cover
Contact Name
Asih Ahistasari
Contact Email
aarryahistasari@gmail.com
Phone
+6285244202789
Journal Mail Official
aarryahistasari@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Metode : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 24768936     EISSN : 26144301     DOI : http://doi.org/10.33506/mt
Metode : Jurnal Teknik Industri is a scientific peer-reviewed journal published by LPPM Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia. The journal to be published two times a year (March and October). Focus and Scope of this Journal are: Operational research; Manufacture system; Ergonomic; Supply chain management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 187 Documents
Analisis Efektifitas Alat Berat “Alat Berat” PT.Henrison Iriana Dengan Metode Lcc “Life Cycle Cost” Dan Oee “Overall Eqipment Effectivness Ashar - Ashar; Siti Nur Kayatun
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.823 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i1.987

Abstract

Kualitas dan kuwantitas yang baik menuntut suatu manajemen yang baik pada sebuah perusahaan yang mencakup pada manjemen SDM, manajemen keuangan, manajemen produksi an lain sebagainya. PT.Henrison Iriana adalah sebuah perusahaan manufaktur penghasil produk ply wood yang berada di wilayah Sorong Papua Barat. Dalam perusahaan ini sering mengalami masalah pada bagian produksi, salah satunya adalah sering terjadinya kekosongan pada bagian cross cut yang mengakibatkan pekerja menganggur pada jam kerja yang disebabkan kurangnya ketersediaan alat pengangkut bahan baku yaitu “Wheel Loader”. Untuk mengetahui seberapa besar kerugian yang disebabkan oleh kurangnya “Wheel Loader” maka dilakukan analisa dengan mengguakan Life Cycle Cost dan Overall Equipment Effectivness.
Analisis Strategi Meningkatkan Daya Saing Dengan Menggunakan Metode IPA (Importance Performance Analysis) Pada Hotel Rinjani Plaza Di Kota Sorong Intan Iriani Supriatna; Fahri - Affandi
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v4i2.989

Abstract

Penelitian ini menganalisa strategi meningkatkan daya saing Hotel Rinjani Plaza yang ditentukan peneliti berdasarkan wawancara terhadap pelanggan, peneliti memperoleh 26 atribut/pernyataan. 26 atirbut/pernyataan yang diperoleh, di analisis dengan metode IPA (Importance Performamce Analysis). Metode IPA (Importance Performance Analysis) sebagai rangka kerja sederhana untuk menganalisis atribut – atribut porduk pada tingkat kesesuian membandingkan antara tingkat kepentingan (harapan), dengan tingkat kinerja pelayanan. Hasil pengolahan data dengan metode IPA adalah 6 atribut masuk dalam kuadran I yang berarti harus ditangani / ditingkatkan selanjutnya kuadran II memiliki 13 atribut yang berarti kinerjanya harus di pertahankan. Sedangkan kuadran III memililki 6 atribut yang berarti dapat ditangani jangka panjang. Dan kuadran IV memiliki 2 atribut yang berarti berlebihan kinerjanya dan tidak menjadi prioritas utama.
Analisis Strategi Meningkatkan Daya Saing Dengan Menggunakan Metode IPA ( Importance Performance Analysis ) Pada Hotel Rinjani Plaza Kota Sorong Intan Iriani Supriatna; Fahri Affandi
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.439 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i2.1457

Abstract

Penelitian ini menganalisa strategi meningkatkan daya saing Hotel Rinjani Plaza yang ditentukan peneliti berdasarkan wawancara terhadap pelanggan, peneliti memperoleh 26 atribut/pernyataan. 26 atirbut/pernyataan yang diperoleh, di analisis dengan metode IPA (Importance Performamce Analysis). Metode IPA (Importance Performance Analysis) sebagai rangka kerja sederhana untuk menganalisis atribut – atribut porduk pada tingkat kesesuian membandingkan antara tingkat kepentingan (harapan), dengan tingkat kinerja pelayanan. Hasil pengolahan data dengan metode IPA adalah 6 atribut masuk dalam kuadran I yang berarti harus ditangani / ditingkatkan selanjutnya kuadran II memiliki 13 atribut yang berarti kinerjanya harus di pertahankan. Sedangkan kuadran III memililki 6 atribut yang berarti dapat ditangani jangka panjang. Dan kuadran IV memiliki 2 atribut yang berarti berlebihan kinerjanya dan tidak menjadi prioritas utama.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di PT. Belibis Papua Mandiri Intan Iriani Supriatna; Dedy Suryanada
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.184 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i2.1458

