cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2020)" : 14 Documents clear
Deradikalisasi Paham Keagamaan Melalui Pendekatan Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga Abdullah Botma
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1212

Abstract

Maraknya gerakan-gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam keutuhan NKRI telah menjadi perhatian serius pemerintah, duniapendidikan dan juga lembaga-lembaga pemerhati semangat kebangsaan. Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka menangkal dan menanggulangi gerakan tersebut salah satunya dengan menambah materi anti radikalisme pada kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah. Tulisan ini mengemukakan gagasan untuk menangkal gerakan dan laju radikalisme melalui pendidikan agama Islam yang diberikan oleh orang tua dalam keluarga. Hal ini dipandang akan sangat berpengaruh dikarenakan keluarga merupakan sekolah pertama tempat seorang anak ditempa dan dibentuk sehingga bisa meng-counter informasi dengan konsep dasar yang telah ditanamkan dalam pendidikan yang diperolehnya dalam keluarga. Melalui analisis kualitatif deskriptif, tulisan yang menggunakan metode library research ini dalam risetnya menemukan bahwa perlunya pendidikan agama Islam diajarkan dalam bentuk teori dan praktik dalam keluarga adalah salah satu gerakan deradikalisasi yang mesti mendapat perhatian dan disosialisasikan kepada masyarakat
Ritual dan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa Muslim di Wilayah Minoritas Plural Sulaiman Mappiasse; Nur Islah Uwen
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1371

Abstract

Salah satu bentuk kesejahteraan dan kebahagiaan adalah kematangan spiritualitas, termasuk spiritualitas keagamaan. Tulisan ini mengkaji asosiasi antara pluralitas keagamaan lingkungan,  tingkat  ritualitas,  dan  spiritualitas  keagamaan  mahasiswa  Muslim. Penelitian ini menggunakan survei yang melibatkan sampel sebanyak 235 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode sampeling sederhana terklaster. Data dianalisa menggunakan Partial Leat Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisa  menunjukkan  bahwa  pluralitas  keagamaan  lingkungan  dimana  mahasiswa tumbuh  besar  memiliki  hubungan  positif  yang  signifikan  dengan  sikap  mereka terhadap  ritual  Islam,  tetapi  negatif  dengan  komitmen  mereka.  Selain  itu, sikap mereka terhadap ritual Islam  berhubungan positif secara   signifikan dengan spiritualitas  teologis  mereka.  Lebih  jauh  lagi,  kematangan  spiritualitas  teologis mereka  berhubungan  positif  secara  signifikan  dengan  spiritualitas  eksistensial mereka. Terakhir, melalui kematangan spiritualitas teologis, sikap mereka terhadap ritual Islam memiliki asosiasi positif yang signifikan dengan spiritualitas eksistensial mereka. Kami mendiskusikan makna dan implikasi asosiasi ini.
Evaluasi Implementasi K-13 Berdasarkan Model CIPP di SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo Meiskyarti Luma; Ardianto Tola; Hadirman Hadirman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1307

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang efektivitas komponen konteks, input, proses dan produk dalam mendukung implementasi K-13 pada SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Dalam penelitian ini dianalisis efektivitas masing-masing faktor sesuai dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk).  Studi evaluasi ini dilakukan terhadap 19 orang responden, yakni 1 orang kepala sekolah dan 18 orang guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Untuk menentukan efektivitas program, skor mentah ditransformasi ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype model Glickman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi K-13 sangat efektif (73,68%) ditinjau dari komponen konteks; (2) implementasi K-13 sangat efektif (84,21%) ditinjau dari komponen input; (3) implementasi K-13 sangat efektif (94,73%) ditinjau dari komponen proses; dan (4) implementasi K-13 sangat efektif (68,42%) ditinjau dari komponen produk.
Implementasi Kinerja Komite Sekolah di Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan Julkarnain Syawal; Mubin Noho
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1185

