cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
STUDI POTENSI SEBARAN SUMBERDAYA PASIR BESI DI DESA TUADA KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT, DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENAKSIRAN NEAREST NEIGHBOUR POINT Rasai, Julhija
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Endapan pasir besi merupakan produk dari proses kimia dan fisika dari batuan berkomposisi menengah hingga basa atau dari batuan bersifat andesitik hingga basaltic, Jenis cebakan terbentuk dalam semua waktu geologi tetapi kebanyakan pada umur Tersier dan masa kini, yang sebagian besar merupakan cadangan berukuran kecil dan sering terkumpul dalam waktu singkat karena tererosi. Salah satu metode perhitungan cadangan dengan menggunakan metode penaksiran Nearest Neighabour Poiant untuk mengestimasikan data sampel pasir besi. Nearest Neighbour Point memperhitungan nilai di suatu Block didasari oleh nilai titik paling dekat dengan Block, sedangkan titik Block yang lebih jauh memberikan nilai pembobotan nol. Penelitian ini dilakukan untuk mencaritahu kemungkinan telah terindikasi sebaran sumberdaya pasir besi dengan cadangannya di Desa Tuada dengan batasan kordinat penyebaran titik bor Selatan dan Utara. Penyebaran pasir besi mendominasi kearah Selatan dengan presentasi 9 titik bor dengan kadar MD >0.10-0.40 dan pasir mendominasi kearah Utara dengan 27 titik bor dengan kadar MD >0.20.-1.20, dari 36 titik bor dan terdiri dari 14 patok utama. Berdasarkan penaksiran dengan menggunakan metode Nearest Neighbour Point, maka dapat diketahui bahwa V volume = (luas × tebal) sebesar 1412.40, MD pasir besi 0.06 dan SG rata-rata 10.21, sehingga di jumlahkan untuk presentase tonase measured mineral resource sebanyak825.89 ton.
KETERDAPATAN AIR TANAH DI KELURAHAN SANGAJI UTARA KECAMATAN TERNATE UTARA Arif, Abdul Kadir D
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah dapat menentukan zona keterdapatan  air tanah dan kemungkinan terdapatnya penyusupan air payau-asin di beberapa daerah di wilayah studi berdasarkan tingkat kajian yang dilakukan, serta dapat memberikan rekomendasi terhadap penentuan  titik-titik lokasi yang dianggap prospek untuk dilakukan pemboran eksplorasi . Wilayah telitian,tersusun atas Endapan muda Gn.Gamalama  berupa endapan  laharik, endapan piroklastik, sedimen vulkanik berupa batupasir, batulempung dan material rombakan lainnya.  . Terdapat nilai resistivitas batuan yang tinggi (diatas 950 Ωm ) untuk semua lintasan, diinterpretasikan sebagai lapisan tanah yang keras terkompaksi bagus dan berasosiasi dengan bongkahan dari  breksi, andesit atau basalt disekitarnya. Pengukuran dan analisa sistem rekahan batuan serta uji tingkat kesarangan batuan, guna menentukan kemampuan  resapan air dan penentuan titik bor yang tepat, Pada wilayah yang terintrusi dan memiliki nilai rekahan (Fracture Density)yang baik, dapat digunakan metode pemboran horizontal, untuk capaian efisensi dan efektifitas pemboran. 
PENGARUH AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TERHADAP KONDISI AIRTANAH DANGKAL DI DUSUN BERINGIN KECAMATAN MALIFUT PROVINSI MALUKU UTARA Djunaidi, Muhammad; Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salahsatu sumber kehidupan umat manusia. Apabila air telah tercemar maka akan mengakibatkan kerugian yang besar bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Di karenakan hampir semua makhluk hidup di muka bumi ini memerlukan air. Dan di perkirakan ≥ 71% dari luas permukaan bumi ini terdiri atas air dan jumlah air di muka bumi ini akan bertambah seiring dengan adanya global warning pada masa sekarang ini.   Analisis Status mutu air sungai mengunakan metode indek pencemaran Untuk mengetahui status mutu air, maka di gunakan metode storet  untuk menghitung berapa besar tingkat pencemaran pada airtanah. Dari perhitungan menggunakan metode storet didapatkan bahwa status mutu air berada pada cemar sedang (-20). Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan cara non teknis dan cara Teknis. Sedangkan solusi yang baik dalam menangani masalah tersebut, yaitu dengan pembuatan sumur resapan air (SRA) dan perlu kesadaran dari masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan agar tidak terjadi pencemaran.
