cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021" : 5 Documents clear
Analisis Tarif Angkutan Umum Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay Dan Willingness To Pay Andre Beny Saputra; Sunarto Sunarto; Samin Samin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.857 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1204

Abstract

Angkutan umum merupakan sistem transportasi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang biasanya disediakan oleh pengusaha jasa angkutan umum. Untuk menggunakan jasa angkutan umum, penmpang akan dikenakan tarif sesuai dengan perjalanan yang ditempuh. Tarif merupakan salah satu unsur dalam menunjang kelangsungan operasional kendaraan umum. Kebijakan dalam menentukan tarif yang berlaku harus ditinjau terhadap dua aspek, yang terdiri dari pengusaha jasa angkutan umum dan penumpang selaku pengguna jasa angkutan umum. Dari aspek pengusaha jasa angkutan umum yaitu PO. BAGONG, tarif ditentukan berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan yang meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sedangkan, dari aspek pengguna jasa angkutan umum, tarif yang berlaku ditentukan dengan melihat nilai Ability To Pay (ATP) atau kemampuan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum dan Willingness To Pay (WTP) atau kemauan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum. Data mengenai komponen biaya langsung dan biaya tidak langsung didapatkan dengan melakukan wawancara dengan pihak dari PO. Bagong, kemudian data dianalisis dan didapatkan besaran biaya operasional kendaraan yang dikeluarkan oleh PO. Bagong. Untuk mengetahui nilai Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP), data yang diperlukan, didapat dengan penyebaran kuesioner yang diisi oleh penumpang bus PO. Bagong. Hasil analisis menunjukkan tarif berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) saat ini adalah sebesar Rp. 27.000,00, berdasarkan nilai Ability To Pay (ATP) didapatkan tarif sebesar Rp. 40.043,05 dan nilai Willingness To Pay (WTP) sebesar Rp. 22.779,49.
MODEL ESTIMASI BIAYA DENGAN METODE COST SIGNIFIANT MODEL PADA PEMBANGUNAN RUMAH DI KABUPATEN TEGAL Saufik Luthfianto; Annisatul Muthoharoh
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.093 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1213

Abstract

Keadaan ekonomi disaat ini hadapi persaingan yang sangat ketat serta keberhasilan bergantung pada ketepatan dalam menaksir dan mengantisipasi pembengkakan biaya (cost overrun). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan suatu model estimasi yang memberikan informasi anggaran diawal proyek secara efisien, lebih gampang dan dengan hasil yang pas serta akurat pada pembangunan perumahan Kabupaten Tegal dengan type rumah  serta untuk menerapan proyek di tahun depan. Penelitian ini menggunakan metode Cost Significant Model, model yang berpengaruh sangat significant dalam total anggaran proyek. Hasil penelitian membuktikan kalau pekerjaan yang sangat mempengaruhi sebesar 84.13% antara lain dipengaruhi pekerjaan pasangan (X3) sebesar 25.53% pekerjaan plester, acian serta profil (X4) sebesar 16.43%, pekerjaan rangka atap serta penutup sebesar (X6) sebesar 13.48%, pekerjaan beton bertulang 1: 2: 3 (X5) sebesar 8.28%, pekerjaan rangka plafond serta penutup (X7) sebesar 6.97%, pekerjaan finishing/ cat (X11) sebesar 6.96%,  pekerjaan kusen serta jendela (X8) sebesar 6.48%. Dengan memakai model ditaksir ini didapatkan sesuatu model  Y’=- 503,865. 643+ 8. 289 X4 maksudnya anggaran pekerjaan plester, acian, serta profil yaitu 0, hingga total anggaran proyek pekerjaan sebesar- Rp 503, 865. 643 serta bila variabel independent lain nilainya senantiasa serta alami peningkatan 1% hingga total anggaran pekerjaan (Y’) hendak mengalami kenaikan sebesar Rp 8.298. Hasil dari pengujian model ini didapatkan tingkatan keakuratan -5.1355% s/ d 4.26% bersumber pada klasifikasi AACE International terletak di kelas 2 sehingga model ini dapat digunakan buat control bid/tender/penawaran dalam tender serta tingkatan sesuatu proyek
STUDI KENYAMANAN PEDESTRIAN DI TROTOAR Agusman S.T., M.M.
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.452 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1214

Abstract

Trotoar dibuat untuk melindungi pejalan kaki dari kendaraan yang melintas di area jalan raya. Trotoar yang semestinya digunakan para pejalan kaki untuk memudahkan mereka berjalan dengan aman diatas trotoar sudah tidak lagi dirasakan. Sebab, trotoar yang tersedia di Jalan Protokol Kecamatan Pasarwajo telah beralih fungsi sebagai tempat pedagang kaki lima dan area parkir bebas oleh masyarakat sekitar. Selain itu kebersihan trotoar juga tidak terjaga sehingga telah ditumbuhi rumput jalanan disekitar trotoar. Di trotoar itu sendiri telah terisi oleh gerobak para penjual gorengan sehingga menggangu kenyamanan pejalan kaki yang akan berjalan di trotoar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyaman pengguna di Kawasan trotoar jalan protokol. Berdasarkan tingkat kulitas jalur trotoar, pada lokasi penelitian disimpulkan bahwa  kualitas jalur trotoar belum memenuhi spesifikasi trotoar yang telah disyaratkan. Dimana pasa hasil pengamatan dilokasi penelitian didapatkan hasil pengukuran luas trotoar < 2 meter yaitu 1,5 meter dan ruang bebas trotoar < 2,5 meter yaitu 1,8 meter sehingga menyebabkan tingkat kenyamanan yang sangat rendah dimana fasilitas kebutuhan trotoar yang tidak tersedia dan berdasarkan hasil responden pengguna trotoar lebih mengacu pada tidak nyaman dengan jumlah persentase responden masyarakat terhadap kenyamanan 66% merasa tidak nyaman sehingga perlu perlu adanya penambahan luar trotoar dan perbaikan drainase pada daerah tersebut.
Penentuan Prioritas Risiko Pada Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Basement Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Nadila Indah Yuniasari
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1301.946 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1225

Abstract

Perkembangan proyek konstruksi di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang pesat. Perkembangan ini tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan yang luas, sehingga para penyedia jasa mengoptimalkan penggunaan lahan dengan membangun sebuah basement. Setiap proses pekerjaan basement dapat menimbulkan berbagai macam risiko yang dapat menghambat proses pekerjaan hingga menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis risiko dan penentuan prioritas risiko serta memberi respon terhadap risiko yang terjadi. Metode yang digunakan adalah AHP dengan pengambilan data melalui kuesioner dan wawancara pada pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi basement. Variabel risiko yang digunakan sebanyak 12 variabel yang memiliki pengaruh terhadap waktu dan biaya pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi basement. Hasil yang diperoleh dari analisis risiko adalah variabel yang memiliki level risiko tinggi yaitu pekerjaan ulang dan adanya perubahan desain, sedangkan variabel yang memiliki level risiko rendah yaitu pemeliharan material dan peralatan. Dalam penentuan prioritas risiko menggunakan metode AHP didapatkan variabel risiko yang memiliki prioritas tinggi terhadap waktu yaitu predictable/unpredictable moment dengan bobot sebesar 12,201% dan variabel risiko yang memiliki prioritas tinggi terhadap biaya yaitu adanya perubahan desain dengan bobot sebesar 11,355%. Selanjutnya, setiap variabel risiko akan diberi respon risiko untuk mengetahui strategi penanganan yang tepat dalam meminimalisir risiko yang terjadi.
Kajian Hidrologi Pada Sistem Pengendalian Banjir Aan Andriawan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.272 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1228

Abstract

Gedung Social Security Tower (SS Tower) adalah jawaban akan tingginya kebutuhan ruang kantor, lingkungan SS Tower adalah lingkungan yang ramah, yang ketika pembangunannya memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup. Salah satu upayanya adalah dengan dengan di buatnya daerah tangkapan air hujan yang memadai dengan pembuatan kolam resapan maupun sumur-sumur resapan. Selain itu juga bentuk upayanya antara lain yaitu pencegahan penyerapan air laut kedalam area perkotaan, penganganan genangan banjir yang sering terjadi di Jakarta, pemanfaatan kembali air hujan dan menyediakan area terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi hidrologi yang lebih detail sehingga pengelolaan air di Gedung SS tower dapat dikelola dengan optimal atu dikendalikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengendalian bajir ini adalah Analisa perhitungan curah hujan rata-rata DAS, analisa frekuensi dan perhitungan debit rencana. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil kajian hidrologi perlu dipertimbangkan besaran banjir di Kali Cideng dan sistem pompa pada Waduk Setia Budi. Dari analisis besaran runoff banjir kawasan, lokasi rencana diperkirakan menyumbangkan 0,15 m3/detik (pada kala ulang 5 tahunan) aliran ke system drainase apabila tidak  dilakukan penanganan untuk menahan laju aliran permukaan dengan pembuatan saluran resapan aatau kolam resapan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5