Abstract

Penelitian ini menjawab dua masalah yakni bagaimana pelaksanaan kinerja Komite Sekolah MTs di Kecamatan Oba Utara? Bagaimana kendala yang dihadapi Komite Sekolah MTs di Kecamatan Oba Utara dalam pelaksanaan kinerjanya? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, data penelitian bersumber dari kepustakaan (bahan cetak) dan human resources yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja komite madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Oba Utara belaum berjalan secara maksimal. Implementasi kinerja komite MTs di kecamatan Oba Utara umunya masih berada pada fungsi supporting agency, itu pun masih terbatas pada supporting dana serta sarana prasarana pendidikan. Kendala yang di hadapi oleh komite madrasah Tsanawiyah di kecamatan Oba Utara adalah minimnya sumberdaya manusia. Pengurus yang dipercayakan untuk mejadi komite sekolah ini pada umumnya belum memahami sesungguhnya peran dan fungsi komite sebagaimana tertuang dalam peraturan yang ditetapkan. Kepedulian pemerintah terhadap komite sekolah juga merupakan faktor yang menyebabkan minimnya sumber daya manusia pada pengurus komite sekolah. Faktor kedua yang menjadi kendala adalah ketersediaan waktu dan kesempatan pengurus komite dalam menjalankan tugas dan fungsi komite madrasah.
Pengembangan Bahan Ajar berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains Dasar Mahasiswa Rhyan Prayuddy Reksamunandar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep sains dasar mahasiswa. Pengembangan bahan ajar menggunakan pendekatan research and development dengan model uji coba one-group pretes-posttest design. Desain penelitian mengadopsi model yang dikembangkan oleh Plomp yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: 1) investigasi awal; 2) desain; 3) realisasi/konstruksi; dan 4) tes, evaluasi, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: 1) lembar angket validasi; 2) lembar angket respon mahasiswa; dan 3) lembar penilaian hasil belajar. Diperoleh hasil bahwa produk pengembangan memenuhi aspek kelayakan (r = 0,84) dan aspek kepraktisan  (P = 90,5%) pada kategori sangat baik. Hasil analisis data dengan uji-t pada taraf signifikansi 0,05 diperoleh |tstatistik| = 26,979 lebih besar dari |tkritis| = 2,043, sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan produk pengembangan berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep sains dasar dengan n-gain 0,67 pada kategori sedang.
Pembelajaran Berbasis Riset dengan Memanfaatkan Google Classroom pada Mahasiswa Tadris IPS IAIN Parepare Fawziah Zahrawati; Andi Aras
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1253

Abstract

Interest in learning and learning outcomes are two important aspects in supporting the success of the learning process. This study aims to determine the effectiveness of Research-Based Learning by utilizing Google Classroom in improving student learning outcomes and interest in learning. This type of research is a pre-experimental research with One-Group Posttest Design. The data analyzed were data on learning outcomes and student interest in learning. Based on the results of the analysis of the posttest student learning outcomes using the t-test obtained that the p-value = 0.005 so that H1 was accepted and the results of the analysis of the posttest of student learning interest using the t-test obtained that the p-value = 0.000 so that H1 was accepted. Therefore, it can be stated that Research Based Learning by utilizing Google Classroom is effective in improving student learning outcomes and interest in learning.
Kurikulum Darurat Covid 19 di Kota Kotamobagu; Fenomena dan Realita Guru Madrasah Rahmathias Jusuf; Asri Maaku
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1188

Abstract

Kebijakan belajar dari rumah melalui jaringan internet sebagai alternatif pencegahan penyebaran corona virus disease (COVID-19) menimbulkan tantangan baru bagi guru Madrasah di Kota Kotamobagu. Guru-guru sebisa mungkin menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum darurat COVID-19 agar proses pembelajaran tetap terlaksana walaupun pembelajaran dilakukan secara online. Ruang belajar dipindahkan di rumah, siswa-siswi Madrasah harus menyadari dan merasa bahwa mereka sedang belajar. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan berbagai macam aplikasi seperti ruang guru, class room, zoom, google doc, google form, maupun melalui grup whatsapp. Jaringan internet yang belum merata di pelosok negeri menyebabkan tidak semua daerah dapat menikmati internet. Hal yang sama juga terjadi di Kota Kotamobagu, beberapa daerah mengalami kesulitan dalam mengakses jaringan internet, sehingga menyebabkan proses pembelajaran online tidak terlaksana dengan baik. Konsep Walking Class dan Parent’s assessment merupakan solusi alternatif dalam mengahadapi berbagai kendala yang terjadi pada proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan oleh Guru Madrasah di Kota Kotamobagu. Pada konsep Walking Class, Guru-guru madrasah mempersiapkan diri untuk mengunjungi siswa-siswi di rumahnya masing-masing demi terlaksananya peroses pembelajaran. Siswa-siswi yang mengalami kendala akan diajarkan langsung oleh guru di rumahnya tanpa harus membentuk sebuah kelompok belajar, siswa diajarkan secara mandiri, akan tetapi lamanya proses belajar di rumah tidak seperti saat belajar di sekolah.  Pada penerapan Parents Asessment, guru Madrasah bekerja sama dengan orang tua siswa dalam penilaian sikap siswa. Guru memberikan modul penilaian sikap dan catatan-catatan penanaman nilai-nilai akhlak yang harus dipenuhi oleh siswa selama proses pembelajaran online yang dilakukan dari rumah.
Deradikalisasi Paham Keagamaan Melalui Pendekatan Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga Abdullah Botma
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1212

