DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun.
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 1 (2020): April"
:
11 Documents
clear
MEDIA PEMBELAJARAN DARING BERORIENTASI EVALUASI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PAI DI TINGKAT PENDIDIKAN DASAR
Siti Lathifatus Sun’iyah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberadaan Pandemi Covid-19 menjadikan pemerintah Indonesia mengambil kebijakan Belajar di rumah di berbagai tingkat pendidikan. Kebijakan ini diserai dengan intruksi penerapan Pembelajaran Daring. Implementasi pembelajaran Daring terutama pada tingkat pendidikan dasar, masih menimbulkan permasalahan dari kalangan guru dan peserta didik. Revolusi teknologi industri 4.0 memunculkan teknologi yang membantu aktivitas manusia, salah satunya adalah pembelajaran Daring. E-Learning atau pembelajaran Daring adalah pembelajaran berbasis Elektronik yang dapat mewujudkan efektivitas pembelajaran. Meskipun demikian, pembelajaran Daring tidak berkembang secara masif sampai terjadi Pandemi Covid-19. Grup media sosial menunjang kebutuhan guru terkait pelatihan pembuatan media pembelajaran Daring. Pembelajaran Daring sejalan dengan teori pembelajaran Konstruktivistik dimana peserta didik menyusun pengetahuan yang digali dari sumber pembelajaran yang disediakan oleh guru. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diharapkan lebih meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajarinya. Pembelajaran Daring pada tingkat pendidikan dasar pada umumnya menggunakan media evaluasi pembelajaran online. Media evaluasi pembelajaran online termasuk dalam kategori independent media. Google forms merupakan media evaluasi pembelajaran online yang paling familiar di kalangan guru SD. Software yang pada awalnya ditujukan untuk kepentingan survei dan kuesioner ini, dianggap yang paling mudah diakses oleh peserta didik. Berikutnya terdapat aplikasi seperti Kahoot dan Quizizz, yang merupakan aplikasi evaluasi pembelajaran yang berbentuk kuis. Aplikasi yang memiliki fitur yang lebih beragam adalah Proprofs dan Wordwall. Penggunaan media evaluasi pembelajaran online dapat menggeser paradigma negatif penggunaan smartphone oleh anak. Pembelajaran Daring merupakan media interaksi anak dengan teman-temannya dalam dunia virtual. Pembelajaran Daring tidak hanya pemberian tugas namun juga bimbingan online dari guru, Penggunaan aplikasi online mudah untuk diterapkan, asalkan guru mau meluangkan waktunya.
FILSAFAT KETUHANAN AL-KINDI
Sulhatul Habibah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Filsafat dan agama merupakan dua hal yang saling beriringan. Filsafat yang berangkat dari pemikiran dan agama yang dari keyakinan, mengakibatkan tak sedikit orang mengecam adanya filsafat yang dapat menggoyahkan keimanan seseorang. Sebaliknya para filosof muslim justru memahami agama secara filosofis untuk memperoleh pemahaman luas serta memperteguh keimanan. Pada abad ke VIII M al-Kindi hadir sebagai filosof muslim pertama yang menggagas tentang kesinambungan antara filsafat dan agama, bahwa antara filsafat dan agama sama-sama menjunjung kebenaran. Filsafat yang paling mulia bagi al-Kindi adalah Filsafat Pertama, yaitu usaha mengetahui ‘illahi pertama, yakni Tuhan. Filsafat ketuhanan al-Kindi masuk pada lingkup metafisika. Dalam hal membuktikan adanya Tuhan, al-Kindi mengemukakan dalil empiris yaitu: Dalil barunya alam (Hudutsil alam), dalil keanekaragaman dalam wujud (Kastrah fil Maujudat) dan dalil pengendalian alam (Ibda’ fil Alam).