KAJIAN TEKNIS PENINGKATAN TARGET PRODUKSI ALAT PEREMUK PADA PENAMBANGAN BATUGAMPING Djunaidi, Muhammad
DINTEK Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peremukan batugamping menggunakan alat peremuk Hammer crusher dengan setting alat 6 mm dan mempunyai kapasitas desain alat sebesar 8 ton/jam dan juga dilakukan penambahan Grizzly diatas hopper dengan spacing  sebesar 100 mm. Selain penambahan Grizzly diatas hopper dapat juga dilakukan dengan penambahan screen (efisiensi screen adalah 90 %) dibawah hopper dengan tujuan memisahkan ukuran umpan yang berukuran – 6 mm agar tidak perlu masuk ke dalam alat peremuk tetapi langsung menjadi produk, sehingga dapat mengurangi beban kerja dari alat peremuk. Kadar air yang terdapat pada daerah penimbunan hasil penambangan sebesar 5,95 % dapat diminimalkan dengan cara memperluas tempat penimbunan sebesar 210 m2, maka kadar air dapat diturunkan mencapai 5 %, sehingga waktu penurunan dapat diminimalkan dari 6 hari menjadi 4 hari . Dalam upaya memenuhi sasaran produksi sebesar 23,33 ton/jam dapat dilakukan beberapa alternatif lain, yaitu: 1. dengan menambah jumlah pengumpanan sebesar 4,224 ton/jam dapat meningkatkan efektifitas hammer crusher dari 39,60 % menjadi 57,31 % sehingga produksinya menjadi 24,56 ton/hari; 2. dengan meningkatkan waktu kerja efektif yang semula 305,28 menit menjadi 353,8 menit, dapat meningkatkan efisiensi kerja dari 72,68 % menjadi 84,238 %, sehingga produksinya menjadi sebesar 18,68 ton/hari dan 3. dapat meningkatkan produksi menjadi 24,90 ton/hari dan  dengan penambahan jam kerja sebesar 60 menit/hari sehingga waktu kerja menjadi 8 jam/hari dapat meningkatkan produksi sebesar 28,47 ton/hari. Dari beberapa alternatif peningkatan produksi disimpulkan bahwa, dengan peningkatan waktu kerja efektif belum dapat memenuhi sasaran produksi, sedang penambahan pengumpanan dan penambahan waktu kerja dapat memenuhi.
STUDY PENERAPAN K3 PADA OPERATOR ALAT BERAT ADT BELL 40D PADA TAMBANG BAWAH TANAH SITE KENCANA DI PT. NUSAHALMAHERA MINERALS KABUPATEN HALMAHERA UTARA Djafar, Sahdia; Djunaidi, Muhammad; Salahu, Husen
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

PT. Nusa Halmahera Minerals merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di sektor pertambangan khususnya penambangan Emas. Dalam aktifitas penambanganya PT. Nusa Halmahera Minerals menggunakan peralatan mekanis sebagai alat penunjang dalam melakukan kegiatan produksi. Alat berat unakan untuk pengangkutan menggunakan alat tipe DT BELL 40D. Keselamatan dan  kesehatan para tenaga kerja yang diharapkan mampu mencapai produktivitas yang tinggi maka perlu diupayakan perlindungan dengan antisipasi bahaya sedini mungkin.  Secara geografis PT. Nusa Halmahera Minerals terletak antara  1° 4' 59"-1° 15' 6" BT  dan 127° 38' 2" -  127° 49' 0" LU yaitu di Desa Tabobo Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara. Dalam proses kegiatan penambangan pada tambang bawah tanah (Underground Kencana) memiliki potensi kecelakaan yang berbahaya.  Khususnya dalam mengoperasikan dumptruck tentu memiliki potensi kecelakaan. Potensi kecelakaan yang timbulkan antara lain Dari hasil penelitian pada tambang bawah tanah yaitu : Dump Truck terbentur ke dinding tambang, ban Dump Truck kempis akibat tertusuk Mesh, dump truck terbakar pada bawa bak, bak Dump Truck tersangkut di depan portal Underground
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM KOTA TERNATE Jolo, Aliyusra
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui sistem penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Pertamina (persero) TBBM Ternate Kecamatan Ternate Selatan. metode Kerja Praktek Deskriptif dengan analisis menggunakan metode Kerja Praktek Kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa PT. Pertamina TBBM Ternate dapat dikategorikan baik dalam pelaksanaan Proram Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Hal tersebut dapat diketahui dari hasil Regulasi Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dalam pelaksanaannya Regulasi Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh setiap karyawan TBBM Ternate untuk mewujudkan lingkungan semakin baik.  
