cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2022)" : 5 Documents clear
MENUMBUH-KEMBANGKAN MINAT, EFIKASI DIRI, DAN REGULASI DIRI PADA ANAK Aprilia Chusna Maimanah; Abdul Munib; Eva Latipah; Subaidi Subaidi
Jurnal Buah Hati Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v9i1.1671

Abstract

The study of psychology is an interesting study. More specifically, how to cultivate interest, self-efficacy and self-regulation. Because these three aspects are the key to high-quality learning. Interest in a child who is not well developed cannot lead to self-efficacy and self-regulation so that learning outcomes are not optimal. The focus of this research is to try to see how then the relationship between self-efficacy interests and self-regulation. Among the objects of this research is to develop interest in learning, self-regulation, self-efficacy in children. The research approach is literature review research using a quantitative approach. In reviewing various problems to answer the problems studied, both through the Google schoolar database, ScienceDirect and Shinta. The conclusion in the study is that interest is part of the cognitive that can be continuously developed so as to form self-efficacy and self-regulation. Abstrak Kajian terhadap psikologi merupakan kajian yang menarik. Lebih khususnya adalah bagaimana menumbuh kembangkan minat, efikasi diri dan regulasi diri. Sebab ketiga aspek ini merupakan kunci dari pembelajaran yang bermutu tinggi. Minat pada seorang anak yang tidak berkembang dengan baik tidak dapat memunculkan efikasi diri dan regulasi diri sehingga hasil pembelajaran tidak optimal. Fokus penelitian ini, mencoba melihat bagaimana kemudian keterkaitan anatara minat efikasi diri dan regulasi diri. Dianatara salah satu objek penelitian ini adalah menumbuh kembangkan minat belajar, regulasi diri, efikasi diri pada anak. Adapun pendekatan penelitian yaitu penelitian literatur review dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam mengkaji berbagai problematika untuk menjawab permasalahan yang dikaji baik melalui database Google schoolar, ScienceDirect dan Shinta. Kesimpulan dalam penelitian adalah bahwa minat merupakan bagian dari kognitif yang bisa terus di kembangkan sehingga mampu membentuk efiksai diri dan regulasi diri.
IMPLEMENTASI MODEL ATIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM MENYUSUN POLA ABCD-ABCD Halifa Rahakbauw; Sri Watini
Jurnal Buah Hati Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v9i1.1696

Abstract

This study aims to improve cognitive abilities in children, especially the ability to compose ABCD-ABCD patterns. This happens because the initial observations made when the child is in school, the child's cognitive ability in compiling the ABCD-ABCD pattern is still low. The model used in this study is a classroom action research (CAR) model with the Arikunto model design through two cycles. Each cycle consists of 4 meetings. The subjects of the study were group B2 students aged 5-6 years at the RA Bina Insan Nusantara Manokwari institution with a total of 12 children consisting of 3 boys and 9 girls. The instruments used are observation sheets, photo documentation of children's work, performance. The results showed an increase in students' ability to compose the four ABCD-ABCD patterns. Before being given the action (pre-action) the child's ability to compose patterns was 83.3% in the sufficient category and only 16.7% in the good category. After being given action in Cycle I, namely by using the ATIK method, there was an increase in ability of 66.6% with good category. This means that there is an increase of 16.7%. At the end of the second cycle, it increased to 83.3% with good category. The success of this research if it reaches 80% in the good category. Thus, it can be said that the application of the ATIK method has succeeded in increasing children's cognitive abilities, especially in compiling the ABCD-ABCD pattern. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak yaitu pada khususnya pada kemampuan menyusun pola ABCD-ABCD. Hal ini ini disebabkan hasil pengamatan awal yang dilakukan pada saat anak di sekolah kemampuan kognitif anak dalam menyusun pola ABCD-ABCD masih rendah. Model yang digunakan dalam penilitian ini merupakan model penilitian tindakan kelas (PTK) dengan desain model Arikunto melalui dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari 4 pertemuan. Subjek penilitian adalah siswa kelompok B2 usia 5-6 tahun pada lembanga RA Bina Insan Nusantara Manokwari sebanyak 12 anak terdiri dari 3 laki-laki dan 9 perempuan.. Instrumen yang digunakan berupa lembaran observasi, hasil dokumentasi foto hasil karya anak, unjuk performance. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan menyusun empat pola ABCD-ABCD dari siswa. Sebelum diberi tindakan (pratindakan ) kemampuan anak dalam menyusun pola sebesar 83,3 % pada kategori cukup dan hanya 16,7 % pada kategori baik. Setelah diberi tindakan pada Siklus I yaitu menggunakan metode ATIK, terjadi peningkatan kemampuan sebesar 66,6 % pada kategori baik. Artinya terjadi peningkatan 16,7 %. Pada akhir siklus II meningkat menjadi 83,3 % pada kategori baik. Keberhasilan penelitian ini bila mencapai 80 % pada kategori baik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan metode ATIK berhasil meningkatkan kemampuan kognitif anak khusunya dalam menyusun pola ABCD-ABCD.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DINI PADA ANAK DISLEKSIA MELALUI METODE “VAKTA” Maria Ulfa Hasballah; Norfishah Bt Mat Rabi
Jurnal Buah Hati Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v9i1.1735