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HADIS TENTANG SEDEKAH TERHADAP KESADARAN PESERTA DIDIK DALAM BERSEDEKAH DI MI TARBIYATUL BANAT SIMO SUNGELEBAK KARANGGENENG LAMONGAN
Khotimah Suryani
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi karena masih banyak peserta didik yang kurang memiliki kesadaran dan kepedulian sosial. Hal ini mengakibatkan peserta didik kurang bisa memahami arti bersedekah. Dengan melihat fakta tersebut, usaha yang dilakukan guru untuk membentuk kesadaran dalam diri peserta didik dengan melakukan pembelajaran Hadis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini: (1) Bagaimana implementasi pembelajaran hadis tentang sedekah terhadap kesadaran peserta didik dalam bersedekah di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan; (2) Bagaimana hikmah atau nilai positif (value added) yang dihasilkan dari proses pembelajaran hadis tentang sedekah di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan. Data-data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berkenaan dengan hal itu, penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif karena menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, pernyataan lisan dari informan yang dijadikan narasumber serta perilaku yang dapat diamati. Kemudian dianalisis menggunakan analisis data Miles & Huberman. Dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dapat disimpulkan bahwa; (1) implementasi pembelajaran hadis yang dilaksanakan di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan dengan subjek penelitian peserta didik kelas VI memiliki dampak yang positif. Maknanya, implementasi tersebut menunjukkan keberhasilan karena dapat berpengaruh positif kepada peserta didik. Oleh karena itu sangatlah penting penanaman kepedulian sosial sejak dini, sehingga peserta didik tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tapi mampu memikirkan kepentingan orang lain. Dengan pembelajaran ini peserta didik dapat membiasakan sedekah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat; (2) Hikmah atau nilai positif (value added) dari proses pembelajaran ini menghasilkan prilaku positif berupa infaq harian, mengucapkan salam, bertutur kata yang baik, melaksanakan tugas piket, membantu teman, menebar senyum, dan berperilaku sopan.
IBNU THUFAIL
Mahbub Junaidi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada masa keemasan Islam, banyak terlahir pemikir besar di dunia Islam, salah satunya Ibnu Thufail. Ia merupakan salah satu pemikir (baca:Filosof) besar islam pada abad pertengahan itu. Pemikirannya terletak pada karyanya yaitu kisah fiksi Hayy Ibn Yaqzhan. Dalam kisah itu, dia menyatakan pandangan filsafatnya tentang alam semesta, Tuhan, agama, moral, manusia dan wataknya, budaya masyarakat formal serta adanya keserasian antara agama dan filsafat. Dia juga mencoba untuk menjelaskan tentang kemampuan manusia untuk hidup sendiri dan mandiri, tanpa adanya bantuan bahasa, agama, budaya dan tradisi yang mewarnainya, artinya semua hal yang disebutkan diatas itu tidak sepenuhnya selalu mempengaruhi perkembangan akal manusia. Dalam cerita roman Hayy bin Yaqzhan tersebut, Ibn Thufail juga mencoba membuktikan kebenaran tesis kesatuan kebijaksanaan rasional dan mistis melalui kisah fiktif, bahwa manusia dengan segala kelemahannya dapat saja berkomunikasi dengan Tuhan dengan kekuatan akalnya (filsafat) maupun dengan kekuatan kalbunya (tasawuf).
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI
Refki Rusyadi;
Moh. Farih Fahmi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perguruan tinggi Islam mempuyai tantangan untuk mensinergikan khasananh keilmuan baik umum maupun agama. Namun praktik pembelajaran dikelas bagi mahasiswa seringkali terkendala dan menjadikan lulusan IAIN Tulungagung diragukan keterampilannya dalam berbahsa arab. Oleh karena itu, untuk mengetahui penyebab pasti mengapa bahsa arab kurang begitu melekat bagi mahasiswa perguruan tinggi Islam, dalam hal ini IAIN tulungagung. Berdasarkan fakta tersebut mendorong peneliti untuk melakukan pengamatan serius lewat studi kasus pada Jurusan ES smester 3 Fakultas FEBI IAIN Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, dimana subjeknya adalah mahasiswa IAIN Tulungagung jurusan ekonomi syariah, dan objeknya adalah proses pembelajaran bahsa arab dikelas dan ketercapaian mahasiswa selama pembelajaran bahasa arab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan dosen pendidikan bahasa arab di jurusan ekonomi syariah IAIN Tulungagung jika dilihat dari kesiapan dosen pengampu mata kuliah maka masih ada kekurangan yang harus di perbaiki, meskipun ketercapaian mahasiswa dalam belajar bahasa arab sudah baik.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DI MASA WALI SONGO DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN IMAM AL-GHOZALI
