cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Analisis Kritis Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Aan Yusuf Khunaifi; Matlani Matlani
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i2.972

Abstract

AbstrakPendidikan dalam suatu Negara merupakan salah satu bagian terpenting yang selalu mendapatkan perhatian yang cukup serius, pendidikan di indonesia dari waktu kewaktu  mengalami perubahan dan peningkatan secara segnifikan, segala bentuk kebijakan pendidikan akan tertuang dalam sistem pendidikan Nasional, kebijakan tersebut tidak lain merupakan hasil pemikiran dari para tokoh pendidikan dengan tujuan bagaimana sistem pendidikan nasional mampu menyatukan sebuah konsep terhadap kebutuhan masyarakat, maka pendidikan nasional secara kolektif harus mampu melakukan perubahan dengan mewujudkan bangsa yang cerdas dan bermartabat dengan berkemampuan yang luas, spiritual yang tinggi serta mempunyai akhlak yang mulia.Salah satu kebijakan pemerintah yang mendapat kritik dan penolakan oleh elemen masyarakat dan para elit pendidikan adalah UU Sisdiknas tahun 2003 yang memuat tentang sistem pendidikan Nasional, pemerintah pada saat penetapkan undang-undang nomor 20 tahun 2003 dengan serta merta tanpa mengkaji secara mendalam dengan berbagai pertimbangan, sehingga diskriminasi terhadap bangsa indonesia kerap terjadi. Indonesia memiliki asas keadilan yang  hal tersebut harus diperhatikan oleh seluruh pihak pemerintah sebagai pemimpin bangsa, namun dalam muatan UU nomor 20 tahun 2003 terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan realitas dan merugikan ke satu pihak.  Maka dengan demikian undang-undang Sisdiknas sebagai hasil pemikiran yang di tetapkan sebagai kebijakan pemerintah yang akan mengatur tertang sistem pendidikan nasional di harapkan mampu menyatu dengan masyarakat dan mempunyai prinsip keadilan tanpa diskriminasi.Kata kunci:  Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 AbstractEducation in a country is one of the most important parts that always get quite serious attention, education in Indonesia from time to time changes and increases significantly, all forms of education policy will be contained in the National education system, the policy is nothing but the result of the thoughts of the education leaders with the aim of how the national education system is able to unite a concept of the needs of the community, then the national education as a collective must be able to make changes by creating an intelligent and dignified nation with broad, high spiritual abilities and noble character.One of the government policies that have been criticized and rejected by elements of the community and the education elite is the 2003 National Education System Law which contains the National Education System, the government at the time of enacting Law number 20 of 2003, without necessarily reviewing it in depth with a variety of considerations, so that discrimination against the Indonesian nation often occurs. Indonesia has the principle of justice which must be considered by all government parties as the nation's leader, but in the content of Law number 20 of 2003 there are several things that are not in accordance with reality and are detrimental to one party. Therefore the National Education System Law as a result of thought is determined as a government policy that will regulate the national education system. It is expected to be able to unite with the community and have the principle of justice without discrimination.Keywords:   Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003
Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di Pondok Pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore Provinsi Maluku Utara Andy Andy
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i2.1504

Abstract

Implementation of Madrasa-Based Management in Efforts to Improve the Quality of Education at the Harisul Khairaat Islamic Boarding School in Bumi Hijrah Tidore, North Maluku. This paper describes the implementation of madrasah-based management to improve the quality of education at the Harisul Khairaat Bumi Hijrah Islamic Boarding School. This research is descriptive qualitative research. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation techniques.The results of this study indicate that: (1) The quality of madrasa education at the Harisul Khairaat Islamic Boarding School with the implementation of MBM has had a positive impact on the input, process, and output of education. abroad and alumni are distributed in the world of work. (2) The implementation of madrasa-based management at the Harisul Khairaat Bumi Hijrah Islamic Boarding School has been carried out by applicable regulations
Mazhab Filsafat Pendidikan dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Mustafa Mustafa
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i2.568

Abstract

Menemukan makna dan arah pendidikan adalah sebuah pencarian yang panjang, karena pendidikan  seirama dengan dinamika kehidupan dimana manusia itu hidup. Adanya rumusan tentang konsep pendidikan itu dilatar belakangi oleh faktor yang mengitarinya seperti nilai-nilai teologis, normatif, sosiologis, geografis, ekonomi, budaya dan agama. Dalam arti selain dari pertimbangan nilai teologis- normatif, maka dasar pendidikan juga memuat nilai historis, yaitu perkembangan pemikiran pendidikan dari waktu yang tidak terbatas, karenanya sangat banyak paradigma pendidikan sebagai muatan pemikiran untuk merekonstruksinya. Sehingga berbagai aliran dan mazhab dalam pendidikan menjadi pertimbangan dalam memberikan formulasi karena muatan kajiannya berdasarkan pertimbangan dan kepentingan dalam pendidikan. Disebabkan itu lahirnya berbagai mazhab dalam pendidikan sekalipun ada perbedaan pandangan dalam pendidikan agar kita dapat melihat aspek dan arah yang menjadi kajian masing-masingnya untuk dijadikan perbincangan karena dapat dikatakan  antara pendidikan Islam dan Barat memiliki persamaan dan perbedaan. Kata Kunci: Mazhab-Pendidikan
Pedagogical Studies in the Framework of Cultural Literacy Skills at School : Observation of Labschool UPI Junior High School and Kartika XIX-2 Junior High School Eka Yuliana Rahman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i2.2623

