cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
PERENCANAAN POLA TANAM UNTUK OPTIMASI LUAS LAYANAN DAERAH IRIGASI PAYAMAN KABUPATEN GUNUNG KIDUL Annisa Puji Lestari Thahir; Ayu Saraswati
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 12 No 1 (2026): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v12i1.7779

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Payaman di Kabupaten Gunungkidul mengalami kekurangan air irigasi akibat faktor iklim, topografi, dan penurunan efisiensi jaringan karena kebocoran saluran. Dari luas fungsional 672 ha berdasarkan RTT SK Gubernur DIY Tahun 2023, hanya 323,38 ha yang terlayani pada periode pengamatan 2022–2023. Penelitian ini bertujuan menentukan pola tanam optimal pascarehabilitasi jaringan berdasarkan ketersediaan air dari data hujan historis 2000–2022. Ketersediaan air dihitung menggunakan debit andalan probabilitas 80% melalui model Mock yang dikalibrasi dengan debit terukur, sedangkan kebutuhan air irigasi mengacu pada KP-01 (2013) dengan evapotranspirasi metode Penman-Monteith. Evaluasi keseimbangan air menggunakan data terukur 2022–2023 dan dilanjutkan dengan simulasi tiga alternatif pola tanam untuk mengoptimalkan luas layanan. Hasil menunjukkan bahwa secara total kondisi 2022–2023 mengalami surplus, namun terjadi defisit pada beberapa periode akibat ketidaksesuaian jadwal tanam dengan potensi ketersediaan air. Alternatif 1 dengan penanaman serentak hanya mampu melayani padi seluas 264,70 ha pada MT I dan palawija seluas 143,34 ha pada MT II. Alternatif 2 dengan pola padi–palawija meningkatkan luas layanan menjadi 470 ha atau 45% lebih besar dibandingkan luas layanan periode pengamatan, sedangkan alternatif 3 dengan pembagian golongan tanam memberikan peningkatan tertinggi menjadi 572,22 ha atau meningkat 77%. Dengan demikian, alternatif 3 dipilih sebagai solusi optimum karena paling efektif memanfaatkan ketersediaan air sekaligus memaksimalkan luas layanan irigasi.
PENGARUH PEMECAH GELOMBANG AMBANG RENDAH (PEGAR) TERHADAP PERLINDUNGAN PANTAI DI INDONESIA: A LITERATURE REVIEW Munandar Fikri Aris; Anita Yuliana
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 12 No 1 (2026): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v12i1.7783

Abstract

Pemecah gelombang ambang rendah (PEGAR) menjadi salah satu pendekatan perlindungan pesisir yang banyak dikaji karena kemampuannya dalam mereduksi energi gelombang, mendukung akresi sedimen, dan memperkuat efektivitas sand nourishment pada wilayah pesisir tropis. Artikel berbasis systematic literature review ini menganalisis dampak lingkungan PEGAR terhadap sand nourishment, khususnya pada pesisir tropis Indonesia dan wilayah sejenis, dengan mempertimbangkan pengaruh perubahan iklim terhadap dinamika garis pantai. Literatur yang dianalisis mencakup studi terbaru yang menggunakan observasi lapangan, pemodelan numerik, pengujian eksperimental, dan sintesis literatur. Temuan menunjukkan bahwa PEGAR dapat meningkatkan retensi sedimen dan mengurangi erosi apabila dirancang sesuai karakteristik hidrodinamika, morfologi pantai, dan suplai sedimen setempat. Efektivitas struktur ini masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama ketidakseimbangan distribusi sedimen, keterbatasan data beresolusi tinggi, serta minimnya evaluasi ekologis jangka panjang. Integrasi PEGAR dengan restorasi mangroves dan pendekatan Hybrid Nature Based Solution (HNBS) memperlihatkan potensi yang lebih adaptif karena mampu meningkatkan pelemahan gelombang, stabilisasi sedimen, dan manfaat ekologis secara bersamaan. Variasi metodologi, keterbatasan integrasi aspek sosial-ekonomi, dan lemahnya keterkaitan dengan kebijakan pesisir menunjukkan adanya celah pengetahuan yang perlu ditangani. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner yang menghubungkan rekayasa pantai, ekologi, ilmu sosial, dan kebijakan publik untuk mendukung strategi perlindungan pesisir Indonesia yang berkelanjutan di tengah tekanan perubahan iklim.
PERAN LEAN CONSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN SUSTAINABLE PROJECT PERFORMANCE MELALUI CONSTRUCTION WASTE MANAGEMENT PADA PROYEK GEDUNG DI KOTA MEDAN Ormuz Firdaus; Rikson Kurniawan Tandelilin
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 12 No 1 (2026): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v12i1.7784

Abstract

Industri konstruksi masih mengalami berbagai masalah seperti proyek yang tertunda, biaya yang terus meningkat, penggunaan sumber daya yang tidak efisien, serta pencapaian di bidang keberlanjutan yang masih rendah. Lean construction berkembang sebagai cara manajemen yang dapat mengurangi pemborosan dan meningkatkan kinerja proyek secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara melakukan survei kepada kontraktor yang bertugas mengerjakan proyek konstruksi bangunan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudah disusun secara rapi dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM). Lean construction terdiri dari tiga variabel, yaitu Process and Technology Lean Practices (PTLP), People and Culture Lean Practices (PCLP), dan Integrated Project Delivery (IPD). Sementara itu, Sustainable Project Performance (SPP) dinilai melalui tiga aspek, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa PTLP, PCLP, dan IPD memiliki dampak yang baik dan nyata terhadap SPP. Model struktural dapat menjelaskan sebanyak 65,6% perubahan dalam SPP dengan nilai = 0,656, serta 33,7% perubahan dalam construction waste management dengan nilai = 0,337. Nilai SRMR sebesar 0,073 menunjukkan model tersebut memiliki kesesuaian yang cukup baik. Selain itu, pengelolaan sampah konstruksi terbukti secara nyata memediasi hubungan antara PTLP dan SPP dalam menggunakan sumber daya, mengurangi construction waste yang dihasilkan dalam konstruksi serta memperkuat kerja sama antar pihak yang terlibat.