cover
Contact Name
Bakir
Contact Email
jppp@uhamka.ac.id
Phone
+628112334445
Journal Mail Official
jppp@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka Jl. Buncit Raya No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan
ISSN : 25280945     EISSN : 25797654     DOI : https://10.22236/jppp.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan E-ISSN:2579-7654, ISSN: 2528-0945, DOI Prefix 10.22236/jppp is a is a showcase of original, rigorously conducted educational measurement, assessment, and evaluation. The journal particularly covers manuscripts within the following areas: instrument and assessment development, classroom assessment, and policy and program evaluation in educational settings. Given that the journal prioritizes research reports in evaluation and assessment education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in evaluation education research to publish in this journal. The article submitted to Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan will be reviewed by two reviewers. Each article published in Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan passes the process of double-blind review. The decision made for the article is the result of the Editorial Board’s agreement based on the suggestions proposed by the reviewers. Plagiarism scanning will be conducted with the help of Turnitin Anti-Plagiarism Software.
Articles 134 Documents
Profesionalisme Guru dan Status Sosial Ekonomi Orangtua Dengan Prestasi Belajar IPA Mohamad Jahidin
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.414 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1254

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menelaah dan mengkaji hubungan antara profesionalisme guru dan status sosial ekonomi orang tua secara parsial dan simultan dengan prestasi belajar IPA siswa. Penelitian menggunakan metode survei. Populasi terjangkau sebanyak 749 orang siswa, sampel berjumlah 109 siswa. Data dihimpun melalui tes dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara profesionalisme guru dengan prestasi belajar IPA siswa, 2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar IPA, 3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara profesionalisme guru dan status sosial ekonomi orang tua secara bersama-sama dengan prestasi belajar IPA.   The study aims to examine the relationship between teacher professionalism and parents’ socio- economic status partially and simultaneously with the students' Natural Science learning achievement. The research uses a survey method. An affordable population amounts to 749 students, and the samples have 109 students. Data are collected through tests and questionnaires. The results of research show that: 1) there is a positive and significant relationship between teacher professionalism and the students’ learning achievement, 2) there is a positive and significant relatiosnhip between socioeconomic status of parents and Natural Science learning achievement, and 3) there is positive and significant relationships between teacher professionalism and the socioeconomic status of parents together with the learning achievement of Natural Science.
Pengaruh Metode Pembelajaran dan Gaya Berfikir Terhadap Hasil Belajar Matematika Ahmad Subail
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.54 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1255

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar dengan metode discovery dan metode ekspositori, 2) perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki gaya berpikir kreatif dan gaya berpikir kritis, interaksi antara penggunaan metodei pembelajaran dan gaya berpikir terhadap hasil belajar Matematika siswa. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain faktorial 2x2,  sedangkan teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang diajar dengan metode pembelajaran discovery lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode ekspositori, sedangkan yang memiliki gaya berpikir kreatif lebih rendah dibandingkan dengan gaya berpikir kritis, dan terdapat interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dengan gaya berpikir terhadap hasil belajar Matematika.   The research is aimed to know: 1) the difference of learning achievement of Mathematics between the students taught by discovery method and expository method, 2) difference of students’ learning achievement having a creative thinking style and a critical thinking style, the interaction between the use of learning methods and thinking styles on students’ Mathematics learning achievement. The research used a quasi-experimental method with 2x2 factorial design while the data analysis technique used a two-way ANOVA. The results showed that the average of the students’ Mathematics learning achievement taught by discovery method is higher than expository methods, whereas those with a creative thinking style is lower than the critical thinking style, and there is an interaction between the use of learning methods and thinking styles towards Mathematics learning achievement.
Evaluasi Program Pembelajaran Menggunakan Media Belajar Pesona Edu Pada Mata Pelajaran Sains dan Matematika Agus Wahyudi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.985 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1256

