cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
DINTEK
ISSN : 19793855     EISSN : 25988891     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
RANCANGAN POLA DAN ARAH PENGUPASAN LAPISAN TANAH PADA PENAMBANGAN NIKEL LATERITE DI PULAU GE Djainal, Herry
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun suatu rancangan teknis penambangan yang teratur dan efektif, Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah model observasi lapangan yang didasari pada pendekatan secara langsung dan tidak langsung yang bertujuan untuk memperbandingkan kenyataan di lapangan dengan teori yang ada, serta mencoba untuk membuat suatu pendekatan teoritis  Metode penambangan yang digunakan adalah metode open pit dengan cara pengupasan lapisan tanah penutup back filling. Jumlah cadangan bijih nikel yang ada di blok X  bukit raya adalah      634.122,38 ton dan volume tanah penutup yang harus di pindahkan sebesar 191.749,50 m3
STUDI PIPA PESAT PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Kamis*, Marlina; Amir **, Ruslan
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekasaran penstock dan turbulensi aliran air menyebabkan munculnya rugirugi (headloss). Semakin tajam sudut belokan maka semakin besar headlossnya walaupun memiliki panjang datar/L yang kecil artinya panjang miring penstock kecil. Tetapi jika sudut belokan kecil maka headloss juga mengecil namun panjang datar/L memanjang artinya panjang miring penstock memanjang sehingga headloss utama membesar akibat bertambahnya panjang penstock. Tujuan  penelitian ini dikaji tentang hubungan sudut belokan pipa pesat/penstock dengan daya listrik terbangkitkan. Analisis data menggunakan persamaan hidrolika dan coba dengan berbagai kasus Hgross yaitu 4,8, dan 12 m. Hasil analisis ditampilkan dalam bentuk tabel untuk tiap kasusnya. Selanjutnya dibahas bagaimana hubungan antara daya listrik terbangkitkan dengan sudut belokan pipa pesat/penstock dengan mempertimbangkan headloss yang ada. Berdasarkan hasil analisis maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa semakin tinggi Hgross maka semakin besar pula sudut belokan pipa pesat yang efektif (memberikan daya listrik terbesar) artinya panjang pipa pesat semakin pendek seperti pada kasus 1a dengan Hgross = 4 m maka sudut belokan efektifnya 35º sedangkan untuk Hgross =12 m maka sudut belokan efektifnya 50º. Semakin besar debit maka semakin kecil pula sudut belokan pipa pesat yang efektif (memberikan daya listrik terbesar) seperti pada kasus 1 dengan Q = 2 m maka sudut belokan efektifnya untuk Hgross =12 m adalah 50º sedangkan untuk kasus 3 dengan Q = 1.4 m maka sudut belokan efektifnya untuk Hgross =12 m adalah 35º. Akan tetapi pipa pesat juga semakin panjang akibat besarnya debit sehingga perlu dipertimbangkan juga terhadap biaya konstruksi akibat hal tersebut.
EVALUASI PENGGUNAAN ROCK BOLT DAERAH SILL ORE TAMBANG EMAS BAWAH TANAH Djainal, Herry
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari suatu sistem penyanggaan batuan adalah untuk membantu massa batuan menyangga dirinya sendiri. Hal ini diperlukan pada saat batuan mempunyai kecenderungan untuk mengalami keruntuhan karena perubahan tegangan dari keadaan aslinya sebagai akibat dari berbagai macam hal, misalnya penggalian bawah tanah. Penyanggan ini ada yang bersifat sementara maupun permanen bergantung pada maksud dan tujuan dalam penggalian tersebut. Baut batuan yang dipergunakan sebagai  penyangga akan merupakan suatu bagian dari masssa batuan, akan mempunyai fungsi yang lain (juga fungsi yang sama) dari misalnya penyangga kayu atau besi baja yang tidak merupakan bagian dari massa batuan tetapi diluar massa batuan. Dalam mengklasifikasikan massa batuan, RMR- System menggunakan 6 parameter yaitu kuat tekan batuan (σc), Rock Quality Designation (RQD), kondisi kekar (Jc), spasi antar kekar (Js), kondisi air tanah (Gw) dan orientasi kekar (Jo). dalam pemasangannya di lapangan baut batuan biasanya di kombinasikan dengan Wire mesh.
KARAKTERISTIK MATA AIR PANAS DAERAH PANAS BUMI DESA AKESAHU GAMSUNGI KECAMATAN JAILOLO TIMUR KABUPATEN HALMAHERA BARAT PROPINSI MALUKU UTARA Djainal, Herry
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.173 KB)

Abstract

Tujuan penelitin penelitian mengetahui Karakteristik Mata Air Panas Daerah Panas Bumi Desa Akesahu Gamsungi Kecamatan Jailolo Timur Kabupaten Halmahera Barat Propinsi Maluku Utara Karakteristik mata air panas daerah Akesahu relatif bersifat netral (pH = 6.10 – 7.50 ) yang sebagian besar bertipe air klorida dengan temperatur antara 37.0 – 45.1° C) dan debit antara 0.20 – 1.50 liter/ detik dan berada di daerah “ immature waters”. , dapat diperkirakan bahwa sistem air panas yang muncul di daerah panas bumi Akesahu terletak pada zona “upflow” dengan suhu bawah permukaan sebesar 145-198 º C dan merupakan sistem reservoar dominasi air panas (“water heated reservoir”).
PENDETEKSIAN PLAGIASI DENGAN SISTEM PENGUKURAN SIMILARITAS PADA DOKUMEN KARYA ILMIAH MENGGUNAKAN STRING MATCHING ALGORITMA RABIN-KARP Noh, Junaidi
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini mendiskusikan  tentang deteksi plagiasi dengan menggunakan metode string matching algoritma rabin-karp. Metode diimplementasikan dalam aplikasi berbasis web untuk mendeteksi plagiasi dengan cara menguji teks (huruf) yang ada pada dokumen abstraksi dari karya skripsi ataupun jurnal mahasiswa. Output yang dihasilkan berupa prosentasi tingkat kemiripan dan tag info tentang status dokumen. Dari hasil uji coba yang dilakukan, menunjukkan bahwa metode algoritma rabin-karp mampu mendeteksi kalimat yang sama pada judul, abstraksi dan kata kunci serta antara file terbanding dengan file yang ada di dalam repositori. 
POTENSI LONGSORAN DINDING SUNGAI TUGURARA DI KOTA TERNATE, PROVINSI MALUKU UTARA rasai, Julhijah
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sungai Tugurara merupakan salah satu sungai yang memiliki potensi terjadinya longsoran kembali pada dinding sungai, yang berada pada kawasan gunungapi Gamalama. Potensi atau ancaman longsoran pada dinding sungai tersebut dipengaruhi oleh kondisi batuan yang belum terlitifakisi baik. Sungai Tugurara secara administrasi di apit oleh tiga Kelurahan yaitu Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa. Metode yang digunakan dalam perolehan data berdasarkan analisis Geographic Information System (GIS) dari data citra Google Earth dan identifikasi dimensi titik potensi longsoran berdasarkan survey lapangan. Hasil penelitian diketahui bahwa sungai Tugurara dengan jarak pengamatan 2.708 m, dari muara sungai teridentifikasi memiliki potensi terjadinya longsoran kembali pada 11 stasiun pengamatan lapangan dengan kemiringan dinding sungai tidak stabil rata-rata 780, kemiringan minimum 700 dan kemiringan maksimum >850. Hal tersebut juga dikarenakan sungai Tugurara memiliki formasi batuan berupa endapan lahar muda yang belum terlitifakisi
PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DIPT. PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM TERNATE Daryanto, Harun; Djainal, Herry
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.276 KB)

Abstract

ABSTRAK Menyadari pentingnya sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dan orang lain yang ada di tempat kerjaPT. Pertamina (PERSERO) Terminal BBM Ternate merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha minyak dan gas bumi yang beroperasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara. Proses kerja atau kegiatan yang berlangsung dalam Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ternate diantaranya penerimaan, penimbunan dan penyaluran BBM. Telah dilakukan penelitian di PT. Pertamina (Persero)Terminal BBM Ternate Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja secara umum dan pada bagian penerimaan BBM secara khusus di Terminal BBM Ternate.Metode penelitian yang digunakankualitatif deskriptif teknik pengambilan data di lakukan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi pada pihak LK3 dan Pimpinan Pertamina di Terminal BBM Ternate. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dilakukan oleh pekerja di TBBM Ternate darisistem K3 yang telah dilaksanakan sesuai peraturan dan kebijakan K3 melalui program K3 yang dijalankan secara berkala, adanya sistem reward dan punishment, penanggulangan kebakaran dan pencegahan nearmiss accident, serta setiap minggu melakukan safety talk di semua unit / bagian Terminal BBM. Disetiap lokasi yang memiliki potensi risiko yang perlu diperhatikan serta perilaku K3 yang belum membudaya ditambah dengan konsumen yang tidak memahami K3. Kata Kunci :  Sistem Keselamatan,Kesehatan Kerja, TBBM Ternate.
IMPLEMENTASI METODE PROFILE MATCHING DALAM PENENTUAN KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA TRANS MAIDI KOTA TIDORE KEPULAUAN Noh, Junaidi
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.6 KB)

Abstract

Abstrak Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan adalah dengan memberikan bantuan rumah layak huni. Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kota Tidore Kepulauan sebagai bagian dari pemerintah juga mengambil peran dalam hal ini. Pemberian bantuan yang dilakukan juga didasari pada pertimbangan kondisi objektif calon penerima.  Penelitian dilakukan untuk mendiskusikan bagaimana membuat program komputer berupa sebuah system yang dapat membantu memutuskan pemberian bantuan pada calon penerima. System ini dibuat dengan metode profile matching. Hasil dari system yang dirancang diimplementasikan pada pengambilan keputusan pemberian bantuan pada masyarakat calon penerima di desa Trans Maidi Kota Tidore Kepulauan. Dari hasil perancangan dan uji coba diperoleh hasil keputusan yang diambil didasarkan pada rangking para kandidat. Metode profil yang digunakan mampu memberikan hasil sebagaimana mestinya
PENGARUH WAKTU PENGILINGAN MENGUNAKAN BALL MILL TERHADAP UKURAN PARTIKEL BATUAN BASALT Asis, Sardin
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.034 KB)

Abstract

ABSTRAK  Tujuan Penelitian Untuk mengetahui  besar nilai Reduction Ratio (RR) Ball Mill  proses Kominusi (Size Reduction) Pada batuan basal,sehingga peneliti dapat mengetahui besar energi pengerusan yang di butuhkan oleh ball mill selama proses pengolahan berlangsung.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Pengamatan langsung di laboratorium, Berdasarkan HasilPerhitungan di laboratorium Pengujian sampel dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana besar nilai Reduction Ratio (RR) Pada Ball Mill  prosesKominusi (Size Reduction) pada material  batuan basalt. Dengan waktu dan berat yang di dapat dalam percobaan ini adalah: 0,1kg dengan total waktu pengoperasian selama 0,15menit menghasilkan ukuran butir 0,67.gram, Dari perhitungan reduction ratio yang dilakukan diperoleh Radiction ratio terbaik berada pada diameter 7,9 dengan berat sampel 0,1kg dengan nilai 68,695 sedangkan yang terendah berada pada nilai 16,528  dengan diameter 7,9 sehingga dapat dikatakan bahwa reduction ratio berhubungan dengan besarnya umpan dan diameter, semakain besar maka reduction ratio semakin kecil dan sebaliknya.
PENERAPAN METODE AHP DAN SAW UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN CALON PENERIMA BEASISWA PADA GLOBAL SCIENCE INSTITUTE (GSI) TERNATE Hamid, Mustamin; suratin, zikrullah; Assagaf, Agil
DINTEK Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.6 KB)

Abstract

ABSTRAK Global Science Institute (GSI) Lembaga kursus yang bertugas untuk memberikan pelatihan dan kerja, untuk memudahkan Lembaga ini menilai yg berhak mendapatkan beasiswa, perlu dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan (SPK). Sistem pendukung keputusan ini bertujuan untuk menentukan calon penerima beasiswa dengan menggunakan metode SAW dan AHP. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif-alternatif yang ada, dalam hal ini alternatif yang dimaksud yaitu calon penerima beasiswa yang layak mendapatkan beasiswa berdasarkan kriteria kriteria yang telah ditentukan.Sistem yang dihasilkan mampu melakukan perengkingan terhadap calon penerima beasiswa, sehingga memudahkan pihak Lembaga Pelatihan dan Kerja Global Science Institute Ternate (LPK-GSI) dalam pengambilan keputusan untuk menentukan yang berhak mendapatkan beasiswa.

Page 4 of 33 | Total Record : 323


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 01 (2025): Volume 18 No.1, Maret 2025 Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024 Vol. 17 No. 2 (2024): Volume 17 No.2, September 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 16 No 1 (2023): Volume 16 No.1 Maret 2023 Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022 Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022 Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021 Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021 Vol 13 No 1 (2020): Volume 13 No.1, Maret 2020 Vol 13 No 02 (2020): VOL XIII NO. 02 SEPTEMBER 2020 Vol 12 No 2 (2019): Dintek Vol 12 No. 2 September 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 12 No 1 (2019): Dintek Volume 12 Nomor 1 Maret 2019 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 1 (2018): DINTEK VOL. 11 No. 01 Maret 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Dintek Vol 11 No. 2 September 2018 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017 Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 2 (2008): Jurnal DINTEK volume I No 2 September 2008 Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik More Issue