cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknoka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 400 Documents
Pengaruh Overall Heat Loss Coefficient Terhadap Hasil Output solar still Cahyani, Regita Septia; Mugisidi, Dan; Rifky, Rifky; Heriyani, Oktarina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.485 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh koefisien kehilangan panas keseluruhan terhadap hasil output yang terjadi pada solar still. Penelitian ini menggunakan material stainless still tebal 1,6 mm dan kaca penutup tebal 3mm dengan kemiringan terhadap alat solar still 30 ̊. Pengujian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB selama 3 hari, dengan beberapa parameter yang di ukur seperti suhu kaca bawah (Tgi), suhu air (Tw), kecepatan angin (v), intensitas radiasi matahari (I(t)s) yang terdapat dalam sistem alat solar still. Dari hasil pengujian yang dilakukan overall heat loss coefficient  tertinggi yaitu sebesar 50,7 W/m2.K.. Semakin tinggi coefficient top heat loss sangat mempengaruhi coefficient heat loss overall sehingga hasil output tidak mengalami kenaikan.
Pengaruh Penggunaan Iradiasi Gamma Terhadap Plastik Polipropilen di Tinjau dari Sifat Mekaniknya Damayanti, Defi; Ermawati, Imas Ratna
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.651 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2905

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan iradiasi gamma terhadap plastik polipropilen ditinjau dari  sifat mekaniknya. Plastik polipropilen yang digunakan dalam penelitian   ini adalah mangkok dan pot. Mangkok dan pot tersebut diberikan radiasi berupa sinar  gamma. Radiasi gamma atau sinar gamma adalah sebuah bentuk berenergi  dari  radiasi elektromagnetik yang ,  diproduksi  oleh  radioaktivitas  atau proses  nuklir  atau subatomik lainnya seperti penghancuran elektron-positron. Dosis yang diberikan bervariasi pada tiap sempelnya yaitu  5 kGy, 10 kGy dan 15 kGy. Penelitia ini dilaksanakan di PAIR – BATAN Pasar Jumat. Peneliti  melaksanakan penelitian di tempat  tersebut karena ingin mengetahui pengaruh  radiasi terhadap plastik polipropilen dan penelitian juga dilaksanakan di Fakults Teknik Mesin UHAMKA Pasar rebo. Peneliti  melaksanakan penelitian di tempat tersebut karena ini mengetahui uji mekanik pada plasik polipropilen   yang sudah  di radiasi. Hasil penelitian, untuk mangkok dengan dosis   5 kGy   memiliki kekuatan luluh sebesar   0.000, kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 0.580  dan 1.332  dan elongation sebesar 5.747 dan 7.056. Mangkok dengan dosis   10 kGy   memiliki kekuatan  luluh sebesar  0.000,  kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 2.084  dan 1.633  dan elongation sebesar 4.993 dan 6.791. Mangkok dengan dosis   15 kGy   memiliki kekuatan luluh sebesar  0.000, kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 1.504  dan 1.569  dan elongation sebesar 3.323 dan 5.097. Pot dengan dosis   5 kGy   memiliki kekuatan luluh sebesar 0.000, kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 1.419  dan 0.647  dan elongation sebesar 32.610 dan 30.120. Pot dengan dosis   10 kGy   memiliki kekuatan luluh sebesar 0.000, kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 1.407  dan 1.618  dan elongation sebesar 16.013 dan 20.980. Pot dengan dosis   15 kGy   memiliki kekuatan luluh sebesar 0.000, kekuatan tarik yang didapatkan sebesar 1.936  dan 0.828  dan elongation sebesar  13.610 dan  9.820,  disimpulkan bahwa penggunan iradiasi gamma dapat mengurangi besarnya perpanjangan putus akibat putusnya rantai dan  juga dapat menaikkan besarnya kekuatan tarik suatu bahan
Pemanfaatan Panas Buang Atap Seng dengan Menggunakan Generator Termoelektrik sebagai Sumber Energi Listrik Terbarukan Putra, Aby Elsa; Rifky, Rifky; Fikri, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.454 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2911

Abstract

This research was conducted to utilize waste heat energy zinc roof for a revamped into a source of electrical energy. Waste heat utilization of zinc using thermoelectric generator type of TEC-12706 to convert thermal energy into electrical energy and the fan with speed 5 m/s to hold a low temperature in a cold area of heatsink. This research was conducted using a test simulation tool made by zinc, aluminum and acrilic. Waste heat utilization of testing zinc roof done starting at 09.00 WIB until 15.00 WIB for 3 days, with some measured parameters required as the intensity of  solar radiation (Es), airspeed (v), current (I), power (W) and temperature (T) some of which are found in the system tools of simulation testing. From the results of testing performed, the value of the highest efficiency i.e. of 0,00888% and the largest electrical power generated in the amount of 0,0042 W. A high intensity of the solar radiation it will affect the temperature of the environment which will also have an effect on the temperature in the cold area of heatsink, then the value of the temperature difference will also be affected. Heat resistance value on the system also affects the value of the waste heat energy can be changed into electrical energy.
Proses Pirolisis Sampah Plastik dalam Rotary Drum Reactor dengan Variasi Laju Kenaikan Suhu Cahyono, Muhammad Sigit; Liestiono, Maria Ratih Puspita; Widodo, Cahyo
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.538 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2917

