hakikat konsepsi ketahanan nasional di bidang ekonomi merupakan keuletan  bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat, karena itu kajian ini bertujuan untuk menentukan  pendekatan kesejahteraan terhadap ketahanan nasional sebagai geostrategi Indonesia melalui beberapa indikator.Hasil kajian menunjukan ada 3 indikator penting dalam ketahanan nasional di bidang ekonomi melalui pendekatan kesejahteraan yaitu (1). Indikator Pendapatan; (2). Pendidikan, dan (3). Kesehatan. (1). Indikator pendapatan terkait jumlah dan pemerataan pendapatan  secara umum dapat menjadi indikator signifikan, meskipun bersifat subyektif sehingga berpengaruh positif terhadap ketahanan nasional dibidang ekonomi;(2). Indikator  pendidikan dalam jangka pendek berakibat negatif karena biaya yang dikeluarkan mengurangi tingkat kesejahteraan, tetapi dalam jangka panjang berakibat positif karena akan meningkatan taraf hidup sehingga  kualitas pendidikan merupakan indikator bagi ketahanan nasional di bidang ekonomi; (3).Indikator  kesehatan merupakan indikator  yang berpengaruh  positif terhadap ketahanan nasional di bidang ekonomi karena kualitas kesehatan memungkinan untuk bekerja  dengan kuantitas lebih banyak, sehingga mendapatkan penghasilan lebih untuk peningkatan taraf hidupnyaThe essence of the Conception of National Resilience in the Economic Field as Indonesian Geostrategy through the Welfare Approac. The essence of the conception of national resilience in the economic field is the tenacity of the Indonesian people to realize the welfare of all people, therefore this study aims to determine the approach to prosperity towards national security as Indonesia's geostrategy through several indicators. The results of the study show that there are 3 important indicators in national security in the economic sector through the welfare approach, namely (1). Income Indicator; (2). Education, and (3). Health. (1). Indicators of income related to the amount and equity of income in general can be a significant indicator, although it is subjective so that it has a positive effect on national resilience in the economic field; (2). Education indicators in the short term have a negative effect because the costs incurred reduce the level of welfare, but in the long run it has a positive effect because it will improve living standards so that the quality of education is an indicator of national resilience in the economic field; (3). Health indicators are indicators that have a positive effect on national resilience in the economic field because the quality of health makes it possible to work with more quantity, so that they earn more income to improve their standard of living
Implikasi Undang-Undang Perlindungan Anak terhadap Pekerja Anak (Suatu Kajian Sosiologi Hukum terhadap Anak Penjual Koran di Kota Kupang) Mas'ud, Fadil
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1693

Abstract

Tujuan pembentukan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak merupakan upaya perlindungan hak-hak anak terhadap kehidupan anak termasuk pekerja anak penjual koran di Kota Kupang. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimanakah implikasi Undang-Undang Perlindungan Anak terhadap kehidupan anak penjual koran di Kota Kupang? 2. Faktor-faktor apakah yang menghambat dalam implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak? Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian yuridis empiris dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan hukum sosiologis. Peraturan Perundang-Undangan terhadap perlindungan anak berimplikasi bagi kehidupan anak penjual koran di Kota Kupang. Namun, dalam implementasi Peraturan perundang-undangan perlindungan anak ternyata tidak berefek positif bagi kehidupan anak penjual koran di Kota Kupang. Efek negatif bagi kehidupan anak berupa pelanggaran hak-hak. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh kekuatan Ekonomi, Kekuatan Sosial dan kekuatan Budaya yang menjadikan posisi anak sebagai mesin untuk mendapatkan keuntunganImplication Of Laws For Children's Protection On Children's Workers (A Sociolegal Study of News Boys in Kupang City). The purpose of the establishment of laws and regulations related to the protection of children is the protection of children's rights on the lives of children, including news boysin the Kupang City. Issues examined in this study are: 1. What are the implications of the Child Protection Laws on the lives of children of newspaper sellers in Kupang City? 2. What factors are inhibiting the implementation of the Child Protection Act ?. research conducted an empirical juridical research and the research approach used is a sociological approach. Regulation Legislation on child protection implications for the lives of news boys in the Kupang City. However, in the implementation of legislation protecting children did not have a positive effect to the lives of news boys in the city of Kupang. Negative effects on a child's life in the form of rights violation. This is due to the influence of economic strength, the Power of Social and Cultural force that makes the position of the child as a transform engine benefit
Penguatan Nilai Karakter melalui Kegiatan Meditasi Kitab Suci di Sekolah Menengah Pertama Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere Nusa Tenggara Timur Nasa, Rikardus; Nuwa, Gisela
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1726