Siti Nursaudah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konsep pendidikan islam telah lama dikembangkan oleh para ulama sejak generasi tabi’in. melalui generasi inilah konsep pendidikan islam telah berkembang pada bentuknya yang paling ideal dan secara setahap-demi setahap telah memberikan sumbangsih bagi eksistensi pearadaban islam. Melalui konsep pendidikan yang semakin berkembang inilah lahirlah para ulama-ulama yang telah melahirkan berbagai gagasan dan pemikiran yang produktif dalam pengembangan bidang pendidikan. Salah satunya adalah Imam Abu Hamis Al-Ghozali, dari renungannya lahirlah berbagai kitab yang memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan Islam. Konsep pendidikan Islam inilah yang kemudian menjadi dasar bagi para wali songo dalam menyebarkan dakwah di tanah Jawa yang jauh dari sumber ajaran islam di negeri Arabia. Dengan menerapkan pemikiran imam Ghozali para generasi wali songo memberikan berbagai gerakan dan kontribusi pemikiran yang membangun peradaban Islam baru di tanah Jawa (Nusantara). Para wali songo lebih banyak memberikan berbagai ajaran-ajaran kepada pendudukan peribumi Nusantara dengan menyampaikan ajaran-ajaran pemikiran Imam Al-Ghozali. Dengan demikian maka pemikiran al-Ghozali sangat relevan sekali dengan konsep pendidikan Islam yang telah dikembangkan oleh Wali Songo
PERAN KELUARGA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP KEAGAMAAN ANAK DI REWWIN WARU SIDOARJO
Siti Rahayu NM
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dalam munumbuhkan sikap keagamaan di Rewwin Waru, Sidoarjo. Menumbuhkan sikap keagamaan pada anak merupakan hal yang sangat-sangat penting di era yang serba terbuka dan teknologi yang begitu pesat. Keluarga diharapkan menjadi banteng sekaligus filter buat anak-anak yang dalam proses pertumbuhannya membutuhkan pendampingan dari keluarga, termasuk dalam hal ini orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pilihan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dan tahapan dalam analisis yang digunakan adalah reduksi, display dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh menyimpulkan bahwa penanaman peran keluarga dalam menumbuhkan sikap keagamaan dapat dibilang baik. Keluarga dalam mendidik anak menjadi seorang figure yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan keberagamaan anak dan ini dapat menjadi bekal yang baik dalam perkembangan anak kelak dikemudian hari. Orang tua dalam lingkungan keluarga menumbuhkan sikap kegamanaan pada anak dengan memposisikan sebagai seorang pendidik, seorang tauladan dan seorang konselor. Hal inilah yang menjadikan hubungan seorang anak dan orang tua menjadi harmonis dan akrab
THE GÜLEN MOVEMENT; PELAYAN SIPIL TANPA BATAS
Suwarno Suwarno
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kajian yang ada atas fenomena sosial kontemporer “The GÜlen Movement” (selanjutnya disingkat dengan GM) dengan jutaan partisipan dan institusi pendidikan hampir disetiap benua, belum bisa memberikan gambaran total yang akurat tentang efektifitas mobilisasi dan daya tahan gerakan tersebut. Dikarenakan hanya melihat satu aspek saja, serta dilakukan oleh peneliti outsider yang bukan ahli dibidangnya dalam memahami tindakan kolektif atau gerakan sosial, dan mengesampingkan diskursus pandangan para pengikut gerakan itu sendiri. Terlebih lagi beragam teori dan pendekatan terkait diskursus gerakan sosial kontemporer tidak bisa melengkapi perangkat konseptual yang dibutuhkan secara utuh. Untuk menganalisa GM, Cetin menggunakan general framework and approach: Resource mobilization Theory, Political Opportunity Structure Theory dan Frame Theory sebagai landasan teoritis kritis atas teori-teori social movements and collective action. Dasarnya adalah guna lebih mendapatkan perangkat yang lebih baik untuk menganalisa fenomena sosial kontemporer nan kompleks berdasarkan realitas kontemporer daripada sekedar berdasarkan geografis, politis ataupun budaya, sehingga dengan tegas bisa dikatakan bahwa lahirnya gerakan sosial tersebut sebagai wujud protes atau berposisi sebagai penantang terhadap sistem yang mapan
PENANAMAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA
Muchamad Suradji
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah terhadap penanaman pendidikan islam ada anak di lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan dimana interaksi antara anak dan oang tua terjadi dan waktunya lebih lama dibandingkan interaksi dengan ligkungan diluarnya
MEDIA PEMBELAJARAN DARING SOLUASI DI ERA PANDEMI
Nihayatul Khijjah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
MEDIA PEMBELAJARAN DARING SOLUASI DI ERA PANDEMI