cover
Contact Name
Akhyar Anshori
Contact Email
akhyaransori@umsu.ac.id
Phone
+6282277000285
Journal Mail Official
jurnalinteraksi@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU Gedung C Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 25806955     DOI : https://doi.org/10.30596/interaksi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM) yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2017.
Articles 220 Documents
Analisis Humor Dalam Konten Tiktok @fadlanholao Millati Agisna; Adi Bayu Mahadian
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.7536

Abstract

Beberapa tahun ini TikTok menjadi platform yang mendapat pusat perhatian orang-orang karena mereka mempunyai banyak waktu luang di rumah untuk menghindari penyebaran Covid-19. Di Indonesia, jumlah unduhan aplikasi TikTok melonjak selama Covid-19 karena penerapan karantina wilayah dan menjaga jarak fisik yang membuat masyarakat menggunakan TikTok sebagai hiburan. RCTI+ mengadakan acara yaitu TikTok Awards 2020 sebagai ajang penghargaan bagi para artis TikTok dan salah satu pemenang dengan kategori “Best of Comedy” yaitu @fadlanholao. Sebagai konten bergenre komedi, @fadlanholao memberikan pesan humor melalui teknik humor. Penelitian analisis konten kuantitatif ini menggunakan teori teknik humor Berger (2017) yang mengemukakan bahwa humor terbagi atas empat kategori yaitu Language, Logic, Identity dan Action. Keempat kategori tersebut memiliki total 45 indikator yang akan digunakan penulis untuk melakukan analisis persentase teknik humor terhadap konten TikTok @fadlanholao. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa kategori language memiliki persentase sebesar 28%, logic sebesar 31%, identity sebesar 38% dan action sebesar 3%. Kategori identity menjadi kategori yang paling banyak digunakan dalam konten @fadlanholao, yakni terdapat 4 indikator diantaranya adalah caricature, impersonation, mimicry, dan stereotype.
Determinasi Teknologi Komunikasi dan Adaptasi Media Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 Mellisa Fransisca; Rizki Briandana
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.8233

Abstract

Ukrida has implemented an online learning system starting March 23, 2020 as an effort to control the spread of the Covid-19 virus. Technological changes in the learning system from face-to-face to online "force" educators to adapt to the determination of technology in terms of online learning media. University leadership has determined the Ukrida Virtual Class (UVC) as a learning media that must be used by educators in running the online learning system during the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to analyze the adaptability of educators to the determination of technology in terms of the use of UVC as online learning media during the Covid-19 pandemic. The research methodology uses a post-positivism paradigm with a qualitative approach. The post-positivism paradigm is used to see the phenomenon of determination of technology that "forces" educators to adapt the implementation of online learning system during the Covid-19 pandemic. The results of the study show that the adaptation of educators to UVC at the beginning of the at Even Semester 2019/2020, is still very minimal both in the number of educators and the ability to take advantage of all the features in UVC. But over time, with the implementation of policies issued by the University to support optimal use of UVC, it shows that the number of educators who use UVC in the following semester is increasing. Researchers also found that Ukrida already has two of the three components of online learning, namely the e-learning learning model (a) which is applied in the current learning system with a Moodle-based learning management system (LMS) and Ukrida Virtual Class as an online learning medium (c) while learning instructional design strategies (b) are currently being developed by the learning resources center (LRC), known as the Materials and Learning Innovation Development Unit (PMIP).
Analisis Framing Pemberitaan Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat dan Tribun Jogja dalam Pilkada Sleman 2020 Arya Tangkas; Ahmad Muntaha; Supadiyanto Supadiyanto
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.7846

