Jurnal Manajemen Pendidikan
The Journal of Education Management publishes scientific papers in the form of conceptual ideas, studies and application of theories as well as research results in education and teaching at the elementary, junior/senior high, and university/college levels. Journal of Educational Management aims to be a medium for disseminating conceptual ideas of studies and application of theories along with research results in the scope of elementary education, junior/senior high education, and university/college education. Publication about scientific works pays attention to signs in scientific studies that can be accounted for and pays attention to ethics, morals in writing scientific papers
Articles
121 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PENYIAPAN SARANA DAN PRASARANA PADA PERENCANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SMA KRISTEN BARANA’
Warya Awersendi S. Rumbiak;
Witarsa Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i1.3264
Covid 19 pandemic that occurred globally had an impact in the world of education to rethink about ways of school organization related to face-to-face learning preparation. The purpose of this paper is to analyze educational policies in the preparation of facilities and infrastructure as a strategy or effort to prepare face-to-face learning at Barana Christian Senior High School ', North Toraja district. This analysis uses a qualitative approach with descriptive research in which the data collection techniques are using school observations and literature review. The results of this study provide information to policy makers in schools in preparing appropriate facilities and infrastructure and planning face-to-face learning strategies that are effective and efficient, especially in the new normal era. The results of this study are expected to be researched further. Keywords: education policy analysis, facilities, face-to-face learning process
KESIAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SMK NEGERI 2 TORAJA UTARA PADA MASA PANDEMI
Oce Payung Limbong;
Witarsa Tambunan;
Mesta Limbong
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i1.3265
The purpose of this study was to determine the readiness for face-to-face learning at SMK Negeri 2 Toraja Utara. The analysis used in this study is a qualitative analysis using the subject matter approach. In order for maximum face-to-face learning readiness, school leaders must involve teachers, school committees and parents of students at the meeting to determine face-to-face learning procedures and send the results of determining face-to-face learning for parents who do not attend meetings so that learning procedures are clear so that learning readiness is maximized resulting in learning objectives can be achieved. From the results of this study it can be concluded that the readiness for face-to-face learning at SMK Negeri 2 Toraja Utara has not been maximized because at the meeting to determine the procedure for determining face-to-face learning, it was only attended by a few parents of students and there were also some teachers who were not present at the meeting. Keywords: readiness, face to face learning, pandemic
EFEKTIVITAS PROGRAM PENDIDIKAN AUTISMA LONDON SCHOOL BEYOND ACADEMY (LSBA) DALAM MEMPERSIAPKAN INDIVIDU AUTISMA SIAP KERJA
Erni Adi Astuti;
Hotner Tampubolon;
Nurul Hidayah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i1.3266
This research are conducted to explore the curriculum planning, to expose the implementation of the curriculum in LSBA that is effective for individuals with autism, to determine the process of monitoring teaching and learning activities and to determine the process of evaluating the results of teaching and learning activities at LSBA. The research method used is descriptive with a qualitative approach, which is describing the data obtained from the field and explaining in words. This study aims to find what the most effective program for individuals with autism who graduated from high school. In addition, this study explores more deeply the implementation of the curriculum and the learning techniques applied in the London School Beyond Academy (LSBA). This research found that the effectiveness of curriculum planning, the effectiveness of curriculum implementation carried out properly during teaching and learning activities in class, the effectiveness of monitoring teaching and learning activities carried out is in accordance with the program planning but the additional term of study is needed and the effectiveness of the evaluation of teaching and learning activities has been carried out well in LSBA for individuals with autism. The conducted reearch also found that the program implemented at LSBA is effective for individuals with autism who are ready to work with the skills they have after studying in LSBA. The more effective the educational program, the more it will support individuals with autism ready to work according to their respective abilities. Keywords: education program effectiveness, planning, implementation, monitoring, evaluation, individuals with autism
KESIAPAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR PANGUDI LUHUR JAKARTA SELATAN
Teguh Supono;
Witarsa Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3269