Abstract

In the school environment, understanding culture is also important. Every generation changes with its challenges. Multiple intelligence can be an approach in understanding students. Observations in two private schools were carried out with the aim of seeing the extent and form of cultural literacy carried out in private schools. Pedagogical studies in the frame of cultural literacy as an effort to maintain the local heritage that exists in the West Javanese community in Bandung City, especially kasundaan. Two schools that are carried out the observation process, namely UPI Lab School and SMP Kartika XIX-2 in carrying out the learning process also pay attention to environmental factors that shape the character of students.  The results showed that cultural literacy was carried out by teachers and the school environment with a variety of approaches and even through learning resources. The results of this study also found that the activities took place, students followed them enthusiastically, despite the degradation of understanding of Sundanese and the limited Sundanese culture that was deeply understood by students. Further research is needed to see how far the results or impact felt by students after the implementation of cultural literacy carried out by the school.
Postmodernisme dan Ideologi Budaya Nasional Agustini Buchari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v7i1.602

Abstract

Ciri utama postmodernisme dan postrukturalisme adalah penolakan terhadap adanya satu pusat, narasi besar, dan gerak sejarah yang monolinier. Postmodernisme dan postrukturalisme mensubversi uniformitas, homogenitas, dan totalisasi dengan memberikan intensitas terhadap perbedaan, multikulturalisme, pluralisme, bahkan relativisme. Postmodernisme sering dikacaukan dengan postrukturalisme. Postmodernisme adalah abad, zaman, era, generasi, dan periode, atau paham dan aliran dengan berbagai persoalannya, sedangkan postrukturalisme adalah tradisi intelektual, teori-teori yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan postmodernisme itu sendiri.                           Kata Kunci : Postmodernisme, budaya, nasional 
Hakekat, Dinamika Organisasi, Dan Fungsi Pemimpin Dan Kepemimpinan Pendidikan Islam Indah Suci Julia Sari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i1.934

Abstract

AbstrakPada sebuah organisasi khususnya organisasi pendidikan Islam, tentu tidak terlepas dari dinamika organisasi. Setiap personil dalam organisasi pendidikan tentu tahu bahwa organisasi merupakan suatu ikatan atau entitas sosial dari individu-individu yang memiliki tujuan bersama. Maka, peran kepemimpinan dalam organisasi pendidikan Islam sangatlah penting dalam mengarahkan personil untuk mencapai visi-misi pendidikan.Menjadi seorang pemimpin dalam lembaga pendidikan Islam memanglah tidak mudah, selain harus memahami betul siapa dirinya dan siapa yang dipimpinnya, seorang pemimpin harus mengetahui fungsinya sebagai pemimpin, mengerti situasi dan kondisi yang sedang terjadi, berusaha dengan sungguh-sungguh, bekerjasama, memberikan penghargaan terhadap bawahan yang memiliki kinerja tinggi, tetap fokus pada tujuan yang akan dicapai. Semua dinamika dalam organisasi ini akan tetap dalam koridor kendali seorang pemimpin, jika pemimpin mampu memposisikan dirinya sebagai pemimpin, kapanpun dan di manapun.Kata kunci :     Kepemimpinan, Organisasi. AbstractIn organization, especially an Islamic educational organization, it certainly cannot be separated from the dynamics of the organization. Every personnel in an educational organization certainly knows that the organization is a bond or social entity of individuals who have a common goal. Thus, the leadership role in Islamic education organizations is very important in directing personnel to achieve the vision and mission of education.Being a leader in an Islamic educational institution is indeed not easy, in addition to having to fully understand who he is and who he leads, a leader must know his function as a leader, understand the situation and conditions that are happening, try earnestly, cooperate, give appreciation to subordinates who have high performance, stay focused on the goals to be achieved. All the dynamics in this organization will remain in the corridor of a leader's control, if the leader is able to position himself as a leader, whenever and whereverKeywords:        Leadership, Organization
Kontribusi Komponen Proses Pendidikan dan Mutu Lulusan PTAI Terhadap Kepuasan Masyarakat Abdul Haris Abdullah; Shinta Nento
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i1.559

