cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bidan
Published by Ikatan Bidan Indonesia
ISSN : 25023144     EISSN : 26204991     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) merupakan jurnal publikasi ilmiah bidan yang terbit setiap 4 bulan sekali (3 edisi dalam setahun) dengan menggunakan sistem peer review untuk seleksi artikel. Makalah ditulis berdasarkan hasil penelitian atau pemikiran inovatif, yang akan diseleksi tim editor Jurnal Bidan. Naskah yang diterima naskah asli yang belum diterbitkan di media cetak, majalah/jurnal/media publikasi lain dengan bahasa akademis dan efektif. JIB menerima artikel/naskah asli yang relevan dengan bidang kebidanan, meta–analisis, hasil Penelitian, Studi Literatur, Clinical Practice, dan Case Report/laporan kasus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022" : 6 Documents clear
ANALISIS PELAKSANAAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI POSYANDU PADA MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Sumartini, Erwina
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.296

Abstract

Coronavirus Deasease 2019 (Covid-19) merupakan pandemi yang muncul pada akhir tahun 2019 dan memberikan dampak terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan bayi dan balita. Tujuan penelitian yaitu mengetahui gambaran ketersediaan sarana dan prasarana di posyandu, pelaksanaan pemantauan pertumbuhan perkembangan balita di Posyandu pada saat tidak diberlakukan pembatasan sosial masyarakat, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita di wilayah kerja Posyandu saat pemberlakukan pembatasan sosial masyarakat, tingkat partisipasi masyarakat dan keberhasilan program pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini yaitu ketua kader posyandu yang ada di wilayah kerja Desa Tanjungsari. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Instrumen yang digunakan adalah format wawancara dan format observasi. Hasil penelitian menunjukkan sarana pemantauan pertumbuhan lengkap 100%, sarana pemanataun perkembangan kurang lengkap 100%, sarana pencegahan penularan dan physical distancing kurang lengkap 50% dan tidak lengkap 50%, prasarana Posyandu kurang sesuai 100%. Pengorganisasian posyandu kurang baik 75%, kegiatan sebelum hari buka posyandu kurang baik 100%, pelayanan pemantauan pertumbuah dan perkembangan di Posyandu kurang baik 100%, dan kegiatan di luar hari buka posyandu kurang baik 87,5%. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan di wilayah kerja selama tidak dilaksanakan posyandu 100% tidak dilakukan, memastikan orangtua memantau pertumbuhan dan perkembangan secara mandiri dengan buku KIA tidak dilakukan 87,5%, laporan masalah anak dari orang tua/pengasuh selama tidak di gelar posyandu 75%, pemantauan terhadap anak dengan masalah pertumbuhan dan perkembangan 37,5% tidak dilakukan. Tingkat partisipasi masyarakat 75% baik, keberhasilan program posyandu 100% kurang baik. Saran perlu adanya peningkatan jumlah dan kapasitas kader posyandu untuk melakukan penyesuaian penyelenggaraan posyandu pada masa adaptasi kebiasaan baru serta peningkatan pemanfaatan buku KIA oleh kader dan orang tua/pengasuh balita.
Faktor-Faktor Yang Berperan Pada Perilaku Sadari Wanita Usia Subur Di Tempat Praktek Mandiri Bidan Endang Sundari Bekasi Tahun 2022 Sundari, Endang; Utami, Sri; Ariestanti, Yenni
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.328