Dampak pandemic COVID-19 pemerintah membuat kebijakan dalam proses pembelajaran, dari pembejaran tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Dalam berjalannya waktu, ternyata pembelajaran daring tidak bisa berjalan dengan maksimal disebabkan beberapa hal, diantaranya adalah sosialisasi dan persiapan yang belum siap dari segi perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi termasuk kesiapan tentang metode pembelajaran daring. Berdasarkan masalah tersebut, maka Mendikbud Nadiem Makarim menengintrusikan bahwa semua sekolah harus sudah membuka belajar tatap muka pada Juli 2021. Keputusan yang diambil oleh Nadiem Makarim berdasarkan keputusan SKB 4 Menteri yang memberi rambu-rambu tentang sekolah tatap muka. Sekolah Dasar Pangudi Luhir telah memiliki aturan penerapan Protokol Kesehatan berupa Surat Keputusan Kepala sekolah/Yayasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan warga sekolah dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, sebagai dasar pertimbangan menyambut sekolah tatap muka. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan warga Sekolah Dasar Pangudi Luhur Jakarta selatan, terhadap penerapan protokol kesehataan COVID-19 cukup tinggi, tetapi tetap diperlukan edukasi dan sosialisasi terus menerus, sehingga dapat berdampak positif terhadap rencana pembelajaran tatap muka. Kata Kunci: Kesiapan masyarakat sekolah, social distancing, pembelajaran daring
ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR DIGITAL MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MUTU SDM GURU MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI ERA NEW NORMAL
Vitry Marenden;
Witarsa Tambunan;
Mesta Limbong
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3270
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Analisis Pengembangan Sumber Belajar Digital Media Video . Untuk Meningkatkan Mutu SDM Guru Melalui Pemanfaatan Teknologi pada Pembelajaran Tatap Muka di Era New Normal. Untuk menjamin kualitas pembelajaran tatap muka yang lebih bermakna bagi peserta didik di era new normal.Analisis ini melibatkan seluruh populasi (Nonprobability Sampling). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 61 Guru dan 32 siswa kelas VIII.1 siswa SMPN 2 Rantepao. Mutu SDM Guru SMPN 2 Rantepao melalui Pemanfaatan Teknologi cukup baik dalam memanfaatkan teknologi sebagai sumber informasi, sumber belajar dan sebagai alat evaluasi hasil belajar TCR masing – masing adalah 73,44%, 74,42% dan 72,13% dan juga guru – guru SMPN 2 Rantepao sudah cukup baik dalam menggunakan sumber belajar digital media video sebagai alternatif bahan ajar dalam proses pembelajaran dengan TCR 75,30%. Hasil analisis siswa kelas VIII.1 SMPN 2 Rantepao menunjukkan bahwa ternyata Penggunaan Sumber Belajar Digital Media Video tinggi dalam mewujudkan situasi belajar efektif kepada siswa dengan TCR 82,25% pada pembelajaran tatap muka di era new normal. Namun guru – guru SMPN 2 Rantepao masih kurang baik dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran dengan TCR sebesar 63,93% dan merancang sumber belajar digital media video untuk memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan TCR 63,60%. Kata kunci : Sumber Belajar digital, Media Video, Mutu SDM Guru, Era New Normal
ALTERNATIF SOLUSI MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENGATASI RESIKO PENURUNAN CAPAIAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI MASA PANDEMIC COVID 19: (STUDI KASUS ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN)
Novita Sari Tanuwijaya;
Witarsa Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3272
Pandemi covid 19 yang terjadi memberikan banyak tantangan dalam kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Sebagai upaya menghadapi tantangan tersebut pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan di bidang pendidikan. Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan mengenai proses pembelajaran di masa pandemi ini sempat mengalami beberapa kali perubahan/penyesuaian kebijakan sebagai upaya mengatasi permasalahan yang timbul dari kebijakan sebelumnya. Kebijakan yang diambil saat ini pun, melalui SKB 4 menteri, dengan mengizinkan sekolah tatap muka/offline terbatas pun berpotensi menimbulkan masalah. Dalam penelitian ini akan dikaji salah satu potensi masalah yang mungkin akan timbul dengan adanya kebijakan sekolah offline. Dimana dikarenakan keterbatasan dalam penyampaian materi maka ada potensi penurunan capaian hasil pembelajaran. Melalui kajian secara deskriptif kualitatif dengan mengkaji beberapa sumber kebijakan pemerintah dan kajian literatur maka akan digali bagaimana alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut. Dari hasil identifikasi masalah dan pemetaan alternative solusi dengan menggunakan metode pohon masalah didapatkan bahwa proses pembelajaran “blended learning” dapat mengurangi potensi penurunan capaian hasil belajar yang diakibatkan karena keterbatasan dalam penyampaian materi pembelajaran di pembelajaran offline. Kata Kunci: pandemic covid 19, kebijakan pemerintah, tatap muka/offline, blended learning
ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN PPKn PADA TATAP MUKA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 2 RANTEPAO
Emi Liku;
Mesta Limbong;
Witarsa Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3273
