cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25487841     EISSN : 2614011X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrotekma is a Scientific Journal of Agro Technology located at the Faculty of Agriculture, University of Medan Area. Journal of Agrotekma presents the results of research with quantitative and qualitative approaches that are sourced on the development of cultivation research of plants and the protection of organic crops that are environmentally friendly and sustainable. It is published twice a year, every December and June.
Arjuna Subject : -
Articles 175 Documents
Pengendalian Hama Penggerek Bonggol Pisang (Cosmopolites sordidus. Germar) Dan Penggerek Batang Pisang (Odoiphorus longicollis. Olivier) Dengan Beauveria bassiana Syahputra, Agung; Suswati, Suswati; Indrawati, Asmah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.284 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1108

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang kemampuan cendawan Beauveria bassiana dalam mengurangi intensitas serangan penggerek bonggol dan penggerek batang pisang. Penelitian ini dilakukan di Desa Lao Sambo, Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang, dengan ketinggian tempat 150 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 taraf  perlakuan, 4 ulangan, perlakuan adalah aplikasi jenis B. bassiana dengan dosis rekomendasi. sebagai berikut : A0 = 0 konidia/ml, A1 = 102 konidia/ml, A2 = 104 konidia/ml, A3 = 106 konidia/ml, A4 = 108 A5 = sipermetrin 0,5cc/ml. Parameter yang diamati meliputi mortalitas C.sordidus dan O.longicollis dan efektifitas dosis B.bassiana. C.sordidus Germar dan O.longicollis Oliver yang terperangkap lebih didominasi oleh trap A0 (kontrol) 75 % sedangkan A1 (suspensi 102/ml) 0 %, A2 (suspensi 104/ml) 14,29 %, A3 (suspensi 106/ml) 0 %, A4 (suspensi 108/ml) 10,71 %, dan A5 (Sipermetrin 0,5cc/ml) 0 % imago. Sedangkan O.longicollis pada trap A0 (kontrol) 39,13 % sedangkan A1 (suspensi 102/ml) 34,78 %, A2 (suspensi 104/ml) 0 %, A3 (suspensi 106/ml) 21,74%, A4 (suspensi 108/ml) 4,35% ekor, dan A5(Sipermetrin 0,5 ml) 0 % imago. Penggunaan suspensi jamur B.bassiana sangat berpengaruh nyata terhadap C.sordidus Germar dan O.longicollis Oliver yang terperangkap pada trap.
Studi Sumber Stek yang Berbeda dan Pemberian Rootone F terhadap Tingkat Keberhasilan Stek Daun Kopi Simatupang, Bernat; Tantawi, Ahmad Rafiqi; Hasibuan, Syahbudin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.173 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1630

Abstract

Rendahnya produktivitas kopi Indonesia di akibatkan oleh kebun pertanaman yang telah tua serta belum dimanfaatkannya bahan tanam unggul, untuk itu perlu dilakukan kajian tentang penggunaan bibit unggul yang yang relatif mudah dan praktis yaitu dengan cara stek daun.Penelitian tentang Studi Sumber Stek yang berbeda dan pemberian Rootone F Terhadap Tingkat keberhasilan Stek Daun Kopi (Coffea Canephora Pierreex Froehner) telah dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Medan Area yang dimulai dari bulan Februari sampai dengan april 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber stek daun yang berbeda dan Konsentrasi zat pengatur tumbuh terbaik untuk pertumbuhan setek daun kopi. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 12 taraf perlakuan dengan 3 ulangan. Data hasil percobaan ini dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5% dan F perlakuan yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji lanjutan jarak Duntcunt ada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan sumbertek yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata untuk parameter persentase tumbuh dan persentase hidup, sumber stek bagian ujung lebih baik di banding dengan sumber stek bagian tengah dan bagian pangkal untuk parameter pertentase stek hidup, sedangkan untuk parameter persentase tumbuh menunjukan sumber stek bagian pangkal lebih baik dibanding dengan sumber stek bagian ujung dan bagian tengah.
Studi Sumber Stek Daun Dengan Pemberian Rootone – F Dan Benzil Amino Purin (BAP) Terhadap Pertumbuhan Tunas Stek Daun Kakao (Theobroma cacao) Zuheri Pulungan, Ahmad
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.318 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1103

Abstract

Rendahnya produktivitas kakao di Indonesia disebabkan oleh teknologi budidaya tanaman kakao yang masih sederhana, serta penggunaan bahan tanam kakao yang mutunya kurang baik. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk penggunan bibit unggul yang relatif mudah dan praktis yaitu dengan cara stek daun. Penelitian tentang “Studi Sumber Stek Daun Dengan Pemberian Rooton-F dan Benzil Amino Purin (BAP) Terhadap Pertumbuhan Tunas Stek Daun Kakao (Theobroma Cacao)” telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1 Medan Estate, mulai bulan Mei sampai Juli 2014. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Meningkatkan persentase pertumbuhan stek daun kakao. 2. Mengetahui pengaruh hasil ZPT Rotoone-F dan Benzil Amino Purin (BAP) terhadap keberhasilan stek daun kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, 3 x 3 dengan 3 ulangan sehingga diperoleh sembilan kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan stek daun kakao dengan penggunaan ZPT pada berbagai konsentrasi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan stek daun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:1. Stek daun kakao mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif cara perbanyakan tanaman. Pemberian ZPT Rootone-F pada perlakuan R1B3 dapat memberikan persentase hidup tertinggi mencapai 56,67%. 2. Pemberian ZPT Rootone-F dan Benzil Amino Purin (BAP) menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada pertumbuhan kalus terhadap semua perlakuan stek daun kakao.
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Bermikoriza Dengan Aplikasi Biochar Dan Pupuk Kimia Adetiya, Nopa; Hutapea, Sumihar; Suswati, Suswati
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.628 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1130

Abstract

Menurunnya produksi cabai merah di Sumatera Utara disebabkan oleh berkurangnya luas panen, serangan hama penyakit dan kurang tersedianya unsur hara yang ada di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah bermikoriza dengan aplikasi biochar dan pupuk kimia. Penelitian dilakukan di Gang Metcu Desa Guru Singa Kecamatan  Berastagi Kabupaten Karo yang dilakukan pada tanggal 24 Mei 2015 sampai 27 November 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis Biochar (A) dengan 4 taraf yaitu A = 0 kg biochar /m2; A1 = 0,5 kg biochar / m2 ; A2 = 1 kg biochar / m2 ; A3 = 1,5 kg biochar / m2. Faktor kedua yaitu jumlah pupuk kimia (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = 0% dosis anjuran ; B1 = 100% dosis anjuran ; B2 = 75% dosis anjuran ; B3 = 50% dosis anjuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian biochar kendaga dan cangkang biji karet dan pupuk kimia dapat meningkatkan  pertumbuhan (tinggi tanaman,diameter batang) dan produksi (jumlah buah, bobot buah) tanaman cabai merah bermikoriza.
Respon Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascanicum L.) Nasution, Rohima; Pane, Erwin; Gusmeizal, Gusmeizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.109 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pupuk Kandang Sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan respon yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi  bawang merah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan juni  sampai dengan Agustus 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi sehingga didapat 32 plot tanaman dari seluruh kombinasi dan ulangan. Faktor pertama yang diuji adalah pupuk kandang sapi yaitu K0 = tanpa pupuk kandang sapi, K1 =  mengunakan pupuk dengan dosis 200 gram /plot, K2 = mengunakan pupuk kandang sapi 400 gram/plot, K3= mengunakan pupuk kandang sapi dengan dosis 600 gram /plot. Faktor kedua yang diuji adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa mengunakan AOS Amino, A1= mengunakan AOS Amino (1,875 ml/l air), A2 =  mengunakan AOS Amino (3,75 ml/l air), A3= mengunakan AOS Amino (5,625 ml/l air). Hasil  penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi  dan AOS Amino  perpengaruh nyata pada pengamatan bobot basah perplot dengan nilai F-hitung 4,13 pada perlakuan AOS Amino dan tidak perpengaruh nyata pada parameter lainya, dan hasil rata bobot umbi perplot menunjukan hasil yang tinggi pada perlakuan  A3 (5,625 ml/l air).
Efektivitas Penggunaan Biofumigan Limbah Brassica Terhadap Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum ras 3) Pada Tanaman Kentang Di Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun Prizoise Nababan, Christolo; Suswati, Suswati; Hasibuan, Syahbudin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.017 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1109

Abstract

Berkurangnya produktivitas tanaman sayuran, termasuk kentang, dipengaruhi oleh beberapa faktor dan salah satu diantaranya adalah serangan hama dan penyakit tanaman. Salah satu penyakit penting pada tanaman kentang adalah  penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh  Ralstonia solanacearum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan jenis limbah tanaman  Brassica, sebagai pengendali layu bakteri (Ralstonia solanacearum ras 3) pada tanaman kentang. Untuk mengetahui keefektivan biofumigan dari limbah Brassica dengan cara dengan mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 Faktor perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi limbah Brassica (Brassica oleracea vaR.capitata. B.chinensis. B. oleracea vaR.italica) dapat menekan perkembangan R.solanacearum ras 3 dengan efektifitas penekanan sebesar 50-100% di bandingkan dengan kontrol (tanpa Brassica). Aplikasi 3 jenis limbah Brassica (Brassica oleracea vaR.capitata. B.chinensis. B. oleracea vaR.italica)  juga dapat meningkatkan tinggi tanaman.
Budidaya Tanaman Sawi ( Brassica juncea L. ) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur Munthe, Kamelia; Pane, Erwin; Panggabean, Ellen L.
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.816 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1632

Abstract

Penelitian Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui teknik budidaya tanaman Sawi yang lebih efisien dengan menggunakan media tanam yang berbeda secara vertikultu. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat  25 m dari permukaan laut, topografi datar dan jenis tanah alluvial.  Penelitian ini dilaksanakan Mei 2014 / Juli  2014, penelitian mengunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor pertama Pola Budidaya (P) yang terdiri dari 3 taraf, P1 = Konvensional P2 = Vertikultur bambu P3 = Vertikultur botol plastik bekas. Faktor kedua Media tanam (M) yang terdiri dari 2 taraf : M1  =  tanah  + pupuk kandang sapi dan  M2  =  tanah  + pupuk kompos sayuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dan kompos sayur tidak menunjukan perbedaan yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi, tetapi pola tanam menunjukan pengaruh yata pada pertumbuhan tanaman sawi hijau (P1) konvesional dan disusul dengan pelakuan perikultur yang tidak jauh berbeda yaitu P2 (verikultur dengan Bambu). Secara umum penelitian tidak menunjukan hasil yang berbeda nyata tetapi pengunaan pola tanam verikultur dengan bambu dapat digunakan karea hasil tidak jauh berbeda dengan konvensional.
Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Anakan Pisang Yang Diperbanyak Melalui Pematian Titik Tumbuh Marzuki Hasibuan, Abdi; Suswati, Suswati; Azis, Rizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.441 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1104

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektivitas pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan anakan pisang yang diperbanyak melalui pematian titik tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan anakan pisang. Penelitian dilakukan pada bulan 25 Desember-20 Februari dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap non factorial dengan lima ulangan dan 5 perlakuan dimana M0(0 ton/Ha), M1 (3.12 kg pupuk organik/tanaman atau setara dengan 5 ton/hektar), M2 (6.25 kg pupuk organik/tanaman atau setara dengan 10 ton/hektar), M3 (9.37 kg pupuk organik/tanaman atau setara dengan 15 ton/hektar), M4 (12.5 kg pupuk organik/tanaman atau setara dengan 20 ton/hektar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dapat meningkatkan bobot basah dan jumlah daun pada anakan pisang. Peningkatan berat basah anakan ini disebabkan unsur  hara  yang diserap oleh akar akan dimanfaatkan untuk mendorong diferensiasi sel pada batang pisang. Dari hasil pengamatan terlihat bahwa semakin tinggi dosis pupuk organik yang diberikan maka jumlah daun pada anakan tanaman pisang semakin banyak. Hal ini tidak luput dari peran akar yang tumbuh dan berkembang dengan baik.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Sarianti, Nilma; Gusmeizal, Gusmeizal; Aziz, Rizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.993 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1131

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate. Penelitian ini di laksanakan bulan Mei sampai bulan Juli 2015, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi yaitu S0 = tanpa pupuk kandang sapi, S1 =  pupuk kandang pada dosis 2,25 kg per plot, S2 = pupuk kandang sapi pada dosis 4,5 kg per plot, S3= pupuk kandang sapi pada dosis 6,75 kg per plot. Faktor kedua adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa pemberian AOS Amino, A1= AOS Amino pada konsentrasi 0,375 %, A2 =  AOS Amino pada konsentrasi 0,75 %, A3= AOS Amino pada konsentrasi 1,13 %. Hasil  penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang sapi ( S ) nyata meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah per 100 biji tanaman sampel kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.Perlakuan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (A) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1. Serta perlakuan dosis pupuk kandang sapi dan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (SA) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.
Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi Manis (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Kompos Sekam Padi Yunita, Sri; Hutapea, Sumihar; Rahman, Abdul
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.909 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1110

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman sawi manis terhadap pemberian  kompos sekam padidan pupuk organik cair dibandingkan dengan pemupukan organik. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian dilakukan mulai bulan Mei 2014 sampai dengan bulan Juni 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, Faktor pertama yang diuji adalah kompos sekam padi  yaitu K0 = tanpa perlakuan (mengunakan pupuk urea 100 kg/ha), K1 = kompos sekam padi 7 ton/ha, K2 = kompos sekam padi 14 ton/ha, dan K3 = kompos sekam padi 21 ton/ha. Faktor kedua yang diuji adalah pupuk organik cair yaitu C0 = Tanpa pupuk organik cair, C1 = pupuk organik cair 0,5L/ha, C2 = pupuk organik cair 1 L/ha, C3 = pupuk organik cair 1,5 L/ha. Hasil  penelitian menunjukan bahwa kombinasi pupuk organik cair (C3= 1,5 Liter/ha) lebih berpengaruh terhadap semua parameter dibandingka dengan kompos sekam padi dengan kombinasi terbaik K3C3. K3C3 tidak berbeda nyata dengan perlakuan K3C2, K2C3 dan K2C2. Secara umum penelitian ini menunjukan penambahan Kompos sekam padi dan pupuk organic cair ke dalam media tanam sawi manis (Brassica Juncea L.) dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi manis (Brassica Juncea L.).

Page 2 of 18 | Total Record : 175


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (1)Desember 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 8 No. 1 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 6 No. 2 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 5, No 2 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 5, No 1 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember More Issue