cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024): February" : 9 Documents clear
Kandungan Proksimat dan Makro Mineral pada Nerita di Area Mangrove Desa Sungai Nibung Kalimantan Barat Pratiwi, Mutiara Anugerah; Safitri, Ikha; Warsidah, Warsidah
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.64857

Abstract

Desa Sungai Nibung berada di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Desa ini memiliki potensi sumber daya alam dengan keanekaragaman hayati yaitu ekosistem mangrove. Gastropoda merupakan salah satu biota yang paling banyak hidup di ekosistem mangrove. Daging pada gastropoda dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai sumber protein tinggi dan rendah lemak tanpa diketahui komposisi nutrisi dari gastropoda ini. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan proksimat dan makro mineral pada gastropoda. Nerita merupakan gastropoda mangrove di Desa Sungai Nibung yang memiliki kandungan proksimat dan makro mineral. Kandungan proksimat yaitu kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat dianalisis berdasarkan metode AOAC 2016, dan analisis makro mineral (Mg, Ca, Na, K, dan P) di analisis berdasarkan metode AOAC 2016 dengan spektrofotometri serapan atom. Kadar air dan kadar abu di analisis menggunakan metode gravimetri. Kadar protein dihitung berdasarkan metode kjeldahl. Kadar lemak di analisis dengan metode soxhlet. Kadar karbohidrat dihitung berdasarkan metode sulfat "“ uv. Nerita memiliki kadar protein 6,6 %, dan kadar lemak 0,64%. Nerita juga mengandung beberapa makro mineral seperti magnesium, kalsium, natrium, kalium, dan fosfor. Hasil menunjukkan bahwa nerita dapat dijadikan alternatif bahan makanan berprotein dan rendah lemak.
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Pulau Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara Andika, Wawan Wahyu; Zibar, Zan; Raynaldo, Adityo
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.74676

Abstract

Terumbu karang memiliki fungsi pada ekosistem pesisir dan laut dengan produktivitas serta keanekaragaman biota yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui tutupan terumbu karang dan mortalitas karang di Pulau Pelapis Kecamatan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Pemantauan kondisi tutupan terumbu karang dilakukan pada 22"“25 Juni 2023 dengan 3 lokasi titik pemantauan. Pemilihan lokasi pemantauan dilakukan secara representatif dengan mempertimbangkan keterwakilan bentuk pertumbuhan karang serta komunitas terumbu karang. Metode penelitian ini menggunakan Line Intercept Transect (LIT). Hasil analisis menunjukkan kondisi tutupan terumbu karang masih dalam kategori baik. Hasil penelitian yaitu pada stasiun I di lokasi Gosong kondisi tutupan karang dengan nilai persentase 57,18%, stasiun II di lokasi Teluk dengan nilai persentase sebesar 69,32%, dan stasiun III di lokasi Teluk Tekek tutupan karang dengan nilai persentase 60,8%. Nilai indeks mortalitas karang berkisar 0,045-0,314 pada kategori rendah hingga sedang, yang menunjukkan tidak adanya perubahan karang hidup menjadi karang mati. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dan dasar dalam monitoring ekosistem terumbu karang secara berkelanjutan.
Analisis Sedimen Dasar di Muara Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat Lestari, Putri Riya; Muliadi, Muliadi; Risko, Risko; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.64864

Abstract

Studi tentang analisis sedimen dasar telah dilakukan di perairan muara Sungai Duri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fraksi dan ukuran butir sedimen serta faktor oseanografi yang mempengaruhi sebaran sedimen di Muara Sungai Duri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Pengambilan data sampel sedimen diambil menggunakan sedimen grab. Data pendukung dalam penelitian ini adalah pasang surut dan kecepatan arus. Hasil persentase fraksi sedimen dasar di lokasi penelitian ini memperoleh rata-rata lempung sebesar 3,6%, lanau 14,1%, dan pasir sebesar 82,3%. Berdasarkan parameter ukuran butir sedimen diperoleh nilai rata-rata (mean size) berkisar 0,68-2,12 dengan klasifikasi pasir kasar (coarse sand) hingga pasir halus (fine sand), sortasi berkisar antara 0,85-1,45 dikategorikan tersortir sedang (moderately sorted) sampai kurang tersortir (poorly sorted), nilai skewness berkisar 2,37-4,29 diklasifikasikan sangat halus (very fine skewed) dan kurtosis 0,71-1,06 sehingga dapat dikategorikan kedalam kurva datar (platykurtic) hingga kurva tidak terlalu runcing dan tidak terlalu datar (mesokurtic). Tipe pasang surut campuran condong ke harian ganda dan kecepatan arus rata-rata sebesar 0,025 m/s. Pengendapan sedimen berkaitan dengan adanya kecepatan arus dan pasang surut yang membawa sedimen dari tempat asalnya dan mengendap di perairan.  
Analisis FTIR dari Ekstrak Cair Sargassum polycystum dan Padina australis Asal Perairan Lemukutan Mardini, Delvia Devi; Sofiana, Mega Sari Juane; Safitri, Ikha
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.64596

