cover
Contact Name
Saepul Bahri
Contact Email
lppm.antarbangsa@gmail.com
Phone
+628811372400
Journal Mail Official
lppm@antarbangsa.ac.id
Editorial Address
Kawasan Bisnis CBD Ciledug Blok A3 No.21 Jl. HOS Cokroaminoto Karang Tengah, Ciledug Tangerang 15157, Banten call center: Telp. 021-50986099 WA: 0821-1717-1441
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa
ISSN : 24422444     EISSN : 26153459     DOI : doi.org/10.51998/jti.v7i1
Core Subject : Science,
Jurnal Teknik Informatika (JTI) STMIK Antar Bangsa merupakan kumpulan artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa. Jurnal yang terbit dalam dua periode per Tahun ini berisi artikel ilmiah yang meliputi tema : Jaringan (Networking), Aplikasi Sains, Animasi / Multimedia Interaktif, Pengolahan Citra, Sistem Pakar, Sistem Penunjang Keputusan, Soft/Mobile Computing. Jurnal ini berisi pokok-pokok permasalahan dalam kerangka pengembangan secara teoritis maupun dalam bentuk implementasi.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
PEMODELAN DATAWAREHOUSE KOPERASI DENGAN METODE FOUR-STEP KIMBALL Dony Oscar
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.405

Abstract

Abstract - As an institution that has an objective to help the welfare of its members, Cooperative Employees would require an accountability report as one of support for the Board to conduct the evaluation, planning, and provide flexibility for the board to make decisions. But the information systems used today can not meet these needs, because the information system used currently only able to produce a report transaction data reports on the members. This study aimed to explore whether the data warehouse model as the most appropriate to be used by the Board to analyze any existing data so that the information can be utilized as a support in any decision making process. By using a four-step method kimball will build a data warehouse that will present the report in the form mutidimensi useful for the Board to conduct in-depth analysis to improve the quality of decisions made. Results from this study is a data warehouse model and its application to assist the cooperative management in analyzing the existing data information as the basis for each decision made. Intisari— Sebagai institusi yang mempunya tujuan untuk membantu kesejahteraan dari para anggota nya, Koperasi Karyawan tentu akan membutuhkan sebuah laporan yang akuntabel sebagai salah satu penunjang bagi pengurus dalam melakukan evaluasi, perencanaan, serta memberikan keleluasaan bagi pengurus untuk melakukan pengambilan keputusan. Tetapi sistem informasi yang digunakan saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut, karena sistem informasi yang digunakan saat ini hanya mampu menghasilkan laporan laporan tentang data transaksi para anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mencari model data warehouse seperti apakah yang paling tepat untuk digunakan oleh para pengurus dalam menganalisa setiap informasi data yang ada agar dapat dimanfaatkan sebagai penunjang dalam setiap proses pengambilan keputusan. Dengan menggunkan metode kimball four-step akan membangun data warehouse yang akan menyajikan laporan dalam bentuk multidimensi yang berguna bagi pengurus dalam melakukan analisa yang mendalam untuk meningkatkan kualitas dari keputusan yang dibuat. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah model data warehouse serta aplikasinya yang dapat membantu para pengurus koperasi dalam melakukan analisa terhadap informasi data yang ada sebagai landasan pada setiap keputusan yang dibuat.
PENERAPAN KNOWLEDGE SHARING UNTUK MEMBENTUK SHARING CULTURE PADA PT. JANE INDAH PERKASA JAKARTA Mia Rosmiati
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.406

