cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Search results for , issue "GLOBAL CITIZEN" : 193 Documents clear
PEMENUHAN HAK MEMILIH DAN MEMPEROLEH AKSESIBILITAS SEBAGAI HAK POLITIK PENYANDANG DISABILITAS OLEH KPUD KABUPATEN KARANGANYAR PADA PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024 DI KECAMATAN JATIPURO Ramadhani, Nabila; Permata H, Rima Vien; Hendri N, Muhammad
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze efforts and describe factors that influence the right to vote and obtain accessibility as political rights for people with disabilities by the Karanganyar Regency KPUD in the 2024 Presidential and Vice Presidential Election in Jatipuro District. This study is a qualitative study with a case study approach regarding the phenomenon of low voter turnout for people with disabilities in Jatipuro District. Data were obtained through interviews, observations, and supporting documents. The results of this study are efforts to provide voting rights and obtain accessibility for voters with disabilities are carried out by registering as voters, conducting socialization for voters with disabilities, conducting technical guidance for Pantarlih and KPPS, and realizing accessibility through mobile ballot box services. However, these efforts have not been maximized because there are no rules that serve as guidelines in determining the ability to vote, there are limitations in time, budget, and personnel in socialization, the workload of KPPS is quite heavy in a short working time causing psychological pressure that has an impact on fatigue and lack of focus, and the geographical conditions of Jatipuro District which cause several TPSs to not yet be accessible to voters with disabilities. Keywords: Right to Vote, Accessibility, Disability Awareness, Regency KPUD, General Election
PERAN GP ANSOR DUNGKEK, SUMENEP, DALAM MEMBANGUN NASIONALISME UNTUK MENANGGULANGI RADIKALISASI DI KALANGAN GENERASI Z Suhaidi, Moh.; Matroni, Matroni; Salamet, Salamet
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12149

Abstract

Pemudaran rasa nasionalisme sering kali beririsan dengan tumbuhnya paham radikalisme yang dapat mengancam stabilitas sosial di masyarakat. Fenomena ini semakin terasa di daerah-daerah multikultur seperti Kecamatan Dungkek, Sumenep, yang memiliki keragaman budaya, etnis, dan agama. Dalam konteks ini, radikalisasi dapat berkembang subur jika rasa nasionalisme tidak ditanamkan dengan baik sejak dini. Untuk itu, PAC GP Ansor Dungkek, sebagai organisasi pemuda tingkat lokal, berperan aktif dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme guna mencegah penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat, khususnya Generasi Z. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menggali lebih dalam mengenai strategi yang diterapkan oleh PAC GP Ansor Dungkek dalam membentuk dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat yang multikultur. Temuan-temuan tersebut pertama Pembentukan Sikap Nasionalisme di antaranya adanya (1) Kegiatan Sosial dan Keagamaan dan (2) Peneladanan terhadap Tokoh Masyarakat; kedua Dampak dari Pembentukan Sikap Nasionalisme yaitu Meningkatnya Kesadaran Cinta Tanah Air.
PENGUATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA MATA PELAJARAN PPKN MELALUI PROYEK PROFIL PELAJAR PANCASILA SIWA KELAS VII SMPN 18 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Widiastuti, Heni Delia Putri; Trisiana, Anita; Farida Sari, Ama
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12229

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Karakter dalam meningkatkan karakter tanggung jawab pada pembelajaran PPKn melalui Proyek P5 pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn kelas 7 dan siswa kelas 7 di SMP Negeri 18 Surakarta. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan beberapa teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan kevalidan data digunakan triangulasi, baik sumber maupun teknik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penguatan karakter tanggung jawab dalam pembelajaran PPKn melalui P5 dilakukan dengan tugas proyek kelompok karena mendorong siswa menyelesaikan tugasnya masing-masing. 2) hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangya tanggung jawab siswa, rendahnya motivasi pribadi, dan pengaruh lingkungan. 3) solusinya, guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar kondusif, memberikan tugas menantang, umpan balik positif dan reward untuk memotivasi siswa agar lebih bertanggung jawab. Kata Kunci : Karakter Tanggung Jawab, Proyek Profil Pelajar Pancasila, Implementasi.
PENINGKATAN KARAKTER SOPAN SANTUN BERBASIS CIVIC DISPOSITION PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MELALUI PEMBELAJARAN PPKN DI SMA NEGERI COLOMADU TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Wardiyanti, Yuanisa; trisiana, anita; Sari, Ama Farida
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12234