Abstract

Penelitian ini menganalisa pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri dari Tangible, Empathy, Reliability, Responsiveness, dan Assurance terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri serta menentukan variabel yang paling dominan mempengaruhi kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri. Pada penelitian ini analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi AMOS 22. SEM merupakan analisis multivariat yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel secara kompleks. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner sebagai alat ukur karena variabel yang menjadi objek penelitian bersifat laten dengan jumlah 100 data yang tersebar pada pelanggan yang dilayani di loket dan kapal PT. Belibis Papua Mandiri. Hasil dari penelitian ini adalah variabel Tangible tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri, Empathy tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri, Reliability tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri, Responsiveness tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri, dan Assurance tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri.Berdasarkan Output Amos 22 tentang pengaruh langsung, tidak langsung dan pengaruh total variabel yang paling dominan mempengaruhi kepuasan pelanggan PT. Belibis Papua Mandiri walau tidak berpengaruh signifikan adalah variabel Assurance karena memiliki nilai pengaruh yang lebih besar dari variabel Tangible, Empathy, Reliability, dan Responsiveness.
Evaluasi Ergonomi Lingkungan Kerja Di Counter Check - In Kedatangan Pada Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong Sanny Hahury; Sidik Tri Prasetyo
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.368 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i2.1459

Abstract

Peningkatan jumlah penumpang dan bertambahnya Counter Check – In dengan luas ruangan yang tetap tentu akan mempengaruhi faktor –faktor lingkungan kerja fisik yang meliputi tingkat kebisingan, pencahayaan dan temperatur yang berada diruang Counter Check – In pada Bandara Domine Eduard Osok. Untuk itu di perlukan evaluasi pengukuran lingkungan kerja untuk mengetahui perubahan lingkungan kerja fisik yang terjadi pada ruang counter check – in bandara domine eduard osok. Evaluasi pengukuran factor lingkungan kerja fisik ini di lakukan di beberapa titik yang telah di tentukan pada ruangan counter check-in dengan menggunakan metode pengukuran lingkungan kerja fisik yang telah ditetapkan. Setelah melakukan evaluasi pengukuran faktor tingkat kebisingan mendapatkan nilai tingkat kebisingan sebesar 72,45 dB pencahayaan sebesar 141,58 lux dan suhu sebesar 26,11 ºC. Hasil evaluasi ini kemudian akan dibandingkan dengan standard baku mutu lingkungan kerja fisik. Dari hasil evaluasi yang telah di lakukan diketahui bahwa factor pencahayaan tidak melewati nilai ambang batas yaitu sebesar 200 lux, dan suhu tidak melewati nilai ambang batas yaitu sebesar 18 - 28 ºC. Namun terjadi peningkatan pada factor tingkat kebisingan di mana telah melewati nilai ambang batas standar kebisingan untuk kawasan bandara sebesar 60 – 70 dB namun masih berada dalam batas standard lingkungan kerja yang telah di tetapkan sebesar 85 dB.
Analisis Pengaruh Pencahayaan Temperatur Terhadap Kenyamanan Ruang Belajar Universitas Muhammadiyah Sorong Sanny Hahury; Aldi Rifaldi
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.524 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i2.1460