Abstract

AbstrakPemberitaan media massa atas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 adalah masalah kritikal. Media massa dituntut bersikap objektif dan profesional dengan memberitakan secara adil untuk semua kandidat. Rumusan masalahnya adalah: bagaimanakah framing media Kedaulatan Rakyat dan Harian Pagi Tribun Jogja dalam memberitakan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman di tengah pandemi COVID-19? Paradigma penelitian ini adalah kualitatif dengan mengandalkan analisis framing model Pan dan Kosicki. Objek penelitian adalah berita di Kedaulatan Rakyat dan Harian Pagi Tribun Jogja. Teknik pengumpulan data melalui analisis framing berita, diskusi grup terpadu, dan kajian pustaka. Waktu penelitian terhitung sejak Oktober 2020 sampai dengan November 2021. Luaran utama dari riset ini adalah publikasi pada jurnal ilmiah nasional dan luaran tambahan berupa sertifikat hak cipta. Hasilnya, analisis framing mampu membedah mengenai kecenderungan pemberitaan KR dan Tribun Jogja dalam membingkai berita-berita kampanye para kandidat dalam Pilkada Sleman 2020. Hal tersebut dapat membantu publik dalam menyikapi pemberitaan pada dua surat kabar lokal tersebut. Redaksi media massa memang memiliki independensi dan kebijakan redaksional yang berbeda-beda, sehingga dari sisi intensitas dan pembingkaian berita-berita khususnya tentang Pilkada Sleman 2020 menjadi beragam juga.Kata-kata kunci: Pilkada,  framing, pemberitaan, kampanye, independensi AbstractThe mass media coverage of the candidate pairs for the Regent and Deputy Regent of Sleman in the 2020 Regional Head Election is a critical issue. The mass media are required to be objective and professional by reporting fairly to all candidates. The formulation of the problem is: how is the media framing of the Sovereignty of the People and the Tribun Jogja Morning Daily in reporting the Candidates for Regent and Deputy Regent of Sleman in the midst of the COVID-19 pandemic? The paradigm of this research is qualitative by relying on the analysis of the framing model of Pan and Kosicki. The object of research is the news in the People's Sovereignty and the Morning Daily Tribune Jogja. Data collection techniques through news framing analysis, focus group discussions, and literature review. The research period is from October 2020 to November 2021. The main output of this research is publication in national scientific journals and additional output in the form of a copyright certificate. As a result, the framing analysis was able to dissect the trend of reporting on KR and Tribun Jogja in framing the campaign news of the candidates in the 2020 Sleman Pilkada. This can help the public in responding to the news in the two local newspapers. The mass media editors do have independence and different editorial policies, so that in terms of the intensity and framing of the news, especially about the 2020 Sleman Pilkada, they also vary.Keywords: Pilkada, framing, news, campaign, independence
Pengelolaan Media Sosial KPU Kota Cilegon Sebagai Media Komunikasi : Studi Kasus KPU Kota Cilegon Banten Pilkada Tahun 2020 Kemal Akbar Muharam; Tri Hastuti Nur Rochimah
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.8298

Abstract

Pilkada tahun 2020 di kota Cilegon propinsi Banten berlangsung di tengah kondisi pandemi Covid – 19. KPU Kota Cilegon banyak  memanfaatkan media sosial Instagram, Facebook, dan Youtube sebagai media komunikasi dalam memberikan informasi kepada pemilih dan mentaati kebijakan pemerintah dalam kondisi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan media sosial KPU kota Cilegon melalui tahap menyebarkan (share), mengoptimalkan (optimize), mengelola (manage), dan melibatkan (engage). Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan dokumentasi. Temuan penelitian ini yaitu pengelolaan media sosial KPU kota Cilegon dilakukan dalam empat tahap. Pada tahap share mengacu pada tren masyarakat dan kondisi pandemi serta pedoman PKPU No. 10 tahun 2020 serta memilih Instagram, Facebook, dan Youtube karena memiliki fitur yang memungkinkan interaksi dua arah. Pada tahap optimize pemantauan yang dilakukan untuk mengetahui apa yang dibicarakan oleh audiens dilakukan dengan cara manual yaitu pengecekan hastag dan komentar seharusnya KPU dapat memanfaatkan tools yang telah tersedis secara digital. Pada tahap manage media monitoring dilakukan dengan mengecek pertumbuhan followers dan like namun belum menggunakan social media dashboard. Pada tahap engage KPU Kota Cilegon telah melakukan kerjasama dengan influencer namun tanpa disertai dengan riset dan analisis, dan mengadakan perlombaan seperti lomba video kreatif untuk meraih audiens dan meningkatkan engagement namun belum berkelanjutan.Kata Kunci : Pengelolaan, Media Sosial, KPU Kota Cilegon, Pilkada, Engagement
Model Manajemen Produksi Konten Digital tentang COVID-19 Oleh Dinas Kominfo Daerah Istimewa Yogyakarta di Masa Pandemi Amalia Asfriyani; Fajar Junaedi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.7424

