cover
Contact Name
Akhyar Anshori
Contact Email
akhyaransori@umsu.ac.id
Phone
+6282277000285
Journal Mail Official
jurnalinteraksi@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU Gedung C Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 25806955     DOI : https://doi.org/10.30596/interaksi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM) yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2017.
Articles 220 Documents
Representasi Konflik Keluarga Dalam Film Yang Tak Tergantikan Tasya Fasa Anjani; Aulia Rahmawati
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.10129

Abstract

Film merupakan sarana media yang masih eksis dikalangan masyarakat. Media film juga menjadi salah satu alat penggambaran atau sebuah refleksi dari realitas sosial yang hadir saat ini. Film Indonesia beberapa tahun ini mengusung berbagai konsep kekeluargaan, mulai dari keharmonisan keluarga, hingga mengusung konsep seperti gambaran konflik yang terjadi pada keluarga disfungsional. Tema konflik keluarga diusung dan digarap menjadi sebuah film yang bertajuk Yang Tak Tergantikan  oleh Herwin Novianto sebagai salah satu sutradara dengan peraih penghargaan sebagai sutradara terbaik pada ajang FFI 2012. Premis maupun esensi cerita yang terkandung dalam film Yang Tak Tergantikan ini adalah bagaimana sebuah keluarga tanpa sosok seorang ayah menghadapi badai konflik yang menerjang kehidupan keluarga mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis tekstual yaitu analisis semiotika milik Charles Sanders Peirce. Peirce menjabarkan tiga unsur dari triadic model berupa sign, object, dan interpretant yang didalamnya memiliki perangkat berupa ikon, indeks, dan symbol. Adegan yang menjadi objek penelitian ini yaitu adegan-adegan konflik keluarga yang terjadi antara ibu dengan anak, maupun konflik antar saudara. Hasil dari penelitian ini ditemukan dari 11 adegan dengan potongan gambar yang berisi tanda-tanda perwujudan sebuah konflik keluarga yang dialami oleh pemeran film melalui mimik wajah maupun ekspresi aktor, dialog antar tokoh, hingga gesture tubuh para tokoh film Yang Tak Tergantikan. Selain itu, konflik yang terjadi dala film ini terbagi menjadi dua jenis yaitu solvable conflict dengan total jumlah empat scene, sedangkan perpetual conflict dengan total tujuh scene dengan masing-masing penyelesaian konflik berupa kompromi (compromise), pengajuan (submission), kebuntuan (standoff), atau penarikan(withdrawal). Kata kunci: Konflik Keluarga, Semiotika Charles Sanders Peirce, Film Yang Tak Tergantikan.
Pengaruh Motif Penggunaan Media Sosial Twitter Terhadap Kecemasan di Masa Pandemi Covid-19 Zahra Farras; Ikhsan Fuady
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8812

Abstract

Pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh dunia telah meningkatkan penggunaan media sosial yang diakibatkan oleh adanya pembatasan sosial. Salah satu media sosial yang kerap digunakan untuk berinteraksi dan mencari hiburan adalah media sosial Twitter yang saat ini digandrungi oleh banyak orang di pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif pada pengguna yang dirasakan setelah menggunakan media sosial Twitter. Metode penelitian yang akan mendukung tercapainya tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan pada bulan November - Desember melalui kuesioner yang disebar secara daring dalam bentuk Google Form. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Padjadjaran angkatan 2018 – 2020. Data penelitian diuji dengan menggunakan Uji Korelasi Pearson melalui aplikasi Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Dari uji tersebut, maka diperoleh hasil bahwa adanya hubungan antara motif hubungan sosial terhadap kecemasan pengguna Twitter. Hubungan tersebut ditunjukkan pada derajat keeratan “rendah” dengan nilai koefisien korelasi, yaitu 0.260**.
Framing Pemberitaan Media Online mengenai Bentrokan antara Anggota Front Pembela Islam (FPI) dan Anggota Kepolisian Said Romadlan; Dini Wahdiyati
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.10135

Abstract

Basically a news story must be objective, balanced, and unbiased. But in practice there is often a news story that is not objective, unbalanced, and biased. This is because there are interests that influence the pattern of media content so that the news tends to be biased. One form of media bias is framing, which is selecting certain issues and removing other issues, and highlighting certain facts and covering up other facts. With regard to framing practices, this article focuses on two issues, firstly, how to frame the news of clashes between members of the Islamic Defenders Front (FPI) and police members in the online media Kompas.com and Tirto.id? Second, what are the factors that influence the framing of the news of clashes between members of the Islamic Defenders Front (FPI) and members of the police in the online media Kompas.com and Tirto.id? To understand the framing of the two online media, used framing analysis model Robert Entman as research method. Data collection uses documentation in the form of news of clashes between FPI members and police in Kompas.com and Tirto.id. While the data analysis is text analysis and context analysis. The results of the study showed first, framing Kompas.com further highlight the fact of the attacks carried out by FPI members against members of the Police that resulted in 6 FPI members being shot dead. While framing the Tirto.id further highlights the fact of the shootings committed by police members against FPI members that led to the deaths of 6 FPI members. Second, the factor that influences framing is the practice of organizations (media routines) of both online media. Thus, the both of online media in their coverage of clashes between FPI members and police members tend to be biased because it is influenced by their respective of media practices.
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Keinginan Stalking Pengguna Instagram di Masa Pandemi Covid-19 Isti Syifa Rahadatul'aisyi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8813