Abstract

The purpose of this study is (1) to understand the ways and applications to improve the character of civic disposition-based manners in grade XI students at Colomadu High School, (2) for what are the obstacles when improving the character of civic disposition-based manners in grade XI students through PPKn learning, (3) to find out the efforts to overcome obstacles in improving the character of students' manners. A qualitative research method with a type of case study that determines the views of the subject studied and observed in detail and in depth. The location of this research is at SMA N Colomadu. This research involved the Principal, Vice Principal for Student Affairs, PPKn Teachers, and Students. Interviews, documentation, and observations were used in this study. The study uses source triangulation in checking the validity of the data and triangulation techniques to show the suitability of the research material with the reality in the field. The data analysis technique used is an interactive qualitative descriptive model that begins with data collection, data reduction, data display, and conclusion drawn. The results of the study show that (1) the activities carried out by the school are activities with parents such as routine parenting activities, and students are always given motivation, literacy, and spirituality regarding the importance of civic disposition-based manners. (2) The obstacles faced by students do not understand the importance of politeness and cannot sort out negative things on social media and association. (3) Activities carried out as an improvement in the character of civic disposition-based manners in PPKn learning are by using project-based methods or analyzing case studies to improve students' polite character. They are given direction and guidance so that they have a good relationship and have morals that are in accordance with manners. Keywords: Character of Manners, Civic Disposition, Students, PPKn Learning
PERSEPSI SISWA TERHADAP GAME EDUKASI “KARISMA” DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER MERDEKA BELAJAR PADA KELAS VIII SMP NEGERI 18 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2024 / 2025 Nur Oktavia, Bella; Sutoyo, Sutoyo; Trisiana, Anita
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12242

Abstract

  Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis game edukasi "KARISMA" dalam pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024 / 2025. 2)  Untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta dalam penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran pada tahun ajaran  tahun ajaran 2024 / 2025. Bentuk  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan guru PPKn kelas VIII dan siswa kelas VIII. Sumber data yang digunakan sumber primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskripsif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Game edukasi "KARISMA" memiliki kontribusi positif terhadap pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024/2025. Game ini dirancang untuk menerapkan nilai-nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. 2)  Persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta terhadap penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran cenderung positif. Persepsi siswa pada game ini sebagai media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Game "KARISMA" tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Kata Kunci : Persepsi, Game Edukasi, “KARISMA”     The objectives of this study were: 1) To analyze the educational game "KARISMA" in the developing Merdeka Belajar characters in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. 2) To describe the perceptions of class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the use of the educational game "KARISMA" in the 2024/2025 academic year. This research method is qualitative descriptive. The subjects of this study were civics teachers in grade and students in grade VIII. The data sources used are primary sources and secondary data sources. Data collection techniques used were through observation, interviews, documentation. Data validity testing was carried out using source triangulation and methods triangulation. The data in this study were analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study  could be e concluded: 1) The educational game "KARISMA" has a positive contribution to the development of the Merdeka Belajar character in students in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. This game is designed to apply  character values ​​in accordance with the Profil Pelajar Pancasila which was in accordance  with the principles of the Merdeka Belajar Curriculum. 2) The perception of students in class VIII towards the use of the educational game "KARISMA" in tended to be positive. The Students' perceptions of this game as an innovative, interesting, and relevant learning media to students' needs. The "KARISMA" game not only improves students' understanding of the learning material, but also motivates them to be more active, creative, and independent in learning. Keywords: Perception, Educational Game, "KARISMA"
PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI REMAJA PADA PEMILIHAN UMUM KEPAL DAERAH DI KELURAHAN JOYOSURAN KECAMATAN PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA TAHUN 2024 Nasya Nathalia Navrynda Putri; Sutoyo; Ama Farida Sari
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12261

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial instagram dalam meningkatkan partisipasi remaja pada pilkada serta untuk mengetahui kendala, faktor pendukung, dan langkah-langkah dalam partisipasi politik generasi muda. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media sosial Instagram sangat penting dalam penyebaran informasi terkait pilkada. Selain itu, paslon pilkada juga berkolaborasi secara langsung dengan generasi muda untuk menyajikan konten Instagram yang kreatif dan menarik. Kata Kunci : Media Sosial Instagram, Partisipasi Remaja, Pemilihan Umum Kepala Daerah ABSTRACT This study aims to determine the role of instagram social media in increasing youth participation in regional elections and to determine the obstacles, supporting factors, and steps in the political participation of the younger generation. Using qualitative descriptive methods, this study involved interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results of the study indicate that the role of Instagram social media is very important in disseminating information related to regional elections. In addition, regional election candidates also collaborate directly with the younger generation to present creative and interesting Instagram content. Keywords: Instagram Social Media, Youth Participation, Regional Head Elections
PERSEPSI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK TERHADAP PROGRAM BANTUAN YAPI MELALUI APLIKASI SIKS-GIS PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN KARANANYAR Ishak, Yanuar; Sutoyo, Sutoyo; Farida Sari, Ama
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12276