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penguatan nilai karakter melalui kegiatan meditasi Kitab Suci di Sekolah Menengah Pertama Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penguatan nilai-nilai karakter melalui kegiatan meditasi Kitab Suci dilakukan secara rutin dan berkelanjutan serta ditunjang oleh fasilitas dan tenaga pembina yang kompeten; 2) perubahan yang terlihat dari para peserta didik sebagai hasil dari penguatan nilai-nilai karakter melalui kegiatan meditasi Kitab Suci, memang tidak dapat terlihat dalam waktu yang singkat tetapi membutuhkan waktu yang lama serta proses yang perlahan; 3) faktor pendukung mencakup 3 hal yaitu sarana dan prasarana yang disediakan, adanya tenaga pembina yang kompeten serta situasi dan kondisi lingkungan yang displin serta jauh dari keramaian; 4) faktor penghambat mencakup 2 hal yaitu faktor yang berasal dari dalam dan faktor yang berasal dari luar. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan meditasi Kitab Suci mampu mengembangkan karakter baik para peserta didik di SMP Seminari Maria Bunda Segala Bangsa. Meditasi Kitab Suci dapat diterapkan dan dijadikan sebagai salah satu kegiatan penguatan nilai karakter di lembaga-lembaga pendidikan  dalam semua agama dengan menyesuaikan tahapan meditasi serta menyesuaikan Kitab Suci yang digunakan sebagai obyek pemusatan pikiranStrengthening Character Values through Bible Meditation Activities at the Secondary School of Our Lady of the Maumere Seminary, East Nusa Tenggara. The purpose of this study is to describe the strengthening character values through Scripture Meditation in Seminari Maria Bunda Segala Bangsa Maumere Junior High School. Interview, observation and documents study are used to collect data. The data analysis conducted with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Testing the validity of the data using source triangulation techniques. The results of the research indicate that: 1) strengthening of the character values through scripture meditation conducted regularly and sustainable and supported by facilities and competent constructor; 2) visible changes of the learner as a result of the strengthening of the character values through Scripture Meditation, it cannot be seen in a short time but it takes a long time and slowly; 3) 3 supporting factor is the availability of facilities, the competent constructor, and the environmental conditions that discipline away from the crowds; 4)  there are two inhibiting factors are the factor that comes from inside and factors that come from outside. Based on the results of the study, it can be concluded that the Scripture Meditation were able to develop the good character of the students in SMP Seminari Maria Bunda Segala Bangsa. Scripture meditation can be applied and used as one of the activities to strengthen character values in educational institutions in all religions by adjusting the stages of meditation and adjusting the Scriptures used as objects of concentration.
Peranan Project Citizen terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa indriyani, dina
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis Project Citizen dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil studi pra penelitian yang peneliti lakukan melalui wawancara pada  mahasiswa Program studi PPKn dan Program studi Pendidikan Matematika, diperoleh hasil bahwa selama ini mahasiswa merasa pembelajaran PKn menjenuhkan, monoton dan cenderung kurang bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, berdasarkan hasil temuan permasalahan dilapangan tersebut peneliti menerapkan metode pembelajaran Project Citizen dalam proses pembelajaran PKn dengan harapan pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pada penelitian ini mendeskripsikan bagaimana modifikasi pembelajaran PKn dengan menerapkan Project Citizen sehingga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di dua program studi yang berbeda yaitu program studi PPKn dan program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan rekayasa pembelajaran dengan berbasis pada Project Citizen, diperoleh hasil bahwa proses pembelajaran PKn yang berbasis Project Citizen mampu memberikan penyegaran dalam proses pembelajaran PKn menjadi lebih bermakna dan mampu mengantarkan mahasiswa untuk lebih berpikir kritis sehingga mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Mahasiswa menjadi lebih mampu melihat suatu fenomena di masyarakat dari berbagai sudut pandang dan mampu menganalis mencari solusi untuk menyikapi fenomena masyarakat yang ada secara lebih kritisThe Role of Project Citizen on Students' Critical Thinking Ability. This study aims to describe how learning Citizenship Education based on Project Citizen develops students' critical thinking skills. The results of the pre-research study that the researchers conducted through interviews with students of the PPKn Study Program and the Mathematics Education Study Program showed that students felt PKn learning saturated, monotonous and tended to be less meaningful for students. Therefore, based on the findings of the problem in the field, the researcher applied the Project Citizen learning method in the PKn learning process in the hope that learning would be more fun and meaningful so that it could develop students' critical thinking skills. In this study describe how the modification of Civics learning by implementing citizen projects is expected to be able to develop students' critical thinking skills. This research was conducted in two different study programs namely the PPKn study program and the Mathematics Education study program. This research is descriptive research. Data collection methods used were interviews and observations. The results showed that after doing learning engineering based on citizen projects, the results showed that the Civics learning process based on citizen projects was able to provide refresher in the Civics learning process to be more meaningful and able to deliver students to think more critically so students were able to develop their critical thinking skills. Students become more able to see a phenomenon in society from various perspectives and are able to analyze solutions to address existing community phenomena more critically.
Perlindungan Hak Sosial Kewarganegaraan bagi Penyandang Disabilitas Intelektual dalam Lapangan Kerja Nur'aeni, Nani; Khoeriah, N. Dede
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1752

Abstract

Penyandang disabilitas intelektual secara kodrat memiliki hambatan dalam berfikir abstrak/kritis/kreatif dan keterampilan menyesuaikan diri dengan masalah-masalah dan situasi kehidupan baru dalam lingkungannya. Namun pada penyandang disabilitas intelektual ringan, terdapat kemampuan yang dapat dididik menjadi tenaga kerja semi-skilled dengan sedikit pengawasan.  Potensi inilah yang memungkinkan penyandang disabilitas intelektual dapat bekerja pada bidang formal sesuai dengan kemampuannya. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini ditujukan untuk memperoleh gambaran perlakuan perlindungan  hak sosial kewarganegaraan penyandang disabilitas intelektual dalam lapangan kerja, baik secara legal maupun empiris, masalah yang dihadapinya dan solusi atas masalah untuk mengembangkan optimalisasi perlindungan hak sosial kewarganegaraan yang selayaknya dimiliki penyandang disabilitas  intelektual.  Protection of Citizenship Social Rights for Persons with Intellectual Disabilities in Employment. The intellectual disability person naturally has obstacles in thinking abstract/critical/creative and skill adjusting with problems and situations in its new environment. But mild intellectual disability person can be educated into a semi-skilled workforce with few monitoring. This potential that allows the intellectual disability person can work in a formal field according to its ability. Through a qualitative descriptive approach, the study was aimed at obtaining an overview of the citizenship social rights protection treatment over the intellectual disability person in the workfield both legally and empirically. It also identified the problem faced and solution to develop the optimisation of citizenship social rights protection that way better belong to the intellectual disability person
Implementasi Jaminan Konstitusi terhadap Kebebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia Purba, Iman Pasu; Yudi, Permai
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1753

Abstract

Kebebasan beragama dan berkeyakinan merupakan hak yang fundamental yang dijamin dengan tegas dalam konstitusi Republik Indonesia. Selain itu diatur juga dalam beberapa konvensi internasional. Namun, tidak berarti bahwa penjaminan pemenuhan hak ini dilakukan tanpa batas. Pemenuhan hak asasi ini dibatasi oleh undang-undang, agama, pertimbangan moral, keamananan dan ketertiban umum. Kendatipun demikian realita praktik kehidupan beragama dan berkeyakinan masih banyak terjadi di Indonesia. Baik terjadinya kekerasan atas nama agama, kebijakan pemerintah, tindakan-tindakan diskriminasi atas nama agama maupun karena adanya aturan-aturan yang kontradiksi dengan konstitusi. Oleh karena itu, penting untuk menguji dan meneliti implementasi kebebasan beragama dan berkeyakinan menurut konstitusi di Indonesia dengan memaparkan upaya pemberangusan hak tersebut dan bagaimana aturan-aturan hukum ditegakkan untuk menyelesaikannya. Peneltiain ini dilakukan dengan metode normatif empiris yang bertujuan untuk menjawab kesenjangan antara aturan yang ada dengan realitas kehidupan beragama dan berkeyakinan di IndonesiaImplementation of the Constitution Guarantee on Freedom of Religion and Belief in Indonesia.Freedom of religion is one of the fundamental rights for every citizen of Indonesia which guaranteed in Indonesia Constitution. The protection of this right also guaranted in International Convention. But the right does not mean an absolute right without limits, it should pay attention to the human obligation to respect the rights of others as well. It was restricted by legislation with the sole purpose of securing due recognition and respect for the rights and freedoms of others and to meet the demands of a fair in accordance with considerations of morality, religious values, security, and public order in a democratic society. The reality of religious freedom’s practice in Indonesia until now is there are a lot of violence in the name of religion and government policy of religious freedom which is contrary to the constitution and laws. Therefore, it is necessary to examine more deeply about the religious freedom in Indonesia based on the constitution and to describe forms of violations of the right to have freedom of religion as well as the solutions that must be done to address the issue of the implementation of the right of religious freedom in Indonesia.
Urgensi Internalisasi Nilai Kemuhammadiyahan Berbasis Wawasan Kebangsaan dengan Konsep Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah Utami, M.Pd, Prihma Sinta
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i2.1796

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui tentang: 1) pemahaman mahasiswa tentang konsep negara sebagai darul ahdi wa syahadah; 2) urgensi internalisasi nilai kemuhammadiyahan berbasis wawasan kebangsaan pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan study fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah mahasiswa beserta dosen prodi PPKn Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu:1) pemahaman mahasiswa tentang konsep negara darul ahdi wa syahadah belum optimal meskipun sudah ada mata kuliah kemuhammadiyahan, pancasila dan kewarganegaraan; 2) nilai kemuhammadiyahan berbasis wawasan kebangsaan perlu diperkuat dengan pemahaman konsep negara sebagai darul ahdi wa syahadah sebagai salah satu solusi untuk menangkal radikalisme di kalangan mahasiswaThe Urgency of Internalizing the Value of Kemuhammadiyahan Based on Nationality Insights with the State of Pancasila Concept as Darul Ahdi Wa Syahadah. The purpose of this research is to find out about: 1) students' understanding of the concept of the state as darul ahdi wa syahadah; 2) the urgency of internalizing the value of kemuhammadiyahan based on national insight to students. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological study approach. Data collection techniques are conducted through interviews and documentation. The primary data source in this study were students and lecturers of PPKn study program at Muhammadiyah Ponorogo University. The results of this study are: 1) students' understanding of the concept of the state darul ahdi wa syahadah is not optimal even though there are courses in kemuhammadiyahan, pancasila and citizenship; 2) the value of kemuhammadiyahan based on national insight needs to be strengthened by understanding the concept of the state as darul ahdi wa syahadah as a solution to counteract radicalism among students.

Page 1 of 1 | Total Record : 7