Articles
8 Documents
Search results for
, issue
" Vol 10, No 2 (2016)"
:
8 Documents
clear
Mengkritisi Salafi Sebagai Sebuah Potret Masa Ke-emasan Bukan Sebagai Madzhab Menurut Ramadhan al-Buthi
Arifin, M.Ed, Dr. Zainul
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kata-kata salaf adalah sebuah kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, karena banyak ulamaâ memberikan definisi yang kongkrit serta detail mengenai makna salaf seperti Imam al-Ghozali dalam bukunya Iljamul Awwam âAnil Kalam, al-Bajuri dalam kitabnya al-Jauharoh (Silsilah Isdarot Haiati Ulamaâis Sudan) dan juga Prof. DR. Imaroh dalam bukunya Izalatus Subhat âAnil Maâaniyul Mustholahat. Serta melalui kajian secara panjang lebar sehingga tidak terjadi kesalahfahaman dalam memahaminya baik makna maupun subtansinya.Para salafus-shalih berhasil menjawab tuntutan zaman. Mereka telah melakukan adaptasi dan mengakulturasi budaya satu dengan yang lainnya, dengan tetap berpedoman teguh kepada dalil qathâi yaitu al Quran dan as-sunnah. Bukan semata mata tekstual, kontraktif, ekskluif dan terpaku pada redaksi (nash) sumber hukumnya dan bisa dikatakan memahami agama hanya sebagai sebuah dogma belaka.Kata Kunci: Salafi dan Madzhab Ramadhan al-Buthi
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENTRA MAIN PERAN DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN INTERPERSONAL DAN KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK AL-MUTHMAINNAH KOTA JAMBI
Anisyah, Nur Anisyah, M.Pd.I
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran sentra main peran adalah pembelajaran sentra yang berfokus pada anak yang dalam proses pembelajarannya berpusat di sentra bermain dan pada saat anak dalam lingkaran. Pada umumnya pijakan dalam model ini untuk mendukung perkembangan anak, yaitu pijakan setelah bermain. Pijakan ini diberikan untuk mencapai perkembangan yang lebih tinggi. Sentra bermain dilengkapi dengan seperangkat alat bermain yang berfungsi sebagai pijakan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak agar dapat menstimulasi seluruh kecerdasan anak. Mengingat bahwa sentra main peran ini adalah suatu pembelajaran yang dapat menstimulasi kecerdasan anak, maka perlu dikelola dengan baik. Namun, saat ini di taman kanak-kanak yang menggunakan pembelajaran sentra main peran belum terlaksana dengan baik, sehingga kecerdasana anak terutama kecerdasan interpersonal dan kecerdasan linguistik anak belum terstimulasi sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Kata Kunci : Pembelajaran, Sentra Main Peran, Kecerdasan
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH
Tamsir, Tamsir
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Arab penting kiranya diperkenalkan di sekolah secara umum. Dan semakin urgen pembelajarannya di lembaga-lembaga pendidikan Islam khususnya seperti madrasah dan pondok pesantren. Bahasa Arab adalah bahasa komunikasi. Allah SWT memilih bahasa ini sebagai bahasa pengantar wahyuNya (al-Qurâan). NabiNya pun - Muhammad SAW â menjelaskan ayat-ayatNya dengan bahasa yang mulia ini. Bahasa Arab adalah bahasa ilmu pengetahuan. Berbagai kitab klasik (Kutub al-Turats) yang merupakan sumber khazanah ilmu pengetahuan ditulis oleh para ilmuan islam dalam bahasa yang indah ini.Merupakan suatu keniscayaan bahwa untuk mengkaji dan memahami sumber-sumber ajaran Islam wajib adanya mempelajari Bahasa Arab. Tulisan berikut ini mencoba membahas sedikit tentang pembelajaran Bahasa Arab di madrasah. Apa urgensinya, fungsi dan tujuan pembelajarannya, metode dan strategi serta upaya yang mungkin dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga mendapatkan out put yang kompetetif.Kata Kunci: Bahasa Arab dan Madrasah
PENDIDIKAN PENGELOLAAN SAMPAH (ACTIVATED CARBON DAN BIOARANG) DI PONDOK PESANTREN AL QURâAN AS-SALAFIYAH KEBON IX MUARA JAMBI
Amran, H. Amran, Ph.D;
M.Pd, DR. Sumarto
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang masalah Pondok Pesantren Al-Qurâan Salafiyah berada di daerah Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi adalah daerah dengan penduduk yang bermata pencaharian berkebun sawit, kelapa dan pedagang. STAI Maâarif Kota Jambi sebagai Institusi Pendidikan Tinggi yang menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, menjadi tanggung jawab yang besar untuk melakukan penelitian sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat diantaranya menggerakkan Pondok Pesantren agar produktif. Proposal Pengabdian masyarakat ini mengembangkan dan mempraktekkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, dijelaskan oleh Dr. Vipin Kumar Saini tentang Nanoporus Materials. Membuat Activated Carbon (Nanoporus) dengan sabuk-sabuk kelapa tanpa harus membeli di Toko dengan harga mahal yang fungsinya untuk menyerap bakteri kotoran dalam air.Tujuan Penelitian untuk membentuk COMMUNITY ENGAGEMENT yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi dan mengetahui mengapa masyarakat Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam Muara Jambi mengalami masalah dengan sampah rumah tangga, sumber energi bahan bakar untuk memasak dan penyediaan air bersih dan mengetahui bagaimana penerapan waste management dengan avtivated carbon (nano porus) sebagai penyerap bakteri kotoran dalam air, pembuatan sumber energi alternatif dari bioarang dan kompos untuk penyuburan tanaman.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan peristiwa yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Qurâan Salafiyah daerah Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muara Jambi. Sumber data primer dan sekunder yaitu dari pimpinan pondok pesantren, guru, santri dan masyarakat sekitar serta dokumentasi yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data.Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Activated Carbon dan Activated Carbon.
MOTIVASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Maryani, Maryani
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Motivasi merupakan hal yang berperan penting dalam meningkatkan suatu aktivitas kerja, karena motivasi merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan perilaku. Motivasi kerja adalah kemauan kerja suatu karyawan atau pegawai yang timbulnya karena adanya dorongan dari dalam pribadi karyawan yang bersangkutan sebagai hasil integrasi keseluruhan daripada kebutuhan pribadi. Istilah-istilah yang berbeda banyak dipakai psikolog dalam menyebut sesuatu yang menimbulkan perilaku, ada yang meneyebut sebagai motivasi (motivation) atau motif, kebutuhan (need), desakan (urge), keinginan (wish) dan dorongan (drive). Mencari teori motivasi bersumberkan pemikiran Islam sangatlah sulit, termasuk bagi kalangan cendekiawan Muslim. Kalaupun ada, hal itu hanyalah tafsiran ilmiah terhadap beberapa ayat Al Quran atau Hadis Nabi yang direlevansikan terhadap teori-teori motivasi yang telah ada.Kata Kunci: Motivasi, Perspektif Islam
KORDINASI YANG BERBASIS AL-QURâAN DAN HADITS
Zainal, Zainal Arifin
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Koordinasi atau integrasi adalah suatu proses untuk mengembangkan dan memelihara hubungan yang baik di antara kegiatan-kegiatan, baik itu kegiatan-kegiatan fisik maupun kegiatan-kegiatan rohaniah. Koordinasi adalah penting dalam organisasi-organisasi yang kompleks, karena di situ dapat banyak kegiatan yang berlainan dilakukan oleh banyak orang dalam banyak bagian. Kebutuhan akan koordinasi timbul sewaktu-waktu apabila satu orang atau kelompok bertanggung jawab atas kesempurnaan suatu tugas. Apabila terdapat keadaan saling bergantungan diantara kegiatan-kegiatan maka hasil yang efektif akan dapat tercapai hanya apabila kegiatan-kegiatan tersebut dikoordinasikan.Dalam Pandangan AlâQuran terdapat dua kata bantu yang untuk mempelajari pengkoordinasian ini. Kata tersebut adalah Shaff dan ummat. kata shaff dengan koordinasi. Jadi kordinasi menurut analisis kata ini adalah suatu perkumpulan atau jamaah yang mempunyai sistem yang teratur dan tertib untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan dalam Hadits disebutkan yang artinya Setiap hamba itu adalah pengembala (pemelihara) atas harta tuannya, dan dia bertanggung jawab atas harta yang dikelolanya. (HR. Imam Muslim). Seorang manajer dalam memberikan koordinasi kepada seluruh individu dan unit lain yang berada di bawah kekuasaanya harus lah mempunyai kebijakan dan keahlian yang belum diketahui oleh individu dan unit-unit tersebut.Kata Kunci: Koordinasi, Basis Al-Qurâan dan Hadits.
ORGANISASI DAN KOMUNIKASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Lubis, Ali Musa
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Manusia adalah makhluk sosial yang memiliki ketergantungan antara satu dengan yang lain. Oleh sebab itu, dalam memenuhi kebutuhan tersebut memerlukan organisasi sebagai wadah berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan bersama. Sercara institusional, Pendidikan Islam memerlukan organisasi yang baik. Tanpa pengorganisasian maka tujuan pendidikian Islam akan sulit diwujudkaKata Kunci: Organisasi, Komunikasi, Manajemen Pendidikan Islam
MEMAHAMI KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN
Nasution, Rahmat Nasution
Jurnal An-Nahdhah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fitrah manusia membutuhkan pemimpin. Persebaran manusia di muka bumi ini dalam berbagai suku bangsa dan kelompok menghendaki adanya pemimpin dari setiap bangsa atau kelompok tersebut. Tidak terkecuali masyarakat yang maju atau masyarakat yang tertinggal semuanya membutuhkan kehadiran seorang pemimpin yang akan membawa masyarakat tersebut kepada suatu tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian, sesungguhnya pengetahuan tentang kepemimpinan menjadi bagian penting bagi kehidupan setiap anak manusia. Karena dengan ilmu kepemimpinan tersebut akan mengantarkan seseorang menjadi pemimpin. Sepantasnya setiap orang mengetahui makna dasar yang terkandung di dalam kepemimpinan agar kelak dapat mengimplementasikan kepemimpinan dalam masyarakat baik sebagai pemimpin maupun sebagi pengikut dapat terwujud sebagaimana yang diinginkan. Kalau boleh diibaratkan seperti imam dan makmum dalam salat jamaah. Imam hanya satu untuk sekian banyak jamaah. Namun perlu diingat bahwa si makmum harus mengetahui juga ilmu sebagai imam sehingga kalau imam melakukan kesalahan maka si makmum dapat meluruskannya atau kalau imam berhalangan maka si makmum bisa menggantikannya. Pembahasan ini mencoba memberikan pemahaman secara mudah dalam upaya mengetahui hal-hal yang pokok dalam kepemimpinan.Kata kunci: pemimpin, kepemimpinan, pengetahuan.