cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2015)" : 12 Documents clear
ANALISA KARANGAN BEBAS MAHASISWA : (Sebuah penelitian pada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry) Rahmi Fhonna; Rusmiati
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.631 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.362

Abstract

Karangan meliputi sebuah proses yang kompleks yang megharuskan seorang penulis untuk lebih fokus pada pemilihan kata – kata yang tepat yang dapat dirangkai menjadi sebuah kalimat yang sempurna. Para pakar bahasa menyatakan bahwa seorang penulis harus mampu mencapai tingkatan tertinggi pemahaman tentang pendidikan menulis secara akademik. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk menganalisa karangan bebas Mahasiswa dengan mengelompokkan kategori kesalahan menyangkut tata bahasa yang sering muncul dalam tulisan mereka. Penulis menggunakan karangan bebas Mahasiswa unit 2 semester 4 angkatan tahun 2013 pada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry sebanyak 27 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Sementara populasinya adalah seluruh unit Mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Karangan tersebut dianalisa dengan menggunakan panduan simbol koreksi kesalahan tulisan menyangkut tata bahasa dari Hogue (1996) dan Oshima & Hogue (1999). Selain itu, penulis juga mewawancarai 5 orang mahasiswa yang dipilih secara acak untuk mendapatkan informasi mengenai faktor apa saja yang menjadi penyebab timbulnya kesulitan dalam menulis sebuah karangan serta untuk melengkapi data yang dijadikan pedoman dalam penelitian ini. Hasilnya, diketahui bahwa ada beberapa kategori kesalahan penggunaan tata bahasa yang sering muncul dalam karangan mahasiswa, seperti Cap (Capitalization), V/A (Verb tense/Agreement), Sp (Spelling), PL (Plural), UW (Unnecessary words), WF (Word form), WW (wrong words), Prep (Preposition), Conj (Conjunction), and Art (Article). V/A (Verb tense/Agreement) adalah kategori tata bahasa yang paling sering digunakan secara keliru oleh mahasiswa.
STIMULASI KECERDASAN VISUAL SPASIAL DAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI MELALUI METODE KINDEGARTEN WATCHING SIAGA BENCANA GEMPABUMI DI PAUD TERPADU PERMATA HATI BANDA ACEH Lina Amelia
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.301 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.363

Abstract

Model Stimulasi Kecerdasan Visual Spasial Dan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Kindergarten Watching Siaga Bencana Gempa Bumi Di Paud Terpadu Permata Hati Banda Aceh Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (a) Pelaksanaan metode Kindergarten watching Siaga Bencana Gempa Bumi dapat diterapkan oleh pendidik anak usia dini di Paud Terpadu Permata Hati Banda Aceh, (b) Metode Kindergarten watching Siaga Bencana Gempa Bumi mampu memberikan pengaruh terhadap kecerdasan Visual Spasial dan kinestetik anak di Paud Terpadu Permata Hati Banda Aceh. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan ( Research and development/ R & D) 4-D ( define, design, develop dan disseminate). Penelitian ini diadakan di Paud Terpadu Permata Hati Banda Aceh dengan populasi dan sampel penelitiannya adalah TK B sejumlah 28 orang anak. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan lebih yaitu dimulai dengan survey awal ke sekolah dan diskusi instrument dengan guru dan uji coba instrument di bulan maret 2015, penelitiannya di bulan mei sampai dengan September 2015. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar test informal untuk anak, lembar observasi kemampuan visual spasial anak, lembar observasi guru dan lembar kesan guru.teknik analisis datanya adalah dengan menggunakan rumus statistic sampel tunggal. Berdasarkan dari hasil perhitungan dari uji statistik Anova diperoleh nilai R square = 0,620, dan 0,622, yang berarti keterampilan berpengaruh terhadap kecerdasan visual spasial sebesar 62,2% dan keterampilan berpengaruh terhadap kecerdasan kinestetik sebesar 62%. Keterlaksanaaan penelitiannnya, awalnya pendidik terlihat agak canggung dengan metode yang akan dilaksananakan, setelah dilakukan pengarahan teknis pelaksanaanya dan pengenalan intrumen yang akan di pakai, untuk tahap pertama masih ada kendala dalam urutan kegiatan sehingga peneliti sering terlibat langsung bersama pendidik . Pelaksanaan tahap 2 , pendidik sudah mulai mandiri untuk melaksanakan kegiatan. Dapat disimpulkan pengaruh Stimulasi Kecerdasan Visual Spasial Dan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Kindergarten Watching Siaga Bencana Gempa Bumi Di Paud Terpadu Permata Hati Banda Aceh masih tergolong kecil, karena ini pertama kali ujicoba.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 DI KELAS IV SDN 068006 KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN KOTA MUDAN TAHUN AJARAN 2014/2015 Helminsyah
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.495 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.364

