cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23033800     EISSN : 2527049     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran is a peer-reviewed, open access journal that provides publication of articles in all areas of educational research. It aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research findings and provide a platform for scientists and academicians all over the world to promote, share, and discuss various new issues and developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): Januari" : 7 Documents clear
REALITAS PENDIDIKAN NILAI DI LINGKUNGAN KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT Sulton .
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.392 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.55

Abstract

Fenomena demoralisasi dan dehumanisasi yang sedang terjadi telah memicu terjadinya krisis nilai dan moral di negeri ini. Maraknya praktek korupsi, kolusi, nepotisme, pembunuhan, perkelahian, tawuran, penganiayaan, penipuan, penyuapan, penggelapan, mafia hukum, makelar kasus dan krisis nilai serta moral lainnya adalah salah satu penanda. Disamping faktor eksternal, faktor internal bernama pendidikan nilai dan moral baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat diyakini menjadi penybab utamanya. Saat ini eksistensi pendidikan nilai pada tiga gatra pendidikan tersebut memang sedang dilanda krisis dan mendesak untuk dikaji serta dikembalikan perannya. Keluarga tidak boleh hanya menjadi simbol keterikatan anggotanya, tetapi harus mengambil peran pertama dan utama dengan orang tua sebagai anggota utamanya untuk melakukan tranformasi nilai dan moral kepada anak-anak. Sementara sekolah, lebih dari sekedar mengejar target prestasi akademiknya, juga dituntut untuk mendesain keseluruhan programnya terintegrasi dengan agenda pendidikan nilai dan moral yang diperlukan anak-anak. Sedangkan masyarakat, tentu diharapkan dapat menjadi rumah besar bagi tumbuh dan berkembangnya pranata nilai yang menjadi sandaran dan orientasi nilai dan moral oleh anggotanya termasuk anak-anak. Untuk itulah, melalui regulasi dan kebijakannya pemerintah diharapkan mengambil peran dalam membimbing dan mengawal proses transformasi nilai dan moral pada tiga gatra pendidikan dimaksud. Sementara para elite dan segenap stakeholders pendidikan nilai seperti orang tua, guru, dan para tokoh diharapkan dapat memberikan contoh dan keteladanan yang baik, sebagai salah satu bentuk praktis dalam memberikan pemahaman, pembimbingan,dan penyadaran dalam kerangka penanaman nilai dan moral yang ada
BERBAGAI PENDEKATAN DALAM PENDIDIKAN NILAI DAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Sutrisno Asyafiq
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.243 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.56

Abstract

Pendidikan nilai adalah pendidikan yang menyosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai dalam diri individu. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pengembangan dari pendidikan nilai, yakni pendidikan yang mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa seperti terdapat dalam setiap kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pendidikan nilai dan pendidikan kewarganegaraan tentunya sangat diperlukan dalam upaya membangun generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mempunyai keahlian di bidangnya, dan berkarakter.  Perubahan dasar dari negara berkembang menjadi negara maju dalam bidang pendidikan tentu memperlukan pendekatan efektif dan evisian dengan pola pembelajaran yang menarik. Kepribadian bangsa akan terbentuk mana kala mampu merumuskan konsep dasar yang seimbang antara pendidikan nilai dan pendidikan kewarganegaraan. Dengan demikian perlu beberapa model pendekatan yang perlu dilakukan dalam upaya membangun kepribadian bangsa dengan penaman nilai-nilai dasar kehidupan melalu pendidikan nilai dan pendiddikan kewarganegaraan
IMPLEMENTASI LESSON STUDY DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS VIDEO PADA KELAS XII IPS SMAN 1 PONOROGO Hernu Suprapto
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.936 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.51

Abstract

Suasana pembelajaran yang kurang menarik,dan hasil belajar yang kurang optimal pada mata pelajaran PPKn sering terjadi di dalam suatu proses pembelajaran . siswa kurang bergairah dalam pembelajaran PPKn disaat metode pembelajarannya ceramah Tanya jawab dan tugas. Rumusan masalah "Apakah implementasi lesson study pada pembelajaran PPKn berbasis video dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMAN 1 Ponorogo ? " Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas XII IPS semester genap di SMAN 1 serta tumbuhnya aktifitas dan kreatifitas melalui penerapan lesson study dalam pembelajaran PKn berbasis video pada kelas XII IPS Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan guru yang dilakukan siswa. Setting penelitian ini dilaksankan di SMAN 1 Ponorogo . Variabel penelitian: Variabel input;kualitas proses dan hasil belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran. Variabel proses; kegiatan penerapan lesson study. Dan variabel output; kualitas proses danpeningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan lesson study pada mata pelajaran PPKn berbasis video. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes,angket dan skala sikap dan data dianalisa dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dilakukan melalui dua siklus, yang masing-masing terdiri dari dua pertemuan. siklus I dan 2 dilaksanakan di kelas . Kesimpulan bahwa penerapan lesson study pada mata pelajaran PKn berbasis video kelas XII IPS 3 dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.
AN ANALYSIS ON JARGON USED IN INDONESIA LAWAK KLUB (ILK) PROGRAM ON TRANS 7 Yuli Astutik
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.261 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.57

