Claim Missing Document
Check
Articles

Pengambilan Ion Cu(II) dan Ni(II) dari Larutan dengan Menggunakan Karbon Aktif Mugisidi, Dan; Heriyani, Oktarina
Rekayasa Teknologi Vol 3 No 1 (2012): Rekayasa Teknologi
Publisher : Rekayasa Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percobaan ini menggunakan karbon aktif yang berasal dari batubara untuk menyerap ion Cu(II) dan ion Ni (II) dari larutan. Larutanyang mengandung ion Cu dan atau Ni dilewatkan dalam kolom kacaberukuran 25 cm yang berisi karbon aktif. Hasil percobaan menunjukkanbahwa penyerapan ion Cu(II) oleh karbon aktif lebih baik daripadapenyerapan ion Ni(II). Pada percobaan penyerapan ion Cu(II) danNi(II) yang dilakukan terpisah, penyerapan ion Cu(II) 23 kali lebih besardari pada penyerapan ion Ni(II). Sedangkan pada larutan campuran,penyerapan Ion Cu(II) 9 kali lebih besar dari pada penyerapan ion Ni(II).Ini merupakan indikasi terjadinya selektifitas oleh karbon aktif.
Peningkatan Manajemen Sistem Informasi Terintegrasi melalui Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi M.Kom, Sugema; Heriyani, Oktarina
Rekayasa Teknologi Vol 2 No 2 (2011): Rekayasa Teknologi
Publisher : Rekayasa Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata Kelola yang baik merupakan salah satu syarat dalam upaya mencapai Universitas yang Unggul dan Kompetitif. Kondisi lokasi KampusUHAMKA yang tersebar di lima Lokasi kampus di wilayah Jabodetabekmemerlukan strategi dan manajemen tata kelola yang baik. PenggunaanTeknologi Informasi dan komunikasi adalah pilihan yang tepat untukmengatasi kesulitan Pengelolaan Administrasi dengan kondisilokasikampus yang berjauhan.Melalui Program Hibah Kompetisi berbasis Institusi yangdiselenggarakan oleh Ditjen Dikti Kemdikbud, UHAMKA telah berhasilmeraih Program tersebut dan telah berhasil pula mengimplementasikanprogram tersebut dengan salah satu program unggulannya yaitu programInterkoneksi Antar Kampus . Program ini dapat menghubungkan kelimakampus yang letaknya berjauhan melalui investasi jaringan komputerdengan menggunakanjaringan Microtic Wireless.Keberhasilan interkoneksi ini ditunjang dengan pembangunanSoftware Sistem Informasi Akademik, sehingga UHAMKA telah mampumelakukan layanan Informasi AKADEMIK ON LINE yang dapat diaksesdimana saja, kapan saja melalui Website UHAMKA : www.uhamka.ac.id.Keberlanjutan program ini ditunjang oleh Komitmen Pimpinan UHAMKA untuk mendukung secara penuh, baik secara moral maupun dukungandana melalui anggaran Universitas. Semoga Program ini akan membantudalam mewujudkan visi UHAMKA untuk menjadi universitas yang ungguldalam kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.
Pembuatan Instalasi Air Bersih untuk Daerah Banjir dengan Air Banjir sebagai Air Baku Mugisidi, Dan; Heriyani, Oktarina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 1
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan fenomena alam yang sangat sulit dihindari. Kerjasama yang sempurna antara pengerusakan alam dan pemanasan global membuat bencana banjir semakin sering terjadi Untuk menghindari terjadinya kekurangan air bersih dan air minum maka air banjir akan diolah agar dapat menjadi air bersih dan air lebih jauh lagi sebagai air minum. Penelitian ini bertujuan untuk membuat instalasi air minum yang akan menggunakanair banjir sebagai air bakunya tanpa menggunakan energi listrik yang berasal dari PLNataupun dari generator pembangkit listrik. Selain itu teknik penyaringan akan memanfaatkankapilaritas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototipe instalasi pengolah air bersih dengan menggunakan air banjir sebagai air baku.
