cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017" : 10 Documents clear
Analisis Pengaruh Marketing Mix Berbasis Media Sosial untuk Meningkatkan Omzet pada Bual-Bual Cafe Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.507 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5559

Abstract

Keberadaan konsumen merupakan faktor penentu keberhasilan suatu usaha, dimana kekurangan konsumen  berdampaklah pada omzet. Kondisi ini terjadi pada Bual-Bual Cafe yang tidak dapat mencapai target yang seharusnya dicapai untuk menutupi biaya operasional dan meraih keuntungan. Maka perlu dilakukan strategi pemasaran, salah satunya dengan menggunakan strategi marketing mix berbasis media sosial untuk meningkatkan Omzet Bual-Bual Cafe. Metode yang digunakan yaitu Regresi Linier Berganda, dimana didapatkan adanya pengaruh keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat sehingga strategi marketing menggunakan media online menjadi salah satu alternative untuk meningkatkan omzet Bual-Bual Cafe. Variabel bebas Produk memiliki pengaruh paling tinggi dari keempat variabelyang diteliti.
Analisa Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Bahan Pangan dalam Pengambilan Kebijakan dan Keputusan BKP Provinsi Riau misra hartati hartati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.997 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5560

Abstract

Saat ini, ketersediaan bahan pangan Provinsi Riau sangat terancam. Hal ini dikarenakan adanya kekurangan bahan pangan yang menyebabkan kebutuhan pangan masyarakan belum dapat terpenuhi, terutama bahan pangan jagung. Oleh karena itu, pihak BKP Provinsi Riau harus mencari cara untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan jagung demi mensejahterakan masyarakatnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus diketahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data yang berkaitan dengan ketersediaan jagung Provinsi Riau dari tahun 2005-2015. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ketersediaan jagung di Provinsi Riau secara serentak (Uji F) dipengaruhi oleh luas panen, harga domestik, jumlah penduduk dan tenaga kerja. Secara parsial (Uji T) dipengaruhi oleh luas panen dan jumlah penduduk, sedangkan harga domestik dan jumlah tenaga kerja tidak mempengaruhi ketersediaan jagung. Kemudian dilakukan analisa FTA (Fault Tree Analysis) untuk mendapatkan kebijakan yang tepat untuk BKP Provinsi Riau. Kebijakan yang dapat dilakukan yaitu kebijakan pemberian subsidi benih untuk petani dan kebijakan evaluasi kinerja pegawai dalam pendistribusian benih subsidi. Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan ini diharapkan pemerintah dapat mengimplementasikannya agar ketersediaan bahan pangan jagung Provinsi Riau terpenuhi.
Analisis Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Mesin Ripple Mill Muhammad Ihsan Hamdy
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.248 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5570

Abstract

PT. Surya Agrolika Reksa II adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit yang terdiri beberapa stasiun kerja yaitu Stasiun Loading Ramp, Sterilizer, Tippler, Thresser, Screw Press, Klarifikasi dan Kernel. Mesin yang sering mengalami kerusakan dan dilakukan perbaikan pada stasiun kernel adalah mesin Ripple Mill yang berfungsi sebagai mesin pemisah biji (nut). Pengukuran efektifitas mesin Ripple Mill menggunakan metode OEE. Dalam perhitungan, OEE mengukur efektifitas dengan menggunakan tiga sudut pandang untuk mengidentifikasi six big losses (enam kerugian), yaitu Availability Ratio, Performance Effeciency Ratio dan Rate of Quality Product. Berdasarkan hasil pengolahan data nilai OEE mesin Ripple Mill adalah 71,96%. Persentase tersebut belum memenuhi standar Internasional sebesar 85% disebabkan tidak ada nilai OEE yang mencapai atau melebihi 85%. Faktor-faktor dasar penyebab kerusakan atau permasalahan yang ada pada mesin Ripple Mill agar mesin dapat bekerja lebih optimal adalah Material disk samble dan rotor bar yang kurang keras menyebabkan komponen mudah aus ketika terjadi gesekan dengan biji kelapa sawit sehingga dilakukan perawatan berupa pengelasan apabila disk samble dan rotor bar tidak terlalu aus dan diganti apabila sudah terlalu aus dan penundaan produksi yang disebabkan kurangnya bahan baku. Agar nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mengalami peningkatan Perusahaan disarankan untuk melakukan pemupukan secara menyeluruh pada perkebunan perusahaan. menjaga ketersediaan bahan baku dengan memperbanyak jumlah pemasok. Memberikan pelatihan kepada petani tentang bagaimana cara merawat kelapa sawit yang benar. Melakukan penyiraman kelapa sawit secara rutin untuk memenuhi kebutuhanm air yang diserap kelapa sawit. Menggunakan rotor bar dengan tingkat kekerasan material yang lebih tinggi. Menggunakan disk samble dengan tingkat kekerasan material yang lebih tinggi dan pembersihan mesin dilakukan lebih awal sebelum mesin beroperasi. menggunakan rotor bar dengan tingkat kekerasan material yang lebih tinggi. Menggunakan disk samble dengan tingkat kekerasan material yang lebih tinggi dan pembersihan mesin dilakukan lebih awal sebelum mesin beroperasi.
Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Berdasarkan Waktu Standar dengan Metode Work Sampling di Stasiun Repair Overhoul Gearbox (Studi Kasus: PT. IMECO Inter Sarana) Dewi Diniaty
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.459 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5557

Abstract

PT. IMECO Inter Sarana merupakan perusahaan yang merakit Pumping Unit dan melakukan proses Repair Overhoul Gearbox. Gearbox adalah suatu alat yang mengubah daya dari motor yang berputar menjadi tenaga yang lebih besar. Namun pada prosesnya masih mengalami permasalahan dimana sebagian besar jumlah pesanan tidak dipenuhi perusahaan. Hal ini disebabkan karena adanya waktu menunggu atau antrian pada Gearbox dan keterbatasan jumlah operator dibagian Repair Overhoul Gearbox. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengukuran kerja untuk mengetahui berapa jumlah tenaga kerja standar pada stasiun tersebut untuk mengurangi waktu menunggu pada Gearbox dengan menggunakan metode work sampling. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa waktu standar untuk operator I sebesar 1328 menitdan operator II sebesar 1310 menit, denganjumlah tenaga kerja yang dibutuhkan berdasarkan waktu standar untuk operator I sebesar 1,14 dan operator II sebesar 1,13. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya antrian Gearbox bukan disebabkan oleh kekurangan operatortetapi ada faktor yang lebih mempengaruhi yaitu produktifitas yang belum maksimal.
Evaluasi Perencanaan Dan Pengendalian Proyek Pembangunan Air Bersih Dengan Menggunakan Metode Lean Project Management Harpito Jasri
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.128 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.6149

Abstract

Keterlambatan suatu proyek dapat terjadi akibat ketidakproduktifan  setiap elemen – elemen yang terlibat didalamnya sehingga pada akhirnya akan terjadi pemborosan (waste). Untuk  mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perbaikan perencanaan dengan menggunakan metode Lean Project Management yang didalamnya dapat diidentifikasi waste, resiko, serta penjadwalan proyek dengan metode Critial Chain Project Management. Berdasarkan hasil identifikasi dalam pembangunan penyediaan air bersih di Kota Pekanbaru didapatkan waste yang berpotensi muncul adalah waiting, defects dan uneeded processing. Faktor kemungkinan resiko yang muncul pada saat pelaksanaan proyek adalah faktor cuaca buruk, adanya kerusakan pada alat kerja (komponen genset), keterlambatan datangnya raw material pipa, K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Pencurian, kelalaian dan ketidakjujuran serta Kerusakan alat, properti ataupun fisik bangunan. Sedangkan penjadwalan dengan metode CCPM didapatkan penghematan waktu pengerjaan proyek sebesar 4 hari sehingga biaya yang dikeluarkan pihak pelaksana juga berkurang.
Analisis Model Multiple Regression untuk Prediksi Nilai Kurs Rupiah Terhadap Dolar Amerika Berdasarkan Studi Makroekonomi wresni anggraini
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.663 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5558

Abstract

Upaya indonesia untuk meningkatkan sektor industri terganjal dengan bahan baku, dimana 64% bahan baku diperoleh secara impor. Hal ini merugikan pelaku industri yang dalam transaksi impor menggunakan dolar. Untuk menghindari kerugian tersebut dibuatlah model untuk memprediksi nilai kurs pada periode berikutnya untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli bahan baku menggunakan model multiple regression dengan basis data Oktober 2015 sampai Juli 2016. Variabel inflasi, suku bunga, ekspor, impor dan pendapatan negara digunakan sebagai input untuk membangun model multiple regression. Dari input tersebut didapatkan model y = Y = 10.069,111 + 252,064 x Inflasi + 571,387 x Suku Bunga - 0,140  x Ekspor – 0,059 x Impor + 0,002 x Pendapatan Negara dengan nilai MAD 66,96 dan MAPE 0,005. Dari model tersebut pada bulan agustus didapatkan nilai Rp 13.382,07 per 1 US$, bulan september sebesar Rp 13.228,97 dan bulan oktober sebesar Rp 13.410,94 per 1 US$. Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pelaku industri yang mendapatkan bahan baku dengan impor.
Penentuan Jumlah Karyawan yang Optimal pada Penanaman Lahan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Work Load Analysis (WLA) Siti Wardah
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.294 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.6150

Abstract

             Penelitian ini dilakukan di PT. Bumi Palma. Perusahaan ini bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hilir. Perusahaan ini dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan bahan baku kelapa sawit untuk produksi setiap bulannya serta pembukaan dan penggantian lahan yang sudah tidak produktif, tetapi dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut terdapat beberapa aktivitas yang kurang efektif dan efisien, Salah satu penyebabnya adalah adanya ketidak seimbangan jumlah tenaga kerja  dibandingkan dengan jumlah kapasitas tanam yang tersedia karena dari sejak awal tahun pendirian sampai dengan sekarang perusahaan ini tidak pernah menerapkan jumlah karyawan yang semestinya pada proses penanaman bibit pada lahan. Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan metode work load analysis (WLA) didapat Beban fisik dari enam orang pekerja yaitu  : 113,61%, 121,15%, 122,17%, 124,06%,  101,24%,  74,65%, disamping itu, setelah dilakukan perhitungan di dapat penentuan jumlah karyawan yang optimal yaitu dengan penambahan sebanyak dua pekerja sehingga total pekerja menjadi delapan orang pekerja dengan biaya yang dapat diminilisasi adalah sebesar delapan puluh tiga ribu lima ratus rupiah.
Optimalisasi Biaya Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Menggunakan Metode Silver-Meal (Studi Kasus CV. Dhika Putra) Nofirza ST., M.Sc
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.102 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.9173

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku penting dilakukan perusahaan guna menghindari pemborosan biaya persediaan. CV. Dhika Putra bergerak pada bidang produksi tahu, yang dalam produksinya sering dihadapkan pada masalah kekurangan atau kelebihan persediaan kedelai. Hal ini disebabkan oleh lot size pemesanan yang selalu ditetapkan sebesar 5 ton, padahal kebutuhan kedelai perharinya berbeda, yang tentu saja menyebabkan pemborosan biaya persediaan, terlebih lagi interval pemesanan cukup pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perencanaan pengendalian bahan baku untuk meminimalkan biaya persediaan menggunakan metode Silver-Meal. Pengolahannya diawali dengan meramalkan kebutuhan kedelai bulan Juni-Agustus 2016, selanjutnya dengan menggunakan metode Silver-Meal didapatkan pengorderan optimal yang dilakukan 7 kali dalam tiga bulan dengan lot size yang efektif. Kemudian berdasarkan perhitungan didapatkan keperluan safety stock sebanyak 95,58 kg dan waktu dilakukannya reorder point (ROP) yaitu ketika persediaan 2.293,58 kg. Hasil dari perhitungan biaya persediaan dengan metode Silver-Meal ini didapatkan penghematan Rp 2.252.602,- per 3 bulan dengan efisiensi 35,3% dari biaya aktual.
Perancangan Mesin Pengolah Kerupuk Ikan Sungai Khas Kotabangun Kalimantan Timur etwin Fibrianie
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.348 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.9175

Abstract

Kerupuk ikan sungai (ikan gabus dan ikan pipih) Mahakam Kalimantan Timur merupakan salah satu makanan khas Kalimantan Timur. Selain untuk di konsumsi sehari-hari, kerupuk ini juga merupakan salah satu alternatif buah tangan khas Kalimantan Timur. Salah satu contohnya adalah krupuk ikan khas Kotabangun Kalimntan Timur. Dalam pengolahannya, krupuk ikan ini terdiri dari tahapan pengerikan daging ikan sungai, penggilingan daging ikan, pencampuran bahan, perebusan adonan, penjemuran, pemotongan kerupuk. Masalah dalam pengolahan kerupuk ini adalah pada pemotongan adonan kerupuk masih manual, dan peletakan mesin giling dan alat potong kerupuk berjauhan sehingga tidak efisien waktu dalam pengolahannya. Dengan metode preliminary, process design, final design dan prototyping dihasilkan rancangan mesin giling dan mesin potong kerupuk dalam satu meja kerja yang bekerja secara otomatisasi dengan digerakkan dengan motor 1 HP dengan panjang sabuk L1= 1464,72 mm, L2= 978,536 mm, L3 = 1200,39 mm, L4 = 1531,874 mm. Kecepatan sabuk V1 = 5702,554 m/s, V2 = 3801,697 m/s. Putaran poros n1= 1430 rpm, n2= 327,148 rpm, n3= 133,93 rpm. Panjang pisau 180 mm, panjang plat besi pisau 40 cm, ketebalan plat 6 mm, derajat ketebalan pisau 100, panjang engkol penggerak 480 mm. 
Effect of Direct Smoking on Youth Smoker’s Physical Fittness Based on 3-Minute Step Test etwin Fibrianie
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.233 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.9176

Abstract

Jumlah perokok di kalangan kaum muda meningkat beberapa tahun terakhir ini. Populasi kaum muda sebagai penduduk usia produktif memerlukan kebugaran/ kekuatan fisik yang baik untuk kinerja pekerjaan mereka, dan merokok memiliki efek negatif pada kebugaran/ kekuatan fisik mereka. Penelitian ini mengamati besarnya efek merokok akut pada kebugaran/kekuatan fisik dengan melakukan langkah uji 3 menit (three minute step test) dalam dua kelompok, yani kelompok perokok dan kelompok non perokok. Setiap peserta diminta untuk melakukan 3 menit tes melangkah pada anak tangga. Kelompok perokok diminta untuk merokok setidaknya enam jam sebelum tes. Hasil post test dibandingkan antara dua kelompok. Data dianalisis menggunakan program T -Test SPSS. Dari hasil SPSS terungkap bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perokok dan non perokok di nilai pasca latihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa merokok memiliki dampak sigficant pada 3 menit hasil langkah tes peserta kami

Page 1 of 1 | Total Record : 10