Abstract

Maraknya gerakan-gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam keutuhan NKRI telah menjadi perhatian serius pemerintah, duniapendidikan dan juga lembaga-lembaga pemerhati semangat kebangsaan. Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka menangkal dan menanggulangi gerakan tersebut salah satunya dengan menambah materi anti radikalisme pada kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah. Tulisan ini mengemukakan gagasan untuk menangkal gerakan dan laju radikalisme melalui pendidikan agama Islam yang diberikan oleh orang tua dalam keluarga. Hal ini dipandang akan sangat berpengaruh dikarenakan keluarga merupakan sekolah pertama tempat seorang anak ditempa dan dibentuk sehingga bisa meng-counter informasi dengan konsep dasar yang telah ditanamkan dalam pendidikan yang diperolehnya dalam keluarga. Melalui analisis kualitatif deskriptif, tulisan yang menggunakan metode library research ini dalam risetnya menemukan bahwa perlunya pendidikan agama Islam diajarkan dalam bentuk teori dan praktik dalam keluarga adalah salah satu gerakan deradikalisasi yang mesti mendapat perhatian dan disosialisasikan kepada masyarakat
Ritual dan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa Muslim di Wilayah Minoritas Plural Sulaiman Mappiasse; Nur Islah Uwen
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1371

Abstract

Salah satu bentuk kesejahteraan dan kebahagiaan adalah kematangan spiritualitas, termasuk spiritualitas keagamaan. Tulisan ini mengkaji asosiasi antara pluralitas keagamaan lingkungan,  tingkat  ritualitas,  dan  spiritualitas  keagamaan  mahasiswa  Muslim. Penelitian ini menggunakan survei yang melibatkan sampel sebanyak 235 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode sampeling sederhana terklaster. Data dianalisa menggunakan Partial Leat Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisa  menunjukkan  bahwa  pluralitas  keagamaan  lingkungan  dimana  mahasiswa tumbuh  besar  memiliki  hubungan  positif  yang  signifikan  dengan  sikap  mereka terhadap  ritual  Islam,  tetapi  negatif  dengan  komitmen  mereka.  Selain  itu, sikap mereka terhadap ritual Islam  berhubungan positif secara   signifikan dengan spiritualitas  teologis  mereka.  Lebih  jauh  lagi,  kematangan  spiritualitas  teologis mereka  berhubungan  positif  secara  signifikan  dengan  spiritualitas  eksistensial mereka. Terakhir, melalui kematangan spiritualitas teologis, sikap mereka terhadap ritual Islam memiliki asosiasi positif yang signifikan dengan spiritualitas eksistensial mereka. Kami mendiskusikan makna dan implikasi asosiasi ini.
Evaluasi Implementasi K-13 Berdasarkan Model CIPP di SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo Meiskyarti Luma; Ardianto Tola; Hadirman Hadirman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1307

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang efektivitas komponen konteks, input, proses dan produk dalam mendukung implementasi K-13 pada SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Dalam penelitian ini dianalisis efektivitas masing-masing faktor sesuai dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk).  Studi evaluasi ini dilakukan terhadap 19 orang responden, yakni 1 orang kepala sekolah dan 18 orang guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Untuk menentukan efektivitas program, skor mentah ditransformasi ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype model Glickman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi K-13 sangat efektif (73,68%) ditinjau dari komponen konteks; (2) implementasi K-13 sangat efektif (84,21%) ditinjau dari komponen input; (3) implementasi K-13 sangat efektif (94,73%) ditinjau dari komponen proses; dan (4) implementasi K-13 sangat efektif (68,42%) ditinjau dari komponen produk.

Page 1 of 2 | Total Record : 14