Pengaruh Kekasaran Material Pada Laju Penguapan Air Laut Dalam Proses Desalinasi Dengan Panas Matahari Heriyani, Oktarina; Mugisidi, Dan; Faturahman, Hamdi
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 2 (2017): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 2
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi panas matahari pada proses desalinasi sangat cocok di Indonesia untuk menghasilkan air tawar dengan biaya produksi rendah. Untuk mempercepat proses penguapan, bahan yang sesuai dibutuhkan sebagai penampung air laut. Salah satunya, material penampung tersebut harus dapat mengalirkan panas ke air laut untuk mempercepat proses penguapan.   Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan material pada laju penguapan air laut dalam proses desalinasi dengan panas matahari. Penelitian ini menggunakan material stainless dengan variasi 5 tingkat kekasaran, yaitu 0,11 µm; 0,15 µm; 0,5 µm; 3,64 µm; dan 4,65 µm. Penguapan yang terbanyak pada tingkat kekasaran 4,65 µm. Peningkatan kekasaran material akan menyebabkan luas permukaan material tersebut bertambah sehingga meningkatkan laju aliran panas dari material penampung ke air laut di dalam penampung.  Dengan demikian, dalam proses desalinasi dengan menggunakan panas matahari, kekasaran permukaan material mempengaruhi jumlah air yang menguap. Semakin kasar luas permukaan material maka volume air yang diuapkan juga akan lebih besar.
Pengaruh Karbon Aktif dan Zeolit pada pH Hasil Filtrasi Air Banjir Heriyani, Oktarina; Mugisidi, Dan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 1
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian yang bertujuan untuk memanfaatkan air banjir sebagai bahan baku air minum. Pada tahap ini, penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh zeolit dan karbon aktif pada pH hasil filtrasi. Untuk mendapatkan air bersih, air banjir pada penelitian ini disaring dengan metode kapilaritas. Dari hasil pemeriksaan laboratorium tergambarkan kenaikan pH pada sampel percobaan di mana pH rata – rata minimum 7,22, dan pH maksimum rata – rata adalah 7,40 yang berarti masih di dalam ambang batas peraturan mentri kesehatan.
Energi Alternatif Melalui Getaran Beban Mekanis Putra, Dimas Ramadhan; Oktoricoento, Jhav Sund; Sahrudin, Sahrudin; Mujirudin, Mohammad; Ramza, Harry; Heriyani, Oktarina; Maddu, Akhiruddin
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.289 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2802

Abstract

Kebutuhan listrik selalu meningkat seiring berjalannya waktu. Listrik merupakan salah satu kebutuhan sangat penting yang digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia, misalnya untuk penerangan saat malam hari, menjalankan peralatan rumah tangga serta untuk berbagai pekerjaan manusia lainnya.Penelitian ini memuat tentang pemanfaatan getaran beban mekanis yang berasal dari sepeda motor sebagai sumber getaran dan piezoelektrik digunakan sebagai media konversi getaran dengan beban yang berbeda-beda sebagai penghasil sumber energi. Penelitian ini dilakukan dengan membuat model prototipe skala kecil yang diuji dengan multimeter digital DT830B.Data yang didapat dari pengujian sensor piezoelektrik menunjukan ketika penyusunan secara seri, daya keluaran yang dihasilkan paling tinggi 19.4888 µW dengan beban maksimum 186 kg, sedangkan untuk penyusunan sensor secara parallel daya yang dihasilkan mencapai 61.5043 µW dari beban 186 kg sebagai indikasi getaran beban mekanis yang diberikan.
