cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer
ISSN : 20854822     EISSN : 25796089     DOI : -
Program Studi Magister Teknik Elektro UMB menerbitkan Jurnal InComTech sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi dan penggiat lainnya dalam bidang telekomunikasi dan computer (Information and Communication Technology/ICT) untuk menerbitkan karya tulisnya. Bidang-bidang yang menjadi bahasan jurnal ini meliputi teknologi, bisnis dan regulasi di bidang ICT, seperti (namun tak terbatas), teknologi IP, Wireless technology, Internet of Things, Microwaves, digital broadcasting, Fiber optik, strategi bisnis ICT, sumber daya manusia ICT, perencanaan bisnis, regulasi NGN, security in ICT, cyberlaw.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
Sistem Monitoring Serangan Berulang pada Penderita Penyakit Jantung menggunakan Panggilan dan Lokasi Julpri Andika; Ketty Siti Salamah; Loura Meilita Saragih Simarmata
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i2.8445

Abstract

Kesehatan manusia sangat penting untuk selalu diperhatikan apalagi setelah seseorang sudah dinyatakan mengidap suatu penyakit. Dengan aktifitas manusia yang sangat kompleks, penderita penyakit jantung dimungkinkan dapat diserang secara tiba-tiba dan tidak mengenal lokasi. Sehingga, seseorang yang telah mengidap penyakit jantung memerlukan sistem pemantauan kondisi denyut nadi dan lokasi keberadaannya. Oleh karena itu, penelitian ini merancang sistem pemantauan sensor denyut nadi, sensor suhu tubuh dan lokasi keberadaan penderita. Sistem dirancangan dengan komponen utama mikrokontroler Arduino Uno, dengan sensor denyut nadi dan sensor suhu tubuh DS18B20 dan pendeteksi lokasi GPS. Hasil pemantauan dikirimkan secara otomatis melalui sistem SMS kepada orang yang bertanggungjawab terhadap penderita. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan, didapatkan sistem mampu memberikan laporan pemantauan dengan cara otomatis dan manual secara akurat dan dengan waktu yang relatif singkat. 
Rekomendasi Pemilihan Restoran Berdasarkan Rating Online Menggunakan Algoritma C4.5 Muhammad Farid; Devi Fitrianah
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v11i1.9791

Abstract

Restoran adalah suatu usaha yang menyediakan tempat untuk menikmati hidangan kepada pelanggan serta menetapkan tarif tertentu. Tersedianya banyak pilihan restoran menjadi faktor penting yang dibutuhkan dalam memilih restoran. Masalah akan muncul secara langsung akibat banyaknya restoran yang tersedia sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan pilihan. Hal ini disebabkan oleh penyebaran informasi yang tidak merata dan pengambilan keputusan yang tidak akurat sehingga pelanggan kesulitan untuk menentukan pilihan restoran. Dengan adanya rekomendasi pemilihan restoran untuk pelanggan akan mendukung pengambilan keputusan dalam menentukan restoran atau tempat makan. Latar belakang dipilihnya algoritma C4.5 sebagai pengambilan keputusan untuk menentukan rekomendasi pemilihan restoran berdasarkan rating. Data yang digunakan diambil dari Zomato API untuk dilakukan pengujian dengan menggunakan 1003 sampel data restoran. Hasil yang didapatkan dengan ten-fold cross validation yaitu menghasilkan akurasi 86,24% dengan rating yang paling dominan dan sesuai untuk direkomendasi adalah Rating Good. Hal ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk menentukan beberapa pilihan restoran yang sesuai untuk dikunjungi berdasarkan rating tersebut.
Analisis Perbandingan Server Load Balancing dengan Haproxy & Nginx dalam Mendukung Kinerja Server E- Learning Sampurna Dadi Riskiono; Donaya Pasha
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i3.8751

Abstract

Perkembangan dunia internet terus meningkat. Hal ini terlihat dengan berbagai sistem yang dapat diakses secara online, termasuk implementasi sistem e- learning. Kondisi ini harus didukung dengan infrastruktur server yang memadai. Server harus mampu menangani lonjakan request yang dilakukan setiap user. Oleh karenanya perlu dibangun sistem server dengan memanfaatkan metode load balancing. Sistem load balancing mampu mendistribusikan beban secara merata terhadap masing-masing server yang ada dilingkungannya. Untuk itu perlu dilakukan pengujian terhadap server load balancing yang akan menjadi tumpuan request user sebelum distribusikan ke masing-masing server. Penelitian ini akan melakukan pengujian terhadap Haproxy dan Nginx dengan melakukan pengukuran terhadap dua variable yakni throughput dan response time. Hasil pengujian menunjukkan implementasi load balancing dengan Haproxy memiliki nilai response time sebesar 585 ms lebih kecil dengan Nginx yang memiliki waktu response time 1180,58 ms pada uji koneksi 300/300 sec. Sedangkan untuk nilai throughput load balancing dengan Haproxy juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dengan nilai sebesar 896,48 Kb/s lebih besar dibandingkan dengan Nginx yang berada pada angka 848,52 Kb/s pada uji koneksi 300/300 sec. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, penerapan load balancing dengan Haproxy lebih baik dibandingkan dengan Nginx.
Pemodelan Kebijakan untuk Mendorong Pemerataan Akses Internet di Daerah Non-Komersial oleh Sektor Swasta Sabam Johannes; Akhmad Hidayatno; Komarudin Komarudin
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i2.8749

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan dalam penyediaan akses internet bagi seluruh masyarakat, dimana saat ini masih terdapat banyak kabupaten yang belum tersedia akses internet. Sektor swasta tidak bersedia untuk menyediakan akses internet karena secara ekonomi kabupaten-kabupaten tersebut merupakan daerah tidak komersial, yang berarti mereka tidak akan memperoleh keuntungan namun sebaliknya akan rugi. Penelitian ini mengembangkan sebuah model konseptual dari kebijakan-kebijakan secara kualitatif yang akan mendorong penyediaan akses internet di kabupaten tersebut. Model konseptual menunjukkan hubungan antara kebijakan-kebijakan seperti regulasi tarif sewa, kewajiban pelayanan universal, regulasi subsidi dan regulasi perizinan yang akan mendorong sektor swasta untuk menyediakan akses internet. Model tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet akan memberikan dampak positif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi sektor swasta.
Analisis Performansi Routing OSPF menggunakan RYU Controller dan POX Controller pada Software Defined Networking Nanda Iryani; Afifah Dwi Ramadhani; Mayang Karmila Sari
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v11i1.10187

Abstract

Software Defined Networking (SDN) adalah teknologi baru yang dikembangkan untuk mengatasi masalah kompleksitas konfigurasi jaringan dengan pengelolaan lebih terpusat karena memisahkan antara control plane dan data plane. Penelitian ini menganalisis perbandingan performansi SDN menggunakan ryu controller dan pox controller. Protocol yang digunakan adalah protocol TCP dan UDP sedangkan routingnya menggunakan OSPF. Penerapan algoritma dijkstra dari perutean OSPF ke topologi fat tree pada SDN akan diukur unjuk kerjanya berdasarkan parameter Quality of Service yaitu delay, jitter, dan packet loss pada skenario tanpa background traffic. Transmisi data menggunakan traffic protocol TCP dengan RYU controller dan protokol UDP lebih baik karena memiliki delay sebesar 49.44% dan delay yang lebih stabil sebesar 0.01 %. Jitter yang dihasilkan adalah 27.59% lebih baik daripada POX controller sebesar 72.41% dan untuk protokol UDP menggunakan POX controller 99.97% sedangkan traffic protocol UDP menggunakan RYU controller lebih baik sebesar 0.03%. Packet loss dari kedua controller didapatkan hasil protokol TCP sangat bagus sebesar 0% sedangkan protokol UDP menggunakan POX controller 83.13%, menggunakan RYU controller 16.87%.
Penerapan Algoritma Fisher Yates Shuffle pada Sistem Pembelajaran Tes Online berbasis Aplikasi Muhammad Akram; Nia Kurniati; Yulita Salim
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i3.8753