Abstract

Abstract— Knowledge as one of the company's assets is one aspect that can increase the value of a company's competitive advantage. Knowledge becomes important when the competition among enterprises and labor exchange happened so fast, it is necessary for a form of knowledge management system or better known as Knowledge Sharing. The importance of knowledge management is also realized by PT. Jane Indah Perkasa Jakarta so that this research aims to apply knowledge sharing in the company. The method of this research is quantitative descriptive supported by the method of The Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE). Results of this study based on questionnaires on the application of Knowledge Sharing to employees that are at intervals of 3.40 to 4.19, the average value of the entire statement at 4.19 which was well received. Intisari—Knowledge sebagai salah satu aset perusahaan merupakan salah satu aspek yang dapat meningkatkan nilai competitive advantage suatu perusahaan. Knowledge menjadi penting saat persaingan antar perusahaan dan pertukaran tenaga kerja terjadi sedemikian pesatnya, untuk itu diperlukan suatu bentuk sistem pengelolaan knowledge atau lebih dikenal dengan Knowledge Sharing. Pentingnya pengelolaan knowledge juga disadari oleh PT. Jane Indah Perkasa Jakarta sehingga penelitian ini bertujuan untuk menerapkan knowledge sharing pada perusahaan tersebut. Metode dari penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang didukung dengan metode The Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE). Hasil penelitian ini berdasarkan dari penyebaran kuesioner terhadap penerapan Knowledge Sharing kepada karyawan yaitu berada pada interval 3.40-4.19, nilai rata-rata dari keseluruhan pernyataan sebesar 4.19 yaitu diterima dengan baik.
ANALISA STRATEGI IT DENGAN PENDEKATAN SWOT PADA UKM Laela Kurniawati
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.407

Abstract

Abstract—Application of information technology systems in an SME engaged in the sale of children's clothes would be beneficial if the application in accordance with the purpose, vision andthe organization's mission to establish a business strategy and information technology systems strategy. And so we need an analysis of various factors that influence the formation of a strategic planning system or information technology adaptabledan aligned with business strategy. Issues to be addressed in this study is whether the strategy of information technology systems for SMEs engaged in the sale of clothing online shop based child so that the SMEs can become one of competitive SMEs, while the purpose of this study was to determine the strategy of the current system. Then dala this occasion, will be analyzed informsi technology system based on SWOT analysis systems.The result of research are the first, SWOT Matrix can be used to develop a variety of strategies to strengthen conditions of SMEs, second, Based on the results of SWOT analysis is a small gallery on growth strategy, and third, results of internal matrix processing strategy used is the strategy of growth. Intisari— Penerapan sistem teknologi informasi pada sebuah UKM yang bergerak di bidang penjualan baju anak akan bermanfaat jika penerapannya sesuai dengan tujuan, visi dan misi organisasi dengan menetapkan strategi bisnis dan strategi sistem teknologi informasi. Sehingga dibutuhkan suatu analisa berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya suatu perencanaan strategi sistem atau teknologi informasi yang adaptable dan selaras dengan strategi bisnis. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu apakah strategi sistem teknologi informasi bagi UKM yang bergerak di bidang penjualan baju anak berbasis online shop agar UKM tersebut bisa menjadi salah satu UKM yang kompetitif, sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi sistem saat ini. Maka dalam kesempatan ini, akan dilakukan analisa sistem teknologi informasi berdasarkan analisa sistem SWOT. Hasil penelitian yang didapat yaitu: pertama, matrik SWOT dapat digunakan untuk menyusun berbagai strategi untuk memperkuat kondisi UKM. Kedua, berdasarkan hasil dari analisa SWOT galeri kecil berada pada strategi pertumbuhan, dan ketiga, hasil pengolahan matrik internal strategi yang dipakai adalah strategi growth.
PENERAPAN ALGORITMA APRIORI UNTUK PENENTUAN STRATEGI MARKETING PENJUALAN PRODUK Mohammad Badrul
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.408

Abstract

Abstract—Each company or organization that wants to survive needs to determine an appropriate marketing strategy. Data sales of products made by the company will eventually generate mountains of data. products offered various brands, brand influence people to buy the product, to determine the brand with the highest sales priori algorithms needed to know, and with the help of tools Tanagra, products with the highest sales can be known. Priori algorithms including the type of association rules in data mining. One association analysis phase which attracted the attention of many researchers to produce efficient algorithms is the analysis of patterns of high frequency (frequent pattern mining). Important or not an association can be identified by the two benchmarks, namely: support and confidence. Support (support value) is the percentage of the combination of these items in the database, while confidence (value certainty) is a strong relationship between the items in the rules of association. Priori algorithm can be helpful for the development of marketing strategies. Intisari— Setiap perusahaan maupun organisasi yang ingin tetap bertahan perlu untuk menentukan strategi marketing yang tepat. Data penjualan produk yang dilakukan oleh perusahaan lambat laun akan menghasilkan tumpukan data. produk yang ditawarkan bermacam merek, merek mempengaruhi masyarakat untuk membeli produk tersebut, untuk mengetahui merek dengan penjualan terbanyak diperlukan algoritma apriori untuk dapat mengetahuinya, dan dengan bantuan tools tanagra, produk dengan penjualan terbanyak dapat diketahui. Algoritma apriori termasuk jenis aturan asosiasi pada data mining. Salah satu tahap analisis asosiasi yang menarik perhatian banyak peneliti untuk menghasilkan algoritma yang efisien adalah analisis pola frequensi tinggi(frequent pattern mining). Penting tidaknya suatu asosiasi dapat diketahui dengan dua tolak ukur , yaitu : support dan confidence. Support (nilai penunjang) adalah persentase kombinasi item tersebut dalam database, sedangkan confidence (nilai kepastian) adalah kuatnya hubungan antar-item dalam aturan asosiasi. Algoritma apriori dapat membantu untuk pengembangan strategi pemasaran.
ANALISA PEMILIHAN SISTEM OPERASI HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Sumiyatik; Laila Septiana
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.409