Pengaruh Overall Heat Loss Coefficient Terhadap Hasil Output solar still Cahyani, Regita Septia; Mugisidi, Dan; Rifky, Rifky; Heriyani, Oktarina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.485 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh koefisien kehilangan panas keseluruhan terhadap hasil output yang terjadi pada solar still. Penelitian ini menggunakan material stainless still tebal 1,6 mm dan kaca penutup tebal 3mm dengan kemiringan terhadap alat solar still 30 ̊. Pengujian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB selama 3 hari, dengan beberapa parameter yang di ukur seperti suhu kaca bawah (Tgi), suhu air (Tw), kecepatan angin (v), intensitas radiasi matahari (I(t)s) yang terdapat dalam sistem alat solar still. Dari hasil pengujian yang dilakukan overall heat loss coefficient  tertinggi yaitu sebesar 50,7 W/m2.K.. Semakin tinggi coefficient top heat loss sangat mempengaruhi coefficient heat loss overall sehingga hasil output tidak mengalami kenaikan.
Pengujian Kinerja Detridge Wheel sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air Head Sangat Rendah Luhung, Rizal Andi; Mugisidi, Dan; Fikri, Agus; Heriyani, Oktarina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.087 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja kincir air tipe Detridge wheel yang menggunakan head sangat rendah sebagai tenaga penggerak. Detridge wheel pertama digunakan untuk mengukur kecepatan aliran pada irigasi sawah, seorang peneliti pernah menguji kincir air ini dengan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) efisiensi maksimal yang dihasilkan adalah 60 %. Penelitian ini menggunakan material plat baja tebal 1,8 mm dan multiplek sebagai runner kincir air. Air disirkulasikan dengan variasi debit yang berbeda menggunakan pompa menuju bangunan air dan kembali lagi ke tangki penampung. Parameter yang diukur adalah putaran (rpm), gaya (N), kecepatan aliran air ( ) dan ketinggian air (m). Pada keenam variasi debit, efisiensi tertinggi dengan debit pertama yaitu 43,314 %. Daya air sebesar 1,862 watt dan daya kincir air yang dihasilkan 0,806 watt. Semakin tinggi kenaikan debit menyebabkan rugi-rugi yang terjadi juga semakin besar.
Determination of the convective heat transfer constant (c and n) in a solar still Dan Mugisidi; Abdul Rahman; Oktarina Heriyani; Pancatatva Hesti Gunawan
Jurnal Teknosains Vol 11, No 1 (2021): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/teknosains.50908

Abstract

The geometry of a solar still determines the convection constants C and n, which in turn affect the convection heat transfer coefficient’s value and mass. A method for determining the value of convection heat transfer constants C and n has already been developed by the researchers. Therefore, this study aimed to use several methods and theories to find the value of convection heat transfer constants C and n. The results are then compared with the results of the study. The solar still used in this study has one slope. To reduce variables that cannot be controlled, the data collection was conducted indoors using a halogen lamp that can be regulated as a heat source for 24 hours nonstop. The sea surface height in the solar still was maintained at a height of 20 mm, using a height regulator. Temperature was measured using a data logger set to enter data every hour. The desalinised clean water was stored in bottles placed on scales that were recorded every one hour. Room temperature was maintained in the range of 35 to 36 oC. The data in this study were used to calculate the heat transfer constants C and n to obtain the value of the convection heat transfer coefficient and mass calculation. This study compares the calculation models of Tiwari, Dunkle and Power. The following calculation model results: Tiwari model, C = 0.082 and n = 0.612; Dunkle model, C = 0.075 and n = 1/3; Power model, C = 0.815 and n = 0.611. The C and n values obtained with these four approaches reveal that the results from the Power model calculation are the closest to the actual mass, showing a percentage deviation of 1.63%.