Abstract

Manusia pada dasarnya memerlukan cahaya untuk melihat objek secara visual. Cahaya yang dipantulkan oleh objek-objek tersebutlah maka kita dapat melihatnya secara jelas dan mata nyaman untuk melihat. Ruang kelas yang baik adalah ruang kelas yang nyaman untuk melakukan suatu belajar. Kenyamanan visual dapat tercapai jika poin-poin kenyamanan visual teraplikasikan secara optimal antara lain dengan kesesuaian rancangan dengan standar terang yang direkomendasikan dan penataan layout ruangan yang sesuai dengan distribusi pencahayaan. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode gabungan (kualitatif dan kuantitatif) dan pengolahan data atau analisa data menggunakan metode Regresi Berganda, digunakan untuk menganalisa pencahayaan untuk kenyamanan visual pada pengguna Universitas Muhammadiyah Sorong. Metode komparatif membandingkan hasil kuesioner, hasil pengukuran intensitas cahaya dan standart SNI. Hasil dari penelitian ini, berdasarkan pengukuran intensitas cahaya ruangan dan respon dari pengguna ruang dari kuesioner.
Intensitas Polusi Udara Untuk Penunjang Penataan Ruang Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Mierta Dwangga
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.514 KB) | DOI: 10.33506/mt.v4i2.1461

Abstract

Studi dalam penelitian ini mengenai Intensitas Tingkat Pencemaran Udara pada Simpang 3 Angsau, Simpang 3 Perkantoran dan Simpang 3 Polres Daerah Perkotaan untuk Parameter SOx, NOx, COx, dan TSP Kabupaten Tanah Laut. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui kadar parameter udara SOx, NOx, COx , dan kebisingan pada simpang 3 Angsau dan simpang 3 Perkantoran daerah perkotaan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, (2) Untuk mengetahui dan mengkaji Dampak kerusakan lingkungan akibat pencemaran udara pada simpang 3 Angsau dan simpang 3 Perkantoran daerah perkotaan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, (3) Menentukan tingkat pencemaran udara pada simpang 3 Angsau dan simpang 3 Perkantoran daerah perkotaan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, dan (4) Merencanakan rekayasa teknik efektif dan manajemen perencanaan pada pencemaran udara di simpang 3 Angsau dan simpang 3 Perkantoran daerah perkotaan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Dalam penelitian ini menggunakan perbandingan antara hasil laboratorium terhadap parameter SOx, NOx, COx, dan TSP yang didapatkan pada setiap pengukuran disetiap titik dengan baku mutu yang telah ditetapkan yaitu berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 035 Tahun 2007. Pengukuran dilakukan pada tiga titik yang berbeda yaitu simpang 3 Angsau, SImpang 3 Perkantoran, dan Simpang 3 Polres dan diukur dengan tiga waktu yang berbeda yaitu pada pagi hari (07.30 WITA), pada siang hari (13.05 WITA) dan pada malam hari (18.00 WITA). Dari hasil laboratorium yang didapatkan menunjukkan bahwa pencemaran udara di tiap simpang 3 yang dilakukan pengukuran masih dibawah standar baku mutu yang ditetapkan sesuai Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 035 Tahun 2007. Namun, dari hasil pengamatan dilapangan didapatkan beberapa hal yang dirasa kurang, yaitu kurangnya RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan penataan kota pada setiap titik pada pengambilan sampel yang dilakukan, kurangnya jumlah vegetasi tanaman atau tumbuhan pada setiap pinggir jalan dan kurang lebarnya akses jalan yang berpengaruh terhadap jumlah transportasi yang lewat pada setiap titik pengambilan sampel.
Analisis Waktu Pembuatan Noken Menggunakan Metode Jam Henti (Stopwatch Time Study) Masniar Masniar; Martafina Maga
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.096 KB) | DOI: 10.33506/mt.v5i1.1514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku pembuatan noken. Penelitian ini akan dilakukan pada kelompok rajut lemsa di jln, F. kalasuat malanu air terjun kota sorong. Metode jam hennti (stopwatch), metode ini dilakukan dengan mengukur waktu melalui pengamatan dan mencatat waktu-waktu kerja untuk setiap siklus dengan mengunakan alat-alat yang telah disiapkan yang selanjutnya data waktu ini dihitung waktu baku. Waktu baku adalah waktu yang dibutukan untuk mengerjakan atau menyelesaikan suatu aktivitas atau pekerjaan oleh tenaga kerja, Faktor penyesuaian mengunakan cara westinghouse. untuk mengetahui waktu siklus, waktu normal dan waktu baku yang didapat dalam pembuatan noken. Dari hasil pengolahan data di dapatkan waktu siklus 273,43 menit, waktu normal 331,05 menit dan waktu baku 364,08 menit.
ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP JUMLAH PERMINTAAN PRODUK TEH 2M (Studi Kasus : Cv. Harum Manis Sorong) Masniar Masniar; Isti Fardila Said
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.647 KB) | DOI: 10.33506/mt.v5i1.1516

Abstract

Kasus covid-19 pertama kali di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi penurunan jumlah permintaan produk teh 2M karena adanya pandemi covid-19 dan berapa permintaan selanjutnya di masa pandemi (studi kasus pada Cv. Harum Manis). Data penelitian ini diambil dari data permintaan sebelum dan selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menghitung persentase dampak pandemi terhadap jumlah permintaan dilihat dari perhitungan selisih persentase jumlah permintaan dan memilih metode peramalan terbaik dan perhitungan kesalahan peramalan menggunakan metode MAPE. Dari hasil penelitian bahwa Persentase dampak pandemi terhadap jumlah permintaan produk teh 2M selama 7 bulan sebesar 0,78% dan permintaan selanjutnya menggunakan metode terbaik yaitu metode siklik dengan MAPE sebesar 0,47% dan dengan perhitungan rata-rata persentase dampak pandemi diperoleh hasil untuk bulan November 2020 adalah 6932 karton, Desember adalah 7114 karton, Januari 2021 adalah 6957 karton, Februari 2021 adalah 6503 karton, dan Maret 2021 adalah 5874 karton.
EVALUASI TINGKAT KEBISINGAN DAN PENCAHAYAAN PADA RUANG PERKULIAHAN GEDUNG 5 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG Masniar Masniar; Khalil Amrullah Nasrun
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.449 KB) | DOI: 10.33506/mt.v5i1.1517

Abstract

Ruang perkuliahan merupakan salah satu unsur penting dalam melaksanakan proses perkuliahan, ruang perkuliahan menjadi tempat berlangsungnya proses perkuliahan antara dosen dengan mahasiswa, oleh karena itu ruang perkuliahan tersebut harus dirancang sedemikian rupa agar proses perkuliahan yang berlangsung antara dosen dengan mahasiswa dapat berjalan dengan semaksimal mungkin. Gedung 5 merupakan salah satu dari 6 gedung perkuliahan yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Sorong. Sebagai penunjang dalam proses perkuliahan, fasilitas dan lingkungan sekitar gedung 5 Universitas Muhammadiyah Sorong harus di desain agar nyaman dan aman selama manusia melaksanakan aktivitas perkuliahan di tempat tersebut. Evaluasi tingkat kebisingan dan pencahayaan dilakukan berdasarkan metode yang telah di tetapkan. Setelah di dapatkan data hasil pengukuran pada tiap-tiap titik pengukuran pada lokasi penelitian, maka peneliti melakukan pengolahan dan analisis data. Hasil dari analisis data tersebut akan dibandingkan dengan regulasi yang ada yaitu Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : KEP-48/MENLH/11/1996 untuk tingkat kebisingan dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1429/MENKES/SK/XII/2006 untuk pencahayaan. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, diperoleh hasil pengukuran tingkat kebisingan di ketahui telah Melewati Nilai Ambang Batas. Sedangkan untuk hasil pengukuran pencahayaan diketahui hanya 5 dari 12 ruangan yang telah memenuhi Standar Minimal Pencahayaan.

Page 8 of 19 | Total Record : 187