Abstract

Abstract— Smarthphone developments in recent years is growing rapidly. Even competition in the product market even more stringent. Many mobile phone manufacturers or smatphone compete to offer their products. Many advantages offered by the smartphone manufacturers in terms of models, features and operating system on smarthphone. Operating Systems became one of the considerations for someone to buy one's dream phone. Many types of operating systems that are owned by a variety of mobile phones, then made a comparison to choose what operating system you want to use, to facilitate determining the mobile operating system that is much in demand by the public. Therefore, in this study conducted to choose the operating system on mobile phones by using the method of Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP is a research method for making a decision to use a hierarchy and do comparisons on any criteria, sub-criteria and alternatives into consideration in decision making. Intisari— Perkembangan Smarthphone pada beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan cepat. Bahkan persaingan di pasar produk tersebut pun semakin ketat. Banyak produsen handphone atau smartphone bersaing menawarkan produk mereka. Banyak keunggulan yang ditawarkan oleh para pihak produsen smartphone baik dari segi model, fitur maupun sistem operasi pada smarthphone. Sistem Operasi menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk membeli salah satu handphone idaman. Banyak jenis sistem operasi yang dimiliki oleh macam-macam handphone, maka dibuatlah suatu perbandingan untuk memilih sistem operasi apa yang ingin digunakan, untuk mempermudah menentukan sistem operasi handphone yang banyak diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan untuk memilih sistem operasi pada Handphone dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP adalah metode penelitian untuk pengambilan suatu keputusan dengan menggunakan hirarki dan melakukan perbandingan pada setiap kriteria, sub kriteria dan alternatif yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
PENERAPAN FUZZY LOGIC UNTUK EVALUASI KINERJA KARYAWAN Eni Haryaningsih; Evicienna
Jurnal Teknik Informatika Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015
Publisher : LPPM STMIK Antar Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v1i2.410

Abstract

Abstract— Employee performance evaluation is a very important thing to do, no purpose other than was to assess the extent to which the performance of the employee, is there anything that needs to be repaired from the employee, and what needs to be done to develop the employee's performance. There are several tools that are commonly used to evaluate employee performance is the method of performance appraisal. However, this method has some problems such as: a subjective assessment, occurred halo effect, central tendency, influenced by age, race and gender. Therefore, we need a technical system assessment in performance appraisal.Fuzzy logic provides a specific value on any value between true or false statement to determine the membership function (MF) for each value of the input of the fuzzy (crisp inputs) and the degree of membership (degree of membership) which states the degree of membership function corresponding crisp input between 0 to 1, making it possible for an equation to have a value of true and false simultaneously. Intisari: Evaluasi kinerja karyawan merupakan hal yang sangat penting dilakukan dengan tujuan untuk menilai sejauhmana kinerja karyawan, adakah yang harus diperbaiki dan apa yang perlu dilakukan untuk mengembangkan kinerja karyawan tersebut. Ada beberapa alat bantu yang umum digunakan untuk melakukan evaluasi kinerja karyawan salah satunya dengan metode performance appraisal. Akan tetapi metode ini masih memiliki beberapa masalah, diantaranya penilaian secara subyektif, kecenderungan terpusat, terjadi efek hallo, dipengaruhi oleh umur, ras, jenis kelamin, dan masih banyak yang lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem teknis penilaian pada Performace Appraisal. Fuzzy logic memberikan nilai yang spesifik pada setiap nilai, diantaranya pernyataan true atau false dengan menentukan keanggotaan (membership function) bagi tiap nilai input dari proses fuzzy (crisp input) dan derajat keanggotaan(degree of memberhip) yaitu menyatakan derajat dari crisp input sesuai membership function antara 0 sampai 1, sehingga memungkinkan bagi suatu persamaan memeliki nilai true dan false secara bersamaan.
Rancang Bangun Media Pembelajaran Atlas ASEAN Berbasis Desktop Herryansyah
Jurnal Teknik Informatika Vol 7 No 2 (2021): JTI Periode Agustus 2021
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v7i2.426

