cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2019)" : 13 Documents clear
UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN LOKAL KALIMANTAN BARAT OLEH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA IKIP PGRI PONTIANAK Mesterianti Hartati
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan upaya pelestarian kebudayaan lokal Kalimantan Barat oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penitian yang digunakan adalah berupa hasil wawancara yang berkaitan dengan upaya pelestarian kebudayaan lokal, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga upaya pelestarian kebudayaan lokal Kalimantan Barat oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak, yaitu (1) Upaya pelestarian kebudayaan lokal melalui pendidikan; (2) Upaya pelestarian kebudayaan lokal melalui penelitian; dan (3) Upaya pelestarian kebudayaan lokal melalui pengabdian kepada masyarakat. Abstract The purpose of this study is to describe and explain the efforts to preserve the local culture of West Kalimantan by the Indonesian Language and Literature Education Study Program IKIP PGRI Pontianak. This research is a qualitative descriptive study. The research subjects used were in the form of interviews related to the preservation of local culture, as well as documentation. The results showed that there were three efforts to preserve the local culture of West Kalimantan by the Indonesian Language and Literature Education Study Program IKIP PGRI Pontianak, namely (1) Efforts to preserve local culture through education; (2) Efforts to preserve local culture through research; and (3) Efforts to preserve local culture through community service. Keywords: Preservation, Local Culture
ANALISIS MAKNA KATA BERAFIKSASI PADA TEKS CERITA DALAM BUKU AJAR BAHASA INDONESIA Rika Kustina; Mulia Rahmawati
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.056 KB)

