cover
Contact Name
Rika Susanti
Contact Email
rika.susanti@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sntiki@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri
ISSN : 25797271     EISSN : 25795406     DOI : -
SNTIKI adalah Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. ISSN 2579 7271 (Print) | ISSN 2579 5406 (Online).
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KENAIKAN PANGKAT DOSEN DAN PEGAWAI DI UIN SUSKA RIAU (Studi Kasus : Fakultas Sains dan Teknologi) Idria Maita; Arini Hardyanti
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.268 KB)

Abstract

Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian pegawai negeri sipil (PNS) terhadap Negara. Dosen dan pegawai sebagai bagian dari PNS memiliki kenaikan pangkat yang berbeda. Kenaikan pangkat dosen berdasarkan angka kredit yang diperoleh, sedagkan kenaikan pangkat pegawai berdasarkan jangka waktu tertentu setelah kenaikan pangkat terakhir yang dimiliki. Di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA), khususnya pada Fakultas Sains dan Teknologi belum terdapat sebuah sistem informasi yang dapat mengolah proses kenaikan pangkat dosen dan pegawai. Hal ini dikarenakan user masih terbiasa menggunakan Microsoft Excel dan Microsoft Word, sehingga proses pengolahan data kenaikan pangkat untuk dosen dan pegawai menjadi lambat. Oleh karena itu dibuatlah sebuah aplikasi sistem informasi kenaikan pangkat dosen dan pegawai yang memberikan penyelesaian terhadap masalah yang ada. Setelah dilakukan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini dapat mempermudah dan mempercepat pengisian dan penghitungan angka kredit dosen dalam setiap komponen Tri dharma Perguruan Tinggi. Serta mempermudah pegawai mendapatkan informasi kenaikan pangkat yang akurat, relevan dan tepat waktu.Kata kunci : Angka kredit, dosen, pegawai.
Analisis Sensitivitas Metode Simple Multi Attribute Rating Technique Terhadap Pembobotan Analytic Hierarchy Process Richa Dwi Kusmiyanti; Mustakim Mustakim
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2016: SNTIKI 8
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.391 KB)

Abstract

At this time the data development of oil palm in Riau Province can only be seen from the  data  published  by  the  Central  Statistics  Agency  (BPS)  both  hardcopy  and  softcopy, presented statistically. BPS does not provide data analysis of palm oil that can be used by the Government to support the decision-making process. One technique decision support in policy analysis used in this research is Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART). In determining the weighting method SMART weighting technique is usually used directly. Value weight  to direct  weighting of  each criterion  is  given  in accordance  with the needs of  the subjective nature so that it is  less effective. However, in previous studies determining the weighting can be done with other techniques one of which is the Analytic Hierarchy Process (AHP). AHP is a decision support modeling that describes the problem of complex multi-criteria into a hierarchy. In AHP there is a value decision called Eigen. The eigen value obtained from Comparing pairs and are objective criteria that is substituted as the value of the weight on the SMART  method.  Results  of  ranking  using  the  SMART  method  of  direct  weighting  value sensitivity of 0.5103, while the AHP SMART have the sensitivity value of 0.0274. This indicates that the SMART AHP is a method of weighting the best because it has the smallest sensitivity. Keywords: Analytic Hierarchy Process, eigen, palm oil, Simple Multi-Attribute Rating Technique, weighting
Sistem Pemantauan Kondisi Tanah Sawah Padi Berbasis Wireless Sensor Network Emansa Hasri Putra; Mochammad Susantok; Qurratul Aini
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.55 KB)

Abstract

Rich soil in nutrients and has sufficient organic content, greatly affects the growth and development of rice plants that grow optimally. However, it is not easy to create the ideal conditions of the soil for rice plants. For that farmers need to know what variables that influence these ideal conditions. The easiest way to find out is by measuring variables pH, humidity, and temperature of the rice paddy soil conditions. Condition monitoring systems made of rice paddy field aims to help farmers get information measuring pH, humidity, and temperature of the rice paddy soil conditions. Paddy soil condition monitoring system based on wireless sensor network paddy using four sensor nodes has been successfully tested at the site of ground rice fields in Pelalawan. Server monitoring the rice paddy soil conditions, has also succeeded in showing the results of measurements of pH, temperature, and soil moisture of four sensor nodes.Keywords: network, rice, sensor, soil, wireless
JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA BACKPROPAGATION DALAM MEMPREDIKSI KETERSEDIAAN KOMODITI PANGAN PROVINSI RIAU Eka Pandu Cynthia; Edi Ismanto
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.414 KB)