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang bisa menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak bisa ditangani dengan baik. Salah satu metode untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengubahnya menjadi bahan bakar alternatif melalui proses pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh laju kenaikan suhu terhadap rendemen dan kualitas produk pirolisis sampah plastik di dalam Rotary Drum Reactor. Bahan baku yang digunakan adalah sampah plastik berupa tas kresek hitam yang bersih dan kering. Bahan tersebut dimasukkan ke dalam reaktor untuk dipanaskan sampai suhu 3500C selama satu jam menggunakan steam-atomizing burner. Variabel dari penelitian ini adalah laju kenaikan suhu di dalam reaktor, yaitu 5, 10, dan 150C/menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi laju kenaikan suhu, rendemen minyak yang dihasilkan juga semakin besar. Rendemen terbesar yaitu 46% yang dicapai pada laju kenaikan suhu 150C/menit. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa karakteristik minyak hasil pirolisis mendekati sifat-sifat minyak solar, sehingga bisa dijadikan alternatif bahan bakar mesin diesel di masa depan.
Pengaruh Gaya Lift Terhadap Sudut Serang Airfoil Naca 0013 dengan Ansys Fluent Hidayat, M. Fajri; Nofendri, Yos
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.095 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2907

Abstract

Dunia Kedirgantaraan di Indonesia yang semakin lesu, butuh Peneliti-peneliti bertalenta di bidang Aerodinamika agar bisa mengangkat kembali nama baik dan harga diri Bangsa. Penelitian saya kali ini bertemakan studi bidang aerodinamika dari potongan melintang sayap pesawat terbang type Airfoil NACA 0013 dengan mencari sudut serang yang tepat untuk Take Off. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menentukan sudut serang terbaik dari Pesawat saat Take Off. Metode yang saya gunakan dengan penerapan Simulasi CFD menggunakan Software ANSYS-Fluent versi 14.5 dengan Workbench. Hasil yang di dapat dari penelitian ini akan ditabulasikan dalam tabel dan grafik hubungan antara Gaya Lift terhadap Sudut Serang. Dengan mengambil variabel sudut serang sebanyak 9 variabel yaitu 0o, 3o, 6o, 9o, 12o, 15o, 18o, 21o, dan 24o. Dari hasil Simulasi didapat Sudut Serang terbaik untuk tipe NACA 0013 adalah 21o dengan harga Gaya Lift sebesar 61,650 N.
Pengujian Kinerja Detridge Wheel sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air Head Sangat Rendah Luhung, Rizal Andi; Mugisidi, Dan; Fikri, Agus; Heriyani, Oktarina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.087 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja kincir air tipe Detridge wheel yang menggunakan head sangat rendah sebagai tenaga penggerak. Detridge wheel pertama digunakan untuk mengukur kecepatan aliran pada irigasi sawah, seorang peneliti pernah menguji kincir air ini dengan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) efisiensi maksimal yang dihasilkan adalah 60 %. Penelitian ini menggunakan material plat baja tebal 1,8 mm dan multiplek sebagai runner kincir air. Air disirkulasikan dengan variasi debit yang berbeda menggunakan pompa menuju bangunan air dan kembali lagi ke tangki penampung. Parameter yang diukur adalah putaran (rpm), gaya (N), kecepatan aliran air ( ) dan ketinggian air (m). Pada keenam variasi debit, efisiensi tertinggi dengan debit pertama yaitu 43,314 %. Daya air sebesar 1,862 watt dan daya kincir air yang dihasilkan 0,806 watt. Semakin tinggi kenaikan debit menyebabkan rugi-rugi yang terjadi juga semakin besar.
Pemodelan dan Simulasi Proses Adsorpsi Gas Pengotor oleh Molecular Sieve pada Pendingin Rde dengan Software Chemcad Sriyono, Sriyono; Hilda, Atiqah M.; Kamayani, Mia
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.832 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2918