Abstract

Intisari— Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan tantangan yang harus bisa dimanfaatkan dalam menunjang ilmu pengetahuan, termasuk Ilmu Pengetahuan Sosial. Pada kesempatan kali ini kita fokus pada organisasi negara-negara Asia Tenggara yaitu ASEAN. Maka diperlukan suatu aplikasi Atlas ASEAN yang diharapkan bisa membantu dalam mempelajari negara-negara anggota ASEAN tersebut dengan lebih mudah dan interaktif. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic yang dirancang semenarik mungkin untuk bisa digunakan oleh berbagai kalangan. Dipilihnya Visual Basic untuk membangun aplikasi ini, karena kemudahan dan kehandalannya untuk dipelajari dan program eksekusinya yang bisa dijalankan pada versi Windows manapun. Kata Kunci— Atlas, ASEAN, Visual Basic, Media Interaktif. Referensi : [1] M. Yaumi, “MEDIA PEMBELAJARAN: Pengertian, Fungsi, dan Urgensinya bagi Anak Milenial,” Seminar Nasional tentang Pemanfaatan Media bagi Anak Milenial., vol. 4, pp. 9–15, 2017. [2] A. Ridho, “MEDIA PETA DAN ATLAS (PA) DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Eksperimen intact-Group Comparison Design terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SDN 06 Cakranegara Tahun 2016),” Program Studi Pendidik. Guru Sekolah Dasar Fakultas. Keguruan dan Ilmu Pendidik. Universitas Mataram, 2016. [3] K. L. N. Ditjen Kerja Sama ASEAN, “ASEAN Selayang Pandang,” Ditjen Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri, vol. 22, pp. 1– 101, 2017. [4] A. Basuki, “Algoritma Pemrogaman Menggunakan Visual Basic 6.0,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, p. 157, 2006. [5] M. A Rohman and D. Kasoni, “Prototype Game Pencegahan Demam Berdarah Dengue Menggunakan Unity 2D,” Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa, vol. VI, no. 2, pp. 58–62, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.antarbangsa.ac.id/index.php/jti/article/view/333. [6] A. C. Febriawan, J. Siregar, and C. Cahyadi, “Program Animasi Interaktif Pengenalan Kebudayaan Indonesia,” Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa, vol. IV, no. 2, pp. 119–124, 2018. [7] L. Mazia and E. Pujiastuti, “Rancang Bangun Media Pembelajaran dan Game Kebudayaan Dari 34 Propinsi di Indonesia Berbasis Android,” Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa,, vol. IV, no. 2, pp. 195–203, 2018. [8] D. Sutisna, “Media Interaktif Pengenalan Profesi Untuk Anak Usia Dini Berbasis Android,” Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa,, vol. IV, no. 1, pp. 99–104, 2018, [Online]. Available: http://repositori.unsil.ac.id/132/.  
PENGUKURAN KINERJA LAYANAN AKADEMIK DENGAN MATURITY LEVEL DAN ANALISIS IT BALANCED SCORECARD BERDASARKAN PERSPEKTIF ORIENTASI PENGGUNA Herlinudinkhaji, Didin
Jurnal Teknik Informatika Vol 7 No 2 (2021): JTI Periode Agustus 2021
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v7i2.428