Abstract

Ketersediaan pangan yang cukup dan merata merupakan salah satu pilar perwujudan ketahanan pangan yang mantap dan berkesinambungan (Undang-Undang No 7 Tahun 1996 tentang pangan, dan penjelasan PP no 68 Tahun 2002). Tersedianya data-data tentang ketahanan pangan merupakan hal yang sangat mendasar untuk digunakan sebagai tolak ukur dalam mengestimasi dan menilai keberhasilan pembangunan ketahanan pangan Provinsi Riau serta memprediksi situasi ketahanan pangan sebagai isyarat dini untuk upaya perbaikan. Jaringan perambatan galat mundur (backpropagation) merupakan salah satu algoritma Jaringan Syaraf Tiruan yang sering digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang rumit berkaitan dengan identifikasi, prediksi, pengenalan pola dan sebagainya. Dalam penelitian ini, algoritma backpropagation mengolah data komoditi pangan Provinsi Riau dari tahun 2006 hingga tahun 2013 untuk memprediksi ketersediaan komoditi pangan Provinsi Riau kedepannya. Setelah melalui proses pelatihan dan pengujian serta percobaan beberapa pola arsitektur jaringan, di perolehlah pola arsitektur jaringan terbaik dalam melakukan proses prediksi.
Dual Frequency Microstrip Antenna Fed by Electromagnetic Coupling For Satellite Application Indra Surjati Surjati; Yuli Kurnia Ningsih; Benny Reinmart
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.8 KB)

Abstract

Recently, the most popular technique for obtaining dual frequency operation is by introducing a reactive loading to a single patch antenna. This paper proposed a design of dual frequency operation microstrip antenna without using a reactive loading to a single patch antenna. The proposed antenna fed by microstrip feed line and the two resonant frequencies can be generated by controlling the length of the patch antenna and also by adjusting the position and the length of the microstrip feed line. The proposed antenna was designed to be able to work on two different frequencies for Satellite apllication which is at 3.702 GHz up to 4.198 GHz for downlink frequency and at 5.927 GHz up to 6.423 GHz for uplink frequency. The results shown that the first frequency is at 3.9 GHz with return loss of -27.84 dB, VSWR 1.085 and impedance bandwidth 416 MHz or about 83.8%. The second frequency is at 6 GHz with return loss of -18.43 dB, VSWR 1.272 and impedance bandwidth 385 MHz or about 77.6%.Keywords: Dual frequency, rectangular microstrip antenna, electromagnetic coupling, satellite.
Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik Vulkanisir Ban Merry Siska; Fachrul Sabri
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2016: SNTIKI 8
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.889 KB)

Abstract

The goals of designing factory layout is to decrease material handling from distance and cost.The problems occurred at PT. Pesona Laut Kuning is forming departement or machine which related toeach other but still apart that cause soar of distance material handling.Methods used by this research is simulation Arena, convetional techniques, and ALDEP. Afterdone processing with simulation, no need for replenishment machine because all stuff processed resolved.After data processing using conventional Techniques and ALDEP done then Alternative Optionsbe able to convetional techniques alternative 1 which one have the smallest distance and cost. Alternative1 convetional techniques can reduce 0,97 kilometer distance of material handling and save Rp.1.863.772,- per day which initially distance of material handling production floor 3,1 kilometer and cost ofmaterial handling Rp. 5.911.178,- after processing by convetional techniques, the distance of materialhandling is 2,2 kilometer and cost of material handling become Rp. 4.047.406,-.Keywords: ALDEP, conventional technique, material handling, plant layout, simulation
Pengukuran Maturity Level E-Learning Nurva Widia; Idria Maita
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2012: SNTIKI 4
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maturity Level is a method of the COBIT Framework (Control Objectivitas for Information and Related Technology that can measure the maturity level of the scale of a system. Utilization of information technology such as E-learning can enhance the effectiveness and flexibility in teaching and learning, By measuring the maturity level at E Labor-Learning in vocational Guidance and Counseling University of Riau Patronage, can help users and management with effective decision making to overcome the problems that occur, and can control the use of information technology that supports the use of E-learning. So it can achieve the expected goals based on strategic plans and recommendations obtained from the measurements of the level of maturity level.Keywords: E-learning, Framework COBIT, Maturity Level
PENERAPAN KNOWLEDGE TRANSFER PADA E-LEARNING Nesdi Evrilyan Rozanda; Rizqi Wahyuningsih; Saide Saide
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.056 KB)

