cover
Contact Name
Ari Wijaya
Contact Email
jurnalpengabdi@untan.ac.id
Phone
+6289629406405
Journal Mail Official
jurnalpengabdi@untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Daya Nasional, Pontianak, 78124 Telp/Fax : (0561) 732406
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PENGABDI
ISSN : 26204665     EISSN : 26204673     DOI : -
Jurnal Pengabdi ialah jurnal yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil-hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Dosen. Jurnal Pengabdi merupakan jurnal multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tanjungpura. Jurnal Pengabdi terbit dua kali, pada bulan April dan Oktober.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): April 2020" : 7 Documents clear
Cipta Menu Bekal Anak Berbasis Olahan Ikan Air Tawar Dalam Upaya Mensukseskan Gemarikan Pada TK. Kuncup Mekar Kota Palangka Raya Elvince, Rosana; Sulistyaningrum, Tyas Wara; hayani, Nor; Christiana, Ivone
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.37706

Abstract

AbstrakGEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) adalah program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan mulai tahun 2004 dengan tujuan meningkatkan gizi masyarakat sejak dini dari sumber protein hewani yaitu ikan. Penyediaan bekal yang beragam untuk anak usia dini merupakan suatu tantangan bagi ibu-ibu. Kemampuan mengolah bekal yang memiliki nilai gizi yang tinggi terutama dari bahan dasar ikan untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak membutuhkan ketrampilan tersendiri. Transfer ilmu dan teknologi pengolahan produk olahan ikan bagi orang tua siswa serta guru telah dilakukan di TK Kuncup Mekar Kota Palangka Raya untuk meningkatkan kemampuan orang tua dan guru dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan sehingga dapat menciptakan menu bekal makan anak dengan ide kreatif berupa mie berbahan dasar ikan dan sayur, rolade ikan dan perkedel ikan.Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mengedukasi murid-murid TK tentang pentingnya mengkonsumsi ikan sejak dini. Melalui kegiatan Gemarikan akan terbangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan serta upaya meningkatkan konsumsi ikan sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Apabila anak-anak kita gemar makan ikan, diharapkan generasi kedepan akan menjadi pemimpin-pemimpin yang cerdas, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi tantangan.Kata kunci : GEMARIKAN, bekal, gizi, olahan ikan air tawar.
Pengembangan Koperasi Daur Sampah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Code Di Kota Yogyakarta Prasetyanto, Panji Kusuma; Prakoso, Jalu Aji
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.39158

Abstract

Kampung Code telah berhasil merubah lingkungannya yang semula kumuh menjadi kampung yang bersih dan rapi, sehingga menjadi salah satu kampung wisata di Kota Yogyakarta. Bangunan di Kampung Code dicat dengan warna-warna terang yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Namun meskipun demikian, Kampung Code memiliki masalah, yakni sampah di sungai yang menumpuk. Berdasarkan hasil wawancara mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta dengan salah seorang warga Kampung Code, sampah tersebut berasal dari masyarakat luar Kampung Code, biasanya pedagang kaki lima yang membuang sampah dari atas jembatan Gondolayu. Untuk memecahkan masalah tersebut, koperasi daur sampah merupakan solusinya. Koperasi daur sampah merupakan koperasi yang mengumpulkan sampah untuk didaur ulang. Tujuan dari adanya koperasi ini, masyarakat akan mendapatkan dana untuk pembangunan desa. Berikut adalah beberapa tahapan cara untuk mengajak masyarakat Kampung Code dalam mengembangkan koperasi daur sampah: 1) Sosialisasi, 2) Pelatihan Pembuatan Kerajinan, 3) Pelatihan Pembukuan, 4) Pembentukan Kepengurusan Koperasi, 4) Evaluasi Kinerja Koperasi Daur sampah. Dana tersebut didapat dari sampah yang diolah oleh masyarakat Kampung Code menjadi barang kerajinan yang kemudian dijual melalui koperasi tersebut. Melalui program koperasi daur sampah ini, sampah yang menumpuk di sungai bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar dan tingkat kesejahteraan masyarakat Kampung Code dapat meningkat. Dengan begitu, Kampung Code dapat menarik wisatawan domestik atau mancanegara untuk berkunjung ke Kampung Code.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Paving Blok Untuk Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pada Mahasiswa Christiana, Ranty; Anggraini, IkaMuthya; Syahwanti, Hezliana
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.39662

