Articles
82 Documents
Search results for
, issue
"2020: SNTIKI 12"
:
82 Documents
clear
Identifikasi Postur Kerja Pada Proses Produksi Batu Bata dengan Metode SNQ (Standard Nordic Questionaire)
Muhanmad Surya Jaya
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakUnit kerja menengah UD. X di Desa Kebun Sari Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat merupakan usaha yang memproduksi batu bata. Dalam proses produksi batu bata ditemukan beberapa kegiatan yang memiliki risiko MSDs. 6 dari 10 orang pekerja mengalami keluhan nyeri pada bagian anggota tertentu seperti nyeri pinggang, punggung dan beberapa anggota tubuh lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko MSDs yang dialami seluruh pekerja dalam UD. X selama proses produksi batu bata dengan menggunakan metode SNQ. Hasil penelitian dengan menggunakan metode Standard Nordic Questionnaire (SNQ) disimpulkan bahwa Pekerja 4 pada stasiun pencetakan memiliki total skor yang tertinggi yaitu 77. Tingginya skor ini menjadi dasar untuk rekomendasi perbaikan pada penelitian selanjutnya.
Perancangan Antena Mikrostrip Pendeteksi Ranjau
Yusnita rahayu;
hazwan hazwan;
Muhammad Fadhlurrahman Hilmi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Antena Mikrostrip pendeteksi ranjau yang diusulkan dibuat dengan menggunakan bahan FR-4 dengan konstanta di elektrik 4,4 dan ketebalan substrat 1,5 mm. Untuk patch dari bahan copper (tembaga) diletakkan di bagian atas substrat antena. Kemudian, ground yang terbuat dari bahan copper (tembaga) di letakkan di bagian bawah substrat antena mikrostrip. Antena mikrostrip yang di usulkan memiliki frekuensi tengah di 790 MHz dengan lebar pita 86,53 MHz (dari 753,89 MHz hingga 840,42 MHz) dengan persentase lebar pita sebesar 10,9 %. Nilai Gain dan directivity didapat masing-masing ialah 1,6 dB dan 1,88 dBirg pada frekuensi 790 MHz. Antena mikrostrip pendeteksi ranjau memiliki nilai impedansi sebesar 48,81 ohm dengan impedansi port 50 ohm.
Aplikasi Model ARIMA dalam Memprediksi Jumlah Pasien Penderita Gangguan Jiwa Rawat Inap di RS Jiwa Tampan Pekanbaru
Ari Pani Desvina;
YULIAWATI YULIAWATI;
Rahmadeni Rahmadeni
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam memprediksi data pada waktu yang akan datang banyak metode atau pendekatan dalam bidang statistika yang dapat digunakan, seperti metode time series atau metode regresi. Pada penelitian ini, akan dilakukan prediksi untuk jumlah pasien penderita gangguan jiwa rawat inap di RS Jiwa Tampan Pekanbaru, dengan harapan bahwa hasil prediksi ini dapat memberikan gambaran kepada Pemerintah tentang jumlah pasien penderita gangguan jiwa rawat inap di RS Jiwa Tampan Pekanbaru agar dapat meningkatkan pelayanan fasilitas RS Jiwa Tampan tersebut. Metode yang digunakan untuk prediksi ini adalah metode Box-Jenkins dengan empat tahapan yaitu, identifikasi model, estimasi parameter, verifikasi model dan peramalan.Data yang digunakan adalah data pada periode Januari 2014 sampai dengan Desember 2018. Hasil pembahasan dengan metode Box-Jenkins menunjukkan bahwa model yang sesuai untuk data jumlah pasien penderita gangguan jiwa rawat inap di RS Jiwa Tampan Pekanbaru adalah model ARIMA (0,1,1). Hasil prediksi dengan model ARIMA (0,1,1) menunjukkan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, dengan nilai MAPE sebesar 1.79%.