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pembelajara pesona edu pada mata ajar sains dan matematika. Penelitian menggunakan metode evaluasi model CIPP. Subjek evaluasi meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, 5 orang guru pengajar sains dan matematika, ketua komite madrasah, dan siswa kelas 7 sebanyak 15 orang. Temuan: (1) Evaluasi konteks: kondisi madrasah sudah sangat sesuai dan relevan untuk diterapkannya penggunaan media belajar pesona edu pada mata ajar sains dan matematika. (2) Evaluasi input: pimpinan dan guru sudah mampu menggunakan media belajar pesona edu dalam proses pembelajaran. Sosialisasi dan pelatihan secara rutin setiap tahunnya lebih mempermudah penggunaannya meski selalu mengalami perkembangan setiap tahunnya. Sarana prasarana juga sudah sangat memadai untuk diterapkannya program media belajar pesona edu. (3) Evaluasi proses: guru sebagai fasilitator selalu berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang kreatif, menarik, menyenangkan dan berbobot sangat terbantu dengan menerapkan media belajar ini walau penggunaannya belum maksimal, namun antusiasme siswa ketika proses pembelajaran menggunakan media belajar pesona edu begitu luar biasa. (4) Evaluasi produk: siswa lebih termotivasi dalam belajar sebagai terlihat dari hasil nilai UN yang selalu meningkat setiap tahun.   This evaluation study aims to determine the effectiveness of learning programs of Pesona Edu on the subjects of Science and Mathematics. The study uses an evaluation method of CIPP model. Subjects of evaluation include madrasah (school) head, deputy head of madrasah on curriculum section, five Science teachers and Math teachers, head of madrasah committee, and the seventh grade students as many as 15 people. The findings show that: (1) in Context evaluation: madrasah conditions are very relevant for the application of learning media of Pesona Edu for Science and Math subjects; 2) in inputs evaluation: leaders of school and teachers have been able to use learning media of Pesona Edu in the learning process. Socialization and training regularly are implemented every year to facilitate the use of which always grows every year. Infrastructures or facilities have also been very adequate for the implementation of media learning programs of Pesona Edu; 3) in process evaluation: teacher as facilitator always try to create creative, interesting, fun and weighted learning atmosphere which is greatly assisted by applying this learning media even though its usage is not maximal yet but the enthusiasm of learners in using learning media Pesona Edu is so extraordinary; and (4) in product evaluation: Learners are more motivated in their learning which is seen from the result of UN scores which always increase every year.
Pengaruh Metode Pembelajaran dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Isep Supriadi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.689 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1257

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menemukan kebenaran dengan meneliti dan menganalisa pengaruh metode pembelajaran dan kecerdasan emosional siswa terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen. Sampel sebanyak 40 siswa. Data dihimpun melalui tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Hasil belajar bahasa Indonesia siswa yang diajar menggunakan metode rumus 4P lebih tinggi dari pada dengan metode mind mapping. 2. Terdapat interaksi antara metode rumus 4P dengan kecerdasan emosioanal siswa terhadap hasil belajar bahasa Indoensia. 3. Pada siswa yang memiliki kecerdasan emosioanal tinggi, hasil belajar bahasa Indonesia siswa yang diajar menggunakan metode rumus 4P lebih tinggi daripada dengan metode mind mapping. 4. Pada siswa yang memiliki kecerdasan emosioanal rendah, hasil belajar bahasa Indonesia siswa yang diajar menggunakan metode rumus 4P lebih rendah daripada dengan metode mind mapping. Implikasi, penggunaan metode pembelajaran yang tepat, serta mampu merancang srategi pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa.   The study aims to find and analyze the influence of learning methods and students’ emotional intelligence on the Indonesia language learning achievement. The research uses a quasi-experimental method. The samples of the research are 40 students. The data are collected through tests and questionnaires. The results show that: 1) the students’ learning achievement of Indonesian language taught by the formula of 4P is higher than those who are taught by the mindmapping method, 2) there is an interaction between the formula of 4P method and the students’ emotional intelligence with Indonesian language learning achievement, 3) for the students with high emotional intelligence, Indonesian language learning achievement taught by using the formula of 4P is higher than the students taught by using mind mapping, and 4) for the students with lower emotional intelligence, Indonesia language learning achievement taught by using the formula of 4P is lower than the students taught by using mind mapping. Implications, the use of appropriate learning methods, and the ability of designing appropriate learning strategies can improve the students’ Indonesia language learning achievement.
Metode Mengajar dan Minat Siswa Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Muslim Iqbal Ramadhoni; Hari Setiadi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.905 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1258