Abstract

Intisari— Kegiatan akademik di Perguruan Tinggi sangatlah penting terutama di masa pandemi yang sebagian besar kegiatannya dilakukan secara daring. Perguruan tinggi perlu memiliki strategi untuk dapat melaksanakan pelayanan akademik supaya berjalan dengan baik salah satunya dengan melaksanakan pengukuran dengan menggunakan maturity level dan analisis IT balanced scorecard. Pada penelitian ini dilakukan analisis IT Balanced Scorecard perspektif orientasi pengguna untuk mengetahui kinerja dari beberapa indikator sehingga dapat mengetahui skor akhir indikator tersebut. Penskoran akhir menunjukkan nilai kinerja dari masing-masing indikator sehingga dapat melakukan penilaian dengan maturity level yang dapat digunakan pimpinan perusahaan/organisasi untuk menentukan langkah stragis berikutnya. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa analisis IT Balanced Scorecard dan maturity level dapat mengetahui pengaruh dari masing-masing indikator kinerja. Kata Kunci— IT Balanced Scorecard, Kinerja Layanan Akademik, Maturity Level, IT BSC, Layanan Akademik. Referensi : [1] Dewi S.R., Maturity Level Assesment for ERP System Investment Using Val IT Framework, Procedia Computer Science 161, 250-257, 2019. [2] Dewi F. and Mahendrawathi ER, Business Process Maturity Level of MSMEs in East Java Indonesia, Procedia Computer Science 161, 10981105, 2019. [3] Haryanti, Tining and Pribadi A., E-commerce Service Design Readiness using ITIL Framework with IT Balanced Scorecard Objective (Case Study : University E-commerce), Procedia Computer Science 161, 283290, 2019. [4] Hendy Wijaya dan Erny Caroline, Measurement of The Effectivess Strategy Is/It To Business Strategy With It Balanced Scorecard Method At Binus International Joseph Wibowo Center, Journal of Technology Information, 2020, vol. 6 No. 1. [5] Muhammad, Rizal Munadi, M. Subianto, Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Akademik Menggunakan IT Balanced Scorecard Pada Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Jurnal Infromatika UPGRIS, 2018, Vo. 4, No. 1. [6] Solechan A., Prasandy T., Rancang bangun Tata Kelola Kinerja Perguruan Tinggi menggunakan IT Balanced Scorecard, Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 2016, 01. [7] Nibras Faiq M, Kusrini, Asro Nasrini, Menggunakan Cobit 4.1 dan Balaced Scorecard Untuk Merancang Tata Kelola Sistem Informasi, Jurnal Informa, 2021, Vol. 7, No. 1. [8] Edi Gunawan, Analisis Pengukuran Kinerja Divisi It Menggunakan It Balanced Scorecard Pada Pt. XYZ, Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 2019, Vol. 3, No. 3. [9] Safitri N.A., Herdiansyah M.I., Peningkatan Kinerja Sistem E-Learning Dalam Perspektif Universitas 4.0 Menggunakan Kerangka It Balanced Scorec, Gema Teknologi, 2020, No. 1. [10] Syarifudin G, Perencanaan Strategis Sistem Informasi Pengukuran Kinerja Dosen Dengan Menggunakan It Balance Scorecard, Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA, 2013, Vol. 3, No. 1. [11] Nainggolan D.Y., Wijaya A.F., Analisis Kinerja Sistem Pengolahan Data Berbasis Web Menggunakan It Balanced Scorecard Sebagai Sarana Untuk Menunjang Kinerja Pegawai Pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen, Jurnal SITECH, 2019, Vol 2, No. 1. [12] Pawan E, Utama E., Nasiri A, Mengukur Tingkat Kematangan Tata Kelola Sistem Informasi Akademik Menggunakan COBIT 4.1 dan Balanced Scorecard, Citec Journal, 2018, Vol. 5, No. 2. [13] Niven P.R., Balanced Scorecard Step by Step, Maximing Performance and Maintaining Results, John Wiley & Sons Inc, 2th edition, 2006. [14] Keyes J., Implementing the IT Balanced Scorecard Aligning with Corporate Srategy, Auerbach Publication, Taylor & Francis Group, 2005. [15] Sakinah F, Setiawan B., Indeks Penilaian Kematangan (Maturity) Manajemen Keamanan Layanan TI, Jurnal Teknik Pomits, 2013, Vol. 2, No. 1. [16] Jogiyanto, Pedoman Survey Kuesioner : Pengembangan Kuesioner mengatasi bias dan Meningkatkan Respon, BPFE, Jogjakarta, 2011. [17] Jogiyanto, Metode Penelitian Sistem Informasi, Penerbit ANDI, Jogjakarta, 2008.
PENERAPAN ALGORITMA CERTAINTY FACTOR DAN PEMODELAN UML DALAM MERANCANG APLIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT GASTRITIS Andreas Nugraha Putra; Setiaji; Ishak, Riswandi; Hudin, Jamal Maulana
Jurnal Teknik Informatika Vol 7 No 2 (2021): JTI Periode Agustus 2021
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v7i2.430