Abstract

The prevalence of cancer in West Java is still relatively high. In the city of Bekasi there was an increase in the presentation of breast cancer for women aged 30-50 years from 2017 by 77 people (1.85%) to 91 people (4.18%) in 2018. This is due to a lack of knowledge and awareness of doing BSE to prevent breast cancer. breast cancer. The purpose of the study was to analyze the factors that play a role in BSE behavior in WUS at the Endang Sundari Midwife's Independent Practice Center in Bekasi in 2022. This study used a cross sectional design, the number of samples was 123 respondents. The sample used using inclusion criteria, namely not pregnant or breastfeeding, can read and write and the exclusion criteria are having breast cancer experience. The questionnaire used has been tested for validity and reliability. Analysis using univariate, bivariate and multivariate using multiple logistic regression. The results showed that respondents with good BSE behavior were 62.6%. Bivariate analysis showed that education variables (p value = 0.000), knowledge (p value = 0.000), BSE attitudes (p value = 0.000), family support (p value = 0.008,) and BSE information exposure (p value = 0.000) were significantly related. with BSE behavior in women of childbearing age. While the variables of age and education are not significantly related. Multivariate analysis showed that the dominant variable was knowledge of OR of 17.7, meaning that WUS who had good knowledge of BSE will have a good chance of BSE behavior 17.7 times higher than those who have poor knowledge of BSE after being controlled by the education variable, support family and exposure to BSE information. Thus, knowledge accompanied by higher education and exposure to information is important to change BSE behavior.
PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI PREMENSTRUAL SYNDROM PADA SISWI SMP Supliyani, Elin; Yanti, Risna Dewi
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.234

Abstract

One of the trouble that related to menstrual is Premenstrual Syndrfome. Various of information sources about Premenstrual Syndrome that can obtained by the family or by the surroundings and would be better if it obtain by friends or by the same age group where they could more open and more understand to sharing especially in the case of the positive things. Therefore, the effort is needed to provided assistance to the youth to provide knowledge and form positive attitudes about premenstruall syndrome. The effort that can be done is to form a peer group (Peer Group). The purpose of this study was to determine the influence of Peer Education on knowledge and attitude regarding Premenstrual Syndrome in female students of Junior High School in Bogor City with Pre-experimental design , one group pre-test post-test, the sampling technique using Cluster Sampling at Junior High School students 6 grade VII a number of 42 people. Bivariate analysis test Wilkoxon to determine the effect of Peer Education to increase knowledge about Premenstrual Syndrom, while the t-dependent to determine the effect of Peer Education on attitudes regarding Premenstrual Syndrome. The results obtained the increase of knowledge which is significant with p value 0.000 (p<0.005). Similarly, there is an increase in the attitude of a significant with an average of 51.69 be 56.04, p value 0.000 (p<0.005). Peer Education effect on knowledge and attitude regarding Premenstrual Syndrome in female students of JuniorHigh School, therefore adviced to form peer group education in schools and always conduct health education on reproductive health of adolescents, especially about Premenstrual Syndrom. Keywords : Peer Education, knowledge, attitude,
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SNACK BAR TAPE KETAN HITAM TERHADAP POLA DEFEKASI IBU NIFAS Yanti, Risna Dewi
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.237

Abstract

The digestion of puerperium experience physiology change that have an impact to difficukty of defecation. this is caused by intestial muscle tone decrease during labor and early of puerperium, diarrhea before labor, eating irregularly, dehydration , hemorrhoids or laceration of the birth canal. feeding food that contains high fiber for smooth defecation so that can prevent constipation to mother in postpartum considered quite effective. the fiber of the food has ability to binding water in colon to make feces volume being bigger and to stimulate nerves in the rectum so can rise the desire to defecation. so therefore feces easier to elimination. proven influence is increasing the feces volume, soften the consistency of feces and shorten timing of intestinal transit. one of fiber source food is tape black sticky rice 5,9 gram/100 gram. the purpose of this research is to knowing the the effectiveness of giving the snack bar black tape sticky rice to pattern of postpartum maternal defecation. This research use the research desain of quadi experiment (two group post design) to know the influence by giving the snack bar tape black sticky rice to pattern of postpartum maternal defecation. the place of this research is in bogor city, held on february-october 2019 with the sample of postpartum mother a number of 30 persons for each group with the total sample of 60 persons. The bivariat analysis carried out the test mannwhitney. the result of this data there is the significant difference by giving the snack black tape sticky rice bar to pattern of postpartum maternal defecation with score p=0,00. the conclusion of this research is giving the snack black tape sticky rice bar is effective to pattern of defecation.
HUBUNGAN INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP DETEKSI DINI KANKER MULUT RAHIM DI PUSKESMAS PEUKAN BADA ACEH BESAR TAHUN 20222 Yarah, Saufa
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.371