Abstract

Kajian penelitian ini mengenai bentuk kata berawalan (afiksasi) dan analisis makna. Penelitian ini dilakukan melihat banyaknya siswa yang sulit memahami atau mengartikan makna yang baik dan benar dan juga karena kurangnya penguasaan kosa kata yang dimiliki. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beragam bentuk kata berafiks dan maknanya. Sumber data penelitian ini adalah teks cerita dalam buka ajar Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas IX Kemendikbud Semester 1 Tahun Terbit 2015. Metode penelitian yang digunakan berupa metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data berupa kajian dokumen dan teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil pengumpulan data, ditemui beberapa bentuk kata berafiksasi yaitu, prefiks yang memiliki morf {meN-, peN-, Ter-, Ke-, Di-, Se-, Per-, dan Ber-}, bentuk sufiks terbentuk dari morf {-kan, -an, dan –i}, bentuk gabungan terbentuk dari morf {meN-i, meN-kan, peN-an, Per-an, Ke-an, Ke-i, Di-kan, Di-i, Ber-an, Ber-kan, Ter-kan, Ter-i, Memper-kan, Memper-i, Memper-, Diper-, Diper-kan, Keter-an, Sese-, Berke-an}. Selain itu, ada pula berupa bentuk kata berafiksasi tidak baku seperti (ngerokok, ngopi, mikir, nyuruh, nyogok, ngaji, nyuap, nurut, omongin, teriakin, mainin, bukain, diciriin, dibilangin). Makna yang ditimbulkan dalam pembentukan kata berafiksasi yaitu verba aktif, verba pasif, nomina, adverbia, dan adjektiva. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua bentuk kata berafiksasi yang paling banyak ditemukan yaitu bentuk kata prefiks, baik dalam bentuk baku atau yang tidak baku, sedangkan makna kata yang banyak ditemukan pada kata berafiksasi tersebut adalah makna kata verba, baik verba aktif maupun verba pasif. Oleh karena itu, bagi para pembaca skripsi ini diharapkan agar dapat mengembangkan penelitian ini dari segi kajian semantik secara mendalam, bagi pembaca teks cerita dan pengajar hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memahami buku Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas IX, dan bagi peneliti lain agar bisa menjadikan penelitian ini sebagai rujukan untuk melanjutkan penelitian serumpun. AbstractThe knowledge of this research is about the form of words beginning with (affixation) and analysis of meaning. This research was conducted to see the number of students who find it difficult to understand or interpret the meaning of good and true and also because of the lack of mastery of vocabulary owned. This research aims to find out various forms of words that are affixed and their meanings. The source of this research data is story text in opening Indonesian textbooks Ministry of Education and Culture Class IX Knowledge Forum 1st year of the year of publish 2015. The research method used is descriptive qualitative method, data collection techniques in the form of document studies and data analysis techniques are done in 3 stages, namely data reduction, presenting data, and drawing conclusions. Based on the results of data collection, it was found that some formations were affixed, that is, prefixes that have morph {meN-, peN-, Ter-, Ke-, Per-, and Ber-}, the shape of the suffix is ​​formed from morph {- kan, -an, and -i}, the combined form is formed from morph {meN-i, meN-kan, peN-an, Per-an, Ke-an, Ke-i, Di-kan, Di-i, Ber-an, Ber-kan, Ter-kan, Ter-i, Memper-kan, Memper-i, Memper-, Diper-, Diper-kan, Keter-an, Sese-, Berke-an} In addition, there are also forms of non-standardized words such as (ngerokok, ngopi, mikir, nyuruh, nyogok, ngaji, nyuap, nurut, omongin, teriakin, mainin, bukain, diciriin, dibilangin). The meanings that arise in the formation of an affixed word are active verbs, passive verbs, nouns, adverbs, and adjectives. The conclusions of this study are that all forms of affixed words are most commonly found, namely the form of prefix words, either in the raw or non-standard form, while the word meanings found in many affixed words are verb word meanings, both active verbs and passive verbs. Therefore, for the readers of this thesis, it is hoped that in developing this research in terms of in-depth semantic studies, the story text readers and instructors of this research can be used to understand Indonesian Language of Class IX book, and for other researchers to make this research is a reference for continuing cognate research. Keywords: Word Form, Affixed Word Meanings, Story Text
PENERAPAN METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DI SDN MANGUNJAYA 07 TAMBUN SELATAN BEKASI Syamzah Ayuningrum
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.693 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis dengan menggunakan metode Mind Mapping di SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui penerapan metode Mind Mapping. Subjek penelitian ini adalah 40 siswa kelas IV SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang bertujuan mengembangkan keterampilan baru atau cara pendekatan baru dan untuk memecahkan masalah dengan penggunaan langsung di dunia kerja atau dunia aktual lainnya. Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang dengan mengadopsi model penelitian Kemmis dan Taggart yang dimodifikasi dengan model penelitian tindakan Kurt Lewin. Rancangan ini terdiri dari empat langkah, yakni: Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, dan Reflekasi, dengan tahapan tiga siklus. Dari hasil observasi kemampuan menulis cerita siswa melalui teknik mind mapping pada siswa kelas IV di SDN Mangunjaya 07 Kec. Tambun Selatan-Bekasi menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Hasil rata-rata tindakan siklus 1 teknik mind mapping hanya sebesar 56,25 atau sebesar 25%. Hasil rata-rata dari tindakan siklus 2 mencapai 62,12 atau sebesar 12,5%. Hasil rata-rata kelas pada siklus 3 mencapai 70,62 atau sebesar 67,5%. Simpulan penelitian ini adalah dengan menerapkan metode Mind Mapping dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis dikelas IV SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan. Abstract The purpose of this study was to improve writing skills using the Mind Mapping method at SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan 2017/2018 Academic Year. The method of this research is class action research through the application of the Mind Mapping method. The subjects of this study were 40 fourth grade students at SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan. This study uses qualitative research with a type of Classroom Action Research (CAR), which aims to develop new skills or new approaches and to solve problems with direct use in the world of work or other actual worlds. This Classroom Action Research was designed by adopting the Kemmis and Taggart research model which was modified by the research model of Kurt Lewin's actions. This design consists of four steps, namely: Planning, Action, Observation, and Reflection, with stages of three cycles. From the observation results the ability to write student stories through mind mapping techniques in class IV students at SDN Mangunjaya 07 Kec. South Tambun-Bekasi showed a fairly good increase. The average results of the first cycle of mind mapping techniques were only 56.25 or 25%. The average results of the second cycle of actions reached 62.12 or 12.5%. The results of the class average in the third cycle reached 70.62 or 67.5%. The conclusion of this study is that applying the Mind Mapping method can improve students' skills in writing in class IV SDN Mangunjaya 07 Tambun Selatan. Keywords: Writing Skills, Mind Mapping Method

Page 2 of 2 | Total Record : 13