Articles
323 Documents
DEBIT AIR LIMPASAN SEBAGAI RISIKO BENCANA PERUBAHAN LUAS SUNGAI TUGURARA DI KOTA TERNATE, PROVINSI MALUKU UTARA
Rasai, Julhija
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.687 KB)
Sungai Tugurara adalah salah satu Daerah Aliran Sungai (DAS) pada Gunungapi Gamalama yang memiliki risiko bencana terhadap masyarakat seperti luapan banjir lahar.Sungai Tugurara berada disebelah utara Kota Ternate, tepatnya di Kecamatan Ternate Utara, yang dihuni oleh masyarakat di tiga Kelurahan yaitu, Kelurahan Tubo, Kelurahan Akehuda dan Kelurahan Dufa-Dufa.Kawasan Sungai Tugurara secara geologi merupakan daerah aliran lahar muda yang terjadi pada tahun 1840, 1897 dan 1907 dengan material tidak kompak.Kondisi tersebut apabila terjadi limpasan (runoff) dapat menyebabkan perubahan luas Sungai Tugurara.Penelitian ini menggunakan metode pengujian statistik korelasi product moment dan uji signifikan korelasi product moment. Hasil penelitian diketahui bahwa debit air limpasan berhubungan dengan perubahan luas Sungai Tugurara. Perubahan luas Sungai Tugurara menjadi lebih besar karena besarnya debit air limpasan mampuh menggerus batuan pada dinding sungai dan menyebabkan longsoran dinding sungai serta membawah material disepanjang sungai sebagai bencana luapan banjir lahar pada kawasan permukiman ditiga kelurahan pada tahun 2011. Dengan demikian perubahan luas Sungai Tugurara, terjadi sangat signifikan. Hasil uji korelasi product moment diketahui bahwa nilai koefisien korelasi sangat kuat sebesar 0.994 dan signifikan adanya nilai r hitung (rh>rt) r tabel sebesar 0.950, maka Ha diterima dan nilai koefisien dapat diberlakukan pada populasi sampel diambil.
ESTIMASI POTENSI KADAR NIKEL LATERIT DAERAH WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH DENGAN PENDEKATAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGH (IDW)
Djainal, Herry;
Konoras, Wawan AK
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Estimasi sumberdaya merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kegiatan penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya nikel laterit dengan menggunakan metode estimasi Inverse Distance Weigh (IDW) untuk mengetahui pola sebaran kadar Ni dan Fe2o3 dan jumlah tonase kadar dalam bentuk tabulasi kadar berdasarkan Cut of Grade. Hasil estimasi dengan 221 jumlah lubang bor yang menggunakan metode Inverse Distance Weigh diperoleh jumlah tonase pada Upper 43.255.749 ton dan kadar rata-rata Ni 0.64%, untuk Limonit Ore 41.515.514 ton dengan kadar Ni rata-rata 1.20 %, dan jumlah tonase Saprolit Ore 116.395.320 ton dengan kadar Ni rata-rata 1.53 %.
SISTEM INFORMASI DATA PAJAK KENDARAAN RODA DUA PADA KANTOR SAMSAT KOTA TERNATE
Umagapi, Darman
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pajak merupakan hak proregtif pemerintah ,iuran wajib yang dipungut oleh pemerintah kepada masyarakat. Perkembangan teknologi mendorong manusia untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul disekitar kita. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat proses pengolahan data dan penyajian sistem informasi yang lebih akurat untuk mempermudah pekerjaan dan efisiensi waktu. Kantor Samsat Ternate merupakan suatu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam bidang pembayaran Pajak Kendaraan Roda Dua. Aplikasi pengolahan data Pajak Kendaraan Roda Dua yang digunakan pada Kantor Samsat Kota Ternate dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Hasil dari perancangan sistem informasi ini dapat mempermudah pemakai dalam mengambil suatu keputusan.