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkap pengaruh metode mengajar dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar bahasa Arab. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan rancang dua faktor treatment by level design, dengan teknik analisis ANOVA dua jalan. Sampel 48 siswa.  Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan hasil belajar bahasa Arab yang signifikan antara siswa yang diajar dengan metode Functional Notional dengan yang diajar dengan metode Audiolingual. Terdapat pengaruh interaksi metode mengajar dan minat siswa terhadap hasil belajar bahasa Arab. Berdasar hasil analisis, besar pengaruh variabel metode mengajar, minat siswa, interaksi metode mengajar dan minat siswa terhadap hasil belajar bahasa Arab sebesar 58.20%. Hasil Belajar bahasa Arab siswa yang diajar dengan metode Functional Notional lebih tinggi dari pada dengan metode Audiolingual untuk siswa yang minat belajarnya tinggi. Hasil belajar bahasa arab siswa yang diajar dengan metode Functional Notional lebih rendah dari pada dengan metode Audiolingual untuk siswa yang minat belajarnya rendah. Implikasi, keberhasilan pembelajaran bahasa Arab terkait kesesuaian metode mengajar dengan materi ajar, dan keadaan siswa. Dalam pembelajaran, guru bahasa Arab harus menyesuaiakn metode mengajar dengan minat siswa. Bagi siswa yang sangat berminat, lebih tepat jika diajar dengan metode Functional Notional, bagi siswa yang kurang berminat, dengan metode Audiolingual.   The study aims to reveal the influence of teaching methods and students’ interests in learning Arabic language. The quasi-experimental study uses a two treatment designs by level design, with two-way ANOVA. Sample 48 students. The results show that there are differences in learning achievement of Arabic language significantly between students taught with Functional Notional method and students taught with audio-lingual method. Secondly, there is an interaction effect of teaching methods and students’ interests toward learning achievement of Arabic language. It appears from the results of the analysis on the major effect of methods of teaching, students’ interests, teaching methods interaction and students' interest towards learning achievement of Arabic language by 58.20%. Thirdly, the groups of students taught with Functional Notional method is higher than group of students taught with audio-lingual method for the students with a strong interest. Fourthly, Arabic language learning achievement of the students taught with Functional Notional method is lower than in the group of students taught with audio-lingual method for the students with lower interest. The findings in this study implies that the success of Arabic language learning in school is closely associated with the ability of teachers in selecting appropriate teaching methods as needed, teaching materials, student circumstances and conditions. Arabic language teacher in the language learning process should be encouraged to synchronize the interests of students and teaching methods used. For students who have a high interest, the Arabic teacher is suitable to use Notional Functional methods and for students with low interest is appropriate to use audio- lingual method.
Pengaruh Media Pembelajaran dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Sugiyati Sugiyati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.09 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1259

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Penelitian menggunakan metode eksperimen, dengan teknik analisis varians (ANAVA) dua jalur. Populasi sebanyak 184 siswa, sedangkan sampel 72 siswa. Data dihimpun dengan teknik tes dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran 3D lebih tinggi dari pada yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran 2D. (2) Terdapat interaksi antara media pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. (3) Pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran 3D lebih tinggi dari yang diajar dengan media pembelajaran 2D. (4) Pada siswa yang mempunyai minat belajar rendah, hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan media 2D lebih tinggi dari pada yang diajar dengan menggunakan media 3D.   The study aims to determine the effect of instructional media and learning interest toward the mathematics learning achievement. The study uses an experimental method with two paths of ANOVA. The population is 184 students, while the samples amount to 72 students. The data were collected with tests and questionnaires. The results show that: (1) The Mathematics learning achievement of students taught by using Instructional Media 3D is higher than those taught by instructional media of 2D; (2) There is an interaction between learning media and learning Interest toward the students’ Mathemetics learning achievement. (3) For the students having highly Interest in learning, the Mathematics learning achievement of the students taught by Instructional Media of 3D is higher than those taught by instructional media of 2D. (4) For the students having lower Interest in learning, the Mathematics learning achievement of the students taught by instruction media of 2D is higher than those taught by instructional media of 3D.
Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Motivasi Belajar IPA terhadap Prestasi Belajar IPA Neneng Istianah
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.829 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1260