Abstract

Insfeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah suatu metode untuk mendeteksi secara dini lesi prakanker tersebut. Namun masih banyak PUS yang tidak mau melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku PUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar. Tahapan yang akan dilakukan yaitu mengambil data secara langsung di Puskesmas Peukan Bada, yang sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan pihak terkait. Kemudian melakukan kolaborasi dengan bidan desa dari masing-masing desa di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada untuk mendapatkan data primer yaitu data yang di dapatkan langsung dari PUS. Dimana PUS berjumlah 1.407 orang. Setelah semua data responden di peroleh selanjutnya dilakukan pengolahan data. Berdasarkan pada hasil penelitian dapat diketahui bahwa hasil untuk pemeriksaan IVA test pada pasangan usia subur yang melakukan pemeriksaan sebanyak 222 (16%), variabel informasi pasangan usia subur berada pada kategori pernah mendapatkan informasi yaitu sebanyak 812 (57,7%) dan untuk dukungan suami berada pada kategori tidak mendukung yaitu sebanyak 785 (55.8%). Dengan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa variabel informasi dan dukungan suami terdapat hubungan dengan pemeriksaan IVA test dengan nilai P-Value 0.005 untuk hubungan informasi dan P-Value 0.000 untuk dukungan suami.
ANALISIS RIWAYAT MELAHIRKAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 20222 Muharrina, Cut Rahmi
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 6 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v6i3.372

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah keadaan dimana bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram. WHO menjelaskan bahwa BBLR adalah penyumbang Angka Kematian Bayi (AKB) tertinggi sekitar 60%-80%. Laporan Dinas Kesehatan Aceh juga masih menunjukkan angka kematian bayi yang meningkat 18% dibandingkan tahun sebelumnya dimana disebabkan oleh beberapa hal yang salah satunya adalah BBLR. Tujuan Penelitian adalah Menganalisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian BBLR Di Wilayah Kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Tahapan yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan kunjungan langsung ke puskesmas Darussalam untuk mengambil data lengkap ibu-ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR. Dimana sebelumnya melakukan pendekatan dengan bidan desa untuk didampingi langsung mengunjungi ibu-ibu tersebut untuk mendapatkan data akurat atau data sekunder yang kita butuhkan untuk penelitian dimana peneliti langsung melakukan wawancara dengan ibu-ibu yang melahirkan bayi BBLR. Dimana jumlah ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR berjumlah 32 orang. Setelah semua data responden di peroleh, maka peneliti akan langsung melakukan pengelompokan untuk selanjutnya dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa kejadian BBLR berada pada kategori mati sebanyak 20 (37,5%), untuk riwayat melahirkan bayi BBLR berada pada kategori tidak BBLR sebanyak 17 (53,1%) dan untuk kejadian KEK berada pada kategori tidak KEKsebanyak 18 (56,2%). Pengaruh antara usia ibu dengan kejadian BBLR berpeluang 11 kali mempengaruhi dengan terjadinya kejadian BBLR dengan nilai P-Value 0,001. Nilai OR 10, riwayat melahirkan bayi BBLR dengan kejadian BBLR berpeluang 5 kali mempengaruhi dengan terjadinya kejadian BBLR dengan nilai P-Value 0,008. Nilai OR 5,3 dan pengaruh kejadian KEK dengan kejadian BBLR berpeluang 7 kali mempengaruhi dengan terjadinya kejadian BBLR dengan nilai P-Value 0,006. Nilai OR 7,1.

Page 1 of 1 | Total Record : 6