Abstract

Dyslexic children who have difficulty in reading and writing skill, even speak and listen to other people’s voices and translate them into words, analyze the meaning of these words and mx sounds in words. This problem is commonly experienced by children with dyslexia. The lack of vocabulary controlled by dyslexic childrenis due to neurological factors in dyslexic is due to neurological factor in dyslexic children, where the left hemisphere of the brain which is related to sequence, linear thinking and language skill is smaller than normal human. Good and proper handling will make dyslexic children able to overcome ths problem well. The learning model with multisensory approach using the VAKTA methode (Visual, Auditory, Kinesthetic, Tactile and Al-Quran) is an new breakthrough in the process of learning to read early in dyslexic children. With the Aceh local wisdom approach, wich requires religiosity, interprets the Al Quran as a means of relaxation in learning to read early. The Purpose of this reaseach is to create an innovative learning methode that is simple and attractive, especially for dyslexic children to improve their earli literacy skill. The VAKTA method makes dyslexic children learn in their fun way. This study uses experimental techniques the one group pretest post test with Single Reasearch Subject (SSR), which is an approach that provides treatment to one research group using only one research subject, then the result will be calculated the difference. The treatment used is to provide treatment using the VAKTA methode. This research is expected to create a new paradigm for the world of education, especially for dyslexic children, learning to read with an interesting, easy and fun method. Abstrak Anak Disleksia yang mengalami kesulitan dalam kemampuan membaca dan menulis, bahkan berbicara serta mendengarkan suara orang lain dan menerjemahkannya ke dalam bentuk kata-kata, menganalisa maksud kata-kata tersebut serta mencampurkan suara dalam kata-kata. Masalah ini yang umum dialami oleh anak-anak para penyandang disleksia. Minimnya kosakata yang dikuasai oleh anak disleksia dikarenakan factor neurologi pada anak disleksia, dimana belahan otak sebelah kiri yang berkaitan dengan urutan, cara berfikir linear dan kemampuan berbahasa memiliki ukuran yang kecil dari pada manusia normal. Penanganan yang baik dan tepat akan membuat anak disleksia mampu mengatasi masalah ini dengan baik. Model belajar dengan pendekatan multisensory menggunakan metode VAKTA (Visual, Auditory, Kinestetika, Tactile dan Alquran) adalah sebuah terobosan baru dalam proses belajar membaca dini pada anak disleksia. Dengan pendekatan kearifan lokal Aceh yang syarat religiusitas memaknai Al Quran sebagai sarana relaksasi dalam belajar membaca dini. Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah menciptakan sebuah inovasi metode belajar yang sederhana dan menarik khususnya bagi anak disleksia untuk meningkatkan kemampuan literasi dini mereka. Metode VAKTA ini membuat anak disleksia belajar dengan cara mereka yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan tehnik eksperimen the one group pretest post test dengan Single Reaseach Subjek (SSR) yaitu sebuah pendekatan yang memberikan perlakuan pada satu kelompok penelitian yang hanya menggunakan satu subjek penelitian kemudian hasilnya akan dihitung perbedaan nya. Perlakuan yang digunakan adalah dengan memberikan perlakuan dengan menggunakan metode VAKTA. Penelitian ini diharapkan akan menjadikan sebuah paradigma baru bagi dunia pendidikan khususnya untuk anak-anak disleksia, belajar membaca dengan metode yang menarik, mudah dan menyenangkan.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD ISLAMI DI ACEH Novita Fanny
Jurnal Buah Hati Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v9i1.1802

Abstract

Aceh people aspire that education in Aceh to be Islamic so the learning program refer to Al-Quran and Hadist. Today, education in Aceh is preparing Islamic curriculum in accord with qanun rule applied, so the researcher analyze the foundation and principle in developing Aceh curriculum for Early Childhood Education and also analyze the component in developing Aceh curriculum for Early Childhood Education. This study used qualitative research method with case study approach. The study result showed that Aceh curriculum for Early Childhood Education has had foundation as base for curriculum development and strong principle to become guidance in implementation so it support the success of education even though it is not explained explicitly. In this Aceh curriculum, there is addition of program content in Early Childhood Education namely Islamic Education which comprise the themes of aqidah, akhlak, fikih, tarikh, Al-Quran and acehness value content which comprise the themes of aceh history, aceh language, aceh peunajoeh, aceh art and culture and geographical position of Aceh. Islamic curriculum means prioritizing akhlak. The development of Aceh curriculum for Early Childhood Education has been good, but there is a need of another thinking about the method which is more effective in children learning through akhlak building. Abstrak Aspirasi masyarakat Aceh menginginkan pendidikan di Aceh bersifat islami sehingga program pembelajaran merujuk pada Al-Quran dan hadist. Saat ini untuk pendidikan di Aceh sedang disiapkan kurikulum yang bersifat islami sesuai dengan peraturan qanun yang berlaku, sehingga peneliti menganalisis landasan dan prinsip dalam pengembangan kurikulum Aceh untuk PAUD dan juga untuk menganalisis komponen pengembangan kurikulum PAUD Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAUD Aceh sudah mempunyai landasan sebagai dasar pengembangan kurikulum dan prinsip yang kuat yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan sehingga mendukung keberhasilan pendidikan meskipun tidak dijelaskan secara eksplisit. Pada kurikulum Aceh ini adanya tambahan muatan program pada PAUD yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) meliputi tema aqidah, akhlak, fikih, tarikh, Al-Quran dan Muatan nilai keacehan meliputi tema sejarah aceh, bahasa aceh, peunajoeh aceh, seni budaya aceh, letak geografis aceh. Pada kurikulum Islami berarti bersifat keislaman yaitu menggutamakan akhlak. Pengembangan kurikulum Aceh untuk PAUD ini sudah baik, tetapi perlu adanya pemikiran lain tentang metode yang lebih efektif dalam pembelajaran anak melalui pembinaan akhlak.
HASIL KARYA CIPTA LAGU ANAK-ANAK Samsuri Samsuri; Yuli Astuti
Jurnal Buah Hati Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v9i1.1831

Abstract

The research entitled “The Creative work of Children’s Songs”. Raising the problem in this research is how to create children’s songs for elementary school level? This study aims to describe the process of creating songs for children at the elementary school level. The approach used in this research is a qualitative approach with a descriptive type of research. The subjects in this study were elementary school children at the high level, namely grades are IV-VI. While the object to be studied was a song entitled Ayah Bunda which was created by the researcher. The data in this studi were collected using literature study, observation, and documentary. From the results of the study, it showed that elementary school children in high grade were able to sing a song created by researcher entitled Ayah Bunda with a range of tones that were appropriate for their age. The lyris of the song were created according to the age of the children, which is about the happiness of children when they are loved and pampered by their parents. As a feeling of gratitude and gratitude, children should always pray for their parents so that they live long and always be healthy. Abstrak Penelitian yang berjudul “Hasil Karya Cipta Lagu Anak-Anak”. Mengangkat masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil karya cipta lagu anak-anak untuk tingkat sekolah dasar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penciptaan lagu untuk usia anak-anak pada tingkat sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak-anak sekolah dasar pada tingkat kelas tinggi yaitu kelas IV-VI), sedangkan Objek yang akan diteliti yaitu lagu yang berjudul Ayah Bunda hasil ciptaan peneliti. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwasanya, anak-anak sekolah dasar kelas tinggi mampu menyanyikan lagu hasil ciptaan peneliti yang berjudul Ayah Bunda dengan jangkauan nada yang sesuai dengan usia mereka. Lirik lagu yang diciptakan sesuai dengan usia anak-anak yaitu berisi tentang kebahagian anak-anak saat disayang dan dimanjakan oleh kedua orang tuanya. Sebagai rasa bersyukur dan terimakasih, anak-anak sudah sepatutnya selalu mendoakan ayah bundanya agar panjang umur dan sehat selalu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5