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis: 1) Perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang diajar pakai strategi game dengan konvensional. 2) Pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA. 3) Perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar pakai strategi game dan konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, 4) Perbedaa hasil belajar IPA antara siswa yang diajar pakai strategi game dan konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Penelitian menggunakan metode eksperimen. Populasi meliputi siswa SMPN se Kecematan Kembangan, sampel 72 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang diajar pakai strategi game dengan  konvensional. 2) Terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. 3) Terdapat perbedaam hasil belajar antara siswa yang diajar pakai strategi game dengan konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. 4) Terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang diajar pakai strategi game dan konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah.   The research aims to analyze: 1) Differences in learning achievement of Natural Sciences among students who were taught by the strategy of games and by the conventional one; 2) An interaction effect between learning strategies and learning motivation toward Natural Science Achievement; 3) Differences in learning achievement between the students taught by using the strategies of games and the conventional strategy for the students with high learning motivation; and 4) Differences in learning achievement between the students taught by using the strategies of game and the conventional one for the students with low learning motivation. The research uses an experimental method. The population includes students of SMPN in Kecamatan Kembangan with a sample of 72 students. The results showed: 1) There are significant differences in learning achievement between the students taught by using the strategies of games and conventional strategies; 2) There is an interaction effect between learning strategies and learning motivation toward Natural Science learning achievement; 3) There are differences of learning achievement between students who were taught using the strategies of game and the conventional strategies for the students with high learning motivation. 4) There are significant differences in learning achievement between students taught using the strategies of games and the conventional strategies for the students with low learning motivation.
Evaluasi Program Adiwiyata SDN 06 Kelapa Dua Jakarta Barat Ali Syafrudin
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.058 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1261

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi program Adiwiyata, dengan model evaluasi CIPP. melalui komponen-komponen Adiwiyata yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013. Data dihimpun melalui observasi, studi dokumen, dan wawancara dengan kepala Sekolah, Guru Kelas, tim adiwiyata, duta lingkungan, penjaga kantin, komite, dan orang tua siswa. Komponen conteks yang meliputi visi, misi, dan tujuan sekolah telah memuat upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Komponen input mencakup anggaran yang digunakan hanya 28% dari total anggaran sebesar Rp 985.960.000, sehingga dalam pengembangannya sangat terbatas. SDM-nya  sudah memiliki kemampuan dalam menerapkan program adiwiyata hanya saja terkendala oleh waktu. Struktur kurikulum yang digunakan sudah disesuaikan dengan program adiwiyata. Komponen process, karakter siswa sudah terbentuk sehingga koordinator hanya mengarahkan serta mengembangkan kepekaannya terhadap lingkungan. Komponen product, cukup banyak yang dihasilkan, akademik dan non-akademik.   The study aims to evaluate the Adiwiyata program using the CIPP evaluation model through the components of Adiwiyata which is stipulated in Regulation of the Minister of Environment No. 5 of 2013. The data are collected through observations, document studies, and interviews with principals, classroom teachers, adiwiyata teams, environmental ambassadors, cafeteria attendants, committees, and parents. The contex component that includes the vision, mission, and objectives of the school has loaded safeguards and environmental management. The input component includes the budget used only 28% of the total budget of Rp 985,960,000, so its development is very limited. The Human Resources have already had the ability to implement the program adiwiyata though it is constrained by the time. The curriculum structure used has been adapted to the adiwiyata program. In the process component, the students’ character is already formed so that the coordinator only directs and develops their sensitivity to the environment. The product component, as adequately produced, include academic and non-academic aspects.
Kompetensi Profesionalis Guru dan Minat Belajar Siswa dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Nurkamilah Nurkamilah
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.164 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1262