Abstract

E-learning adalah sebuah metode pembelajaran berbasis teknologi dimana kegiatan pembelajaran dilakukan secara online melalui sebuah sistem atau aplikasi. Sejak tahun 2015, UIN SUSKA RIAU telah membangun sebuah sistem E-learning. Namun, E-learning suska tidak digunakan secara efektif, hanya 61 dari 668 dosen yang menggunakan E-learning. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya kenyamanan pengguna dalam mentransfer Knowledge melalui sistem E-learning. Dengan menerapkan Knowledge Transfer ke dalam E-learning untuk mengidentifikasi, memilih, mengatur, dan menyebarkan informasi serta keahlian penting di dalam suatu Universitas untuk mengembangkan produktivitas dan prestasi belajar mahasiswa serta produktivitas tenaga pengajar sehingga mampu meningkatkan efektifitas pembelajaran antar dosen dan mahasiswa. Penelitian ini menawarkan sebuah metode pengukuran menggunakan metode COLLES,untuk mengukur tingkat kenyamanan berdasarkan Knowledge pengguna dalam transfer Knowledge menggunakan Knowledge Management System (E-learning), maka diharapkan mampu membantu proses evaluasi dalam pengembangan E-learning di UIN SUSKA Riau sehingga dapat digunakan secara efektif.
Desain Model Kolaborasi Multi Agen dalam Tata Kelola Outsourcing Sistem Informasi Megawati Megawati
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2014: SNTIKI 6
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.913 KB)

Abstract

Penggunaan Outsourcing sistem informasi digunakan sebagai salah satu strategi kompetisi perusahaanuntuk fokus pada core business-nya. Perusahaan mengalihkan tanggungjawab pekerjaan dan operasionalkepada pihak luar yang di percaya melalui ikatan perjanjian berlandaskan hukum, dengan beberapa alasanseperti menekan biaya operasional, fokus pada core bussinessnya, meminimalkan resiko dan alasan lainnya.Namun seringkali terjadi interaksi yang tidak harmonis dan kurang dinamis dalam sistem outsourcing yangmenimbulkan pelanggaran aturan dan etika dalam hubungan antar agen. Untuk menjamin terjadinya kolaborasidinamis antar agent maka diperlukan model kolaborasi antar agen dalam tata kelola outsourcing yang efektif.Model kolaborasi berisi kebijakan sebagai dasar kolaborasi antar agen agar terjadi kesinambungan danmenciptakan nilai seperti yang diharapkan stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang modelkolaborasi multi agent tata kelola outsourcing yang baik. Model ini akan membentuk keselarasan dankeharmonisan kinerja dan merancang suatu model kolaboras multi agent dalam tata kelola outsourcing.
Sistem Pemantauan Kondisi Tanah Sawah Padi Berbasis Wireless Sensor Network Emansa Hasri Putra; Mochammad Susantok; Qurratul Aini
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah yang kaya akan unsur hara dan memiliki kandungan organik yang cukup, sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi agar tumbuh secara optimal. Namun demikian, tidak mudah menciptakan kondisi ideal suatu tanah bagi tanaman padi. Untuk itu para petani perlu mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi kondisi ideal tersebut. Cara termudah untuk mengetahui variabelnya adalah dengan melakukan pengukuran pH, kelembaban, dan suhu dari kondisi tanah sawah padi. Sistem pemantauan kondisi tanah sawah padi yang dibuat bertujuan untuk membantu para petani mendapatkan informasi pengukuran pH, kelembaban, dan suhu dari kondisi tanah sawah padi. Sistem pemantauan kondisi tanah sawah padi berbasis wireless sensor network menggunakan empat buah node sensor telah berhasil diuji coba di lokasi tanah sawah padi di Kabupaten Pelalawan. Server pemantauan kondisi tanah sawah padi juga telah berhasil menampilkan hasil-hasil pengukuran pH, suhu, dan kelembaban tanah dari empat node sensor.

Page 7 of 76 | Total Record : 758