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman dan dunia yang saat ini sedang dilanda oleh pandemi Covid-19, menimbulkan adanya keterbatasan-keterbatasan bagi setiap orang untuk melakukan berbagai kegiatan sehingga memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu pada media sosial yang dalam hal ini peneliti akan membahas salah satu platform yang paling umum digunakan, yaitu Instagram. Beragamnya fitur yang ditawarkan oleh Instagram, memungkinkan penggunanya melihat berbagai hal dari seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara fear of missing out dengan keinginan stalking pengguna Instagram di masa pandemi Covid-19, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner dan disebar melalui Google Form. Setelah data didapatkan, peneliti mengolah data tersebut menggunakan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 23 dengan Analisis Korelasi Parametrik melalui Uji Korelasi Pearson. Berdasarkan uji yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan hasil adanya pengaruh antara fear of missing out terhadap keinginan stalking pengguna Instagram di masa pandemi Covid-19 dengan nilai signifikansi <0.05.
Optimalisasi Infrastruktur Jaringan Komunikasi Nirkabel di Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) Mohamad Fadli; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.10425

Abstract

Sarana dan prasarana infrastruktur komunikasi nirkabel di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) masih menjadi permasalahan bagi pemerintah Indonesia di tengah-tengah perkembangan teknologi diberbagai sektor. Kurangnya layanan broadband di wilayah-wilayah tersebut membuat pemerintah melakukan berbagai program agar tidak terjadi kesenjangan antara wilayah komersial dan non-komersial. untuk mengetahui hal tersebut penelitian ini menggunakan metode literature review dengan melakukan tinjauan terhadap literatur-literatur terbaru maupun terkini serta mampu membantu memetakan pengembangan menjadi sebuah penelitian yang baru. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa optimalisasi infrastruktur komunikasi nirkabel di wilayah 3T pada saat ini sudah banyak mengalami perkembangan walaupun, masih terdapat beberapa daerah yang belum menikmati layanan komunikasi nirkabel. Pemerintah Indonesia sendiri melalui Kemenkominfo dan berbagai instansi saat ini masih melakukan perkembangan infrastruktur komunikasi nirkabel dengan skema yang bertahap dan berharap semua program-program perkembangan sarana dan prasarana tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2024.
Representasi Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dalam Film Dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution” Yessi Kumala Dewi; Farid Pribadi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8593

Abstract

Film dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution” merupakan sebuah film Amerika yang menceritakan tentang perkemahan musim panas yang dilakukan oleh remaja penyandang disabilitas dengan membuat konsep normalitas atas kelompok disabilitas yang dimarginalkan melalui sebuah kegiatan yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkemahan musim panas penyandang disabilitas, untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk diskriminasi kepada penyandang disabilitas, dan mendeskripsikan representasi upaya pemenuhan hak yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas dalam film dokumenter “Crip Camp: A Disability Revolution”. Guna mendekati masalah ini, dipergunakan teori representasi yang digagas oleh Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Penggambaran camp Jened merupakan sebuah perkemahan, dimana kelompok disabilitas bisa bisa merasa bebas mengekspresikan diri mereka sendiri tanpa ada yang membenani perilaku mereka; 2) Penyandang disabilitas mendapatkan tindakan diskriminasi oleh masyarakat, antara lain, sulitnya akses pelayanan publik mulai dari pendidikan, kesekatan, transportasi, bangunan gedung, dan pekerjaan; 3) Dalam konteks pemenuhan hak disabilitas, presiden mensahkan Undang-Undang Rehabilitas. Beberapa perubahan telah terjadi dalam bidang transportasi, perawatan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja, serta bangunan telah ramah bagi pengguna kursi roda.Kata Kunci: Representasi, Penyandang Disabilitas, Film The documentary film “Crip Camp: A Disability Revolution” is an American film that tells the story of a summer camp conducted by youth with disabilities by conceptualizing normality for marginalized disabled groups through a simple activity. This study aims to describe the summer documentation of persons with disabilities, to describe forms of discrimination against persons with disabilities, and to describe the representation of effort to fulfill the right of persons with disabilities in the documentary film “Crip Camp: A Disability Revolution”. In order to approach this problem, the representation theory proposed by Stuart Hall is used. This study uses descriptive qualitative research method using a semiotic analysis approach of Ronald Barthes. The result of this study indicate that: 1) The description of Camp Jened is a campsite, where people with disabilities can feel free to express themselves without anyone controlling their behavior; 2) Persons with disabilities receive acts of discrimination by the community, among other, the difficulty of accessing public access ranging from education, isolation, transportation, buildings, and jobs; 3) in the context of fulfilling disability rights, the president ratifies the Rehabilitation Law. Several changes have occurred in the areas of transportation, health care, education, and job opportunities, and buildings have become wheelchair-friendly. Keywords: Representation, Person with Disabilities, Film
Konstruksi Pemberitaan Kasus Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan di Tribunnews.com Wahyu Kristian Natalia; Ahmad Khairul Nuzuli
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.9365