Abstract

Pembelajaran online merupakan model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemberian materi dan tugas secara online namun juga pada sebuah tahap evaluasi. Tahap evaluasi dapat dilakukan melalui sistem terkomputerisasi. Pada proses evaluasi, kecurangan saat menyelesaikan soal dapat terjadi. Penyajian soal secara acak merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia untuk mengukur kemampuan mahasiswa berdasarkan mata kuliah yang telah diajarkan. Pengukuran kemampuan mahasiswa diperoleh dari tahap proses evaluasi yaitu melalui ujian tes berbasis online. Penelitian ini menerapkan metode modern dalam menampilkan soal secara random. Algoritma fisher yates shuffle merupakan algoritma pengacakan yang diolah secara permutasi acak dari suatu set bilangan. Penerapan algoritma fisher yates shuffle berhasil diterapkan pada sistem pembelajaran tes online yang berbasis aplikasi. Secara otomatis sistem yang dirancang mampu menghasilkan persentase nilai tiap mata kuliah berdasarkan pembobotan jumlah skor yang telah ditentukan. Hasil skor diperoleh dari setiap soal-soal yang mampu diselesaikan secara benar. Soal berikutnya akan ditampilkan apabila masa waktu penyelesaian tiap soal telah habis. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pembelajaran tes online berbasis aplikasi yang dibangun mampu memudahkan dosen mengukur kemampuan sejumlah mahasiswa pada waktu yang bersamaan sesuai durasi waktu yang telah ditentukan. 
Simulasi dan Analisa QoS dalam Jaringan VPN Site To Site Berbasis IPSec dengan Routing Dynamic Ahmad Firdausi; Hamam Wira Wardani
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i2.8131

Abstract

Kebeberadaan jaringan komputer merupakan hal mutlak dalam suatu perusahaan. Anak cabang perusahaan di berbagai daerah seharusnya dapat menjalin komunikasi dan menjaga keamanan data. Salah satu teknologi yang sedang berkembang adalah VPN berbasis IPSec. Sistem yang dibuat mensimulasikan bagaimana VPN tunnel berbasis IPSec dapat terkoneksi. Setelah itu dilakukan penghitungan dan analisa QoS terhadap routing OSPF, RIPv2 dan EIGRP. Simulasi dilakukan di EVE-NG dengan mengibaratkan sebuah perusahaan yang memiliki 1 kantor pusat dan 2 kantor cabang dengan server yang berada di data center. Simulasi dilakukan pada layanan VoIP dengan server asterisk. Dari hasil pengujian fungsional, sistem dapat berfungsi sesuai yang direncanakan. Uji performansi menunjukan packet loss untuk OSPF, RIPv2 dan EIGRP adalah 0.0 %. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan semua parameter dalam batas kualitas standar ITU-T.
Rekayasa Sistem Kendali Gripper melalui Robot Transporter menggunakan WiFi Module ESP8266 Sirmayanti Sirmayanti; Sriutari Amelia; Nur Afifah; Ibrahim Abduh
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v11i1.10091