Abstract

Abstract-Implementation Centainty Factor Algorthm and UML modelling in designing the application of the diagnosis of Gastritis disease. Ignorance of gastritis disease and the limitation of handling the disease is often experienced by teenagers. Therefore we need for action / treatment quickly to prevent gastritis disease. Gastritis is an inflammatory process in the mucosal layer and gastric submucosa as a mechanism of mucosal protection when there is accumulation of bacteria or other irritant substances. The inflammatory process may be mild (Dyspepsia), moderate (Gerd) and acute Gastritis. Expert system requires a method or rule in solving the problem of gastritis disease is by certainty factor method. The method certainty factor (CF) can defined the size of certainty by the fac or rulest, to describe the level of expert confidence to the problem at hand. Therefore in this study developed expert system that can be accessed through mobile devices such as android phone. The delivery of information was done using a mobile device, so it can be concluded that the research is implemented into the android application. So with the manufacture of expert systems to diagnose gastritis disease can help people, especially in adolescence to know the problems and severity such as mild, chronic gastritis symptoms. Keywords-Expert System, Certainty Factor, Diagnosis of Gastritis Disease Referensi : [1] IDI, “Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer,” Menteri Kesehatan Republik Indonesia., pp. 162, 364, 2017. [2] D. Wahyu, Supono, and N. Hidayah, “Pola Makan Sehari-hari Penderita Gastritis,” J. Inf. Kesehat. Indones., vol. 1, no. 77, pp. 17– 24, 2015. [3] N. A. Ritonga, “SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT LAMBUNG,” Pelita Inform. Budi Darma, vol. V, no. November, pp. 157–161, 2013. [4] H. T. Sihotang, “Sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman jagung dengan metode bayes,” vol. 3, no. 1, 2018. [5] B. Susetyo, I. Nurhayati, I. Purnahayu, and P. Eosina, “Model Evaluasi Kinerja SDM Geospasial Menggunakan Metode CPI dan CPD Berbasis WebGIS,” vol. 2020, 2017. [6] F. Akbar, S.setiaji, R. Ishak, D. Saputra, and B. Masruri, “Rancang Bangun Sistem Informasi Karang Taruna Menggunakan Metode Waterfall,” Khatulistiwa Inform., vol. VIII, no. 1, pp. 7–12, 2020,[Online]. Available: www.bsi.ac.id. [7] N. Sari and B. Sembiring, “BAKTERI SALMONELLA DALAM TUBUH MANUSIA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR,” pp. 394–399, 2014. [8] M. Zunaidi, M. Rasyid, and I. Zulkarnain, “Penerapan Metode Certainty Factor dalam Teknik Photography untuk Menentukan Settingan Kamera DSLR yang Menghasilkan Gambar Terbaik,” J. Ilm. Saintikom, vol. 14, p. 186, 2015. [9] J. A. Widians and A. Utomo, “SISTEM PAKAR DIAGNOSA DYSPEPSIA DENGAN CERTAINTY FACTOR,” pp. 6–8, 2015. [10] H. A. Hidayat and G. Gumilang, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Yang Disebabkan Oleh Rokok Dengan Metode Forward Chaining,” Jutekin, vol. 3, no. 1, pp. 27–36, 2017.
Implementasi Manajemen Bandwidth dengan Metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan Per Connection Queue (PCQ) pada STMIK Antar Bangsa Subhiyanto
Jurnal Teknik Informatika Vol 7 No 2 (2021): JTI Periode Agustus 2021
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51998/jti.v7i2.436