Abstract

Banyak solusi yang telah dilakukan masyarakat untuk meminimalisir limbah plastik salah satunya adalah pembuatan kerajinan tangan dari limbah tersebut. Tetapi karena konsumsi masyarakat yang meningkat setiap tahunnya membuat limbah plastik juga tidak mengalami pengurangan. Sehingga dibutuhkan banyak solusi untuk memanfaatkan limbah plastik yang semakin meningkat jumlahnya setiap tahun. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan menjadikan limbah plastik sebagai bahan pembuatan paving blok. Metode pembuatan paving blok yaitu dengan mencuci limbah plastik dan dikeringkan terlebih dahulu kemudian dilelehkan di dalam tungku, setelah semua limbah plastik meleleh kemudian dimasukkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama kurang lebih 2 minggu. Hasil cetakan ini berupa paving blok yang ramah lingkungan. Cara tersebut kemudian disosialisasikan kepada masyarakat yang diwakili oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti. Metode sosialisai yang digunakan ada 2 yaitu Metode Ceramah dan Metode Pendampingan (Workshop). Metode ceramah yaitu diskusi dan tanya jawab yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang pengolahan limbah menjadi paving blok. Metode Pendampingan yaitu bersifat konsultatif tentang pembuatan paving blok dari limbah plastik. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan serta membuka pikiran mahasiswa untuk memanfaatkan limbah menjadi bahan dengan nilai jual dan nilai guna yang lebih tinggi. Paving blok yang berbahan dasar limbah plastik dapat dijadikan salah satu produk untuk wirausaha. Jiwa kewirausahaan harus dibentuk sejak dini untuk menumbuhkan rasa kemandirian pada kalangan remaja khususnya mahasiswa yang memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menciptakan ide dan inovasi dengan berbagai sumber di era digital 4.0 dapat memanfaatkan paving blok yang ramah lingkungan sebagai produk bernilai jual lebih tinggi.
Pendampingan Pembentukan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di Desa Mandiangin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara Sari, Inda Puspita; Nugroho, Agung; Sari, Septa Mila; Maryani, Kiki; Fitri, Enggi Wahyuni
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.40061

Abstract

The aim of community service is to assist in the formation of the PKBM (Community Learning Center) in the Mandi Angin Village, Rawas Ilir, Musi Rawas Utara. The method used is the method of socialization, training and practice. This PKBM is a mentoring activity that drects to the formation of the PKBM structure (The center of community learning activities). This is the concern of the PKBM team because in the Mandi Angin village has not yet formed a learning center for the community. PKBM assistance activities (the center of community learning activities) will increase SDM leading to SDM productivity in Mandi Angin village. The results of the PKBM (community learning activity center) activities in the Mandi Angin village of Rawas Ilir sub-district, kabupaten Musi Rawas Utara, including: 1) The implementation of STKIP-PGRI Lubuklinggau team with the village government, so that the activities took place safely and smoothly, 2) The implementation of the socialization of the PKBM structure (community learning activity center) and responded wel by the community, 3) the device and the community who were enthusiastic in bathing to support the formation of PKBM in the village, 4) The constrains faced were related to the difficulty in getting high competent communities, as part of the PKBM structure, and 5) The village government and the community demanded that the PKBM activities be carried out well, not just in the form of structuring their activities. In general the results of this PKBM are the formation of the PKBM structure which will be continued at the level of PKBM implementation.
Aplikasi TEMPO Sebagai Metode Pengendalian TB dan TB HIV Di Desa Punggur Kapuas dan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Priyono, Djoko; Nurfianti, Arina; Fahdi, Faisal Kholid; Maulana, M Ali; Arisanti, Nita Yulanda
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.35745

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyebabkan kematian ketiga setelah penyakit kardiovaskular dan penyakit saluran pernafasan. Prevalensi yang semakin meningkat memerlukan kegiatan skrining yang sistematis untuk mencegah meluasnya penyakit menular TB sekaligus mendukung program pemerintah dengan memasimalkan peran tenaga kesehatan sebagai garda utama dan memberdayakan masyarakat dalam upaya saling membantu mengurangi hingga mengeliminasi penyakit TB. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengguankan strategi TEMPO (TEMukan pasien secepatnya, Pisahkan secara aman, Obati secara tepat). Metode ini mudah untuk diterapkan dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Dengan metode ini pula akan mengurangi resiko penularan kasus TB dan TB Resistan obat yang belum teridentifikasi. Kegiatan ini dilakukan di desa punggur Kapuas dan sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Kegiatan yang dilakukan berupa skrining, penyuluhan dan kegiatan pengkaderan. Hasil kegiatan menunjukkan 75 orang dinyatakan negatif mengalami TB.
Pengolahan Limbah Ikan Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Tinggi Dengan Sentuhan Teknologi Tepat Guna Mesin Pembuat Tepung Ikan Ratiandi, Redi -; Imansyah, Fitri; T. Mooniarsih, Neilcy
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.40742

Abstract

Besarnya potensi perikanan di Kabupaten Mempawah berbanding terbalik dengan taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya di daerah Sungai Kunyit. Menurut data-data Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mempawah dan hasil survey di lapangan yang telah dilakukan pada mitra Sumber Alam kelompok nelayan pengolah limbah ikan dan Borneo Arwana (Budidaya ikan keramba), ditemukan bahwa kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah: Kelompok nelayan pengolah limbah ikan laut mempunyai sarana dan prasarana penunjang yang sangat terbatas (tidak tersentuh teknologi); Limbah ikan (ikan rucah) hasil tangkapan sebagian besar tidak termanfaatkan atau dibuang sia-sia; (3) Keterbatasan pemahaman dan keterampilan kelompok masyarakat nelayan dalam pengembangan usaha sektor perikanan laut. Solusi yang diajukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat kelompok usaha pengolahan ikan laut maka dilakukan transfer ipteks dan memberikan keterampilan penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pembuat Tepung Ikan dengan memanfaatkan besarnya potensi limbah ikan yang tersedia. Target luaran dari kegiatan ini adalah: Dengan diberikannya keterampilan pemanfaatan teknologi tepat guna tersebut diharapkan dapat memberikan peluang usaha dengan prospek yang menjanjikan yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat meningkat, khususnya kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan dan budidaya ikan.
Diversifikasi Ikan Air Tawar Dalam Pembuatan Eccado Daging Ikan Gabus (Channa Striata) Dikelurahan Pahandut Seberang Yasin, Muhammad Noor; ., Firlianty; Najamudin, Anang
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.36142

Abstract

Eccado adalah produk olahan yang dibuat dari daging atau udang yang dicincang dengan penambahan tepung dan bumbu-bumbu. Pada umumnya Eccado diolah dari daging ayam, untuk menggantikan eccado ayam maka dicari sumber alternatif baru salah satunya digunakan ikan Gabus karena memiliki daging yang banyak, tebal dan putih. Potensi eccado ikan Gabus ini sangat tinggi baik aspek ekonomi juga kandungan gizinya karena mengandung omega 3 dan omega 6. Ikan Gabus bisa dimanfaatkan dengan cara langsung mengolahnya menjadi beberapa jenis makanan atau mengawetkannya melalui proses penggaraman dan pengeringan. Masih belum banyaknya diversifikasi bentuk pengolahan ikan hasil usaha budidaya khususnya ikan Gabus menjadi makanan olahan lain juga disebabkan karena masih minimnya informasi tentang teknologi pengolahan hasil perikanan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah : 1) Selama ini mitra belum mengetahui variasi tentang Teknologi Hasil Perikanan karena terbatasnya pengetahuan dan informasi yang diterima serta keterampilan yang dimiliki. 2) Mitra juga belum pernah mendapatkan pelatihan dan demonstrasi tentang pembuatan eccado dari ikan air tawar dalam hal ini ikan jenis ikan family Channidae Menurut SNI 7756 : 2013 dapat didefinisikan Eccado ikan merupakan produk olahan hasil perikanan dengan menggunakan lumatan daging ikan/udang dan atau surimi minimum 30%, tepung dan bahan-bahan lainnya, dibentuk dan dibungkus dengan kulit pangsit. Sedangkan Eccado merupakan salah satu jenis olahan fish jelly produk dengan menggunakan kulit kembang tahu yang berfungsi memberikan rasa yang khas.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Pahandut Seberang l) Pendampingan teknologi diversifikasi pengolahan daging ikan menjadi eccado. 2) Promosi kegiatan Pahandut seberang sebagai lokasi wisata kuliner dengan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas kuliner dari ikan dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7