Effect of Material ConductivityThermalto Sea Water Evaporation in Solar Desalination Oktarina Heriyani; Mugisidi Mugisidi; Hamdi Faturohman
International Conference on Coastal and Delta Areas Vol 3 (2017): The 3rd International Conference on Coastal and Delta Areas
Publisher : International Conference on Coastal and Delta Areas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sea desalination technology with solar energy is very suitable to be utilized in Indonesia to produce fresh water with low production costs. In order to speed up the evaporation process, a suitable material is needed to be used as a seawater pan. Therefore, the purpose of this study is to determine the appropriate material to be used as a place of sea water. This research uses trapezium bowl with aluminium, copper, rubber, and glass material with surface area of 31.5 cm2 and 250 ml of water. Data collection from 10:00 am until 14:00 pm for five days. Environmental, material, and water temperatures are measured hourly. In high material conductivity such as copper (319.25 W/m.°C) and aluminium (16.95 W/m°C), the evaporation was 33.96 and 30.48 ml. While rubber (0.13 W/m°C) and glass (0.15 W/m°C) which had lower conductivity, also have lower evaporation, that was 27,68 and 27,83 ml. Thus, in desalination process by using solar heat, conductivity of container material affected the amount of water that evaporates. The higher the thermal conductivity value of the material then the volume of evaporated water would also be greater. Keywords: keywords desalination, evaporation, sea, water, solar
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman Soleh Pohan Adittia Fajar Afandi, Rizki Afif Agus Fikri Agus Fikri Ahmad Ramdhani, Ahmad Aji, Ikbal Prasetiyo Akhiruddin Maddu Akhmad Rizal Dzikrillah Alamsyach, Rizky Aldi fadillah Amin, Syahrul Ashar, Ilham Ariawan Atiqah Mutia Avorizano, Arry Cahyani, Regita Septia Choirul Prayoga Dan Mugisidi Deka Rama Ligustian Delvis Agusman Dimas Ramadhan Putra Dimas Ramadhan Putra Dwi ASTUTI Dwibowo, Dany Alvian Dzikrillah, Achmad Rizal Eddy Ramdan Eef syaifuloh Emilia Roza Enrico Chiesa Virgianto Fadhlurrahman Zaki Fahmi, Muhammad Idrokul Faldy Irwiensyah Farhan Putra Arya, M. Iqbal Faturahman, Hamdi Fauzi, Herman Fikri, Agus Firman Noor Hasan Hamdi Faturahman Hamdi Faturohman Hamzah, Arif Hangga Putra Prabawa Harry Ramza Hendi Saryanto Hilmi, Irfan Ikbal Prasetiyo Aji Jayawarsa, A.A. Ketut Jhav Sund Oktoricoento Khoirunnisa, Martha Luhung, Rizal Andi M Mujirudin M. Mujirudin M.Kom, Sugema Mohammad Mujirudin Mohammad Yusuf D Muhammad Ramdani Muhammad Rayhan Muhammad Zahir Bahasyim Mujirudin, Mohammad N, Kevin Sigit Dwi Nazaruddin Sinaga Nofendri, Yos Nugroho, Agung Nurfadillah, Zaka Nurkholid, Nurkholid Oktavian, Akbar Oktoricoento, Jhav Sund Pancatatva Hesti Gunawan Pangestu, Anugrah Widhi Parwatmoko, Giri Putra Arya, Muhammad Iqbal Farhan Ramadan, Hamdan Ramza, Harry Regita Septia Cahyani Reza Ferizal Akbar Rifky, Rifky Riyan Ariyansah Rizal Andi Luhung Rosalina Rozaki, Syahrul Maulana Safi'i, Muhamad Sahrudin Sahrudin Sahrudin Sahrudin Sahrudin, Sahrudin Saputra, Muhamad Juli Sayuti, Adi Tegar Sistani, Muhammad Ghiffar Soleh Pohan, Abdul Rahman Sugema Sugema M.Kom Suheri Kertosenjoyo2, Suheri Sulistiono, Ibnu Supardi Atisina Susanto Susanto Susanto Susanto Tabah Priangkoso Tegar Imaniar Kusnanto Widodo Widodo Wijaya, Victor Indra Wirangga, Ristanto Yafid Effendi Yoga Aditya Yulikastomo yusuf, Ahmad Maulana Zaka Nurfadilah