Sistem Monitoring Daya Listrik dan Pengontrolan Perangkat Elektronik Berbasis IoT
Cyntia Widiasari
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan ilmu pengetahuan memungkinkan perangkat elektronik (seperti peralatan rumah tangga) dapat terkoneksi dengan internet. Begitu juga kemajuan teknologi di bidang telekomunikasi saat ini yaitu IoT. Teknologi IoT tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk mengontrol perangkat elektronik, namun memungkinkan untuk bisa melakukan monitoring besarnya biaya listrik yang harus dibayar dari pemakaian listrik rumah tangga. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dirancang sebuah alat yang mampu mengontrol ON-OFF peralatan rumah tangga sekaligus melakukan perhitungan daya listrik yang terpakai dari pemakaian perangkat rumah tangga tersebut secara real time. Sistem yang dirancang ini berbasis IoT, menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai pengendali utama dan sensor Pzem-004t untuk membaca daya yang akan dihubungkan dengan smartphone menggunakan aplikasi blynk. Hasil pengujian dengan perangkat elektronik yaitu sebuah lampu yang memiliki spesifikasi 15 watt, didapatkan hasil pembacaan sensor Pzem-004t yaitu daya yang dikonsumsi oleh lampu sebesar 15.90Watt dan Tegangan yang dikonsumsi lampu tersebut sebesar 237.200 Volt. Sistem bisa berjalan dengan baik jika keluaran dari transformator yaitu tegangan sebesar 12 V dan modul stepdown tegangan yang dikeluarkan sebesar 3.3 v (sesuai kebutuhan NodeMCU sebesar 3.3 v). Tingkat akurasi dari pembacaan sensor Pzem-004t sebesar 99,9%. Konektifitas WiFi dilakukan tanpa harus merubah dan menseting program pada aplikasi Arduino IDE. Kata kunci: perangkat elektronik, IoT, sensor Pzem-004t, NodeMCU ESP8266, Blynk.
HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 DI PERUSAHAAN DENGAN KESEHATAN MENTAL KARYAWAN: ROUGH SETS
Reski Amelia;
Riswan Efendi;
Lisya Chairani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara penerapan manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 di perusahaan dengan kesehatan mental karyawan. Alat ukur yang digunakan skala sikap terhadap penerapan manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 yang diterapkan oleh perusahaan dan alat ukur kesehatan mental menggunakan Impact of Event Scale-Revised (IES-R). Pengumpulan data dari 31 responden dilakukan secara online menggunakan google formulir. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode Rough Sets. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga atribut kondisi yaitu edukasi, kebijakan manajemen, dan pekerja esensial berhubungan dengan atribut keputusan yaitu kesehatan mental. Hubungan antara atribut kondisi dengan atribut keputusan dapat ditemukan dengan melihat Reduct yang akan menghasilkan general rule. Jadi, rule yang diperoleh menunjukkan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan selalu menggunakan ketiga atribut kondisi, terutama atribut kondisi edukasi dan atribut kondisi kebijakan manajemen. Maka peningkatan kualitas manajemen pencegahan dan penyebaran COVID-19 kepada setiap karyawan perlu dilakukan agar kesehatan mental karyawan tidak terganggu.
Studi Perbandingan Pengendali MRAC dan MRAC-PD pada Pengendalian Web Tension pada Sistem Rewinder Roll
faizal ahmad faizal;
aulia rahma jumardi;
Ewi Ewi Ismaredah;
halim mudia
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam setiap industri penting bagi industri tersebut untuk menjaga kualitas produksi barang yang di hasilkan. Contohnya industri kertas, industri ini menghasilkan produk yang menjadi kebutuhan manusia sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi suatu industri kertas agar menjaga kualitas produk yang dihasilkan memiliki mutu produksi yang baik. Berdasarkan studi literatur, penyebab terjadinya kecatatan produksi kertas yang paling dominan yaitu wrinkle atau kertas keriput. Kecacatan produksi ini terjadi karena pengendalian ketegangan kertas yang tidak sesuai pada proses yang terjadi di web tension. Oleh karena itu untuk menjaga agar kualitas kertas yang di produksi maka di perlukan sebuah pengendali untuk memastikan keakuratan dalam pengukuran ketegangan kertas. Salah satu pengendali yang dapat digunakan pada plant ini yaitu pengendali MRAC, namun pengendali MRAC ini masih menghasilkan respon sistem yang kurang baik pada sistem, maka pengendali ini ditambahkan pengendali PD untuk mendapatkan hasil respon sistem yang lebih baik dimana penentuan model referensi menggunakan metode MIT rule dan penentuan nilai Kp dan Kd menggunakan metode heuristik. Hasil penelitian ini menunjukkan pengendali MRAC-PD mampu menghasilkan performansi yang lebih baik dimana pengendali MRAC-PD dapat mengurangi osilasi yang ditimbulkan serta mengurangi overshoot dan menghilangkan Error Steady State yang di timbulkan pengendali MRAC, dimana didapatkan nilai-nilai parameter nya adalah Ess=0 N, tr=0.0958 detik, ts=0.317 detik, td=0.122 detik, Mp=0.0002 %
RANCANG BANGUN E-COMMERCE MENGGUNAKAN PLATFORM ANDROID
Rice Novita;
rido randika putra