Abstract

Rumput laut coklat Sargassum polycystum dan Padina australis dapat tumbuh pada substrat berbatu, berpasir dan karang mati. Sargassum dan Padina telah dilaporkan memiliki aktivitas antibiotik dan antibakteri. Rumput laut jenis ini juga memiliki kandungan zat pengatur tumbuh, vitamin, asam alginat, fukoidan dan zat mineral. Sargassum polycystum dan Padina australis ditemukan melimpah di perairan pulau Lemukutan, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia pada ekstrak cair Sargassum polycystum dan Padina australis dengan identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR. Ekstraksi dilakukan dengan tiga perlakuan, ekstraksi pada pH 3; 7; dan 9 dengan bantuan pemanasan. Filtrat yang diperoleh selanjutnya diidentifikasi gugus fungsinya. Intensitas puncak serapan pada spektra FTIR yang diperoleh menunjukkan adanya penurunan dikarenakan perlakuan asam dan basa. Hasil identifikasi gugus fungsi dari spektra mengindikasikan adanya gugus OH, C-H alifatik karbohidrat, C=O pada ester, gugus sulfat, C-O-C dengan ikatan β-1,4-glikosidik, dan S=O. Beberapa gugus fungsi ini menunjukkan adanya karakteristik dari  fukoidan yang muncul pada ekstrak cair Sargassum polycystum dan Padina australis pada semua perlakuan pH.
Pemetaan Batimetri di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Maulana, Agung Lan; Kushadiwiojayanto, Arie Antasari; Muliadi, Muliadi
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.64307

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat terletak di Kota Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat merupakan pelabuhan yang berperan dalam pengembangan usaha perikanan serta sektor perekonomian di Kecamatan Pemangkat. Pendangkalan akibat sedimentasi pada suatu perairan dapat menyebabkan terganggunya alur pelayaran serta membahayakan aktivitas bongkar muat kapal-kapal di PPN Pemangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi batimetri dan kelerengan dasar perairan PPN Pemangkat. Data penelitian yang digunakan adalah data batimetri yang diambil menggunakan echosounder yang dikoreksi oleh data pasang surut untuk penentuan nilai chart datum. Data pasang surut yang digunakan diambil selama 15 hari pada tanggal 4-18 Desember 2021 dengan interval pengambilan 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kedalaman di PPN Pemangkat berkisar 0,31 m sampai -4,04 m. Bentuk morfologi di PPN Pemangkat diklasifikasi dalam kategori dominan datar, dengan persentase 0-8%.
Struktur Komunitas Ikan Kakatua (Scaridae) di Selatan Pulau Kabung Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Ramadhan, Helmi; Helena, Shifa; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.63255

Abstract

Ikan kakatua merupakan satu di antara ikan karang yang dapat membantu kehidupan yang ada pada ekosistem terumbu karang. Ikan kakatua dapat dijadikan sebagai bioindikator kesehatan terumbu karang karena kelompok ikan ini mengontrol pertumbuhan makroalga yang dapat menghambat pertumbuhan karang baru dengan menyediakan substrat terbuka sebagai tempat melekat koloni karang muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan ikan kakatua di bagian selatan Pulau Kabung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC). Cara kerja metode ini yaitu dengan membentangkan transek di area terumbu karang sepanjang 50 m sejajar dengan garis pantai. Lebar batasan transek 2,5 m kebagian kiri dan kanan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan 100 individu dari 5 spesies ikan kakatua yang berasal dari 2 genus. Kelimpahan ikan kakatua berkisar antara 0,05-0,19 ind/m2. Kelimpahan ikan kakatua tertinggi berada di Stasiun 4 sebesar 0,19 ind/m2 sedangkan kelimpahan terendah terdapat di Stasiun 1 sebesar 0,05 ind/m2. Kondisi perairan Pulau Kabung (salinitas, suhu, oksigen terlarut/DO, kecerahan dan kecepatan arus) dapat digolongkan dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi perairan mendukung untuk kehidupan ikan kakatua.
Identifikasi Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan di Perairan Batam Devina, Almira Marsha; Panggabean, Donwill
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.66898

Abstract

Operasi penangkapan ikan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta dapat menyebabkan overfishing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis alat tangkap ikan berdasarkan indikator ramah lingkungan di perairan Kota Batam dan sekitarnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023, dan penelitian ini menggunakan metode survei melalui pendekatan studi kasus, responden ditentukan secara purposive, dan menggunakan analisis deskriptif dan expert choice. Pengumpulan data primer melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara kepada stakeholder, data sekunder diperoleh melalui literatur dari berbagai sumber. Dari hasil penelitian ini didapatkan 7 jenis alat penangkapan ikan utama, yaitu pancing (dengan skor 33), bubu lipat (35), purse seine (27), jaring tangkul/jaring karang (28), rawai (34), gillnet (30), dan kelong (18). Alat penangkapan ikan yang termasuk kategori sangat ramah lingkungan adalah pancing, bubu lipat, jaring tangkul/karang rawai, dan gillnet. Sedangkan yang termasuk kategori ramah lingkungan adalah purse seine, yang tidak ramah lingkungan adalah kelong.
Pemodelan Arus Pasang Surut Terhadap Pengaruh Debit Aliran Sungai Sambas Kalimantan Barat Calvin, Silvanus; Sofiana, Mega Sari Juane; Risko, Risko
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.65559

Abstract

Sungai Sambas merupakan suatu sungai yang bermuara di perairan Kabupaten Pemangkat Kalimantan Barat. Perairan tersebut mempunyai banyak peran terhadap aktivas jalur pelayaran dan pelabuhan kapal yang mempengaruhi kondisi dinamika perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh debit aliran sungai terhadap pola arus pasang surut di Muara Sungai Sambas. Kajian pemodelan pola arus terhadap pengaruh debit aliran sungai ini dilakukan menggunakan Surface Water Modeling System (SMS) pada modul Resources Management Associates-2 (RMA-2), software ini not free access sehingga dalam penelitian ini linsensi yang digunakan berupa uji coba (trial) dengan batas waktu dua minggu penggunaan. Simulasi model pola arus laut dilakukan dengan empat skenario yaitu debit aliran sungai 0 m3/s, 100 m3/s, 500 m3/s dan 900 m3/s. Hasil dari simulasi pada skenario dengan nilai debit aliran 0 m3/s pola arus yang terjadi di Sungai Sambas merupakan arus harmonik dimana pengaruh debit aliran sungai masih rendah. Pada skenario dengan debit aliran sungai 100 m3/s pergerakan pola arus minimum yang terjadi dua arah yaitu pergerakan arus pada hulu sungai dan di muara sungai sama dan bertemu pada satu titik di arus maksimum. Skenario dengan debit aliran yang lebih besar yaitu 500 m3/s dan 900 m3/s menunjukkan pola arus yang terjadi merupakan arus non-harmonik dimana pada saat arus maksimum dan minimum terjadi pergerakan pola arus yang sama yaitu dominan menuju muara sungai.
Simpanan Karbon pada Sedimen Mangrove di Kedalaman Berbeda di Desa Jeruju Besar Kalimantan Barat Sumarni, Goreti; Nurrahman, Yusuf Arief; Minsas, Sukal
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i1.64375

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting dalam penyimpanan karbon dan layak menjadi kajian dalam ekosistem Blue Carbon. Mangrove memanfaatkan CO2 untuk proses fotosintesis dan menyimpannya dalam stok biomassa dan sedimen sebagai  upaya mitigasi perubahan iklim. Perkiraan penyimpanan karbon pada ekosistem mangrove begitu besar sehingga penting untuk menghitung persentase estimasi simpanan karbon pada sedimen mangrove di Desa Jeruju Besar, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serapan karbon tersimpan pada sedimen mangrove di kedalaman yang berbeda dan mengetahui parameter fisika kimia pada daerah perairan. Penentuan titik lokasi pengamatan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel sedimen mangrove dilakukan dengan metode stratified sampling. Data yang dianalisis adalah bulk density, Presentase bahan organik sedimen dan presentase karbon organic pada sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah karbon total di ekosistem mangrove di Desa Jeruju Besar berkisar antara 3379,91-3905,29  ton/ha. Simpanan karbon yang paling tinggi yaitu di kedalaman 30-60 cm pada stasiun III yaitu 5224,70 ton/ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 9