cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Farmaseutik
ISSN : 1410590x     EISSN : 26140063     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social pharmacy.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2014)" : 5 Documents clear
PENGARUH KOMBINASI OXYBENZONE DAN OCTYL METHOXYCINNAMATE (OMC)PADA KARAKTERISTIK FISIK DAN SPF DALAM SEDIAAN KRIM TABIR SURYA Mualifah Rifiani Ela Rosita; Mimiek Murrukmihadi; Suwarmi Suwarmi
Majalah Farmaseutik Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.585 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v10i1.24109

Abstract

Bahan UV A filter yang digunakan secara kombinasi dengan UV B filter atau filter lainnya dapat memberikan efek “broad-spectrum”. UV filter yang dapat digunakan antara lain adalah Oxybenzone (Benzophenone-3) dan Octyl methoxycinnamate (OMC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Oxybenzone dan OMC dalam sediaan krim tabir surya terhadap karateristik fisik dan SPF. Kombinasi antara Oxybenzone dan OMC pada sediaan krim tabir surya dengan komposisi konsentrasi yaitu, F I (10:0)%, F II (6:4)%, F III (5:5)%, F IV (4:6)% dan F V (0:10)%. Krim diuji karakteristik fisik yang meliputi: oganoleptis, pH, tipe emulsi krim, viskositas, daya lekat, dan daya sebar. Penentuan efektifitas sediaan krim tabir surya dilakukan dengan pengujian nilai SPF. Data dianalisis secara deskriptif dan korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Oxybenzone dan penurunan konsentrasi OMC, dapat meningkatkan warna kuning sediaan, viskositas, dan daya lekat serta dapat menurunkan daya sebar. Nilai SPF tertinggi terdapat pada formula dengan perbandingan Oxybenzone dan OMC (4 : 6)% yaitu sebesar 15,21.
OPTIMASI NATRIUM BIKARBONAT DAN ASAM SITRAT SEBAGAI KOMPONEN EFFERVESCENT PADA TABLET FLOATING NIFEDIPIN Naning Harningsih; T.N. Saifullah Sulaiman; Endang Diyah Ikasari
Majalah Farmaseutik Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.239 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v10i1.24111

Abstract

Nifedipin merupakan Calcium Channel Blocker (CCB) untuk terapi hipertensi dengan waktu paruh sekitar 2 jam, dan memiliki kelarutan tinggi dalam suasana asam, sehingga perlu dikembangkan dalam bentuk sediaan sustained release yang ditahan di lambung. Formula tablet floating nifedipin dibuat menggunakan sistem effervescent. Factorial design digunakan untuk optimasi formula sediaan tablet floating nifedipin. Optimasi dilakukan dengan membuat empat formula yaitu formula I ( 0% A- 5% B); formula II ( 25% A- 0% B); formula III ( 5% A-10% B); formula IV (25% A - 10% B). komponen A adalah natrium bikarbonat dan B adalah asam sitrat. Penentuan area formula optimum ditentukan berdasarkan superimposed contour plot berbagai parameter: kekerasan, kerapuhan, floating lag time, dan disolusi (C360)dengan menggunakan program Design Expert . Berdasarkan superimposed contour plot diperoleh area formula optimum pada rentang natrium bikarbonat 21-25% dan asam sitrat pada rentang 0-5%.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI BANGSAL HEMODIALISIS RS. PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Jeriko Sinurat; Abdul Karim Zulkarnain
Majalah Farmaseutik Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.821 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v10i1.24112

Abstract

Hemodialisis adalah salah satu unit pelayanan yang terdapat dalam rumah sakit yang memberikan pelayanan jasa kepada pasien gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien hemodialisis dan perbedaan tingkat kepuasan ditinjau dari profil pasien pada bangsal hemodialisis RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pengambilan sampel sebanyak 100 responden di dalam bangsal Hemodialisis dilakukan dengan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan IKK (Indeks Kepuasan Konsumen) untuk menggambarkan tingkat kepuasan konsumen, chi square untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara karakteristik responden dengan tingkat kepuasan konsumen, uji t digunakan untuk membandingkan antara tingkat harapan dan tingkat kinerja. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara harapan pasien dengan kinerja yang dilakukan oleh RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil uji IKK antara harapan dan kinerja menunjukkan kinerja yang dilakukan RSU PKU Muhammadiyah bagian ruang Hemodialisis telah memenuhi harapan pasien atas rumah sakit tersebut. Hasil uji Chi square menunjukkan perbedaan tingkat kepuasaan ditinjau dari profil pasien.
PENGGUNAAN SIKLODEKSTRIN DALAM BIDANG FARMASI Angi Nadya Bestari
Majalah Farmaseutik Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.206 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v10i1.24113

Abstract

Obat dengan rasa yang tidak enak dan kelarutan yang rendah menjadi permasalahan dalam bidang farmasi. Pembentukan kompleks obat dengan siklodekstrin, dikenal sebagai kompleks inklusi, diketahui dapat meningkatkan kelarutan, laju disolusi, bioavailabilitas, stabilitas, dan menutupi rasa tidak enak dari obat. Artikel ini membahas tentang siklodekstrin ditinjau dari penggolongannya serta cara pembentukan, metode pembuatan, karakterisasi, dan hasil studi terhadap kompleks inklusi yang terbentuk. Siklodekstrin telah digunakan secara luas dalam bidang farmasi dan mempunyai potensi besar pada masa mendatang
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN GRANUL TABLET KUNYAH BEE POLLEN Marisa Hadi; Mufrod Mufrod; Endang Diyah Ikasar
Majalah Farmaseutik Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.84 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v10i1.24108

Abstract

Bee Pollen memiliki sifat higroskopis, sehingga granulasi basah adalah metode yang tepat dalam pembuatan tablet kunyah bee pollen. Pengeringan granul merupakan salah satu tahap yang penting dalam granulasi basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeringan menggunakan oven terhadap karakteristik fisik granul dan tablet yang meliputi kandungan lembab, kecepatan alir, kompresibilitas, kerapuhan granul, kekerasan dan kerapuhan tablet, serta mencari pengeringan optimum yang dapat menghasilkan tablet kunyah bee pollen yang baik. Persamaan factorial design digunakan untuk optimasi dengan 2 faktor (suhu dan waktu) dan 2 level (suhu : level rendah-tinggi = 50-70°C, waktu : level rendah-tinggi = 1-3 jam), sehingga terdapat 4 formula pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu pengeringan masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kandungan lembab, kecepatan alir , kompresibilitas, kerapuhan granul, serta kekerasan dan kerapuhan tablet. Interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap kekerasan tablet. Pengeringan optimum adalah suhu 57,65°C selama 3 jam dengan nilai kandungan lembab 2,88%, kecepatan alir 11,27 g/detik kompresibilitas 4,49%, kerapuhan granul 3,24%, kekerasan tablet 6,61 kg, dan kerapuhan tablet 0,32%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5