Abstract

In February 2021, the public was shocked by the case of an affair involving Nissa Sabyan and Ayus Sabyan. One of the media that gave the most in this case was Tribunnews.com. This study aims to see how Tribunnews.com's news construction is in the case of Nissa Sabyan and Ayus Sabyan's infidelity. Gender sensitive journalism and the framing process in reporting are the basis of this research. The research model uses framing analysis by Robert N. Entman. The results of the study show that Tribunnews.com strengthens the labeling of pelakor to Nissa Sabyan. The labeling of actors positions women as the most guilty parties in infidelity cases. This shows that Tribunnews.com has discriminated against gender in reporting.
Strategi Komunikasi Orang Tua dalam Mengatasi Rasa Jenuh Anak Saat Belajar Daring Nopita Dewi; Dasrun Hidayat; Iris Fatia Maharani
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8674

Abstract

Pembelajaran daring selama pandemi membut anak merasa jenuh. Pada akhirnya anak-anak melakukan mogok atau malas-malasan dalam belajar. Fenomena ini penting dikendalikan oleh orangtua melalui peran aktif mereka ketika anak sedang melakukan pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi orangtua dalam mengelola rasa jenuh anak saat pembelajaran daring. Menggunakan metode kualitatif dengan studi fenomenologi. Studi yang bermaksud mengkonstruksi tiap temuan lapangan dalam bentuk narasi berupa pengalaman sadar tiap individu yang memiliki masalah yang sama berupa pengalaman dalam menerapkan strategi komunikasi selama mendampingi anak belajar daring. Data lapangan diperoleh melalui teknik wawancara dengan melibatkan tiga informan orang tua siswa Sekolah Dasar di wilayah Sulaksana Kelurahan Cicaheum Kota Bandung. Data hasil wawancara dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan data. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa orang tua sepakat menerapkan beberapa strategi komunikasi meliputi strategi komunikasi bermain, strategi komunikasi interaktif, dan strategi komunikasi koersif. Tiap strategi komunikasi diterapkan sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci: belajar daring, strategi komunikasi, pengalaman komunikasi, jenuh
Strategi Komunikasi Pengelola Baitul Mal dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Rubino Rubino; Sahirman Sahirman; Iryuha Tantawi; Rachmawati Novaria
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i1.13306

Abstract

Strategi komunikasi yang digunakan baik oleh individu maupun secara lembaga sangat menentukan terhadap keberhasilan tujuan yang ingin dicapai dari komunikasi tersebut. Maka dari itu perlu sebuah pengkajian untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pihak Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues dalam mengidentifikasi para mustahiq zakat sehingga penyaluran zakat itu tepat sesuai sasaran. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis data deskriptif. Hasil penelitian strategi komunikasi yang dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues yaitu komunikasi persuasif dan komunikasi kelompok, dengan melakukan sistem pendekatan secara kekeluargaan dan kemudian membentuk sebuah kelompok untuk memudahkan dalam mensosialisasikan program yang akan dilaksanakan. Strategi selanjutnya penerimaan dan penyaluran dana zakat kepada muzakki dengan cara yang mudah yaitu dengan menyiapkan Nomor  rekening Bank, kemudian pelaksanaan penyaluran. Kemudian tahapan pembinaan ini dilakukan oleh Baitul Mal dengan dua tahap yakni mendatangi langsung mustahiq kemudian memberikan pelatihan dalam mengembangkan    usahanya. Dengan adanya hasil penelitian ini bisa dipahami oleh semua pihak bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh pihak Maitul Mal Kabupaten Gayo Lues sangat menentukan terhadap keberhasilan kinerjanya.
Relasi Kuasa Dan Dinamika Isi Media Studi Ekonomi Politik Media Di Metro TV Pada Program Metro Siang Muhammad Wahdan; Dessy Linda; Bachtiar Febriana
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i1.13117

Abstract

The media is a public facility that functions to meet the public's need for information and is a pillar of democracy. However, in the industrial structure, the media is no longer seen based on its use value, but is focused on the exchange rate in obtaining economic benefits. The media and the press as the 4th pillar of democracy and tools of social control, their independence is continuously stripped by economic and political interests. The purpose of this study is to determine the power relations and dynamics of media content in the study of the political economy of media on Metro TV in the Metro Siang program. The research method uses a qualitative descriptive research type using an approach to the study of political economy. Data collection techniques for primary were through interviews with Metro Siang program producers on Metro TV, media experts, and secondary data through observation and literature on Metro TV. The results of this study can be concluded that Metro TV as a media corporation cannot avoid intervention by the interests of the owners of capital and power. Political Economy and Power Relations are two things that a media corporation like Metro TV must continue to play properly in order to continue to win the competition between media.

Page 11 of 22 | Total Record : 220