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran dan PPKn pada tatap muka masa pandemi covid-19 di SMPN 2 Rantepao dan meningkatkan hasil prestasi siswa . Subjek penelitiannnya adalah guru mapel PPKn. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan literartur review dan pohon masalah,pohon harapan,Pohon alternatif/solusi. Teknik pengumpulan data, menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapatkan rendahnya kemampuan guru dalam membuat perencannaan pembelajaran PPKn pada masa pandemi covid-19. Adanya kendala yang dihadapi guru dalam perencanaan pembelajaran PPKn yaitu kurangnya penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan metode,teknik-teknik dan media belajar yang tepat. Dari hasil penelitian ini disarankan sebaiknya. Sebaiknya pihak sekolah SMPN 2 Rantepao dalam meningkatkan prestasi siswa dan tercapainnya perencanaan pembelajaran PPKn yang baik maka perlu ;1)Mengadakan pelatihan penggunaan metode dan media pembelajaran yang baik sesuai kurikulum covid-19,2)Mengadakan sosialisasi kurikulum darurat covid-19,3)Peningkatan kompetensi guru melalui Musyawarah Guru Mata pelajaran Kata Kunci : Kemampuan Guru,Perencanaan pembelajaran PPKn ,Tatap Muka, Pandemi Covid 19
ANALISIS PERSETUJUAN ORANG TUA TERHADAP RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SMK SANTA MARIA JAKARTA
Nevly Wisano Powa;
Witarsa Tambunan;
Mesta Limbong
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3274
Kegiatan belajar dari rumah atau disebut juga pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan dengan memanfaatkan teknologi disinyalir memunculkan beberapa dampak negatif bagi peserta didik. Pemerintah kemudian menetapkan untuk memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan syarat-syarat yang ketat yaitu salah satunya persetujuan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persetujuan orang tua terhadap rencana pemelajaran tatap muka terbatas di SMK Santa Maria Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menyebarkan survei sederhana kepada orang tua dan pendekatan sebab-akibat melalui analisis pohon masalah, pohon sasaran, dan pohon alternatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa SMK Santa Maria Jakarta sebanyak 356 responden. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar orang tua setuju dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMK Santa Maria Jakarta. Kata Kunci: Persetujan, Orang Tua, Pembelajaran, Tatap Muka
PERENCANAAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI PADA SMK KRISTEN TAGARI
Emik Pattanang;
Mesta Limbong;
Witarsa Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v10i2.3275
Penelitian ini membahas tentang perencanaan yang di lakukan oleh sekolah untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemic sesuai dengan keputusan pemerintah yang akan membuka kembali pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 mendatang .Adapun tujuan penelitian ini yaitu mencari solusi alternative yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam membuat perencenaan pembelajaran tatap muka yang yang aman dari penularan covid-19. Di dalam perencanaan tersebut beberapa hal yang dapat di lakukan sekolah anatara lain: 1).Melakukan vaksinasi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah ,2).Meningkatkan imun peserta didik,pendidik dan tenaga kependidikan, 3).Mempersiapkan sarana dan prasarana yang sesuai protocol kesehatan .Pada penelitian ini menggunakan metode kualititaif dengan pendekatan sebab-akibat yang di jabarkan dalam bentuk pohon masalah,kemudian harapan-harapan di jabarkan dalam bentuk pohon sasaran dan alternative solusi yang dapat di lakukan untuk mewujudkan harapan yang telah di tentukan sebelumnya di jabrakan dalam bentuk pohon alternative.Adappun penelitian ini di lakukan di SMK Kristen Tagrai Rantepao . Kata Kunci :Perencanaan, Pembelajaran Tatap Muka, Masa Pandemi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK DAN KLASIKAL TERHADAP KECERDASAN SISWA KINDERGARTEN SEKOLAH BPK PENABUR JAKARTA TIMUR
Sonya Simanjuntak;
Manahan Tampubolon;
Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 11 No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/jmp.v11i1.4120
Model pembelajaran klasikal dan kelompok sangat berhubungan erat. Pembelajaran klasikal merupakan kegiatan/aktivitas yang dilakukan oleh tenaga pendidik secara bersama – bersama dengan peserta didik dalam kelompok besar melakukan kegiatan atau aktivitas di dalam kelas secara bersama dengan dengan jumlah peserta didik yang banyak. Sedangkan model pembelajaran kelompok adalah strategi pembelajaran yang disampaikan oleh guru ialah dengan melibatkan setiap anak untuk bergabung dan berpartisipasi dengan membentuk satu kelompok kecil untuk menciptakan interaksi terhadap pendidik dengan peserta didik, peserta didik dan peserta didik lainnya. Sebagai seorang tenaga pendidik harus memiliki ide yang kreatif dalam menciptakan model pembelajaran di dalam ruangan kelas. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya tarik belajar siswa sehingga akan meningkatkan tingkat kecerdasan siswa siswa/i dalam proses pembelajaran mengajar serta untuk menciptakan siswa siswi menjadi aktif bukan pasif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan kuantitatif untuk menemukan pengaruh pelaksanaan model pembelajaran kelompok dan klasikal terhadap kecerdasan siswa/i. Tempat penelitian dilaksanakan di sekolah BPK PENABUR JAKARTA untuk guru-guru divisi Kindergarten. Total sample dalam penelitian ini sebanyak 50 peserta didik. Peneliti sudah melakukan penelitian di sekolah tersebut dengan ditemukan pengaruh pengaruh model pembelajaran klasikal sebesar 54,9%. Sedangkan pengaruh model pembelajaran kelompok terhadap kecerdasan siswa ditemukan sebesar 28,3%. Peneliti juga menemukan adanya pengaruh kedua variabel bebas secara simultan terhadap variabel terikat dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi yaitu sebesar 0,578 atau 57,8%. Dapat disimpulkan bahwa model klasikal dan model kelompok secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap kecerdasan peserta didik sebesar 57,8% sedangkan 42,2% faktor lain juga mempengaruhi kecerdasan peserta didik.