Abstract

Diskominfo DIY merupakan instansi pemerintah yang berfungsi sebagai sarana dan tempat  untuk memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat khususnya warga Yogyakarta.   Pandemi ini membuat Diskominfo DIY berfokus pada pembuatan konten secara intens dan terstruktur tentang Covid-19.  Penelitian ini bertujuan untuk menelaah  tentang manajemen produksi konten media digital  Diskominfo DIY. Dengan melakukan wawancara mendalam, observasi ke kantor dan tempat produksi Diskominfo DIY dan kajian pustaka. Penelitian ini melihat proses produksi selama pandemi yang sangat terbatas dengan tetap menjalankan proses produksi sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.   Isi konten yang dibuat oleh Diskominfo DIY adalah pesan yang berkaitan dengan komunikasi kesehatan yang dikemas secara menarik dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Yogyakarta. Dalam publikasi konten, tim produksi tetap melakukan kurasi dengan kepala bidang, penyusun materi, dan content creator sebagai penanggung jawab konten. Konten yang dipublikasikan berupa infografis, Iklan Layanan Masyarakat (ILM), dan data harian  Covid-19. Model manajemen produksi konten digital yang dilakukan adalah dengan pra produksi, produksi, dan pasca produksi, hingga publikasi di media sosial. Semua tahap dilakukan dengan mengutamakan protokol kesehatan.
Gamers with Different Ability and the role of EAI (E-Sports Ability Indonesia) Charlie Tjokrodinata; Cendera Rizky Anugrah Bangun; Fakhriy Dinansyah; Artika Rachmi Farmita
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.8162

Abstract

This research project is intended to explore the way people with disability in accessing mobile gaming especially in E-Sports. Games are framed as sources of cultural capital and sites of pleasure and entertainment. Unfortunately, people with disabilities are often materially and culturally excluded from both systems through inaccessible interfaces, and also a lack of representation in games’ content.  Mass Media likewise plays a crucial role in shaping public perception and influencing the powers that be, however the representation is still lacking and requires communities like  E-Sports Ability Indonesia (EAI) to help amplify the message. EAI is a community that was formed based on the awareness that gamers with physical limitations have the same rights as other gamers, it’s to enjoy the game and participate in various e-Sport championships. EAI is active in advocating people with disabilities to participate in activities related to e-Sport. Methodology used in this article is post-positivist approach with interview and FGD methods, both from EAI (E-Sport Ability Indonesia), gamers, and PB E-Sport Indonesia. This article is expected to give further insight about the role of communities like EAI in providing better access to  people with disabilities in playing video games and participating in E-Sport events.
Pengalaman Menonton Film sebagai Bentuk Mixed Reality: Studi Fenomenologi terhadap Penonton Film Dina Andriani; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.8300

Abstract

Pengalaman menonton film secara konvensional bisa disandingkan dengan konsep mixed reality. Sebab, menonton film bisa menjadi pengalaman yang memberikan keterlibatan secara mendalam. Munculnya keterlibatan yang mendalam dapat terjadi melalui proses imajinasi Gregory Currie yang diperdebatkan oleh Berys Gaut, serta transportasi, yaitu sebuah teori yang dicetuskan oleh Melanie Green pada serangkaian artikel jurnal, yang membahas mengenai perpindahan pikiran dan emosional ke dalam suatu narasi. Keterlibatan yang mendalam ini bisa menyebabkan penonton berada di antara dunia nyata dan dunia virtual. Melalui Reality-Virtuality Continuum, Paul Milgram menunjukkan bahwa mixed reality merupakan suatu bentuk realitas yang terjadi pada titik mana pun di antara ujung realitas dan virtualitas pada spektrum continuum tersebut . Paper ini bertujuan untuk mengonfirmasi bahwa pengalaman menonton film bisa digolongkan sebagai bentuk mixed reality dengan melakukan studi fenomenologi yang melibatkan wawancara terhadap informan dari kalangan penonton film, yang kemudian dikaitkan dengan konsep-konsep yang sebelumnya disebutkan. Melalui studi tersebut, dapat dikonfirmasi bahwa pengalaman menonton film memang merupakan salah satu bentuk mixed reality.
Komodifikasi Hijab Pada Iklan Clear Hijab Pure Edisi Silvia Azizah Nurul Fauziah; Ratna Puspita
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i1.8186