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mengungkapkan pengaruh kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar IPA. Penelitian menggunakan metode survey, dengan teknik analisis jalur. Populasi terjangkau sebanyak 150, dan sampel 109 siswa. Hasil penelitian menunjukkan:  1) terdapat pengaruh langsung positif Kompetensi Profesional Guru terhadap Hasil Belajar IPA, 2) terdapat pengaruh langsung positif Minat belajar siswa terhadap Hasil Belajar IPA, 3) terdapat pengaruh langsung positif Kompetensi Profesional Guru terhadap Minat belajar siswa. Implikasi, peningkatan kompetensi profesional guru dan minat belajar secara parsial dan simultan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. The research aims to know, analyze and reveal the influence of professional competence of teachers and students' interests in learning achievement of Natural Science. The research uses a survey method with path analysis technique. The affordable population amounts to 150, and the samples have 109 students. The results showed: 1) there is a positive effect of teacher professional competence on the learning achievement of Natural Science, 2) there is a positive influence of students’ learning interests on the Natural Science learning achievement, 3) there is a positive influence of teacher professional competence on the students’ learning interests. Implications, the increased professional competence of teachers, and the learning interests partially and simultaneously can improve students' learning achievement of Natural Science.
Pengaruh Penilaian Guru tentang Kegiatan Musyawarah Guru Mata Ajar (MGMP) dan Motivasi Berprestasi terhadap Kompetensi Profesional Guru PKn dalam Membuat Soal Depri Ari Jimni; Anah Suhaenah Suparno
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.971 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v1i2.1263

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh penilaian guru tentang kegiatan MGMP dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi guru dalam membuat soal. Populasi 186 guru, sampel 127 guru. Data dihimpun dengan kuesioner dan analisis butir soal menggunakan iteman. Data dianalisa dengan teknik korelasi sederhana, uji linearitas dan dengan analisis jalur. Hasilnya: 1) terdapat pengaruh langsung positif penilaian guru tentang kegiatan MGMP;  2) terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi guru terhadap kompetensi profesional guru dalam membuat soal;  3) terdapat pengaruh langsung penilaian guru tentang kegiatan MGMP terhadap motivasi berprestasi guru.  Implikasi, apabila MGMP memiliki berbagai program yang menunjang dan menarik sehingga guru memberikan penilaian yang baik tentang kegiatan MGMP dan bergabung dalam MGMP karena kebutuhan untuk dapat meningkatkan kompetensi profesional terutama dalam membuat soal sehingga tujuan pendidikan PPKn khususnya sebagai materi yang bersifat aplikatif dapat diterapkan siswa. Penilaian tersebut juga akan dapat meningkatkan motivasi berprestasi guru yang dapat berimbas pada kompetensi profesional guru dalam membuat soal.   The study aims to reveal the effect of teacher assessment on MGMP activities and achievement motivation on teacher competence in making the test items. The population numbers 186 teachers and the samples have 127 teachers. The data are collected with questionnaire and item analysis using iteman. The data are then analyzed by simple correlation techniques, linearity test and by path analysis. The results of the research indicate: 1) there is a positive effect of teacher assessment on MGMP activities; 2) there is a positive influence of teacher achievement motivation toward teacher professional competence in making test items; and 3) there is a influence of teacher assessment of MGMP activities on the achievement motivation of teachers. If the MGMP has a variety of programs that support, teachers will provide a good assessment in MGMP activities and join the MGMP because of the need to improve professional competence, especially in making the test items. Therefore, the purpose of education as applicable materials can be applied. With a good assessment of teachers in MGMP activities, MGMP will also be able to improve teacher achievement motivation that can affect the professional competence of teachers in making test items.

Page 6 of 14 | Total Record : 134