Abstract

The purity of RDE10 helium coolant should be maintained from various impurities gas due to water/air ingress that reacts with the reflector graphite (C). These impurities are CH4, CO, CO2, H2O, H2, O2, and N2 which can initiate oxidation corrosion or carburization-decarburization so the concentration should be maintain to be a minimum. The helium coolant is purified by Helium Purification System (HPS). One of the stages in HPS is adsorption by Molecular Sieve mainly for CO2 and H2O molecules. This paper discusses the influence of pressure, known as pressure swing adsorption (PSA) on the adsorption ability of the Molecular Sieve aims to determine the most effective pressure that will be operated on Molecular Sieve column. Molecular Sieve is modeled with CHEMCAD computer code in two columns, one column for the adsorption process, and the other for the regeneration (desorption). Adsorption methods used in the analysis is the Langmuir method. Models that have been developed simulated by providing input: total flow rate of 10.5 kg/hour, 30 °C, porosity 0.7, bed height 2 m, pore diameter 5 A, and the amount of O2 and N2 impurities respective each 1 g/s. The pressure varies between 5 to 50 bars, and the Molecular Sieve adsorption capability is analyzed. Simulation results show that with the increase in pressure of 5 to 50 bar, indicating an increase in Molecular Sieve absorption capacity to CO2 is 15.90% and to H2O is 15.80%. In the SPH design, the input stream to the Molecular Sieve must be compressed until 50 bar to obtain high absorption capability of the CO2 and H2O.
Integrasi Grafin Oksida Berbasis Larutan sebagai Material Penghantar Lubang pada Sel Surya Hibrid Bulk-Heterojunction (BHJ) Madsuha, Alfian F.; Sofyan, Nofrijon; Yuwono, A. H.
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.434 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2908

Abstract

Dalam penelitian kali ini, telah didemonstarsikan penggunaan Grafin Oksida (GO) sebagai material pengantar lubang pada sel surya hibrid Bulk-Heterojunction (BHJ). Sebuah metode sederhana digunakan dalam memodifikasi anoda dari sel surya hibrid dengan cara mendeposisi material karbon nano hasil proses larutan diantara kaca transparan indium timah oksida(ITO) dan lapisan fotoaktif. Perngguanan GO ini ditujukan untuk mengganti secara keseluruhan polimer konduktif poly(3,4-ethylenedioxythiophene) polystyrene sulfonate (PEDOT:PSS). Dengan penggunaan lapisan GO ini, perbaikan efisiensi konversi energi dari 0,1% menjadi 1,66 % dapat dicapai melalu mekanisme penurunan hambatan seri (RS). Dengan hasil ini GO telah berhasil menunjukkan potensial yang besar untuk digunakan sebagai material pengantar lubang yang efisien pada sel surya hibrid
Pemanfaatan Pantulan Bola Karet sebagai Pemanen Energi pada Piezoelektrik Sunard, Ade; Gamayel, Adhes
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.744 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2914

Abstract

Piezoelektrik adalah salah satu pemanen energi yang mampu mengubah energi mekanis dari getaran menjadi energi listrik. Piezoelektrik menjadi sumber energi yang menarik karena ramah lingkungan dan hanya membutuhkan tekanan berulang untuk menghasilkan listrik. Di sisi lain, bola karet adalah bola yang dapat melakukan gerakan pantulan secara berulang. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih jauh tentang potensi panen energi pada bola karet dengan memanfaatkan piezoelektrik. Metode penelitian yang dilakukan adalah mengetahui nilai tegangan listrik dari pengujian jatuhnya bola karet pada ketinggian 15, 20, 25 cm tepat diatas piezoelektrik berukuran 120 x 50 mm. Hasil penelitian didapatkan bahwa dua bola karet yang dijatuhkan pada ketinggian 25 cm memiliki nilai tegangan listrik tertinggi yaitu 7,712 volt. Ketinggian awal bola karet berpengaruh terhadap energi mekanik yang dihasillkan. Semakin tinggi bola karet, kecepatan saat menumbuk piezoelektrik semakin cepat, sehingga lendutan pada piezoelektrik menjadi besar dan menghasilkan tegangan listrik.
Pembuatan Tungku Induksi Sederhana Syahbardia, Syahbardia; Somantri, Herman; Suryaman, Aldi
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.23 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2902

Abstract

Tungku  induksi merupakan salah satu alat untuk proses pemanasan logam yang saat ini banyak digunakan di lingkungan industri, yang mana alat ini digunakan untuk melebur atau memanaskan logam. Maka dari itu untuk mengikuti perkembangan zaman dan untuk mempelajari kinerja tungku  induksi agar dapat memahami dan mengetahui prinsip kerja dari pemanas induksi maka dari itu dilakukan penelitian  pemanas atau tungku  induksi sederhana . Metodologi  penelitian dimulai dengan : perancangan yaitu, pemilihan sistem pemanas induksi sederhana, menentukan komponen-komponen yang digunakan , proses pembuatannya dan melakukan pengujian pada pemanas induksi sederhana. Dalam proses pengujian dilakukan dua tahap pengujian yaitu proses pengamatan visual yang bertujuan untuk mengetahui apakah komponen pemanas induksi bekerja sesuai dengan yang diinginkan, lalu tahap selanjutnya dilakukan pengujian prestasi,berupa pengukuran untuk mengetahui besar daya yang digunakan dan besar pemanasan yang dihasilkan pada logam uji. Pembuatan pemanas induksi ini menghasilkan alat yang mampu memanaskan logam mencapai suhu 465oC selama 10 menit dengan nilai kalor yang dihasilkan sebesar 12192,3J dengan efisiensi thermal  sebesar 12.7%.

Page 9 of 40 | Total Record : 400