Abstract

Intisari—Penggunaan internet saat ini sangat dibutuhkan untuk kelancaran dan kemudahan sebuah pekerjaaan diperusahaan yang umumnya menggunakan internet secara bersamaan. Semakain bertambahnya pengguna internet semakin berkurangnya performa kemampuan internet. Cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penurunan performansi jaringan yaitu dengan melakukan manajemen Bandwidth. Manajemen Bandwidth sangat penting dalam pengaturan alokasi Bandwidth yang akan diberikan kepada user untuk menghindari perebutan alokasi Bandwidth yang ada di jaringan. Pada penelitian ini manajemen Bandwidth menggunakan dua metode, yaitu Per Connection Queue (PCQ) dan Hierarchical Token Bucket (HTB). PCQ pada queue type adalah salah satu fitur dari MikroTik untuk membantu memanage traffic rate dan traffic packet sedangkan Hiearachical Token Bucket (HTB) merupakan jenis aplikasi yang digunakan untuk membatasi akses menuju ke port/IP tertentu tanpa mengganggu trafik Bandwidth pengguna lain. Hasil yang didapatkan bahwa kualitas jaringan dengan menggunakan metode antrian HTB (Hierarchical Token Bucket) dan metode PCQ (Peer Connection Queue) lebih optimal, hal ini dikarenakan semua client akan mendapatkan kuota Bandwidth sesuai dengan rule yang diterapkan pada Bandwidth manajemen. Kata Kunci—QoS, HTB, PCQ, Mikrotik Referensi : [1] A. Hafiz Kamrullah, “Penerapan Metode Qquality Of Service pada jaringan Traffic yang padat,” J. Jar. Komput. Univ. Sriwij., 2009. [2] A. I. dkk Wijaya, “MANAJEMEN BANDWIDTH DENGAN METODE HTB ( HIERARCHICAL TOKEN BUCKET ) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 SEMARANG,” pp. 5–7, 2007. [3] Mirsantoso, T. U. Kalsum, and R. Supardi, “Implementasi Dan Analisa Per Connection Queue ( Pcq ) Sebagai,” J. Media Infotama, vol. 11, no. 2, pp. 139–148, 2015. [4] K. R. P. H. Leung and W. L. Yeung, “Generating User Acceptance Test Plans from Test Cases,” 31st Annu. Int. Comput. Softw. Appl.Conf.-Vol. 2-(COMPSAC 2007), no. Compsac, pp. 737–742, Jul.2007. [5] E. Engström and P. Runeson, “Software product line testing– Asystematic mapping study,” Inf. Softw. Technol., vol. 53, no. 1, pp.2–13, Jan. 2011. [6] At all Hardiman, “Analisis perbandingan QoS (Quality Of Service) Pada Manajemen Bandwidth Dengan Metode PCQ (Per Connection Queue) Dan HTB (Hierarchical Token Bucket),” semanTIK, vol. 4, no. 1, pp. 121–128, 2018. [7] P. D. Roger, S. Pressman, Rekayasa Perangkat Lunak (Pendekatan Praktisi). Yogyakarta: Andi, 2012.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 01 (2025): JTI PERIODE FEBRUARI 2025 Vol 11 No 2 (2025): Periode Agustus 2025 Vol 11 No 1 (2025) Vol 10 No 2 (2024): JTI Periode Agustus 2024 Vol 10 No 1 (2024): JTI Periode Februari 2024 Vol 10 No 1 (2024) Vol 9 No 2 (2023): (JTI) Periode Agustus 2023 Vol 9 No 1 (2023): (JTI) Periode Februari 2023 Vol 8 No 2 (2022): JTI Periode Agustus 2022 Vol 8 No 1 (2022): JTI Periode Februari 2022 Vol 7 No 2 (2021): JTI Periode Agustus 2021 Vol 7 No 1 (2021): JTI Periode Februari 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): JTI Periode Februari 2021 Vol 6 No 2 (2020): JTI Periode Agustus 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): JTI Periode Agustus 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): JTI Periode Agustus 2019 Vol 5 No 2 (2019): JTI Periode Agustus 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): JTI Periode Februari 2019 Vol 5 No 1 (2019): JTI Periode Februari 2019 Vol 4 No 2 (2018): JTI Periode Agustus 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): JTI Periode Agustus 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): JTI Periode Februari 2018 Vol 4 No 1 (2018): JTI Periode Februari 2018 Vol. 3 No. 2 (2017): JTI Periode Agustus 2017 Vol 3 No 2 (2017): JTI Periode Agustus 2017 Vol 3 No 1 (2017): JTI Periode Februari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): JTI Periode Februari 2017 Vol. 2 No. 2 (2016): JTI Periode Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): JTI Periode Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): JTI Periode Februari 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): JTI Periode Februari 2016 Vol 1 No 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015 Vol. 1 No. 2 (2015): JTI Periode Agustus 2015 Vol 1 No 1 (2015): JTI Periode Februari 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): JTI Periode Februari 2015 More Issue