Abstract

This study aims to explore the perceptions of Child Welfare Institutions (LKSA) regarding the Orphan Assistance Program (YAPI), implemented through the SIKS-GIS application. A qualitative approach was employed, involving subjects such as Social Service officials, LKSA administrators, and children who benefit from the program. The focus of the research is on LKSA's perceptions of the SIKS-GIS application, with data collected through interviews and observations, and validated using source and method triangulation. The findings indicate that the YAPI program is well-received by orphaned children in Karanganyar, positively impacting their emotional well-being and daily needs. While the application facilitates access, challenges such as data overlap and technical issues persist. Keywords: Orphan Assistance, SIKS-GIS, Child Welfare Institutions (LKSA), Communication, Efficiency, Limitations, Ongoing Support
PENGUATAN NILAI KREATIVITAS DAN BERPIKIR KRITIS ANGGOTA EKSTRAKURIKULER KELOMPOK ILMIAH REMAJA PADA SMK NEGERI 1 MOJOSONGO TAHUN 2025 Nurrohmah, Faiza Intan; Wartoyo, Wartoyo; Sari, Ama Farida
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12305

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kegiatan yang dilakukan ekstrakurikuler KIR SMK Negeri 1 Mojosongo yang dapat menguatkan kreativitas dan berpikir kritis pada anggota KIR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian ini menggunakan pendekatan studi analisis. Subjek penelitian ini adalah waka kesiswaan, pembina, dan anggota ekstrakurikuler kelompok ilmiah remaja. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan yang dilakukan di ekstrakurikuler KIR meliputi kegiatan penelitian dan perlombaan. Dalam tahapan kegiatan penelitian telah memuat kelima indikator penguatan berpikir kritis yaitu ketrampilan menganalisis pada kegiatan pengujian, ketrampilan mensintesis/menggabungkan pada kegiatan perolehan informasi dari jurnal, ketrampilan memecahkan masalah, ketrampilan menyimpulkan serta ketrampilan mengevalusi pada setiap tahapan penelitian. Selain itu kreativitas para anggota selalu diasah dengan kegiatan penemuan ide/tema penelitian yang akan dilakukan. Kata Kunci : Kreativitas, Berpikir Kritis, Kelompok Ilmiah Remaja ABSTRACT The purpose of this study was to determine the form of extracurricular activities carried out by SMK N 1 Mojosongo KIR which can strengthen creativity and critical thinking in KIR members. This research method was a qualitative descriptive method. The research strategy used was an analysis study. The subjects of this study were the vice principal of student affairs, the supervisor, and members of the extracurricular youth scientific group. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The validity test of the data used was by using source triangulation and method triangulation. The research data was analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study could be concluded that the forms of activities carried out in the KIR extracurricular were research and competition activities. In the research activity stage, there are 5 indicators of strengthening critical thinking such as analytical skills in testing activities, synthesis skills/combining information acquisition activities from journals, problem-solving skills, conclusion skills and evaluation skills for each stage of the research. In addition, the creativity of the members is always honed through activities to find ideas/themes for research to be carried out. Keywords : Creativity, Critical Thinking, Youth Scientific Group
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK DALAM MEMBANGUN KESADARAN POLITIK GENERASI MUDA PADA KARANG TARUNA NYAWIJI DI KELURAHAN KETELAN TAHUN 2025 Ratri Pramesti Widyastuti, Ratri Pramesti; ., Sutoyo; Farida Sari, Ama
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12308

Abstract

This study aims to find out the implementation of political education in Karang Taruna Nyawiji Ketelan Village as well as to find out the obstacles, supporting factors, and challenges faced in building political awareness of the younger generation. Using qualitative descriptive methods, this study involves interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results of the study show that political education is implemented through various activities, but there are still obstacles such as lack of interest from members. In addition, the Nyawiji Youth Organization also plays an important role in increasing the political awareness of the younger generation.
PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN NASIONAL MELALUI STRATEGI PENCEGAHAN TERORISME BERBASIS SOSIAL-BUDAYA DI INDONESIA Rohendi, Robi; Anggraeni, Yusnia Amelia; Sartika, Rika
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12491

Abstract

ABSTRAK Ketahanan nasional menghadapi tantangan baru seiring dengan meningkatnya ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dalam konteks ini, kearifan lokal berpotensi menjadi modal sosial yang efektif dalam memperkuat strategi pencegahan terorisme berbasis sosial-budaya. Penelitian ini menganalisis peran kearifan lokal dalam membangun ketahanan nasional melalui mekanisme preventif dan adaptif terhadap radikalisme. Menggunakan metode studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, studi ini mengidentifikasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong , siri' na pacce , dan pela gandong yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan keamanan menciptakan sinergi antara pemerintah, lembaga keamanan, dan masyarakat, serta pergeseran paradigma keamanan dari yang berorientasi negara (state -centric ) menjadi berbasis masyarakat ( society-centric ). Selain itu, kearifan lokal berperan sebagai fondasi cultural resilience dengan memperkuat kohesi sosial dan identitas inklusif. Namun, pendekatan implementasi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti resistensi generasi muda, politisasi identitas, dan bias gender. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan adat, pengembangan indeks ketahanan budaya, serta adaptasi kreatif melalui digitalisasi konten lokal. Dengan demikian, pendekatan berbasis budaya dapat menjadi strategi transformatif dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan (sustainable security).