STUDI ANALISIS PELAT BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PROGRAM SAFE DAN ETABS
Priambod, Yudit Agus;
Umasangaji, Ihwanudin
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan sains dan teknologi telah terdapat program pemodelan struktur yang dengan kelebihan serta keunggulannya dapat membantu bagi para insinyursipil diantaranya adalah program SAFE dan ETABS.Kedua program ini masing – masing mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam mendesain model struktur pelat beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis momen pelat beton serta tulangan pelat beton bertulang dengan menggunakan program SAFE dan ETABS. Ada tiga pemodelan struktur yang digunakan yaitu semua dua bentang pelat untuk tipe I dengan perbandingan ly/lx = 1, tipe II dengan ly/lx =1.5 dengan sisi lx sejajar, dan tipe III dengan ly/lx =1.5 dengan sisi ly sejajar. Dari hasil analisis momen pelat beton untuk tipe I dengan ly/lx=1, program ETABS masih dapat dipakai karena hasilnya cukup konservatif namun tidak untuk tipe II dan III khusunya momen lapangannya. Hasil analisis tulangan pelat beton untuk tipe I dengan ly/lx=1, program ETABS masih dapat dipakai karena hasilnya cukup konservatif dibansing SAFE namun tidak untuk tipe II dan III khusunya momen lapangannya dimana ly/lx=1.5.
BAHASA PEMROGRAMAN GAMBAS DALAM PLATFORM SISTEM OPERASI LINUX
Asagaf, Djafar
DINTEK Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknik
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gambas adalah sistem yang berbasis pemograman Visual yang berjalan sistem operasi Linux, yang mirip dengan Visual Basic yang berjalan di sistem operasi windows. dimana gambas tersebut lahir dari inspiras visual basic sehingga sedikit menyerupai visual basic, dengan gambas kita bisa mendesain program GUI, mengakses database MySQL atau PostgreSQL, dan membuat aplikasi untuk desktop KDE, dan menterjemahkan program ke banyak bahasa, menciptakan aplikasi networjk dan banyak lagi. Mengapa gambas digunakan sebagai alternatif utama para programmer tidak lain adalah gambas merupakan software yang free, untuk programmer Visual basic lebih mudah mempelajarinya karena sangatlah mirip selain itu juga gambas berjalan di sistem operasi linux yang perolehannya di dapatkan secara legal dan open source gambas sehingga programmer dapat mengembangkannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pemograman gambas dan dapat mengetahui kelebihan pemograman Gambas dibandingkan dengan pemograman lain di platform Windows. Dalam pemograman gambas salah satunya yang utama adalah bagaimana membuat aplikasi dan pengolahan access database sehingga bahasa pemograman gambas dapat meningkatkan efisiensi dan legalitas software khususnya di Indonesia
KLASIFIKASI SUMBERDAYA ENDAPAN NIKEL LATERIT DAERAH PULAU OBI, HALMAHERA SELATAN DENGAN PENDEKATAN RELATIVE KRIGING STANDARD DEVIATION (RKSD)
Conoras, Wawan A.K
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (909.337 KB)
Klasifikasi sumberdaya mineral ialah suatu hal yang sangat penting dalam bidang eksplorasi terutama dalam penaksiran cadangan. Penelitian ini dilakukan pada endapan Nikel laterit Pulau Obi dengan pemodelan geometri endapan bijih nikel laterit dan kemudian dilakukan klasifikasi sumberdaya yang mengacu pada standar klasifikasi sumberdaya mineral dari SNI 4726:2011 dengan pendekatan RKSD berdasarkan data estimasi Ordinary Kriging. Hasil Klasfikasi Sumberdaya, jumlah Total sumberdaya tonase dan kadar rata-rata yaitu sumberdaya measured (Terukur) 414.016 ton Ni 1.69% Fe 23.34%, indicated (Terunjuk) 1.318.375 ton Ni 1.23 Fe 36.16 dan jumlah sumberdaya Inferred (Tereka) 98.672 ton Ni 1.01% Fe 44.73%.
Permintaan Bahan Bakar Minyak Dengan Menggunakan Time Series Di wilayah Distribusi Bacan
Umar, Ruslan M
DINTEK Vol 10 No 1 (2017): DINTEK Vol. 10 No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan untuk menduga secara tepat dan penapsiran secara detail dari kebutuhan bahan Bakar premium dan Solar tahun 2015 sampai 2025 di Pulau Bacan K abupaten di P rovinsi Maluku utara. Penelitian ini Menggunakan Metode Peramalan adalah Metode Seri Waktu, Untuk Peramalan Masa Depan, Subsidi Penggunaan Subsidi BBM Dan Jenis Solar Dari Tahun 2016-2025 yaitu: Jenis Bahan Bakar Subsidi Bersubsidi Bahan Bakar Yakni: 734.659.022.0 KL dan Penggunaan Subsidi Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Yaitu: 528.955.621.6 KL. Dalam Peramalan Pada Tahun Depan (Seri Waktu) Dengan Pola Pemuatan Pemuatan Pola, Prakiraan Motor yang sering digunakan untuk Periode Mendatang adalah Smoothing Smoothing Smoothing Single Untuk Mendapatkan Nilai Peramalan Harga Bahan Bakar Mnyak Tipe Premium Dan Solar Dari Tahun 2000 Sampai 2025.
RENCANA PENGEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN KUALITAS AIR TANAH STUDI KASUS ; KECAMATAN KOTA MABA
Umar, Ruslan M
DINTEK Vol 10 No 2 (2017): DINTEK
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pertambangan merupakan salah satu kegiatan yang merusak lingkungan. Untuk dapat meminimalisasi beban kontaminasi pencemaran ke lingkungan perairan airtanah dan sungai. Pencemaran air sering terjadi salah satunya akibat dari kegiatan pertambangan di sekitar Kecamatan Kota Maba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis baku mutu airtanah sesuai dengan peruntukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Hasil penelitian terhadap parameter kimia yaitu parameter amonia dan parameter flourida yang telah melewati baku mutu airtanah sebagaimana yang telah di atur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Sehingga perlu di jaga kawasan-kawasan daerah tangkapan air hujan sesuai dengan strategi pengembangan wilayah di Kecamatan Kota Maba.
ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA TAMBANG BATUBARA SEAM 13 UTARA DI PT. KITADIN TANDUNG MAYANG KALIMANTAN TIMUR
Pranata *, Wiro Indra;
Djunaidi **, Muhammad
DINTEK Vol 9 No 2 (2016): DINTEK Vol.09 No.02 SEPTEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik UMMU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (17.173 KB)
Tujuan penelitian untuk menganalisa kestabilan lereng bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan lereng, dengan geometri lereng yang telah terbentuk pada saat ini dan pengaruh tinggi muka air tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng pada daerah penelitian saat ini dan untuk pembanding bagi penerapan bentuk lereng berikutnya. Geometri lereng yang ada di lokasi ini, untuk lereng tunggal mempunyai ketinggian antara 6 – 21 meter dengan sudut kemiringan antara 24 20’ hingga 53 97’ dan untuk lereng total mempunyai ketinggian antara 15 – 65 meter dengan sudut kemiringan lereng antara 16 7’ sampai 37 54’. Dari hasil analisis diketahui bahwa kondisi lereng tunggal daerah penelitian pada tingkat kejenuhan air jenuh total, hampir seluruhnya tidak dalam keadaan mantap dengan angka faktor keamanan di bawah 1,0 kecuali lereng f1. Untuk kondisi lereng total yang relatif mantap adalah lereng FF’ pada kondisi jenuh total dengan faktor keamanan di atas 1,0. Perhitungan untuk kondisi kering lereng tunggal umumnya dalam keadaan mantap kecuali lereng tunggal A1, A4, C1 dan D1 dengan nilai faktor keamanan di bawah 1,0 dan untuk lereng total semuanya dalam kondisi mantap. Sifat dari kekerasan lapisan overburden yang beragam dan keterbatasan dari peralatan mekanik yang dipergunakan mengakibatkan bentuk geometri lereng tambang tidak teratur.