cover
Contact Name
Salman Al Faris
Contact Email
maqasid@um-surabaya.ac.id
Phone
+6289654453687
Journal Mail Official
maqasid@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid/about/contact
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 2252 528     EISSN : 26155622     DOI : 10.30651
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian orisinal dengan edisi terbaru dalam Studi Hukum Islam. Ruang Lingkup Jurnal Maqasid adalah (1) Hukum Islam (Islamic Law), (2) Hukum Keluarga Islam (Islamic Family Law), (3) Hukum Perkawinan Islam (Munakahat), (4) Hukum Kewarisan Islam (Mawaris), (5) Hukum Ekonomi Islam (Muamalah), (6) Ilmu Astronomi Islam (Falak), (7) Kajian Studi Hukum Islam.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Implementasi Bimbingan Perkawinan Pranikah di Kantor Urusan Agama Wonokromo Tahun 2019 Panjalu, Gandhung Fajar; Numan, An
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.683 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.10405

Abstract

الإرشاد قبل النكاح هو ساحة التقديم لمجند الزوجين في بناء العائلة المستقبل. إذا هذا البزنامج مهم جدا لمجند الزوجين ان يشتركواه، ليجدوا علم عن المناكحات، وسوف يتشكلوا عائلة السكينة. منهج الباحث في هذا البحث هو البحث المكتبي يعني جمع الأنشطة المتعلقة بأسلوب جمع البيانات المكتبية والقراءة والكتابة مع عملية المواد البحثية. نتائج هذا البحث، أولا الإرشاد قبل النكاح الذي تطبق في الإدارة شؤون الدينية متعمد يومين, تبدأ من الساعة الثامنة تختم في الساعة الخامسة. يوجد 16 خصص. المتحدثون الذين يبلغون المحاضرة في برنامج الإرشاد قبل النكاح لهم الشهادة من الوزيرة الدينية. و كذلك المشتركون يوجد 16 منجد الزوجين. و الثاني الإرشاد قبل النكاح الذي تطبق في الإدارة شؤون الدينية يستعمل القواعد تنظيم المدير العام لإرشاد المجتمع الإسلامي رقم : 542 سنة : 2013, بزيادة القواعد قرار المدير العام لإرشاد المجتمع الإسلامي رقم 373 عام 2017. و قد وافق على ذلك.الكلمات الأساسية : الإرشاد قبل النكاح، النكاح
Ta’aruf dan Khitbah Sebelum Perkawinan Stiawan, Thoat
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.477 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.12991

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya  calon pasangan suami isteri yang tidak melakukan proses Ta’aruf sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu masih adanya orang tua yang cenderung menjadikan faktor ekonomi dan adat ketimbang faktor agama. Dalam praktek khitbah, masih terdapat aturan-aturan adat yang mempersulit sehingga berakibat tercegahnya perkawinan.Tujuan penelitan ini adalah untuk menggali informasi dari Al-Qur’an bagaimana konsep Ta’aruf dan Khitbah yang sesuai dengan ajaran Islam. Adapun metode dalam penelitian ini adalah bercorak penelitian kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan, membaca, dan menelaah buku-buku yang ada kaitannya dengan pembahasan ini. Sumber primer berupa Al-Qur’an dan Tafsir yang berkaitan dengan konsep Ta’aruf dan Khitbah..Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan bahwasanya konsep Ta’aruf dalam Al-Qur’an  maksudnya adalah saling mengenal kepribadian, latarbelakang sosial, budaya, pendidikan, keluarga, maupun agama.  Adapun khitbah dalam Al-Qur’an, itu dilakukan setelah calon suami isteri sudah merasakan adanya kecocokan melalui proses ta’aruf. Khitbah (peminangan) bisa disampaikan dengan sindiran atau dengan ungkapan yang jelas. Pinangan secara sindiran disampaikan kepada janda yang masih dalam masa iddah. Sedangkan pinangan dengan ungkapan terang-terangan disampaikan kepada janda yang habis masa iddah dan kepada perawan. Ta’aruf   dan  khitbah dalam Al-Qur’an menganjurkan untuk mendahulukan aspek agama dibandingkan faktor yang lainnya. Karena hanya agama lah yang akan mampu melanggengkan perkawinan. Sementara kekayaan, keturunan, kedudukan, kecantikan, ketampanan akan pudar dan suatu saat akan hilang. Aturan Al-Qur’an mengenai Ta’aruf dan Khitbah tidak memperbolehkan khalwat (menyendiri).Kata kunci : Ta’aruf, Khitbah dan Perkawinan
Perbedaan Praktek Gadai Konvensional dengan Syariah: Studi Kasus Pada Perum Pegadaian Cabang Kebomas Gresik Rafsanjani, Haqiqi
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.714 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.14488

Abstract

AbstrakPegadaian konvensional dengan pegadaian syariah memiliki perbedaan dalam pelaksanaan kinerja untuk memenuhi tujuan organisasinya. Pada umumnya pegadaian syariah dan konvensional memiliki tujuan yang sama  yakni menyediakan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dengan jaminan barang tertentu. Dalam penulisan makalah ini, ingin menemukan bagaimana perbedaan pegadaian konvensional dengan pegadaian syariah
Analisis Peran Mediator Dan Advokat Dalam Pendampingan Perkara Hamzah, Saiful Ibnu
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.16787

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat terjadinya konflik bahkan sengketa terkadang tidak bisa terhindarkan. Secara naluriah setiap orang menginginkan sengketa yang dialami bisa segera terselesaikan. Sengketa yang tidak kuasa diselesaikan secara mandiri maka diperlukan kehadiran pihak ketiga. Dari sinilah  peran mediator dan advokat memiliki peran yang sangat strategis. Namun demikian mediator dan advokat sejatinya dua profesi yang sangat berbeda sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan.Dalam penelitian ini akan melakukan kajian analisis tentang peran mediator dan advokat dalam pendampingan perkara para pihak untuk mencari solusi penyelesaian sengketa yang dihadapi.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang dalam pengkajiannya dengan mengacu dan mendasarkan pada norma-norma dan kaidah-kaidah hukum, peraturan perundang-undangan yang berlaku, teori-teori dan doktrin hukum, yurisprudensi, dan bahan-bahan kepustakaan lainnya yang relevan dengan topik penelitianDari penelitian ini dapat diketahui bahwa antara mediator dan advokat memiliki peran yang sangat penting membantu masyarakat dalam penyelesaian perkara hukum namun baik mediator atau advokat tetap berbeda dalam kedudukan dan peran.
Peran Muhammadiyah Covid -19 Command Center (Mccc) Muhammadiyah Surabaya Dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Maqasid Syari’ah Ikhwanuddin, Mohammad
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya MCCC Surabaya dalam menigkatkankan ketahanan keluarga pada masa pandemi covid 19 dengan beberapa program yaitu (1) Program preventif dan kuratif adalah program yang memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya Covid dan penyembuhan terhadap masyarakat yang terkena covid-19 (2) Program lumbung pangan adalah berupa pemberian bantuan kepada masyarakat yang terkena covid -19 berupa sembako murah dan pemberian masker (3) Program pendataan adalah data masyarakat yang terdampak covid-19 (4) Program isolasi mandiri adalah orang yang terkena rapid tes atau sudah positif covid-19 sehingga MCCC ini sudah bekerja sama dengan pemerintah provinsi atau kota. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui Peran MCCC Muhammdiyah Surabaya dalam meningkatkan ketahanan keluarga pada masa pandemi Covid-19 dan analisis peran MCCC Muhammadiyah Surabaya dalam menigkatkan ketahanan keluarga pada masa pandemi perspektif Maqasid Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kulitatif yang datanya diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi sedangkan jenis sumber data ialah data primer berupa data-data program MCCC Muhamamdiayh Surabaya dan data sekundernya berupa buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan hasil peneliatian di PDM Surabaya sesuai dengan judul yaitu Peran Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Muhammadiyah Surabaya dalam Menigkatkan Ketahanan Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19 Persefektif Maqasid Syari’ah. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa MCCC Surabaya sangat berperan penting dalam meningkatkan ketahanan keluarga baik dari segi psikologis, ekonomi dan sosial yang sesuai dengan Persefektif Maqasid Syari’ah, terutama pada penjagaan jiwa (ḥifẓ al-nafs), penjagaan pada harta (ḥifẓ al-māl), dan penjagaan pada akal luhur manusia (ḥifẓ al-‛aql). Kata kunci: Peran MCCC, Ketahanan Keluarga, Pandemi Covid -19

Page 1 of 1 | Total Record : 5