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh gambaran factual mengenai : Implementasi penanaman Karakter Dalam Kurikulum 2013 Di Kelas IV SDN 068006 Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan tahun ajaran 2014/2015; Mengintegrasikan penanaman karakter dalam proses pembelajaran dikelas; menerapkan budaya sekolah dalam kegiatan atau kehidupan keseharian pada siswa kelas kelas IV; dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif. Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari, wawancara, observasi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Implemntasi penanaman karakter di SDN 068006 menunjukkan ,proses pembelajaran guru menanamkan sikap religius, sopan, dan berfikir logis, jujur, disiplin dan lain sebagainya. 2), Implementasi penanaman Karakter di SDN 068006 menunjukan bahwa : kegiatan keseharian disekolah guru menanamkan bentuk budaya-budaya salaman, bentuk perilaku dan symbol-simbol yang terkait penanaman karakter;3) Implementasi penanaman Karakter di SDN 068006 menunjukan bahwa pada kegiatan ekstrakurikuler nilai-nilai yang diterapkan adalah disiplin, bersahabat, kerjasama, tanggung jawab, menumbuhkan sikap percaya diri, menumbuhkan sikap pantang menyerah dan tidak putus asa.
PENGARUH BAHASA PERTAMA TERHADAP BAHASA KEDUA DALAM KEMAMPUAN BERBICARA UNTUK SISWA KELAS IX PESANTREN MODERN AL-FALAH ABU LAM-U KABUPATEN ACEH BESAR Sri Wahyuni
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.96 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.365

Abstract

Berbicara merupakan salah satu aspek dari empat aspek utama bahasa disamping membaca, menulis, dan mendengar. Tujuan pengajaran keterampilan berbicara kepada siswa sekolah menengah adalah untuk menerapkan secara langsung di sekolah bahasa yang dipelajarinya. Karena pelajaran berbicara tidak dapat dipisahkan dari percakapan, pengajaran berbicara bisa berarti mengajar siswa untuk bercakap dalam bahasa yang dimaksudkan. Hal ini penting untuk diketahui secara mendalam tentang proses belajar mengajar berbicara, karena banyak kasus siswa mengalami kesulitan untuk menguasai keterampilan berbicara setelah mengikuti perajaran. Tulisan ini mendeskripsikan tentang penelitian kasus yang terjadi di pesantren modern Al-Falah Abu Lam-U yang mewajibkan siswanya untuk berbicara dua bahasa asing (Arab dan Inggris) sesuai dengan jadwal mingguan yang sudah ditetapkan dalam percakapan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) mengapa bahasa pertama dapat mempengaruhi bahasa kedua siswa dalam berbicara, 2) faktor-faktor kesalahan apa saja yang sering terjadi dalam berbicara, dan 3) adakah suatu cara agar siswa dapat meminimalisirkan pengaruh bahasa pertama ke bahasa kedua dalam berbicara. Teknik yang digunakan yaitu: obsevasi siswa, kuesionnaire, dan interview. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa pesantren Al-falah Abu Lam-U, adapun sampelnya adalah siswa kelas X yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X1 yang mulai mendapatkan pengajaran bahasa dari kelas VII dan X2 yang baru mendapatkan pengajaran ketika kelas X (kelas intensif). Dari analisa tersebut penulis menemukan bahwa pengaruh pengadopsian bahasa pertama ke bahasa kedua disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya: kurangnya penguasaan stuktur bahasa, kurangnya informasi tentang bahasa Inggris dan minimnya penguasan kosa kata. Sebagai tambahannya, bahasa Arab juga mengambil bagian dalam mempengaruhi bahasa Inggris siswa, karena kebanyakan siswa lebih dominan berbicara dalam bahasa Arab. Dari referensi tersebut menggambarkan bahwa, kemampuan siswa dalam berbicara bahasa kedua dapat dipengaruhi oleh bahasa pertama siswa.
PENGARUH PENDUDUK UMUR PRODUKTIF TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Rahmattullah
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.298 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.366

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penduduk umur produktif, swasta terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang berbentuk data rangkaian waktu dari periode tahun 1990-2014 yang bersumber dari publikasi khusus BPS dan BKPM. Analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa penduduk umur produktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Nilai koefisien penduduk umur produktif sebesar 0,052 menyatakan bahwa setiap 1 persen kenaikan jumlah penduduk umur produktif menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat sebesar 0,052 persen. mImplikasi kebijakan dari penelitian ini adalah untuk penduduk umur produktif harus ditingkatkan lagi daya saing sumber daya manusia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Aprian Subhananto
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.93 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuimanakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik, model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan realistik, atau pembelajaran metode ekspositori?Jenis Penelitian ini adalah penelitian true experimental design dengan sampelpopulasi siswa SMP Negeri 3 Bodeh.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 72 siswa, dengan rincian 36 siswa pada kelas kontrol, 36 siswa pada kelas eksperimen.Instrumen penelitian ini adalahtes kemampuan pemecahan masalah. Uji coba instrumen tes meliputi Analisis butir tes (reliabilitas, taraf kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas). Uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas variansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa mencapai standar KKM, lebih dari 74,5% siswa mendapat nilai tes kemampuan pemecahan masalah minimal 64,5, kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMA NEGERI 1 SEMARANG Sahabul Adri AR
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.713 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.368