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebangkitan ekonomi digital, transaksi elektronik telah merambah ke semua sektor, diantaranya sektor pertambangan, pendidikan, perdagangan dan ekonomi. Khususnya sektor ekonomi dalam proses perdagaranga yang sangant memanfaatkan teknologi secara detail. Intensitas digitalisasi, penggunaan komputer, telekomunikasi, dan internet bervariasi di seluruh dunia. paper ini menyajikan system e-commerce menggunakan platform android. Banyak aplikasi Android yang menyematkan halaman web melalui komponen WebView dan menjalankan kode JavaScript di dalam Android. Dengan e-commerce ini dapat melakukan proses transaksi jual beli secara online dan lebih mudah digunakan oleh user. Tujuan utama dari paper ini adalah memberikan solusi alternatife dalam pencarian data atau informasi terkait penjualan menggunakan android. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT yang dibuat dalam bentuk table matrik. Pengembangan perangkat lunak menggunakan metode waterfall, metode prancangan system menggukan object oriented analys desaign (OOAD) dan pengkodingan menggunakan bahasa pemrogram java dengan software Android Studio. perangkat android minimal android versi 4.3.1
REPORTING INFORMATION SYSTEM OF PLANTATION PRODUCTS IN THE DEPARTMENT OF FOOD, HORTICULTURE AND PLANTATION
Fitria Aliarti;
siti Ramadhani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The Food Crops, Horticulture and Plantation Office is an agency that handles the plantation sector and becomes a facilitator in the availability of facilities and infrastructure. Good service and development to get maximum yields. The harvest data collection is still done manually by bookkeeping. The yield data that will be sent from the sub-district to the district can be said to be inefficient because in storing data manually there are many risks such as loss or damage. Storing the recap of harvest data in a book takes quite a long time. Seeing the problems that occur then with the report input facilities and print reports contained in the Plantation Product Reporting Information System at the Office of Food Crops, Horticulture and Plantations can facilitate the process of inputting the yields of sub-districts. The results of the UAT that have been done show that the system interface is good enough, in terms of ease of use the system gets a good response from users and in terms of system functions show the results that the system has been functioning according to user needs. This system was built using waterfall development techniques and using the PHP programming language and using the MYSQL database. Keywords: Harvest Results, Regency, District, Plantation, Information System.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING PRAKRIND DENGAN MODEL RAD (RAPID APPLICATION DEVELOPMENT)
John Friadi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu tujuan praktek kerja industri (prakrind) adalah implementasi dan sinkronisasi antara pendidikan di sekolah dengan keahlian di dunia industri. Dalam pelaksanaannya monitoring adalah salah satu hal penting pada saat praktek kerja industri (prakrind) yang menjadi panduan penilaian hasil kerja siswa. Selama ini monitoring masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi masalah seperti manipulasi data atau data hilang. Permasalahan berikut nya adalah kurangnya pengawasan dari guru dan praktisi industri sehingga kegiatan praktek kerja industri (prakrind) tidak berjalan optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dikembangkan sistem informasi monitoring praktek kerja industri (prakrind) siswa sehingga komunikasi terus terjalin antar siswa, guru dan praktisi industri sebagai pembimbing lapangan. Pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) dengan pendekatan model RAD (Rapid Application Development) yang dapat mempercepat dan membantu dalam pengembangan produk sistem informasi monitoring praktek kerja industri (prakrind) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).. Dengan demikian hasil pengembangan sistem informasi monitoring kegiatan praktek kerja industri (prakrind) siswa ini diharapkan dapat adi lebih baik, real time, akurat dan terintegrasi.Kata kunci: Produk, Monitoring, Prakrind, RAD
Implementasi Metode Analytic Hierarchy Process Untuk Pemilihan Alat Kontrasepsi
Sella Annisa;
Mustakim Mustakim;
Ega Dwi Lestari;
Devy Safira
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keluarga Berencana merupakan tindakan yang membantu suami istri untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Alat kontrasepsi merupakan suatu tindakan atau metode untuk mencegah terjadinya kehamilan. Pemilihan alat kontrasepsi yang baik untuk digunakan pada pasangan usia subur menjadi permasalahan di DPPKB. Masalah tersebut diselesaikan dengan dilakukannya penerapan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang bertujuan untuk menjabarkan alternatif berdasarkan kriteria pemilihan alat kontrasepsi yang baik untuk DPPKB. Kriteria yang digunakan adalah Harga, Umur, Efektivitas, Keuntungan, Mekanisme Kerja, Efek Samping dan Kesehatan. Untuk melakukan proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mengevaluasi alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil perhitungan metode AHP yaitu urutan alternatif terbaik yang akan direkomendasikan untuk memilih alat kontrasepsi. Urutan alternatif pertama adalah Implan dengan nilai sebesar 23%, Medis Operatif Wanita 18%, Medis Operatif Pria 12%, kemudian IUD 12%. Alat kontrasepsi yang direkomendasikan untuk DPPKB adalah Implan dengan nilai prangkingan sebesar 23%.