Abstract

This study aims to measure the contribution of the education process and the quality of graduates of the PTAI community satisfaction. The method is a survey research, data processing with software SPSS 14 for windows. Results showed there were positive and significant contribution either individually or jointly educational process and quality of graduates of community satisfaction.Keywords: Community Satisfaction, Contribution Process and Quality Graduates
Urgensi Penerapan Metode Talqin Untuk Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Quran di Pondok Tahfiz RBA Asy Syifa Curup Panji Sultansyah Ibrahim; Ifnaldi Ifnaldi
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v16i2.2163

Abstract

The Urgency of Applying the Talqin Method to Improve the Ability to Memorize Al-Quran at Pondok Tahfiz Rba Asy Syifa Curup. Becoming a hafiz or having a generation that memorizes the Al Quran is the hope of Muslims, because it is a virtue that can bring its owner happiness in this world and the hereafter. This research is motivated by the development of institutions or foundations and schools that hold Tahfidz Al Quran learning programs, one of which is Pondok Tahfiz RBA Asy Syifa Curup. The problem that often occurs with students is difficulty in memorizing the Koran and weakness in reciting the verses of the Koran well. This research is field research (Field Research) that is descriptive and qualitative in nature. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Then the data analysis technique uses data reduction, data presentation, and conclusions or verification as well as testing the credibility of the data using source and technique (method) triangulation. The results of the research that we want to know are about the urgency of applying the talqin method in increasing students' memorization and looking at the quality of students' memorization at Pondok Tahfidz RBA Asy Syifa Curup.
Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Karakter pada Pendidikan Dasar dan Menengah Mardiah Baginda
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v10i2.593

Abstract

Pemerintah telah menggalakkan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa di sekolah.Berbagai program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam upaya diimplementasikan pendidikan karakter.Kementerian Pendidikan Nasional sudah mencanangkan penerapan pendidikan karakter untuk semua tingkat pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi.Kesimpulan: 1) Nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah dasar dan menengah yaitu: Religius, jujur, toleransi, disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial.Tanggung Jawab. 2) Strategi dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah dasar dan menengah yaitu: Memasukkan pendidikan karakter ke dalam semua mata pelajaran di sekolah, Membuat slogan-slogan atau yel-yel yang dapat menumbuhkan kebiasaan semua masyarakat sekolah untuk bertingkah laku yang baik, Membiasakan perlaku yang positif di kalangan warga sekolah, dan Melakukan pemantauan secara kontinyu, Memberikan hadiah (reward) kepada siswa yang selalu berkarakter baik.Rekomendasi: 1) Peran seorang kepala sekolah yang mempunyai kompetensi akademik, dimana dapat menyusun program-program yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar dan menengah. 2) Guru harus memasukkan target-target karakter dalam setiap mata pelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran guru tidak hanya fokus pada materi-materi yang bersifat kognitif, akan tetapi bagaimana nilai-nilai karakter yang harus ditanamkan pada siswa sekolah dasar dan menengah.Kata Kunci: pendidikan, Karakter, Siswa
TEORI TRANSFORMASIONAL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM Nurul Sahana
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v12i1.891

Abstract

AbstrakPemimpin merupakan posisi paling utama dan bertanggung jawab dalam menentukan organisasi dan menggerakkan anggota organisasinya kearah tujuan yang dicita-citakan. Bukan hanya itu, ketika pemimpin yang lemah dalam menggerakkan organisasinya menjadikan organisasi tersebut terpuruk dan tidak mampu lagi bersaing pada zaman modern.Pemimpin pendidikan yang ideal harus memiliki kemampuan meyakinkan anggota yang dipimpinnya untuk mewujudkan impian bersama berupa visi organisasinya sehingga layak disebut pemimpin visioner yang mampu melihat jauh kedepan, serta mampu melakukan perubahan-perubahan organisasi berdasarkan analisis-analisis yang cermat dalam kerangka membangun dan mengembangkan mutu institusi pendidikan sehingga dia layak disebut sebagai pemimpin transformasional.Kata kunci:      Teori Transformasional, Kepemimpinan Pendidikan Islam AbstractThe leader is the most important position and is responsible for determining the organization and moving the members of the organization towards the desired goals. Not only that, when a weak leader in mobilizing his organization makes the organization slumped and unable to compete in modern times.The ideal education leader must have the ability to convince the members he leads to realize shared dreams in the form of his organizational vision so that he deserves to be called a visionary leader who is able to look far ahead, and is able to make organizational changes based on careful analyzes in the framework of building and developing the quality of educational institutions so he deserves to be called a transformational leader.Keywords:    Transformational Theory, Islamic Education Leadership