Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 17, No 1 (2020): Maret"
:
18 Documents
clear
Analisis ews dan rbc untuk menilai kinerja keuangan pt. asuransi takaful keluarga periode 2016-2018
Amalia Wiguna;
Desi Susilawati
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6539
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada PT. Asuransi Takaful Keluarga periode 2016-2018 dengan menggunakan rasio keuangan Early Warning System dan Risk Based Capital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Rasio Early Warning System yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rasio Solvabilitas (Solvency Margin Ratio), Rasio Profitabilitas, Rasio Likuiditas, Rasio Stabilitas Premi dan Rasio Teknikal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada PT. Asuransi Takaful Keluarga periode 2016-2018 dalam kondisi yang baik.
Sertifikasi konstruksi tenaga kerja: antara mengikuti peraturan pemerintah dan membangun kompetensi bisnis
Kadek Nita Puri Rahayu;
Agus Fredy Maradona
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6256
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sertifikasi dapat membangun kompetensi bisnis atau hanya mengikuti regulasi m. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan yaitu dengan melakukan wawancara terhadap informan dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini, ditentukan dengan metode purposive sampling. Informan yang dimaksud oleh peneliti yaitu informan pertama atau informan kunci yang paling sesuai adalah Tenaga Ahli Manajemen Proyek yang telah mengikuti sertifikasi keahlian kemudian Tenaga Ahli Manajemen Proyek mengarahkan informan berikutnya adalah Tenaga Ahli K3 Konstruksi, Tenaga Ahli K3 Konstruksi kemudian mengarahkan informan berikutnya adalah Mandor yang mengawasi jalannya proyek dan Mandor mengarahkan informan selanjutnya adalah Tukang Bangunan yang dianggap mampu memberikan informasi pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi bukan hanya sekedar mengikuti regulasi dari Pemerintah tetapi mampu meningkatkan kompetensi bisnis dari para tenaga kerja. Hal tersebut dapat dikatakan oleh penulis karena sertifikasi merupakan faktor yang sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja mereka. Oleh karena itu untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu menggali informasi lebih spesifik mengenai faktor apa saja yang menyebabkan para tenaga kerja belum mengikuti sertifikasi.
Analisis faktor penentu inflasi di indonesia: pendekatan metode error correction mechanism
Muhammad Rizky Septian
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6519
Inflasi merupakan salah satu indikator makroekonomi yang sangat penting. Kestabilannya selalu diupayakan terjaga agar tidak mengakibatkan gejolak perekonomian yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia selama periode triwulan pertama 2010 sampai dengan triwulan kedua 2019. Dengan menggunakan pendekatan metode error correction mechanism (ECM), penelitian ini menganalisis pengaruh dari jumlah uang beredar, harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap tingkat inflasi dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat inflasi baik dalam jangka panjang, maupun dalam jangka pendek. Nilai koefisien error correction term pada lag pertama (ECT(-1)) sebesar -0,4671 menunjukan bahwa fluktuasi keseimbangan jangka pendek akan dikoreksi menuju ke keseimbangan jangka panjang sekitar 46,71 persen. Proses penyesuaiannya terjadi pada bulan pertama dan sisanya terjadi pada bulan-bulan berikutnya.
Perkembangan agen branchless banking
Ktut Silvanita Mangani;
Martua Eliakim Tambunan;
Adolf B. Heatubun
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6525
Program Branchless Banking (BB) adalah program nasional yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia untuk mencapai tujuan Keuangan Inklusif. Tujuan Keuangan Inklusif adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan distribusi pendapatan yang adil bagi masyarakat serta mengurangi kemiskinan dan menstabilkan sistem keuangan dengan menyediakan akses keuangan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memotret implementasi program Branchless Banking di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa layanan keuangan melalui agen Branchless Banking telah berjalan dengan baik dan lancar di wilayah Kabupaten Sumedang. Namun, sosialisasi program BB dalam hal perekrutan agen tidak dilakukan secara terbuka oleh Unit Bank tetapi dilakukan berdasarkan kriteria kepemilikan modal dan kegiatan bisnis. Unit Bank sebagai regulator di tingkat implementasi belum memperhitungkan kebutuhan pasar dan jenis produk sesuai dengan kegiatan bisnis agen dan pelanggan di masa depan. Karena itu, target pertumbuhan ekonomi sebagai tujuan keuangan inklusif masih sulit untuk dicapai.