An Aplication Forcasting of Water Consumption at PDAM Tirtamarta Using Exponential Smoothing based Thematic Map Santosa, M
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan konsumsi air pada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirtamarta yang setiap saat bisa berubah-ubah tingkat volumenya,  maka diperlukan suatu alat bantu bagi PDAM dalam melakukan perencanaan produksi pada masa yang akan datang. forecasting diperlukan untuk membantu menentukan berapa besar permintaan yang akan terjadi, sehingga dapat diambil tindakan yang tepat untuk memenuhinya. Pada peramalan jarang ditemukan metode superior tunggal, untuk itu perlu diujicobakan beberapa metode forecasting yang sesuai yang diterapkan, sehingga dalam penelitian ini dipakai metode single exponential smoothing, double exponential smoothing dan triple exponential smoothing. Sistem informasi geografis merupakan tool yang dapat mengumpulkan, menyimpan, mengintegrasikan, mengolah, dan menganalisis objek-objek fenomena dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting sangat membantu dalam distribusi air. Pada kasus peramalan konsumsi air di PDAM Tirtamarta ini tidak ada metode yang signifikan paling baik, beberapa kecamatan mempunyai pola yang berbeda. Ada 3 metode yang menunjukkan paling tepat dalam peramalan konsumsi air yaitu single moving averages, double moving averages dan  single exponential smoothing. Sistem ini dapat memberikan informasi lokasi sumber air, reservoir, serta dapat digunakan untuk menghitung peramalan konsumsi air pada bulan yang akan datang berdasarkan wilayah  kecamatan yang terintegrasi dengan peta serta memberikan informasi visual dalam bentuk peta tematik  sehingga jumlah konsumsi air pelanggan suatu kecamatan bisa disajikan dalam bentuk visualisasi peta tematik. hal ini bisa mempermudah pihak manajemen dalam memahami informasi yang disampaikan. Output informasi dan hasil peramalan tersebut dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam perencanaan produksi oleh manajemen PDAM Tirtamarta.
TINGKAT RECOVERY DAN ORE GRADE OPTIMUM BERDASARKAN WAKTU GERUS PADA PROSES FLOTASI BIJIH TEMBAGA DI LABORATORIUM Ichsan, Asrul R
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perolehan bijih tembaga adalah jumlah total bijih tembaga yang dihasilkan dibanding dengan jumlah tembaga yang ada pada umpan, sedangkan kadar bijih tembaga adalah kandungan mineral berharga dalam bijih tembaga tersebut. Pengujian tingkat perolehan dan kadar bijih tembaga dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis ukuran ayakan antara lain; 212, 150, 102, 75 dan 53 mikron. Pengujian dengan jenis ukuran tersebut bertujuan untuk mengetahui ukuran ayakan dan waktu gerus yang tepat sehingga dapat menghasilkan tingkat perolehan dan kadar bijih optimum. Dari hasil pengujian dan perhitungan diperoleh tingkat perolehan tertinggi pada fraksi ukuran P80% 150 mikron yaitu 92.2%, dengan waktu gerus 25.55 menit.  Sedangkan kadar bijih tertinggi terdapat fraksi ukuran 75 mikron yaitu 17.1 % dengan waktu gerus 49.03 menit. Dengan demikian diketahui bahwa tingkat perolehan bijih tembaga yang optimal pada fraksi ukuran P80 150 mikron dan kadar bijih optimal pada fraksi ukuran P80 75 mikron.
IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN \ UNHAIR TERNATE Maulidyah, Chairah
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi K3 dan faktor-faktor apa yang berpengaruh dominan terhadap penerapan K3 pada proyek Di dalam penelitian ini, perencanaan K3 dibuat berdasarkan pedoman/standar OHSAS 18001 juga sesuai dengan peraturan dan standar teknik terkait konstruksi di Indonesia bahkan juga menurut undang-undang dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Occupational Health and Safety Assesment Series-18001 (OHSAS 18001:2007) adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang bertujuan untuk mengelola aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada setiap proses kerja di tempat kerja yang digunakan dalam proyek pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Unhair Ternate.
ANALISA PERHITUNGAN BIAYA PENGUPASAN OVERBURDEN PADA ALAT BULLDOZER DI PT. ALAM RAYA ABADI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Suryadi, Sugria; ., Rusmansyah; Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Alam Raya Abadi adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan yang operasi penambangannya berlokasi di Desa Batu Raja Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara. Metode  penambangan dilakukan dengan sistim tambang terbuka (Surface Mining) yaitu dengan cara memotong punggung bukit (Open Cut Mining) dengan membuat jenjang (Bench) sehingga terbentuk front-front yang sesuai dengan kebutuhan penambangan. Dalam pelaksanaan pengupasan tanah penutup di gunakan alat mekanis yaitu bulldozer D85E.SS. Dalam menganalisa peralatan berat alat mekanis, juga dalam mengukur kemampuan alat, maka sangatlah penting memperhitungkan biaya yang dikeluarkan untuk mempekerjakan suatu alat mekanis. Jenis penelitian kuantitatif dengan jumlah pengambilan sampel (Cycle Time) sebanyak 30 data sampel. Dari hasil perhitungan didapatkan : Sedangkan kemampuan produksi alat bulldozer D85E.SS adalah 462,3 ton/hari  dengan waktu kerja efektif 8,25 jam per hari. Jadi total biaya pengupasan overburden adalah Rp. 319.903.776. 

Page 2 of 33 | Total Record : 323


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue