cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2: DESEMBER 2017" : 15 Documents clear
KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI TENTANG PENGALAMAN LIBUR SEKOLAH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BERMANI ILIR KABUPATEN KEPAHIANG Suci Rahmadani; Suhartono Suhartono; M. Arifin
Jurnal Korpus Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.429 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i2.4136

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan menulis teks narasi tentang pengalaman libur sekolah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang yang berjumlah 151 orang. Sedangkan sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling sebanyak 22% dari jumlah populasi, yaitu 33 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Kemampuan menulis teks narasi ini akan dinilai dari lima aspek, yaitu isi, struktur, kebahasaan, diksi, dan ejaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, statistik sederhana dengan menghitung rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis teks narasi tentang pengalaman libur sekolah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang adalah 55,15 (kurang). Adapun rata-rata kemampuan menulis teks narasi tentang pengalaman libur sekolah berdasarkan aspek isi adalah 17,62 (cukup), rata-rata kemampuan menulis teks narasi dari aspek struktur adalah 15,19 (cukup), rata-rata kemampuan menulis teks narasi dari aspek kebahasaan adalah 10,10 (cukup), rata-rata kemampuan menulis teks narasi dari aspek diksi adalah 7,09 (cukup), rata-rata kemampuan menulis teks narasi dari aspek ejaan adalah 5,13 (cukup). Bagi siswa, hendaknya lebih banyak membaca materi dan contoh teks narasi untuk menambah kosa kata. Bagi guru, hendaknya lebih menekankan pembelajaran mengenai penggunaan ejaan. Kata kunci: Kemampuan, menulis, teks narasi.
ANALISIS STRUKTUR TEKS BACAAN PADA BUKU PELAJARAN “MAHIR BERBAHASA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VII KARANGAN WAHON, DKK” Mimi Asti; Agus Trianto; M. Arifin
Jurnal Korpus Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.188 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i2.4111

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai struktur teks bacaan pada buku pelajaran “Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII” berdasarkan Kurikulum 2013 (revisi 2016). Identitas buku yang dijadikan sebagai objek penelitian ini adalah buku pelajaran bahasa Indonesia kelas VII terbitan Wahono, dkk. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan menganalisis enam jenis teks bacaan, yaitu teks deskripsi, teks narasi, teks prosedur, teks laporan hasil observasi, teks puisi rakyat, dan teks fabel. Teks yang dianalisis dalam penelitian ini adalah teks yang panjang dan memiliki sumber teks bacaan sebanyak 19 judul teks bacaan. Setiap teks bacaan dianalisis struktur teksnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 19 judul teks bacaan, dilihat dari unsur kelengkapan, teks yang memiliki struktur yang lengkap sebanyak 12 judul teks bacaan. Teks yang tidak memiliki struktur teks yang lengkap sebanyak 7 judul teks bacaan. Demi menghasilkan buku pelajaran yang berkualitas maka perlu dilakukan penyesuaian struktur teks bacaan pada buku pelajaran, dan juga dalam proses pembelajaran guru harus menyusun buku teks yang baik untuk dibaca siswa. Kata Kunci:  Buku teks, pembelajaran berbasis teks, struktur teks.
GAYA BAHASA SISWA KELAS VII A SMP N 21 BENGKULU UTARA TAHUN AJARAN 2016/2017 DALAM MENDONGENG Rita Yuli Utami; Suryadi Suryadi; Irma Diani
Jurnal Korpus Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.609 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i2.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa siswa kelas VII A SNP N 21 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2016/2017 dalam mendongeng dan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam gaya bahasa ketika siswa mendongeng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk mengkaji makna yaitu dengan menggunkan pendekatan semantik yang digunakan untuk mengkaji makna gaya bahasa siswa kelas VII A SMP N 21 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2016/2017 dalam mendongeng.  Berdasarkan hasil analisis data, didapat bahwa; (1) dalam mendongeng siswa kelas VII A SMP N 21 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2016/2017 dalam mendongeng menggunakan gaya bahasa pada saat menyampaikan ceritanya secara langsung ke judul yang akan didongengkan. Dalam penggunaannya, setiap gaya bahasa yang dimanfaatkan memiliki makna tersendiri untuk memperhalus dan memperindah bahasa, terlebih lagi pada pendekatan semantik mengkaji tentang makna yang ditemukan untuk mengacu pada gaya bahasa siswa kelas VII A SMP N 21 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2016/2017 dalam mendongeng.Kata Kunci: Gaya bahasa, mendongeng, siswa kelas VII A SMPN 21 Bengkulu Utara.
PEREMPUAN DALAM CERITA CALON ARANG KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER PERSPEKTIF FEMINIS SASTRA Valentina Edellwiz Edwar; Sarwit Sarwono; Yayah Chanafiah
Jurnal Korpus Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.437 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i2.4137

Abstract

Tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan dominasi patriarki terhadap perempuan dan sikap serta keputusan perempuan atas dominasi patriarki yang dialaminya dalam  Cerita Calon Arang (CCA) karya Pramoedya Ananta Toer. Metode yang digunakan adalah analisis isi atau konten. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk dominasi patriarki dalam CCA dapat dilihat dari tiga bagian, yakni (1) Status sosial perempuan dalam masyarakat, (2) Kondisi inferior perempuan, (3) Relasi perempuan dan laki-laki dalam CCA. Adapun, sikap-sikap perempuan terkait dominasi yang dialaminya dilihat dari gugatan perempuan. Status sosial, kondisi inferior, dan relasi masing-masing perempuan dengan tokoh lain di dalam CCA telah membentuk sikap-sikap yang berbeda. Sikap masing-masing perempuan dalam CCA dengan kedudukannya telah menyebabkan gugatan yang dilakukan berbeda-beda pula. Calon Arang sebagai tokoh utama dalam CCA telah menjadi ikon yang  menggugat masyarakat dan pihak kerajaan atas kondisi inferior yang dialaminya. Lain halnya dengan Ratna Manggali yang mewakili perempuan dengan penerimaannya atas status dan kondisinya di dalam masyarakat. Gugatan lain juga ditunjukkan oleh Wedawati yang memilih untuk tidak menikah dan menjadi pertapa perempuan. Selanjutnya adalah sikap yang ditunjukkan oleh tokoh Ibu Tiri Wedawati yang turut melanggengkan kondisi inferior perempuan dengan mengamankan posisinya dalam keluarga. Kesimpulan dari penelitian adalah bahwa CCA banyak menunjukkan peristiwa-peristiwa yang dapat dianalisis dengan perspektif feminis sastra terkait dengan kedudukan dan peran perempuan dalam karya sastra. Kata kunci: Kedudukan perempuan, dominasi patriarki, feminis sastra, cerita Calon Arang karya Pramoedya Ananta Toer.
ANALISIS KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA DI SMP NEGERI 18 KOTA BENGKULU Mimik Sugiarti; Ngudining Rahayu; Catur Wulandari
Jurnal Korpus Vol 1, No 2: DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.972 KB) | DOI: 10.33369/jik.v1i2.4112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud bahasa yang tidak santun dilihat dari konteks penggunaannya dan faktor yang menyebabkan penggunaan bahasa yang tidak santun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu bahasa yang tidak santun terdapat di SMP N 18 Kota Bengkulu. Sumber data penelitian ini adalah bahasa yang digunakan siswa dan guru dalam proses pembelajaran di SMP N 18 Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Februari sampai 20 Maret 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekaman. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah yaitu: (1) pentranskripsian data (2) pengidentifikasian data, (3) pengklasifikasian data, (4) penginterpretasian data, dan (5) penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya tuturan yang tidak santun berdasarkan wujud tuturan sebagai salah satu penentu kesantunan dalam berbahasa yaitu: adanya tuturan yang tidak santun berdasarkan wujud panjang pendeknya suatu tuturan, wujud urutan tuturan, wujud penggunaan kata honorifik, wujud intonasi dan isyarat kinesik, dan ditemukan juga tuturan yang tidak santun berdasarkan wujud pemakaian diksi yang tepat, serta adanya faktor penyebab ketidaksantunan dalam berbahasa yaitu: faktor dorongan rasa emosi penutur, faktor sengaja memojokkan mitra tutur, fakor mengkritik secara langsung dengan kata-kata kasar, faktor kebiasaan siswa, faktor kedudukan di kelas, dan faktor latar belakang sosial penutur. Kesimpulannya adalah pada proses pembelajaran di kelas terdapat tuturan yang tidak santun oleh pemakai bahasa yang secara sengaja maupun tidak sengaja karena ketidaktahuan pemakai bahasa dalam bertutur secara santun dan adanya faktor penyebab ketidaksantunan berbahasa. Kata Kunci: Analisis, ketidaksantunan berbahasa, SMP Negeri 18 Kota Bengkulu.

Page 2 of 2 | Total Record : 15