Articles
83 Documents
Search results for
, issue
"2019: SNTIKI 11"
:
83 Documents
clear
KLASIFIKASI KELUARGA MISKIN MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR BERBASIS EUCLIDEAN DISTANCE
fitra kurnia
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (801.395 KB)
Kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang akan terus dihadapi semua bangsa termasuk Indonesia. Sesuai amanat konstitusi yang tertuang dalam pasal 34 Undang Undang Dasar 1945 maka pemerintah terus berupaya melindungi dan memberdayakan masyarakat miskin melalui berbagai program strategis. Salah satu problem utama yang sering menghambat suksesnya program pemerintah tersebut adalah ketersediaan data sasaran masyarakat miskin yang sesuai. Hal ini menyebabkan program pemerintah tidak berjalan secara maksimal karena perlu verifikasi dan validasi ulang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi yang dapat melakukan klasifikasi keluarga miskin menggunakan Algoritma K-NN dengan empat indikator utamanya adalah Nomor Kartu Keluarga, jumlah anggota keluarga, jenis pekerjaan dan penghasilan bulanan. Klasifikasi ini menyediakan data keluarga miskin yang sesuai untuk menerima berbagai bantuan program pemerintah, misalnya Program Keluarga Harapan dari Kementrian Sosial. Prinsip kerja K-Nearest Neighbor (K-NN) adalah mencari jarak terdekat antara data yang akan dievaluasi dengan K-Nearest Neighbor(K-NN) terdekatnya dalam data pelatihan. Euclidean distance digunakan sebagai referensi mencari jarak terdekat. Tingkat akurasi tertinggi menggunakan 100 contoh data penelitian dengan perbandingan 90:10, dengan nilai K=5, K=7 dan K=9 adalah sebesar 90%. Kata kunci: Akurasi, Data Mining, Euclidean distance, Klasifikasi, K-Nearest Neighbor
KESTABILAN MODEL MATEMATIKA PENULARAN VIRUS HEPATITIS B (VHB) DI BAWAH PENGARUH VAKSINASI DAN PENGOBATAN DENGAN ADANYA MIGRASI
Mohammad Soleh
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.181 KB)
Jurnal ini membahas tentang model matematika penyebaran virus hepatitis B menggunakan model SEICR pada populasi terbuka. Langkah untuk menganalisa model dengan mendapatkan titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemic penyakit kemudian menganalisa kestabilan kedua titik kesetimbangan.Simulasi diberikan berdasarka nnilai-nilai parameter yang terkaitdalam model yang menggambarkan kondisi pada setiap kelas subpopulasi. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemic penyakit stabil asimtotik jika memenuhi syarat tertentu. Kata Kunci: Routh-Hurwitz, SEICR, stabil asimtotik, titik kesetimbangan.
Penggunaan Hukum De Moivre untuk menghitung premi tahunan asuransi Jiwa Seumur Hidup
Aprijon aprijon
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (652.22 KB)
Kehidupan manusia akan selalu dikelilingi oleh berbagai hal yang mungkin saja dapat mengancam keamanan dan keselamatan atau mungkin juga dapat menyebabkan kerugian finansial. Mengatasi kerugian-kerugian tersebut ialah dengan mengalihkan kerugian-kerugian finansial tersebut kepada pihak yang lain yang kemudian memunculkan adanya asuransi. Perusahaan asuransi membebankan sejumlah premi yang harus dibayar tertanggung. Menentukan besarnya premi tahunan yang dibayar digunakan beberapa asumsi diantaranya dengan menggunakan hukum De Moivre. Hukum De Moivre merupakan hukum mortalita yang menentukan percepatan mortalita yang diperoleh dari distribusi seragam. Besarnya premi tahunan asuransi jiwa seumur hidup bergantung pada umur peserta asuransi tersebut, tingkat bunga dan besarnya uang pertanggungan. Semakin tinggi umur peserta ketika memulai asuransi, maka akan semakin besar premi yang harus dibayarkan. Semakin tinggi perkiraan usia maksimal, maka akan semakin rendah premitahunan yang harus dibayarkan.Berdasarkan penerapannya pada data yang diperoleh besarnya premi tahunan peserta asuransi jiwa seumur hidup dengan hukum De Moivre lebih kecil daripada besarnya premi tahunan yang terdapat pada data. Kata kunci: Anuitas Awal Seumur Hidup, Asuransi Jiwa seumur hidup, Hukum De Moivre,Premi tahunan
Model SIRS Dinamika Penyebaran Penyakit Sifilis Antar Dua Kota
Nur Muhammad Ardianto;
Mohammad Soleh
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (634.117 KB)
Makalah ini membahas tentang penyebaran penyakit sifilis antar dua kota menggunakan model SIRS dengan mempertimbangkan transportasi antar kota sebagai faktor penyebaran. Setelah model dibentuk maka dicari keberadaan titik kesetimbanagn bebas penyakit dan endemik. Titik kesetimbangan ditentukan dengan menyelesaikan persamaan pada model SIRS dan uji kestabilan titik kesetimbanagn dilakukan dengan menggunakan kriteria nilai eigen dan Routh Hurwitz.. Berdasarkan analisa didapati bahwa jika perpindahan individu antar kedua kota semakin banyak maka individu rentan menjadi terinfeksi akan semakin bertambah dan sebaliknya. Sedangkan kestabilan masing-masing titik kesetimabangan bergantung pada nilai parameter masing-masing.