Abstract

This research aims to analyze the jargon used in Indonesia Lawak Klub (ILK) program on Trans 7. The problems formulated are: 1) What are the jargons and types of jargon used in Indonesia Lawak Klub (ILK) program on Trans 7?, 2) What is the dominant type of jargon used in Indonesia Lawak Klub (ILK) program on Trans 7?. The method used in this research was descriptive qualitative design. In applying this method, the writer used the technique of observation because the writer wanted to pay attention, watch and listen carefully to the sources of the data. The writer also observed the conversation that occurred among the entertainers in ILK program by using video and tape recorder. After conducted the observation on the date of 12, 13 and 20 of October 2015, the result showed that there were 37 (100%) jargons used by the comedians and the guest in ILK program on Trans 7 when they talked with each other. Then, there were three types of jargon used in this program such as 24 (64, 86%) abbreviations, 11 (29, 72%) deviation words and 2 (5, 4%) deviation names. The most dominant type of jargon used in Indonesia Lawak Klub (ILK) program was abbreviation.
MELATIH KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL M. Hery Yuli Setiawan
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.482 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.52

Abstract

Keterampilan sosial anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain dalam konteks sosial dengan cara-cara khusus yang dapat diterima dan menghindari perilaku yang akan di tolak oleh lingkungan. Maka keterampilan sosial pada anak usia dini perlu dikembangkan secara optimal untuk bekal perkembangan selanjutnya, karena keterampilan sosial berpengaruh pada penerimaan siswa dalam kelompok sehingga dapat berkembang lagi dalam perkembangan selanjutnya. Aspek dari keterampilan sosial antra lain sikap empati, bekerja sama, tanggung jawab, dan persaingan sehat. Maka sangat perlunya untuk melatih keterampilan sosial tersebut. Permainan tradisional dapat menjadi sarana untuk mengembangkan dan melatih keterampilan sosial anak karena permainan adalah bagian dari anak-anak yang tidak bisa dilepaskan. Anak akan merasa senang dan larut dalam permainan sehingga tidak disadari sedang belajar untuk melatih keterampilan sosial mereka. Anak akan aktif dalam permainan yang menuntut anak untuk bermain secara kelompok dan saling berbagi. Maka permaianan tradisional adalah permainan rakyat yang biasa dimainkan bersama atau berkelompok sehingga permainan tradisional dapat meningkatkan aspek-aspek pada keterampilan sosial anak.
ANALISIS TEKS DAN KONTEKS PADA KOLOM OPINI LATIHAN BERSAMA AL KOMODO 2014 KOMPAS Ida Yeni Rahmawati
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.552 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.53

Abstract

Suatu pesan dapat tersampaikan dengan baik melalui bahasa yang baik pula. Bahasa adalah hal yang penting dalam komunikasi baik secara lisan maupun tertulis. Proses komunikasi tersebut dapat berjalan lancar apabila komunikan dan komunikator sama-sama memahami konteks baik berupa konteks situasi maupun sosiokulturalnya. Analisis ini pada dasarnya bertujuan untuk mendeskripsikan isi teks dan konteks dari artikel opini pada surat kabar kompas edisi senin, 25 November 2013 dengan judul Latihan Bersama AL Komodo 2014 yang ditulis oleh Untung Surapati. Penelitian ini disebut sebagai penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan ialah anaisis konten. Analisis konten digunakan untuk menganalisis suatu teks, wacana, atau naskah baik teks yang bersifat literer maupu non literer, seperti surat kabar, majalah, naskah pidato, dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil analisis secara mendalam maka, artikel yang berjudul Latihan Bersama AL Komodo 2014 ini dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis teks yang telah dibuktikan kebenarannya. Berdasarkan analisis konteks maka diperoleh hasil bahwa artikel tersebut mengandung konteks situasi dan konteks sosiokultural.
PENGARUH GAYABELAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP Prihma Sinta Utami
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.486 KB) | DOI: 10.24269/dpp.v4i1.54

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar, (2) pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain factorial 2x2. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 15 Yogyakarta, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII B, VII E, VII H, VII J. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh antara gaya belajar terhadap hasil belajar dan hasil belajar siswa dengan metode Think Pair Share lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dengan metode Problem-Based Learning pada gaya belajar visual maupun auditorial, (2) terdapat pengaruh antara metode pembelajaran terhadap hasil belajar dan hasil belajar dengan metode Think Pair Share lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dengan metode Problem-Based Learning

Page 1 of 1 | Total Record : 7