Articles
118 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 12 No. 2 (2023)"
:
118 Documents
clear
Workshop Pengurangan Risiko Bencana untuk Civitas Akademika MIM Terpadu Harapan Kota Magelang
Kanthi Pamungkas Sari;
Margono;
M. Tohirin
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11260
Background: Madrasah is considered effective in implementing Disaster Risk Reduction (DRR) education, from disseminating disaster knowledge to action. However, some of the academic community of MIM Terpadu Harapan Magelang City understand that DRR is essential; until now, it has never been a priority for the Madrasah program. This community service activity aims to increase the capacity of human resources in preparedness to face multihazard disasters. Method: The activity partners are the Academic Community of MIM Terpadu Harapan Magelang City and 27 participants who participated in the workshop. The procedures carried out in community service include three stages: the preparation stage, the activity stage, and the activity evaluation stage. Results: Participants' responses during the workshop were excellent; participants carried out actively and enthusiastically from start to finish. Participants can compile disaster risk assessments according to the objective conditions of the surrounding environment. Participants quickly assembled the MIM Integrated Disaster Preparedness Task Force Harapan Magelang City along with its work description in the follow-up plan. Conclusion: Community service activities can increase human resources' capacity to prepare for multi-hazard disasters.
Penyusunan Peta Informasi Bidang Tanah Di Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Dengan Pemetaan Partisipatif
Mrabawani Insan Rendra;
Tony Budi Santosa;
Rahmad Ramadhan
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11274
Administrasi pertanahan merupakan salah satu faktor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Terdiri dari komponen kepemilikan, penggunaan dan nilai lahan yang terintegrasi dalam satu peta pendaftaran. Tahun 2020 Desa Simorejo melaksanakan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan jumlah 2.368 bidang tanah, sedangkan jumlah wajib pajak berjumlah 2.546 bidang tanah. Kegiatan tersebut berdampak pada perbedaan informasi bidang tanah pada PBB-P2. Adanya ketidaksesuaian data informasi bidang tanah tersebut menimbulkan persepsi pada masyarakat dan sering timbul konflik kepemilikan tanah. Perlu adanya evaluasi terkait dengan perbedaan kedua data tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu penyusunanan Peta Informasi Bidang Tanah di Desa Simorejo Kecamatan Kanor. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu dengan pemetaan partisipatif atau menentukan dan mengumpulkan data bidang tanah melibatkan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini mampu untuk mengurangi konflik kepemilikan lahan dan sebagai penunjang untuk perencanaan dan pembangunan di Desa Simorejo
Edukasi Perencanaan Dana Pensiun secara Mandiri Bagi Karyawan Swasta SMK Terpadu Putra Jaya Batam
Widya Reza;
Andini Setyo Anggraeni;
Sabarinsyah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11280
Background: One of the phenomena surrounding Indonesian society is the lack of awareness of pension fund planning, so there are often financial problems in retirement. This activity aims to educate the public about the importance of independent pension fund planning, especially private employees. Method: This activity was carried out at SMK Terpadu Putra Jaya Batam with 25 participants. This activity lasted for six weeks, with the intervention providing education on pension fund planning and calculating pension fund needs independently. This series of activities consists of a pretest, material description, discussion session, and post-test. Results: This activity increased participants' understanding of the importance of independent pension fund planning for private employees. The pretest results showed that participants who understood and were interested in planning pension funds only amounted to 5%. The post-test results showed that 98% of participants understood and intended to prepare pension funds. Participants also learned about calculating the time value of money for pension funds and choosing suitable investments. Conclusion: The participants were very enthusiastic about participating in this activity which was shown by an increased understanding and interest in planning pension funds independently. Even though they already have high knowledge, private employees should also be able to control themselves to have good retirement fund planning.
Pemanfaatan Jahe Dan Pembuatan Jamu Dalam Upaya Menurunkan Hipertensi Sebagai Peluang Usaha Di Desa Kalapadua Majalengka
Leya Indah Permatasari;
Khueru Patimah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11312
Hipertensi merupakan penyebab kematian yang paling tinggi dan merupakan penyakit sillet killer. Jenis penyakit tidak menular yang paling banyak dalami oleh lansia salah satunya hipertensi. Pengobatan hipertensi bisa dilakukan salah satunya menggunakan metode non-farmakologis. Secara nonfarmakologis dengan menggunakan terapi komplementer jenis herbal dengan jenis rimpang salah satunya jahe. Jahe sangat bermanfaat sebagai penurun tekanan darah.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk menganalisis efektifitas rebusan jahe dalam menurunkan hipertensi. etode pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan metode eksperimental dengan menanalisis tekanan darah sebelum dan setelah pemberian rebusan air jahe, serta edukasi pembuatan jamu sebagai peluang usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Kalapadua Majalengka dari Tim Universitas Muhammadiyah Cirebon pada 12 responden lansia dengan hipertensi.Hasil analisis menunjukan terdapat penurunan sistolik 5-10 mmhg dan diastolik 10-15 mmHg pemberian terapi komplementer dengan pemberian rebusan air jahe. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rebusan jahe ini efektif dalam menurunkan tekanan darah.Hasil analisis pemberian rebusan jahe membantu menurunkan tekanan darah. Selama pengobatan, tekanan darah menurun rata-rata 5-10 mmHg sistolik dan 10-15 mmHg.
Pelatihan Komputer bagi Guru-Guru Anak Usia Dini di PAUD Kasih Ibu
Maria Fatima Mardina Angkur;
Maria D.V. Bangggur;
Beta Palmin
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11325
Background: Persoalan yang ditemukan pada Mitra adalah yang berkaitan dengan kemampuan guru dalam menggunakan komputer masih rendah. Hal ini terjadipada guru-guru di PAUD Kasih Ibu yang memiliki jumlah guru sebanyak 4 orang guru.Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan computer. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam empat tahap yaitu tahap perencanaan dimana tim pelaksana melakukan komunikasi bersama pihak sekolah terkait dengan jadwal pelaksanaan kegiatan serta tim PkM juga mempersiapkan segala hal yang dibutukan seperti modul dan materi untuk dipresentasikan. Tahap kedua adalah pelaksanaandimana tim PkM melaksanakan kegiatan bersama dengan guru-guru PAUD serta tahap yang ketiga adalah tahap evaluasi dimana tim PkM melakukan evaluasi terkait hasil dari kegiatan pelatihan. Evaluasi diberikan dengan tim PkM mengajukan pertanyaan kepada guru-guru. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama satu hari yakni pada tanggal 25 Februari 2023. Berdasarkan hasil diskusi bersama dengan guru-guru anak usia dini di PAUD Kasih Ibu maka diputuskan bahwa kegiatan pelatihan difokuskan pada pelatihan membuat tabel. Hal ini dikarenakan guru-guru masih mengalami kesulitan dalam membuat tabel kususnya yang berkaitan dengan penyusunan perangkat pembelajaran. Kesimpulan:Dari hasil evaluasi diperoleh data bahwa guru-guru PAUD Kasih Ibu telah memahami alur pembuatan tabel dengan baik
“DAHSAT” (Dapur Sehat Atasi Stunting) sebagai Model Intervensi dalam Program Percepatan Penurunan Stunting
Kurniati Devi Purnamasari;
Widya Maya Ningrum;
Siti Rohimah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11371
Background: Establishing the Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) model as a program to accelerate stunting reduction by empowering cadres, midwives, and local community leaders. DAHSAT is a program designed to reduce stunting through team building, focusing on developing a balanced food menu for toddlers 0-59 months. It is hoped that the existence of DAHSAT can lessen the prevalence of stunting in toddlers based on empowering the local community to process menus and serve food with balanced nutritional content. Method: Implemented in Janggala Village, Cidolog District, by a team from the Faculty of Health Sciences, Galuh University. It will be held in three months, namely January-March 2023, using public education methods. Conduct focus group discussions (FGDs) with the target of relevant stakeholders (heads of Puskesmas, Midwives, nutrition departments, and cadres and training cadres in processing food ingredients that can be consumed by target families and educating stunting target families on how to process food ingredients that can utilize local foodstuffs. Results: The formation of a DAHSAT team and empowerment-based community education with a team of trained cadre mobilizers. Cidolog District's people are enthusiastic to participate in a series of activities initiated by the community service team. Conclusion: Cadre training and education activities for the community can be an alternative to supporting government programs in reducing stunting in the Janggala Village area, Cidolog District, which also involves targets.
Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL)
Elis Setyowati;
Adi Nurcahyo;
Arif Setiawan;
Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394
Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
Survei Jentik Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas, Kecamatan Cimahi Utara
Nany Djuhriah;
Neneng Yetty Hanurawati;
Mimin Karmini;
Sadono Setioko
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11443
Background: Hemorrhagic fever is caused by the dengue virus transmitted through the bite of the Aedes aegypi mosquito. This disease increases every year and can affect all age groups. The purpose of this service is to measure the density of larvae in the RW 03 area of Pasirkaliki Village, North Cimahi District. Method: The partner in this activity is RW 01 which includes RT: 01, RT 02, RT 04 with survey and observation methods. Result: RT 01: House Index: 44.4 %, Container Index 24.6%, RT 02: House Index 22.2 %, Container Index: 18.4 %, RT 04: House Index 14.4 %, Container Index 29.7 %, RT 05: House Index : 22.7 % , Container Index: 2.5 %. Density Figure 6 with a value of 69.4%. Conclusion: Breteau Index (BI) RW 03 with Density Figure (DF) 6, because it has a value of 69.4% is included in the high category.
Pembinaan Tata Kelola dan Motivasi untuk Pemberdayaan Desa Blimbingsari sebagai Desa Wisata
Putu Ayu Anggya Agustina;
Ni Putu Meri Dewi Pendit;
Agus Tatang Sopandi;
Kadek Masakazu;
Wayan Meter
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11444
Background: Blimbingsari Village has a unique spatial layout that is orderly and free from waste, but the community has not been able to take advantage of this uniqueness as a tourist attraction. In addition to the uniqueness possessed by the village, there is potential that has not been fully developed by the community. These potentials include the cultivation of honey, snacks, nuts for the reason that (1) some people do not have entrepreneurial knowledge, and (2) village governments also lack understanding of tourism science. This goal is to optimize village management and increase entrepreneurial motivation through service programs. Method: This service will be carried out in Blimbingsari Village, Jembrana Regency, Bali in April 2023. This service invited 15 village officials and 15 people who owned and did not have businesses. This activity uses data collection methods with interviews, observations, and documentation. Results: (1) Blimbingsari Village Apparatus increased knowledge about tourism villages through tourism resource persons, (2) village communities received entrepreneurial motivation after discussing with entrepreneur resource persons. The novelty is to provide new insights and information about the 3A Concept, namely attractions, amenities, and accessibility as a solution to optimize village management. Conclusion: The realization of an optimal tourism village needs to have an attraction that begins with fostering village apparatus to create identity and create business opportunities by motivating the community.
Pengembangan Digital Marketing, Peran Manajemen SDM, Keunggulan Bersaing Produk Industri Kreatif UMKM Di Pasar Global
Asmawati Asharie;
M.Fadhiel Alie
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.11451
Background: Konten digital berkualitas tinggi membuka peluang siklus hidup untuk pengembangan bisnis ke pasar global, yang diminati banyak orang di Indonesia. Tak heran, UMKM menjadi kelompok usaha terbesar yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni mencapai 60%. Usaha kecil, menengah, dan mikro industri kreatif lebih kuat menghadapi krisis global, namun lambat laun mampu bertahan di pasar global. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain. Kembangkan bisnis dengan menerapkan pemasaran digital untuk pertumbuhan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). Hasil: Hasil kegiatan pengabdian industri kreatif merupakan langkah paling penting sebelum menjalankan bisnis. Produk yang dijual harus memenuhi kebutuhan semua konsumen. Pada pasar global agar dapat bertahan dalam ketidakpastian lingkungan domestik yang menciptakan strategis organisasi dan keunggulan kompetitif sebagai kekuatan untuk upaya pemasaran global. Kesimpulan: Melalui pemanfaatan digital marketing untuk dapat memasuki pasar global dan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain.