cover
Contact Name
Manpan Drajat
Contact Email
Manpan Drajat
Phone
-
Journal Mail Official
alafkarjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
al-Afkar, Journal For Islamic Studies
ISSN : 26144883     EISSN : 26144905     DOI : -
Core Subject : Social,
al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, it covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic Education, Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives and content analysis from al-Qur’an and Hadist. In other than forementioned field in Islamic Studies, al-Afkar, Journal for Islamic Studies also accepts articles which cover the topic on the cross section between Islam Studies and other scientific field, such as sociology, law, economics, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 4, No.2, July 2021" : 17 Documents clear
PANDANGAN ISLAM TERHADAP GENDER (STUDI LITERATUR) Hafsah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.876 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Islam terhadap gender. Wacana gender pada saat ini menjadi isu hangat untuk didiskusikan terutama yang berkaitan dengan pandangan Islam yang mengundang berbagai macaam perdebatan. Penelitian ini menggunakan metode qualitativ dengan jenis studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Islam sesungguhnya lahir dengan suatu konsepsi hubungan manusia yang berlandaskan keadilan atau kesetaraan atas kedudukkan laki-laki dan perempuan. Ajaran-ajarannya telah menumbangkan sikap marginalisasi, diskriminasi dan subordinasi perempuan yang telah berkembang bahkan menghegemoni sejak zaman pra Islam khususnya zaman jahiliyah. Islam datang untuk merespon hegemonitas tersebut.
PELAKSANAAN KONSEP ISLAM RAHMATAN LIL ‘ALAMIN Ais Mariya; Dhiya Ul Hikmah; Diva Istivarini; Hasmy Nasanjy El M.
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.843 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamiin. Agama merupakan suatu kepercayaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kemakmuran, kedamaian yang dapat menyelamatkan umat manusia apabila taat dengan perintah Tuhan-Nya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Analisis penelitian ini dilakukan setelah pengumpulan dari beberapa data yang di ambil dari berbagai sumber. Yaitu dengan melakukan reduksi data, menyajikannya, kemudian mengambil kesimpulan dari data-data yang telah ditemukan di dalam penelitian. Tujuan kajian jurnal ini adalah untuk menyingkap hakikat Islam Rahmatan Lil’Alamin dan prinsipnya. Islam Rahmatan Lil’Alamin memberikan keselamatan dan kedamaian kepada seluruh umat manusia, dengan menerapkan prinsip-prinsip kemanusiaan yang mencakup keseluruhan dan realistis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Agama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad untuk menjadi pedoman kehidupan manusia di seluruh alam semesta ini dan mengatur tata kehidupan manusia. Agama mengatur hubungan manusia dengan Tuhan-Nya dan mengatur hubungan manusia dengan sesamanya agar mendapatkan manfaat ataupun kemaslahatan. Sehingga dalam agama Islam terdapat prinsip Rahmatan Lil’Alamin, yang artinya rahmat bagi seluruh alam semesta. Islam Rahmatan Lil’Alamin merupakan Islam yang mengutamakan kedamaian, keadilan sesuai dengan apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadist. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang berasal dari literatur kepustakaan dan referensi-referensi ilimiah terkait dengan Islam Rahmatan Lil’Alamin.
SOLUSI AL-QUR’AN TERHADAP IDEOLOGI RASISME Suharmin Syukur; Achmad Abubakar; Andi Aderus
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.914 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.218

Abstract

Penelitian ini membahas tentang solusi al-Qur’an terhadap ideologi rasisme. Dari permasalahan pokok yang dijabarkan dalam bentuk sub masalah yaitu: 1) Bagaimana hakikat rasisme, dan  2) Bagaimana solusi rasisme perspektif al-Qur’an. Untuk menjawab masalah di atas, maka digunakan metode pendekatan multidisipliner, akan tetapi dalam pelaksanaan penelitian digunakan metode maudhu’ī. Dalam pengolahan data digunakan metode kualitatif, dan untuk menafsirkan ayat-ayat menggunakan metode pendekatan tafsir (exegetical approach) karena tehnik kerjanya lebih banyak bersentuhan dengan kitab-kitab tafsir serta penafsiran dari para ahli yang bergelut pada bidang sosio-historis khususnya tentang rasisme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Al-Qur’an memberikan pemahaman bagaimana cara menghindarkan ideologi rasisme tersebut di antaranya bahwa keragaman sebagai sunnatullah, pada asalnya semua manusia mulia, tentang kebangsaan, toleransi, keadilan, membangun komunikasi beradab, membangun persatuan melalui persaudaraan dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).
KONSEP TABARRUK DALAM PERSPEKTIF HADITS Nasrullah Nashiruddin; Tasmin Tangngareng; Mukhlis Mukhtar
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.769 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat tabarruk perspektif hadis, untuk mengetahui kualitas dan kauntitas hadis tentang tabarruk dan untuk mengetahui pemahaman dan implementasi hadis tentang tabarruk. Adapun kegunaan dari penelitian ini  terbagi menjadi dua, yaitu kegunaan ilmiah dan kegunaan praktis. Kegunaan ilmiah dari penelitian diharapkan dapat menambah wawasan umat Islam dan menjadi pelengkap karya-karya tabarruk yang berdasar pada al-Qur’an dan sunnah. Tabarruk dipahami sebagai kegiatan mencari berkah atau mencari tetapnya kebaikan dari Allah swt. tabarruk terbagi menjadi beberapa macam yaitu tabarruk terhadap nabi saw., tabarruk terhadap orang-orang saleh, tabarruk terhadap tempat, tabarruk terhadap waktu. Hadis tentang tabarruk tersebar pada beberapa kitab hadis yang diriwayatkan oleh beberapa periwayat hadis Nabi saw. di antaranya: Imam al-Bukha>ri, Muslim, Abu Da>ud, al-Turmiz\i>, al-Nasa>i> dan Ahmad bin Hambal. Semua klasifikasi hadis berkualitas Sahih baik dari segi sanad maupun matannya dan hadis tersebut dapat dijadikan hujjah. Tabarruk dapat diaplikasikan pada hal-hal yang memang memiliki keistimiewaan dan tentunya oleh orang-orang yang mampu memahami dan membedakan antara tabarruk karena Allah dan tabarruk karena sesuatu selain Allah. Implikasi dari penelitian ini adalah tabarruk karena mengingat hal ini sangat erat dalam kehidupan sehari-sehari khususnya mengenai urusan agama dan keimanan seseorang. Ketika keimanan sudah tidak murni lagi tidak menutup kemungkinan akan mengganggu tatananan masyarakat.
PENGEMBANGAN DAN PEMBAHARUAN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM DI INDONESIA: GAGASAN DAN IMPLEMENTASINYA Iis Arifudin; Ali Miftakhu Rosyad
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.512 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan dan inovasi pesantren di Indonesia. makalah ini adalah penelitian perpustakaan. Secara historis, perkembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia mengacu pada tiga orientasi, yaitu: merespon pendidik dan mengembangkan wacana keislaman. Relevansi ketiga ori tersebut dapat dilihat dari perkembangan perguruan tinggi Islam. Tahun 1990-an, tiga merupakan inovasi untuk menjadikan IAIN (Institut Studi Islam Negeri) sebagai pusat unggulan Studi Islam. Sedangkan pada tahun 2000-an, terjadi transformasi pengembangan IAIN menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) selain untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, segala kelemahan IAIN harus diperbaiki agar tetap eksis sebagai lembaga publik yang mengembangkan tanggung jawab utamanya dalam menyelenggarakan perguruan tinggi khususnya di bidang studi Islam. Perubahan IAIN menjadi UIN disebabkan oleh dualisme atau dikotomi keilmuan. Oleh karena itu, tiga reintegrasi keilmuan sangat diperlukan dalam pengembangan perguruan tinggi Islam.
HUBUNGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DARING Suryana Saputra; Akil; Acep Nurlaeli
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.695 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan bagaimana peran pendidikan agama islam dengan ilmu teknologi tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Islam sebagai sebuah keyakinan bukan hanya sebatas hubungan manusia atas keyakinan dengan Sang Maha Pencipta (Tuhan YME), juga mengantarkan agar manusia menjadi mahluk yang berkemajuan unggul dan moderen sesuai dengan perkembangan zaman guna membangun peradaban yang selaras dengan kemajuan zaman. Lebih dari itu kita ketahui zaman semakin maju dan berkembang salah satunya kemajuan ilmu teknologi terutama pada masa kini dalam masa pandemic semua kegiatan manusia dilakukan dari rumah salah satunya dalam pembelajaran pendidikan agama islam. baik yang bersifat formal dan non formal. Namun nyatanya baik kegiatan yang bersifat Immaterial (nilai rohani) yakni nilai yang menggunakan nurani dan juga indera, akal, perasaan, kehendak dan keyakinan manusia tetap membutuhkan ilmu, pembelajaran, nasihat dan tuntunan dari orang orang yang dipandang mumpuni dibidangnya termasuk juga kepada orang yang mumpuni dalam segi keilmuan untuk bisa mentransfer tentang pemahamannya meskipun tidak bertemu (bertatap muka) secara langsung. Oleh karenanya peran teknologi sangat membantu dalam rangka mentransfer ilmu dari guru kepada siswa melalui keanekaragaman teknologi seperti media pembelajaran online yang akhir-akhir ini dijumpai.
KISAH ISRAILIYAT DALAM TAFSIR IBN KATSIR (ANALISIS PENELUSURAN SURAH AL-BAQARAH) Tammulis; Aisyah Arsyad
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 4, No.2, July 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.825 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v4i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kisah israiliyat yang terdapat dalam Tafsir Ibnu Katsir khususnya dalam surah al-Baqarah. Rumusan masalahnya adalah bagaimana embiriologi israiliyat dalam penafsiran ayat al-Qur’an dan bagaimana kedudukan israiliyat dalam tafsir Ibnu Katsir khususnya dalam surah al-Baqarah, penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan sumber data primernya adalah tafsir al-Qur’an al- adhzim yang ditulis oleh Ibnu Katsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan sampel riwayat israiliyat yang ditemukan dalam surah al-Baqarah ternyata Ibnu Katsir memasukkan riwayat israiliyat itu dalam tafsirnya hanya sebagai wawasan atau ilmu bukan sebagai dasar penafsiran karena riwayat israiliyat hanya dijadikan tambahan dari penjelasannya bahkan beberapa riwayat israiliyat dikritik oleh Ibnu Katsir dan menunjukkan sikap resistensi terhadap riwayat tersebut.

Page 2 of 2 | Total Record : 17