Pengaruh karakteristik wirausaha dan inovasi terhadap kinerja usaha pada UMKM fashion di kota cimahi
Eka Ludiya;
Aam Rachmat Maulana
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6528
Untuk mempertahankan suatu bisnis tidak hanya aspek manajerial saja yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Karakteristik wirausaha merupakan faktor internal dari diri seseorang yang harus dimiliki dalam menjalankan suatu usaha. Hal ini menjadi penting karena sifat-sifat inilah yang mendasari seseorang mencari suatu ide yang membedakan usahanya dengan pesaingnya. Inovasi adalah salah satu wujud dari ide yang dimiliki oleh seorang pengusaha. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar pengaruh dari karakteristik wirausaha dan inovasi yang sudah dilakukan oleh pelaku usaha fesyen di Kota Cimahi terhadap kinerja usaha. Sehingga, perlu diketahui karakteristik wirausaha dan inovasi yang baik dalam menjalankan suatu bisnis. Penelitian ini mengambil objek UMKM bidang fesyen muslim di Kota Cimahi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan menyebar kuesioner. Metode penelitian yang digunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan model regresi berganda. Sehingga dapat mengetahui keterkaitan antara karakteristik wirausaha dan inovasi terhadap kinerja usaha. Hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara karakteristik wirausaha dan inovasi terhadap kinerja usaha baik secara simultan maupun parsial.
Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada pt. telkom kota tomohon
Nesmi Seo;
Joost L. Rumampuk;
Michel J J.N. Potolau
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6414
Kinerja suatu perusahaan tergantung pada kerja karyawannya, tinggi rendahnya kinerja pekerja berkaitan erat dengan pemberian motivasi dari pimpinan kepada pekerja/karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Telkom Kota Tomohon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian ini adalah Y= 12,408+0,716X, hasil uji t sebesar 3,636 dan t tabel sebesar 2,17881 dengan nilai signifikan 0,03 0,05 dengan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Telkom Kota Tomohon.
Peran kepuasan kerja sebagai mediasi antara kepemimpinan transformasional, stres kerja dan komitmen organisasi
Sefnedi Sefnedi;
Antoni Antoni;
Doni Adrian Riza
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.7210
Kepuasan kerja merupakan variabel penting dan telah mendapatkan perhatian besar baik bagi akademisi maupun praktisi. Namun, faktor-faktor penentu dan konsekuensi kepuasan kerja masih dalam perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan kepuasan kerja sebagai mediasi antara kepemimpinan transformastional, stres kerja dan komitmen organisasi. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari survei yang menggunakan 127 kuesioner di biro organisasi sekretariat daerah, Sumatera Barat yang menghasilkan sampel sebanyak 104 responden. Hasil analisis mengungkapkan bahwa kepemimpinan transformasional dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Selain itu, kepuasan kerja juga ditemukan memiliki efek positif terhadap komitmen organisasi. Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional, stres kerja dan komitmen organisasi.
Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja personel di kapal perang republik indonesia
Ari sukmana;
Sudardi Sudardi;
Sunarno Adi
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6353
Motivasi sangat penting dalam meningkatkan kinerja personel, motivasi kerja personel perlu dibangkitkan agar personel dapat melaksanakan kinerja yang terbaik. sebaliknya personel yang tidak mempunyai motivasi yang tinggi dalam melakukan pekerjaannya akan sulit untuk bekerja dengan baik dan cenderung tidak bertanggung iawab sekalipun personel tersebut memiliki kemampuan operasional yang baik. Apabila motivasi kerja dari para personel bisa dibangun, maka para personel dapat memiliki kinerja yang lebih baik di dalam organisasi. Adapun dari tujuan penelitian adalah menganalisis dan membuktikan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja personel dikapal perang dalam melaksanakan tugas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui koesioner dan kepustakaan. Dimana hasil penelitian Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja personel kapal perang sebesar 57,6 % mempunyai pengaruh yang kuat. Jadi Untuk mencapai kinerja yang diinginkan maka dibutuhkan motivasi kerja yang maksimal yang diberikan organisasi sehingga memberikan kontribusi yang besar guna pencapaian tujuan dari Pelaksanaan tugas pokok yang diharapkan. Populasi dalam penelitian ini adalah personel di kapal perang yang berjumlah 278 personel, sampel untuk penelitian ini dilakukan dengan rumus slovin yang berjumlah 74 personel.
Analisis penyebab kemiskinan petani sektor perkebunan rakyat di provinsi aceh, berdasarkan faktor individu dan rumah tangga
Ridha Mutia
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6517
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor individu dan rumah tangga dalam mempengaruhi tingkat kemiskinan petani yang bekerja pada sektor perkebunan di Provinsi Aceh dengan menggunakan data Survei Pendapatan Petani (SPP) Tahun 2013. Survei ini merupakan survei lanjutan dari Sensus Pertanian Tahun 2013 yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Sampel yang dipilih sebanyak 14.890 petani yang bekerja pada sektor perkebunan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat dinyatakan bahwa petani dengan kelompok umur 25 tahun, berpendidikan ≤SD, jumlah anggota rumah tangga 4 orang serta Kepala Rumah Tangga (KRT) yang berjenis kelamin perempuan memiliki jumlah yang miskin lebih besar dari yang tidak miskin. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner diketahui bahwa umur, pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, status kegiatan dan jenis kelamin kepala rumah tangga secara statistik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap status kemiskinan petani pada sektor perkebunan di Aceh. Petani sektor perkebunan yang berumur 45-64 tahun, berpendidikan tinggi, berjumlah anggota rumah tangga sedikit, berstatus usaha sendiri, mempunyai KRT berjenis kelamin laki-laki memiliki kecenderungan lebih kecil untuk menjadi miskin.Â
Pengaruh kinerja galangan terhadap delivery time pembangunan kri di pt pal indonesia (persero)
Rudi Purwanto;
Ferdy Hendarto. S
KINERJA Vol 17, No 1 (2020): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkin.v17i1.6271
PT PAL Indonesia (Persero) merupakan BUMN yang ditunjuk menjadi Lead Integrator dalam melaksanakan pengadaan alat utama sistem senjata (Alutsista) KRI bagi TNI Angkatan Laut. Artinya galangan ini dipercaya menjadi pemandu utama untuk menghasilkan alat utama sistem senjata dan/atau mengintegrasikan semua komponen utama, komponen dan bahan baku menjadi alat utama. Saat ini PT PAL menjadi galangan kapal yang paling banyak bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan pembangunan KRI dalam berbagai jenis. Dengan fasilitas, kemampuan dan kinerja yang ada PT PAL menampilkan performa penyerahan pekerjaan pembangunan kapal (delivery time) dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 80%. Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja PT PAL terhadap performa pencapaian penyerahan pekerjaan pembangunan KRI bagi TNI Angkatan Laut. Hasil penelitian kuantitatif dengan regresi korelasi berganda menunjukkan bahwa kinerja PT PAL Indonesia (Persero) mampu memenuhi delivery time yang ditargetkan dan variabel kinerja dalam aspek keuangan, operasional dan SDM mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel delivery time. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 87,4% yang konsisten dengan data awal mengenai tingkat ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan. Hasil yang diperoleh juga menunjukkan bahwa aspek SDM lebih dominan daripada kinerja dalam aspek keuangan dan operasional.