Abstract

Hijab seharusnya menjadi simbol agama yang menyelamatkan perempuan dari standar-standar penampilan dan kecantikan masyarakat. Hijab seharusnya bisa membebaskan perempuan dari kungkungan keharusan bahwa cantik haruslah modis, trendi, dan mengikuti perkembangan fesyen. Hijab seharusnya menampilkan perempuan dalam balutan pakaian, termasuk riasan wajah yang sederhana. Sayangnya, hijab sebagai symbol agama kini telah berubah. Kapitalisme, melalui media massa merubah makna hijab melalui praktik komodifikasi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske, penelitian ini ingin membongkar praktik komodifikasi hijab dalam iklan Clear Hijab Pure Edisi Silvia Azizah melalui level realitas hijab, representasi hijab, dan ideologi hijab dalam iklan Clear Hijab Pure Edisi Silvia Azizah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijab dalam iklan Clear Hijab Pure Edisi Silvia Azizah, bukan sekedar simbol agama. Hijab menjadi bagian penting dari penampilan perempuan ber hijab, seperti halnya perempuan tidak ber hijab lainnya. Kapitalisme melalui praktik komodifikasi membentuk standart yang sama antara penampilan perempuan ber hijab dengan yang tidak ber hijab. Hijab bak rambut kedua bagi perempuan ber hijab. Standar perempuan ber hijab dalam iklan ini, yakni mengenakan jilbab dililit ke leher, mengenakan riasan wajah, dan tidak takut menampilkan wajah yang tidak ramah. Simbolisasi komodifikasi hijab ini terlihat pada riasan wajah, ekspresi wajah, kain panjang berwarna hitam. Simbol-simbol tersebut dikemas dalam pencahayaan yang menjadikan perempuan sebagai pusat perhatian atau sorotan. Kata kunci :  Komodifikasi, Hijab dalam Iklan, Semiotika, John Fiske 
Iklim Komunikasi Organisasi Layanan Publik Bidang Kesehatan Michael Ivan Reinald; Hilda Yunita Wono; Felita Purnomo; Patricia Adeline Valerie Soema
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.9758

Abstract

Fasilitas layanan publik pada bidang kesehatan di Indonesia merupakan hal yang diperhatikan oleh pemerintah dan ditunjukkan dengan berkembangnya fasilitas layanan rumah sakit. Salah satu rumah sakit  yang telah memiliki sistem pengelolaan yang komprehensif di Kediri adalah  Rumah Sakit Graha Sehat Medika. Dengan sistem komprehensif yang dilaksanakan dalam sebuah organisasi muncul iklim komunikasi yang memiliki peran untuk bisa menciptakan kondisi yang kondusif. Tujuan penelitian ini ingin melihat nilai iklim komunikasi sehingga dapat memberikan masukkan hingga tidak terjadi kegagalan komunikasi antar departemen di Rumah Sakit Graha Sehat Medika. Penelitian kali ini akan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan respondennya adalah karyawan aktif Rumah Sakit Graha Medika. Total populasi 98 orang yang juga semuanya menjadi sampling untuk melihat kondisi iklim komunikasi dari rumah sakit tersebut. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan iklim komunikasi Rumah Sakit Graha Sehat Medika memiliki iklim komunikasi yang suportif dengan hasil 3,80. Teknologi komunikasi yang digunakan untuk memfasilitasi komunikasi antar departemen dengan optimal akhirnya melahirkan iklim yang mendukung organisasi untuk berkomunikasi. Kemampuan organisasi memfasilitasi komunikasi antar departemen dan menggunakan teknologi komunikasi dengan optimal menciptakan iklim yang mendukung bagi anggota organisasi untuk berkomunikasi.
Pengaruh Literasi Media Digital Terhadap Identifikasi Informasi Palsu Tentang Vaksin Covid-19 Galuh Aulia Ramadhanti; Henny Sri Mulyani; Kunto Adi Wibowo; Dadang Rahmat Hidayat; Pandan Yudhapramesti
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8690

Abstract

Literasi media digital merupakan kemampuan individu dalam menganalisis informasi yang berada di media digital. Kemampuan literasi media ini sangat penting bagi manusia khususnya mahasiswa untuk dapat mengidentifikasi informasi palsu yang mengecohkan, khususnya informasi tentang dunia kesehatan. Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut, serta dimensi apa yang sangat berpengaruh kuat dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 pada mahasiswa magister Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Besar pengaruh literasi media digital terhdapa identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 sebesar 16,1%. Angka tersebut menunjukkan bahwa literasi digital masih cukup kurang. Pengaruh besar literasi media digital didapat dari dimensi critical consuming dengan hasil rata-rata 3,92 yang dalam kategori sangat tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi media digital yang berpengaruh sangat besar adalah kemampuan dari dimensi critical consuming dengan menganalisis dan mengkritisi informasi yang didapat dari media digital.Kata Kunci: Media, literasi media digital, identifikasi informasi palsu.

Page 10 of 22 | Total Record : 220