Abstract

Tujuan penelitian ini terkait pada rancang bangun robot pemindah barang berbasis IoT (Internet of Things) yang mudah dan praktis. Dengan menggunakan WiFi (Wireless Fidelity) module, ESP8266, maka sistem robotik ini berfokus pada fungsi mesin lengan pengendali. Keseluruhan sistem kendali robot menggunakan media smartphone terkoneksi melalui jaringan wireless pada saluran seluler 3G atau 4G. Sistem ini merupakan solusi praktis bagaimana pengendali mobile robot berbasis Android ini dapat memiliki target jarak kendali yang jauh dan mudah untuk diaplikasikan. Metode penelitian ini yaitu merekayasa kendali gripper dengan lengan robot berfungsi transporter dengan kemampuan mengangkat, menjepit, menggeser atau memindahkan barang, sehingga barang tersebut dapat dipindahkan. Desain perancangan ini disertai dengan mikrokontroler sebagai pengelola perintah yang mengendalikan gripper dan motor servo sebagai penggerak utama aktuatornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem uji lengan robot dapat berfungsi dengan baik, dimana robot dapat mengangkat beban maksimal 545,6 gram sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Jarak maksimal jangakuan pengontrolan perintah robot adalah 155 meter. 
Perancangan Antena Super J-Pole 146 MHz Band Radio Amatir Sri Marini; Muhammad Amin Bakri; Dewangga Wicaksono
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i3.8866

Abstract

Komunikasi radio merupakan komunikasi yang banyak manfaatnya dan sampai saat ini masih tetap digunakan dalam berbagai kondisi. Komunikasi dengan menggunakan transceiver rig maupun Handy Talky (HT), memiliki kelebihan dapat berkomunikasi tanpa mengenal batasan medan.  Untuk kebutuhan komunikasi yang berpindah-pindah, antena harus mudah dalam bongkar pasang, sehingga mendukung komunikasi radio tersebut. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan Antena Super J-Pole dengan penambahan variasi elemen setengah gelombang dan stub seperempat gelombang. Antena Super J-Pole bepola radiasi omnidirectional, tidak memerlukan groundplane, desain yang sederhana, memiliki jangkauan yang jauh dan dapat diterapkan untuk bermacam-macam perangkat radio komunikasi. Perancangan Antena menggunakan aplikasi Software CST StudioSuite 2018 serta material pipa aluminium dengan proses penyambungan overlap sehingga mudah untuk bongkar pasang, Antena bekerja pada band frekuensi VHFdi 144 MHz-148 MHz, dengan frekuensi center 146 MHZ menghasilkan bandwidth sebesar 10,96%. Antena ini memiliki nilai S-parameter -23,13 dB, VSWR 1,15 dan Gain 4,239 dB serta pola radiasi omnidirectional dengan jangkauan komunikasi sejauh 3,1 km.
Kotak Kendali Perangkat Elektronik Nirkabel untuk Aplikasi Smart Home Vincent Vincent; Joana Victorine Harryanto; Aida Mahdalena Lubis; Joni Welman Simatupang
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i2.8264

Abstract

Energi listrik sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Namun penggunaan yang terlalu lama pada beberapa perangkat elektronik di rumah dapat menjadi penyebab kerusakan dan pemicu kebakaran. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Salah satu solusi sederhana untuk permasalahan di atas adalah dengan memantau status perangkat elektronik menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Perangkat IoT digunakan untuk memantau sekaligus mengendalikan sistem elektronik, listrik, dan mekanik di rumah dan bangunan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Perangkat yang paling sering digunakan untuk teknologi ini adalah ponsel pintar. Studi ini fokus pada pembuatan purwarupa untuk stopkontak yang dapat dikendalikan dan dipantau secara nirkabel melalui ponsel pintar, kapanpun dan di mana pun dengan memanfaatkan teknologi IoT. Purwarupa ini didesain menggunakan papan pengembangan NodeMCU ESP8266 dan modul relai dengan empat kanal. Hasil yang didapatkan adalah purwarupa bekerja sesuai dengan harapan, namun memiliki jeda waktu sekitar 1 detik dari pemberian perintah hingga pelaksanaan secara riil pada purwarupa. Untuk lebih lanjut, peneliti dapat mengembangkan tampilan dan menambahkan fitur baru seperti pengatur waktu atau pemantau penggunaan daya sehingga prototipe yang dihasilkan lebih bermanfaat.