cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknoka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
Perhitungan Ketebalan Bahan Komposit Karet Alam dan Timbal Oksida Sebagai Pelindung Radiasi Sinar-X 100 Ke Gunarwan Prayitno; Pancatatva H Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.552 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2821

Abstract

Telah dilakukan perhitungan ketebalan bahan komposit karet alam timbal oksida sebagai pelindung radiasi sinar-x 100 Kev. Perhitungan bertujuan untuk memperoleh ketebalan bahan proteksi radiasi yang aman bagi lingkungan atau pekerja dilingkungan medan radiasi. Perhitungan kemampuan daya serap bahan komposit karet alam timbal oksida dilakukan pada energy 100 Kev. Dasar perhitungan daya serap komposit karet alam timbal oksida sebasar 50 pphr (part per hundred rubber) sampai dengan 1000 pphr. Tebal komposit karet alam timbal oksida yang akan diukur setebal 2,5 mm. hasil perhitungan menunjukan bahwa ketebalan bahan komposit karet alam timbal oksida yang aman bagi pengguna atau para pekerja dimedan radiasi, apabila karet alam dicampur dengan timbal oksida sebanyak 550 pphr, nilai daya serap pada 550 pphr telah memenuhi standart yang diizinkan.
Analisa Matematik Karakteristik Detector Semikonduktor Silicon Tipe P sebagai Bahan Detector Partikel Radiasi Bermuatan Gunarwan Prayitno; Emilia Roza
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.864 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2822

Abstract

Analisa Matemetik Karakteristik Detector Semikonduktor Silicon Tipe P Sebagai Bahan Detector Partikel Radiasi Bermuatan. Saat ini banyak alat pendeteksi radiasi partikel bermuatan dibuat oleh industry, khususnya industry yang bekerja dalam pengembangan peralatan dan komponen deteksi. Prinsip kerja detector semikonduktor dan detector gas isian adalah sama. Pada detektor tipe gas isian, ionisassi terbentuk pada tabung gas, sedangkan detektor semikonduktor ionisasi terbentuk pada lapisan intrinsic (terbentuk antara p dan n). Untuk membentuk lapisan intrinsic pada semikonduktor tipe P (mayoritas hole), bahan semikonduktor tipe p harus dikompensasi dengan material lithium (mayoritas electron), sehingga akan terbentuk lapisan p dan n, dengan metoda evaporasi dan doping (ion drift), proses pemasukkan atom lithium ke dalam struktur ikatan kristal silicon. Proses pembuatan detektor semikonduktor telah dilakukan dan berhasil, tetapi analisa secara matematik belum dilakuakn. Hasil akhir dari analisa matematis bertujuan meningkatkan kualitas detektor semikonduktor.. Analisa matematik akan menjawab, bahwa, baik tidaknya detektor semikonduktor dalam bekerja (mencacah radiasi parikel bermuatan), bergantung dari kualitas doping dan kedalaman/lebar lapisan intrinsic. Pengembangan dan penelitian lebih lanjut akan di buat detector solid state dengan bahan semikonduktor tipe berbeda.
Proses Pembuatan Selongsong Tabung Pelindung Detector Geiger Muller Tipe Side Window Gunarwan Prayitno; Estu Sinduningrum
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.575 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2823

Abstract

Pembuatan pelindung detector Geiger Muller salah satunya untuk melindung detector tersebut dari benturan benda keras saat digunakan. Pada waktu penguunaaan umumnya detector diletakan terdepan dalam sistim rangkaian deteksi.untuk mendapatkan hasil cahan maksimum, oleh karena itu setiap detector harus dilindungi oleh suatu bahan yang tahan benturan benda keras, tetapi tidak mengurangi jumlah cacahan detektor. Batangan aluminium solid dibubut hingga menyerupai tabung, salah satu bagian ujung dibuat drat atau ulir, dudipersiapkan untuk penutup . sehingga seluruh bagian detector tertutup oleh aluminium, dipilih bahan pelindung yang tidak bersifat penyerap radiasi atau (absorber). Pada pembuatan ini dipilih suatu bahan tipe Alumunium solid, dengan alasan mudah didapat dipasaran dengan harga terjangkau. Pembuatan selongsong tabung detector merupakan penyempurnaan dan penyelesaian tahap akhir pembuatan detector Geiger Muller tipe side window.
Prospek Desain Reaktor Berbahan Bakar Cair Molten Salt Reactor Tjipta Suhaemi
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.053 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2824

Abstract

Konsep desain reaktor Generasi IV adalah hasil dari upaya riset teknologi reaktor dan energi nuklir yang melibatkan 10 negara maju dalam Forum Internasional Generasi IV (GIF). Ada beberapa konsep desain reaktor kandidat yang potensial untuk diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan energi dunia di masa mendatang. Salah satu dari reaktor Generasi IV adalah reaktor MSR (Molten Salt Reactor). Makalah ini membahas studi dan observasi awal desain reaktor MSR dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap deskripsi dan karakteristik desain bahan bakar, tipe pendingin, aspek keselamatan. Konsep MSR menawarkan fitur-fitur unik seperti efisiensi dan stabilitas termal tinggi, fleksibilitas spektrum neutron, inherent safe, tekanan operasi rendah, dan beberapa aspek lain. Fitur-fitur itu sangat mendukung untuk operasi reaktor yang murah dan memiliki sistem keselamatan yang lebih baik, sebagai pemenuhan syarat untuk reaktor generasi IV. Reaktor MSR mempunyai keunggulan, antara lain koefisien reaktivitas negatif pada void dan penggunaan bahan bakar cair yang menghindarkan terjadinya steam explosion. Untuk pengembangan MSR supaya benar-benar siap diproduksi secara komersil, tentu butuh riset dan pengumpulan data lebih lanjut berkenaan dengan keseluruhan bagian reaktor, termasuk mengatasi risiko terjadinya korosi pada material reaktor dan perawatan. Dengan berbagai keunikan dan keunggulan yang ditawarkannya, bisa dikatakan MSR memiliki prospek yang sangat cerah untuk digunakan di masa depan.
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas pada Knalpot Motor Hadied Hadiansyah; Emilia Roza; Rosalina Rosalina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.835 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2827

Abstract

Handphone sebagai penunjang bisnis ojek on line tidak bisa kehabisan daya, sehingga dibutuhkan suatu pembangkit listrik yang bisa mengisi baterai tanpa harus berhenti terlebih dahulu. Metode yang dilakukan adalah merancang prototype pembangkit listrik tenaga panas pada knalpot yang merubah energi panas pada knalpot sepeda motor menjadi energi listrik. Apakah tegangan keluaran dari peltier bisa mencapai 2-3 volt. Mana yang lebih stabil antara menggunakan 1 peltier atau 2 peltier. Metode yang dilakukan adalah mengukur tegangan output pada 1 peltier dan tegangan keluaran 2 peltier yang dirangkai seri. Pengujian dilakukan pada perancangan pembangkit listrik tenaga panas saat knalpot motor yang dinyalakan selama 60 menit dengan mengukur tegangan output peltier dan modul chnager. Tegangan yang dihasilkan pada peltier saat menggunakan 1 peltier dan pada saat tegangan keluaran 2 peltier dirangkai seri > 2 volt yaitu 2.05 Volt dan 2.46 Volt. Tegangan keluaran pada 2 peltier yang dirangkai seri > 1 peltier tetapi pada modul charger tegangan yang dihasilkan lebih stabil pada saat menggunakan 1 peltier dari pada 2 peltier.
Perancangan Sequencing Chiller untuk Menstabilkan Temperatur Suhu Ruangan Menggunakan Programmable Logic Control (PLC) Dendy Achmad Septian; Emilia Roza; Rosalina Rosalina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3154.813 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2829

Abstract

Penggunaan chiller sebagai pendingin ruangan sudah banyak digunakan di perkantoran maupun industri. Belum adanya automatisasi pada alat pendingin menyebabkan muncul kendala suhu yang dihasilkan pendingin masih naik turun tergantung keadaan cuaca. Selain itu jumlah chiller yang digunakan juga tidak bisa dikontrol sehingga kalori yang digunakan menjadi maksimal yang menyebabkan pemakaian listrik menjadi besar juga. Perancangan sequenching chiller menggunakan PLC ini, bertujuan agar suhu yang dihasilkan oleh sequencing chiller stabil pada 27oC dan energy yang digunakan berkurang hingga 50%. Hasil pengujian dari perancangan bahwa setelah menggunakan PLC suhu dalam ruang dapat dikontrol stabil pada 27 derajat celcius.Dari 3 chiller yang tersedia pada mesin pendingin dengan PLC bisa dikontrol jumlah yang dipakai sehingga dapat menghemat 50% energy listrik yang digunakan.
Profesi Engineer dan Strategi Mengatasi Kecemasan Berbahasa Inggris Suciana Wijirahayu; Rifki Irawan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.616 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2830

Abstract

One of the reasons why the participants lack speaking skill is they felt anxious when communicating in English in a real situation, especially with foreigners. There are eight participants in this research joined in house training in one of the company in Jakarta-Indonesia The research is mainly qualitative with some descriptive statistics which employed some data collection techniques: two questionnaires, interview, classroom observation, and document analysis. The data were analyzed by ways of reducing, displaying, and interpreting data. Four participants detail expression related to their Foreign Language Anxiety (FLA) will be illustrated and discussed. The results of the study were most of the participants experience a high level of test anxiety, the sources of anxiety coming from people’s view, preparation, procrastination, expectation, negative consequences/ negative thinking, personal problem, time pressure, format usage, students’ age, students’ familiarity with the testing condition, testing situation factors, and not mastering the skill. The participants’ coping strategies are various which are mostly cooperating.
Sistem Informasi Bimbingan Konseling Berbasis Knowledge Management Agnes Novita; Isnin Faried; Dwi Atmodjo WP
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.011 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2833