Abstract

The purpose of this study is to determine: 1) the difference of the effect in using the learning media Audio visual on the result learning on football. 2) The difference of the effects between high motivation and low motivation on the result learning on football. 3). The interaction between learning media and students’ motivation on the learning result of football. This study uses experiment method with a factorial design 2x2. Population of the research was 530 students second, and samples used in this study around 44 students by using purposive sampling, consist 22 students has high motivation and 22 students has low motivation. The results showed. 1) There were the differences between the use visual media with the proof that f – test (4.915)>f table (4.085). 2). the difference between the effect of high motivation and low motivation on learning result in football with the proof F-test (141.360)> from F table (4.085) and 3). there was an interaction between learning media and motivation on learning result on football with the proof F test (6,433) > F table (4.085).
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V DENGAN TEKNIK PEMBELAJARAN PEMODELAN DI SD NEGERI 16 TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA Zaki Al Fuad; Meriomar
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.517 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.369

Abstract

Penelitian berjudul “Teknik Pembelajaran Pemodelan Untuk Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas V SD Negeri 16 Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara” diadakan karena permasalahan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, di mana masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam Keterampilan Membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan Kelas V SD Negeri 16 Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara dalam Keterampilan Membaca dengan Teknik Pembelajaran Pemodelan, tahap pelaksanaan, dan pada tahap evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian dilakukan terhadap 30 sumber data yakni murid Siswa Kelas V SD Negeri 16 Tanah Jambo Aye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam Keterampilan Membaca dengan Teknik Pembelajaran Pemodelan Dari nilai tes awal diperoleh 47% siswa yang tuntas, siklus I mencapai 67% dan siklus II 87% siswa yang tuntas dalam belajarnya. Selanjutnya ditinjau dari segi proses pada siklus 1 tindakan guru 72,5% meningkat menjadi 83,5% pada siklus 2. Kemudian pada kegiatan siswa hasil observasi siswa pada siklus 1 adalah 81% dan mengalami peningkatan yaitu 84,5% pada siklus 2. Respon siswa menyatakan senang terhadap Teknik Pembelajaran Pemodelan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Teknik Pembelajaran Pemodelan Untuk keterampilan Membaca dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam Ketetampilan Membaca.
MODEL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA Sariakin
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.541 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.370

Abstract

Adapun fokus utama ulasan ini adalah menggambarkan secara deskriptif dan holistik tentang pembelajaran bahasa Inggris berbasis ICT untuk meningkatkan prestasi siswa menengah atas (SMA) dalam bahasa Inggris secara menyeluruh. ICT sangat berperan penting dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris dengan tujuan untuk memperbaiki atau menyempurnakan kondisi prestasi siswa kususnya siswa SMA. Diharapkan pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT dapat menghasilkan model pengajaran yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMA. Selanjutnya, melalui produk pembelajaran bahasa Inggris berbasis ICT diharapkan mampu mengubah perilaku hidup dan pola berpiki para siswa secara positif sehingga tercipta berbagai perilaku dan pola berpikir, misalnya, perilaku tidak mau tertinggal, ingin cepat, toleran, berpikir kritis, dan kreatif. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi informasi yang tepat merupakan suatu keterampilan yang sangat diperlukan dalam pengembangan kemampuan berbahasa Inggris untuk saat ini.
PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SEGIEMPAT KELAS VII BERDASARKAN LANGKAH TEORI POLYA PLUS PADA MTSN MODEL BANDA ACEH Rimilda
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.892 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.371

Abstract

Penelitian yang berjudul “proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat kelas VII berdasarkan langkah teori polya plus pada MTsN Model Banda Aceh” bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus dan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN Model Banda Aceh, sedangkan sampelnya diambil secara Purposive Sampling yaitu kelas VII-3 yang berjumlah 36 siswa. Data penelitian diperoleh dari tes dan wawancara. Penelitian ini menggunakan survei eksploratif yaitu penelitian yang berusaha menemukan informasi umum mengenai sesuatu topik/masalah yang belum dipahami sepenuhnya oleh seseorang peneliti. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat berdasarkan langkah teori Polya Plus berbeda-beda sesuai dengan kategori skor yang diperoleh siswa dalam menjawab soal tes. Secara umum, proses berpikir asimilasi dilakukan oleh siswa pada kategori “tidak memahami” (skor 0-44) dan “sangat memahami” (skor 80-100). Siswa yang melakukan proses berpikir asimilasi sebanyak 36,1%. Selanjutnya untuk siswa yang berada pada kategori “kurang memahami” (skor 45-59) dan “memahami” (skor 60-79), proses berpikir yang dilakukan adalah asimilasi sekaligus akomodasi. Siswa yang melakukan proses berpikir asimilasi sekaligus akomodasi sebanyak 63,9%. (2) Kesulitan-kesulitan yang dialami siswa kelas VII-3 MTsN Model Banda Aceh tahun ajaran 2010/2011 dalam menyelesaikan soal tes meliputi; siswa belum memahami dengan baik konsep bangun segiempat, siswa lupa rumus dari bangun segiempat, dan siswa tidak teliti dalam menjawab soal.

Page 1 of 2 | Total Record : 12