cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
MarIslands
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2021): MarIsland" : 5 Documents clear
KONDISI PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN KOTA DUMAI, PROVINSI RIAU Firdaus, Adil Mahfudz; Sari, Soetji Poernama; Tampubolon, Jimmi R P
MarIslands Vol 1 No 1 (2021): MarIsland
Publisher : Department of Socio-economic Fisheries, Marine Science and Fisheries Faculty, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jm.v1i1.2644

Abstract

Sektor perikanan memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat pesisir Kota Dumai. Produksi perikanan tangkap menyumbang 90 persen produksi perikanan di Kota Dumai, namun dalam kurun waktu tahun 2006 – 2010 produksi perikanan turun berkisar 50 persen. Perairan laut Kota Dumai yang dipengaruhi kondisi perairan Selat Malaka dan jalur transportasi laut internasional, diduga memberikan dampak terhadap kondisi perikanan tangkap. Salah satu dampak tersebut, area tangkap nelayan yang semakin jauh dari wilayah pantai, sehingga menyebabkan biaya produksi semakin tinggi. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mengkaji kondisi perairan Kota Dumai sebagai kawasan penangkapan ikan dengan pendekatan sosial ekonomi. Berdasarkan hasil analisis, diduga kondisi perikanan tangkap pada kawasan perairan Kota Dumai memiliki kecenderungan kurang berkelanjutan. Hasil analisis menggambarkan perikanan tangkap cenderung tidak dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat pesisir di Kota Dumai.
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA Nainggolan, Astrid Indah Sari; Lesmana, Indra; Utomo, Budi; Usman, Syammaun; Suryanti, Ani
MarIslands Vol 1 No 1 (2021): MarIsland
Publisher : Department of Socio-economic Fisheries, Marine Science and Fisheries Faculty, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jm.v1i1.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya dan pendapatan usaha budidaya udang vannamei, studi kelayakan usaha budidaya, dan menganalisis kenaikan biaya variabel pada usaha budidaya udang vannamei. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2018. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu ; 1) Total biaya usaha budidaya udang vannamei sebesar Rp. 1,362,489,494 dan total pendapatan sebesar Rp. 828.810.506, 2) Studi kelayakan finansial usaha budidaya udang vannamei di Tambak Udang Alam Laut Lestari menghasilkan R/C Rasio sebesar 1,61 , B/C Rasio sebesar 0,61, break event point (BEP) terbagi atas 2, yaitu BEP Produksi/volume dan BEP harga. BEP Produksi/volume mendapatkan nilai sebesar 17.127 kg, sedangkan BEP harga mendapatkan nilai Rp. 54.218 dan payback period (PP) dalam jangka waktu 1 tahun 2 bulan. 3). Hasil analisis sensitivitas dan switching value, kenaikan biaya variabel sebesar 3% masih bisa ditoleransi, namun kenaikan biaya variabel sebesar 61% maka Tambak Udang akan mengalami kerugian.
PERAN SEKTOR PARIWISATA DALAM PEREKONOMIAN PROVINSI SUMATERA BARAT Khairunnisa, Khairunnisa; Kusumastanto, Tridoyo; Fahrudin, Achmad
MarIslands Vol 1 No 1 (2021): MarIsland
Publisher : Department of Socio-economic Fisheries, Marine Science and Fisheries Faculty, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jm.v1i1.2648

Abstract

Sektor perekonomian di suatu wilayah diklasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu sektor basis dan sektor nonbasis. Sektor pariwisata merupakan gabungan dari subsektor hotel, restoran serta hiburan dan rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran sektor pariwisata dalam perekonomian Provinsi Sumatera Barat. Analisis yang digunakan adalah analisis location quotient dan input-output. Analisis location quotient menunjukkan bahwa sektor pariwisata Provinsi Sumatera Barat memiliki nilai LQ<1, artinya pariwisata merupakan sektor non basis. Analisis input-output mengindikasikan bahwa sektor pariwisata memiliki nilai keterkaitan langsung ke depan sebesar 0,0848 dan nilai keterkaitan langsung dan tidak langsung ke depan sebesar 0,5678. Selain itu, nilai keterkaitan langsung ke belakang sebesar 0,9152 dan nilai keterkaitan langsung dan tidak langsung ke belakang sebesar 0,4322. Nilai koefisien penyebaran dari sektor pariwisata adalah 0,7669, artinya nilai koefisien penyebaran sektor pariwisata berada di bawah rata-rata koefisien penyebaran seluruh sektor perekonomian. Selanjutnya, nilai kepekaan penyebaran sektor pariwisata adalah 1,3010 yang berarti kepekaan penyebaran sektor pariwisata di atas rata-rata kepekaan penyebaran seluruh sektor ekonomi. Analisis Location quotient dan input-output menunjukkan bahwa pariwisata merupakan sektor non basis, namun memiliki peran cukup penting dalam pembangunan ekonomi Provinsi Sumatera Barat.
VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA TERUMBU KARANG DI PULAU SAUGI, KABUPATEN PANGKEP, INDONESIA Wahyudin, Wahyudin; Adhawati, Sri Suro; Baso, Aris
MarIslands Vol 1 No 1 (2021): MarIsland
Publisher : Department of Socio-economic Fisheries, Marine Science and Fisheries Faculty, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jm.v1i1.2899

Abstract

Degradation of coral reef is rapidly increasing every year lead to negative impact of decreasing the value of coral reefs its self. In the present study aims to evaluate the economic value of coral reefs especially for use value, optional value, and existence value. The study was carried out from December 2011 to January 2012 in Saugi Island, Pangkep regency, Indonesia. The study site was choosen as purposively with considerate that majority of fishermen catch fish near the island. Field observation was collected the sampling used the questionnaire, 46 fishermen was interviewed. The result showed that IDR 3 million year-1, IDR 1.1 million year-1, IDR 13 million year-1for use value, optional value, and existing value of coral reefs, respectively. The total economic value (TEV) of coral reef in Saugi Island was IDR 3.02 Billion year-1or IDR 362 million ha-1year-1. The amount of economic value is important for decision-maker to act or make policy for coral reef resources management in the future.
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) TERDAMPAK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) PUNAGAYA DI KECAMATAN BANGKALA, KABUPATEN JENEPONTO Tetty, Tetty; Khairunnisa, Khairunnisa; Haidawati, Haidawati
MarIslands Vol 1 No 1 (2021): MarIsland
Publisher : Department of Socio-economic Fisheries, Marine Science and Fisheries Faculty, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jm.v1i1.3039

Abstract

Development PLTU Punagaya raises concerns on survival growers seaweed cultivation in the Punagaya Village, because of the hot water drainage directly to the seaweed cultivation. The research aimed to assess the financial feasibility of the seaweed cultivation business. The research method used to R / C Ratio and BEP analysis. The results showed although income decreased, seaweed cultivation business still feasible criteria

Page 1 of 1 | Total Record : 5