Abstract

Bimbingan dan Konseling (BK) adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung guna membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Proses ini terjadi sangat intesif dan selalu berkembang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan konseli. Banyaknya kasus dan jumlah penanganan dirasakan perlu adanya media untuk menyimpan hasil konseling agar dapat digunakan kembali sebagai rujukan konselor dalam menangani kasus yang sama atau memiliki kemiripan. Media yang diperlukan bukan sekedar menyimpan namun dapat digunakan untuk mengambil kembali secara cepat sekaligus mencatatsebagaisebuah basis pengetahuan (Knowledge Base). Berdasarkan kebutuhan tersebut perlu dibuatkan sistem yang dapat menyimpan dan mengambil hasil konseling dengan pendekatan Knowledge Management (KM). Kegiatan BK yang diawali dengan diskusi, memberikan saran atau solusi kepada konseli, merencanakan pemecahan masalah sampai dengan implementasi pemecahan masalah memiliki karakteristik KM dan dikenalsebagai proses SECI (Sosialisation, Externalisation, Combination, Internalization) (Nonaka –Tekeuchi, 1995). Proses inilah yang perlu disimpan dalam bentuk Explicit Knowledge agar dapat dimanfaatkan sebagai rujukan pengetahuan. Hasil penelitian ini adalah pengembangkan sistem informasi Bimbingan dan Konseling yang mengimplementasikan pendekatan Knowledge Management System yang menyelesaikan kebutuhan penyimpanan dan penyajian kembali hasil konseling.
Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Wisatawan Terhadap Pemilihan Wisata Halal Popy Meilina; Yana Adharani; Ardiansyah Dores
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.552 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2834

Abstract

Mencari strategi yang jitu untuk menarik wisatawan merupakan hal yang penting bagi pelaku usaha pariwisata. Melihat penduduk Indonesia yang mayoritas muslim, membuat pelaku usaha wisata mengadakan sebuah perjalanan wisata halal. Namun perlu pula mengetahui faktor-faktor wisatawan memilih destinasi tujuan wisata sehingga pelaku wisata dapat membuat perencanaan perjalanan yang membuat wisatawan memilih mereka. Sehingga untuk mendukung penelitian ini, maka telah disebar angket ke 67 calon wisatawan yang isinya terdiri dari profil responden, kondisi pasar, baur pemasaran yang terdiri atas : produk yang ditawarkan, harga, lokasi travel, promosi yang dilakukan, karyawan, program yang ditawarkan, dan kerjasama. Angket diolah dengan SPSS, berdasarkan uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa responden memberikan hasil positif terhadap 27 variabel yang diajukan dengan angka Cronbach’s Alpha sebesar 0.841 dan nilai KMO 0.725.
Pengembangan Aplikasi Bangun Datar Sederhana (Bandara) Matematika Berbasis Android Pada Materi Bangun Datar Sederhana di Tingkat SMP Tareq Ilham Pramadana; Slamet Soro; Rizki Dwi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.843 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2894

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi bandara matematika berbasis Android untuk siswa tingkat SMP, serta mengetahui kualitas produk aplikasi mobile learning yang telah dihasilkan sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model pengembangan 4D. Tahapannya ada 4 tahap, yaitu: 1) Define (pendefinisian), 2) Design (perancangan), 3) Develop (pengembangan), dan 4) Disseminate (penyebarluasan). Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Media yang dikembangkan diuji coba publik dengan 48 responden. Hasil penelitian menunjukkan apikasi bandara matematika berbasis Android yang telah dikembangkan berdasarkan penilaian ahli media dalam aspek kualitas tampilan 87,5% dengan kriteria sangat baik, aspek tulisan sebesar 83,33% dengan kriteria sangat baik dan aspek rekayasa perangkat lunak sebesar 89,06% dengan kriteria sangat baik. Penilaian ahli materi dalam aspek materi sebesar 88,09% dengan kriteria sangat baik, aspek pembelajaran sebesar 87,50% dengan kriteria sangat baik dan aspek evaluasi sebesar 75% dengan kriteria cukup. Uji coba publik menggunakan google form didapatkan hasil kualitas aplikasi dalam aspek kualitas tampilan sebesar 82,90% dengan kriteria baik, aspek tulisan sebesar 86,98% dengan kriteria sangat baik dan aspek rekayasa perangkat lunak sebesar 86,40% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil perolehan data menunjukkan bahwa aplikasi bandara matematika berbasis Android pada materi bangun datar sederhana layak digunakan sebagai sumber pembelajaran matematika di tingkat SMP.