Menyelesaikan Sistem Kongruensi Linear Menggunakan Metode Eliminasi Gauss-Jordan
Ade Novia Rahma;
Repi Trisna Winti;
Rahmawati Rahmawati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem kongruensi linear dapat diselesaikan dengan dua metode yaitu metode eliminasi-substitusi dan invers matriks. Pada tulisan ini masalah yang dibahas adalah sistem kongruensi linear memiliki tepat satu solusi yang melibatkan beberapa variabel dengan modulo yang sama. Persoalan yang dibatasi dalam penyelesaian sistem kongruensi linear kongruensi variabel dan kongruensi variabel menggunakan metode eliminasi Gauss-Jordan tahap demi tahap yang dapat digunakan untuk mereduksi matriks menjadi bentuk eselon baris tereduksi, sehingga diperoleh solusi dari penyelesaian sistem kongruensi linear. Kemudian, untuk menyelesaikan sistem kongruensi linear adalah dimana pembagian selalu dapat diganti dengan perkalian dengan invers . Dengan catatan setiap operasi perkalian, penjumlahan dan pengurangan yang dilakukan terhadap
Penerapan Metode Fuzzy Sugeno Untuk Menentukan Jumlah Produksi Optimum (Studi Kasus : PT. Jordan Bakery Pekanbaru)
Sri Basriati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (933.577 KB)
PT. Jordan Bakery merupakan salah satu industri makanan yang memproduksi berbagai jenis roti. Pabrk ini memproduksi berbagai macam roti dengan berbagai varian rasa, seperti rasa durian, coklat, srikaya, dan lain-lain. Jumlah produksi optimum pabrik harus memperhatikan jumlah permintaan dan jumlah persediaan. Oleh karena itu diperlukan pendekatan matematika untuk menentukan jumlah produksi optimum dengan menggunakan metode fuzzy Sugeno. Metode fuzzy Sugeno dimulai dengan pembentukan himpunan fuzzy, aplikasi fungsi implikasi dan terakhir yaitu defuzzifikasi atau penegasan. Berdasarkan metode fuzzy Sugeno hasil perhitungan jumlah produksi PT. Jordan Bakery pada bulan tertentu mengalami peningkatan dengan nilai kebenarannya mencapai 95,09%.
INTEGRASI GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM DAN ALGORITMA GENETIKA DALAM PENENTUAN LOKASI OBJEK WISATA
Eka Pandu Cynthia;
Edi Ismanto;
Rahmad Alrian
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (756.039 KB)
Dengan berkembangnya zaman, kegiatan berwisata tidak lagi memiliki arti sebatas melakukan perjalanan singkat yang menyenangkan menuju suatu tempat dengan tujuan tertentu. Munculnya beragam destinasi wisata baru yang siap memanjakan pengunjung membuat kegiatan berwisata menjadi sebuah trend dan gaya hidup baru. Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau berada di posisi yang sangat strategis dan jalur transit internasional karena berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Sangat dikenal sebagai tanah Melayu, kota Pekanbaru memiliki kekayaan destinasi wisata sejarah, kebudayaan, pendidikan, alam, kuliner, belanja dan banyak lainnya yang siap memanjakan wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung. Namun, wisatawan seringkali mengalami kendala dalam manajemen waktu yang dimiliki ketika berkunjung untuk dapat menikmati beberapa objek wisata pilihannya yang disebabkan jarak antar lokasi tujuan wisata tersebut. Menangani permasalahan tersebut, penelitian ini menawarkan sebuah integrasi Geographical Information System (GIS) dan Algoritma Genetika dalam penentuan lokasi objek wisata yang ada di Kota Pekanbaru. Pengujian menggunakan 5 contoh objek wisata sebagai kromosom (R1, R2, R3, R4 dan R5) untuk contoh kasus kunjungan wisatawan ke objek-objek wisata religi di kota Pekanbaru. Dengan membangkitkan 5 generasi, diperoleh nilai fitness terbaik sebesar 19,8 pada generasi ke 5.
Penentuan Kebijakan Persediaan Obat dengan Analisis ABC dan Continuous Review pada Klinik X
misra hartati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Klinik X berada di jln Garuda Sakti KM 2 panam. awal didirikannya klinik ini di tujukan bagi masyarakat menengah kebawah dengan mengedepankan pelayanan yang baik terhadap pasien. Balai pengobatan Swasta berada dibawah naungan Dr X. Saat ini klnik tersebut memimiliki dokter umum 2 orang, 1 dokter gigi, 4 orang perawat, 2 orang apoteker. yang melayani masyarakat dengan program pelayanan rawat jalan dan kSonseling. Klinik belum mengklasifikasikan berdasarkan nilai pemakaian obat tersebut dalam pengendalian obatnya. Dalam melakukan pemesanan obat pada klinik tidak memperhatikan persediaan maksimum dan sisa persediaan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui berapa jumlah persediaan yang harus di pesan agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan persediaan pada Klinik X. Penelitian ini diawali dengan pengklasifikasian obat menggunakan analisis ABC. Prioritas I merupakan obat kelas I, yang perhitungan kebijakan persediaannya menggunakan metode Continuous review (s,S), selanjutnya identifikasi pola data permintaan obat. Kemudian dipilih metode peramalan yang sesuai dengan pola data. Untuk menentukan tingkat akurasi kesalahan peramalan dengan membandingkan hasil peramalan dengan data aktual menggunakan nilai MAD dan MAPE terkecil. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode probabilistik Continuous Review (s,S). Kata kunci: Analisis ABC, Continuous Review (s,S), Obat, Persediaan, Peramalan
Analisa Performansi Pengendali Hybrid Sliding Mode (DSM) dan Sliding Mode dengan Permukaan Luncur PID Pada Proses CSTR
Dian Mursyitah;
ahmad Faizal;
Ewi Ismaredah
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (554.885 KB)
This study proposes a comparative analysis of controls for controlling levels and concentrations in the CSTR process. The controller designed to analyze its performance is sliding mode. Comparison of controller performance analysis is shown by differences in sliding surfaces. The design starts with designing the dynamic sliding surface and the PID on the sliding mode controller. Then, the two controllers are combined. Analysis is done by comparing the performance of the three controllers in controlling the level and concentration of the CSTR system. The simulation results show hybrid controllers are able to reach the set point faster than the other two controllers, this is proved by the value of ts = 0.016 s for the level and ts = 0.072 s for concentration. However, sliding mode controller with PID sliding surface is a controller that is able to reduce the largest steady state error compared to the other two controllers, with the value E_ss = 0.
Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Human Resources Scorecard (HRSC) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) di CV. Sispra Jaya Logam
Dewi Diniaty;
Nora Alfina
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.575 KB)
CV. Sispra Jaya Logam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengecoran logam. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah belum dilakukannya pengukuran kinerja sumber daya manusia dan terdapat beberapa kinerja karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan seperti masih ada karyawan yang kurang disiplin dalam bekerja, terlambat dan absen lebih dari hari yang ditentukan. Selain itu, meningkatnya jumlah karyawan yang keluar (resign) dan tidak terlaksananya pelatihan karyawan yang telah direncanakan pada Tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui indikator penilaian kinerja sumber daya manusia, mengetahui bobot prioritas, dan mengukur kinerja sumber daya manusia menggunakan metode Human Resources Scorecard (HRSC) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner penilaian menggunakan Skala Likert yang mengacu pada empat perspektif dalam metode HRSC yaitu perspektif financial, customer, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan, maka diperoleh 11 sasaran strategis dan menghasilkan 12 indikator penilaian kinerja. Selanjutnya dilakukan pembobotan menggunakan metode AHP untuk mengetahui bobot prioritas pada setiap kriteria dan sub kriteria dari keempat perspektif. Pengukuran kinerja sumber daya manusia terhadap pencapaian target perusahaan menggunakan Traffic Light System menghasilkan 4 indikator kinerja belum mencapai target, 4 indikator jauh di bawah target dan 3 indikator sudah mencapai target. Oleh karena itu, diperlukan usulan perbaikan berupa upaya peningkatan kinerja secara terus menerus dimasa yang akan datang.