cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3: DESEMBER 2018" : 15 Documents clear
PELAKSANAAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 15 KOTA BENGKULU Tika Nopri Anti; Ria Ariesta; Padi Utomo
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.92 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6790

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan proses pelaksanaan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) buatan guru dan pelaksanaan proses pembelajaran Bahasa Indonesia antara guru dan peserta didik di kelas mengenai pendekatan saintifik di kelas VII B dan VII C SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini: (1) Membaca Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) buatan Guru, (2) Mengamati Proses Pembelajaran, (3) Melihat Kesesuaian Proses Pembelajaran dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (4) Menganalisis Data Penelitian Sesuai Permasalahan, dan (5) Interpretasi dan Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru sudah dipersiapkan dengan baik dan menggunakan RPP berbasis saintifik. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru telah mencakup: 1) data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/semester, 2) kompetensi inti, 3) kompetensi dasar dan indikator, 4) tujuan pembelajaran, 5) materi pembelajaran, 6) metode pembelajaran, 7) media, alat dan bahan, 8) langkah-langkah pembelajaran, dan 9) penilaian. (2) Pada pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII telah diterapkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut (1) pendahuluan, (2) inti, dan (3) penutup. Pada kegiatan inti guru telah menerapkan lima langkah pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, menalar atau mengumpulkan informasi, mencoba, dan mengomunikasikan.  Kata kunci: pembelajaran Bahasa Indonesia, pendekatan saintifik
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM INTERAKSI TENTARA KODIM 0409 REJANG LEBONG Elsa Merdian; Ngudining Rahayu; Bambang Djunaidi
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.251 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6781

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud jenis tindak tutur yang terdapat dalam interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini berupa tindak tutur ilokusi interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Sumber data penelitian ini adalah tuturan lisan dalam interaksi tentara KODIM 0409 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, catatan lapangan, dan perekaman. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah yaitu: (1) mentranskripsikan data (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ditemukan total keseluruhan 365 tuturan diantranya ilokusi asertif sebanyak (217 tuturan) yang terdiri atas yaitu: tindak menyatakan (59 tuturan), melaporkan (1 tuturan), memberitahukan (127 tuturan), mengeluh (7 tuturan), menegaskan (2 tuturan), dan membanggakan (1 tuturan). Tuturan jenis direktif ditemukan pertanyaan (112 tuturan), tindak memerintah/ menyuruh (6 tuturan), meminta (8 tuturan), menasihatkan (1 tuturan), menyarankan (6 tuturan), dan menganjurkan (3 tuturan). Tuturan jenis ekspresif yang ditemukan yaitu ekspresif memuji (1 tuturan) dan mengucapkan terima kasih (6 tuturan). Tuturan komisif yang ditemukan yaitu tindak penolakan (1 tuturan) dan tindak menawarkan (2 tuturan). Selain  itu, jenis tuturan yang ditemukan yaitu deklarasi berupa tindak mengizinkan (1 tuturan) dan memutuskan (1 tuturan). Berdasarkan hasil kesimpulan makna yang terdapat pada tindak tutur dalam interaksi Tentara KODIM 0409 Rejang Lebong yaitu tindak tutur asertif menyampaikan informasi, tindak tutur direktif supaya mitra tutur melakukan apa yang dituturkan oleh penutur, tindak tutur komisif meyakinkan mitra tutur apa yang dituturkan oleh penutur, tindak tutur ekspresif mengungkapkan apa yang dirasakan penutur dan tindak tutur deklarasi memiliki makna pemahaman atau kesepakatan yang sama antara penutur dan mitra tutur. Kata Kunci: Tindak tutur, Interaksi Tentara, KODIM 0409 Rejang Lebong
ANALISIS STRUKTURAL NOVEL O KARYA EKA KURNIAWAN Pandu Dian Samaran; Amrizal Amrizal; Bustanuddin Lubis
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.423 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6786

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur serta keterkaitan antarunsur dalam Novel O karya Eka Kurniawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan struktural. Data yang dikumpulkan berupa teks yang berkaitan dengan unsur pembangun novel. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel O karya Eka Kurniawan. Gramedia Pustaka Utama, cetakan pertama pada tahun 2016 di kota Jakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Teknik analisis data, yaitu membuat sinopsis, mendeskripsikan unsur-unsur struktur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, menganalisis keterkaitan antar unsur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini berupa (1) Unsur-unsur struktur pembangun novel O karya Eka Kurniawan. Tema yang terdapat dalam novel ini adalah kehidupan seperti lingkaran. Alur yang digunakan dalam novel O adalah alur regresif. Tokoh utamanya adalah O, Entang Kosasih. Sobar, Joni Simbolon, Betalumur, Kirik, Toni Bagong, Dara. Latar tempat dalam novel O adalah Rawa Kalong, bangku, gang-gang kecil permukiman. Latar waktu dalam novel O adalah sore, pagi hari, subuh. Latar sosial dalam novel O adalah latar sosial kelas rendah. Sudut pandang yang digunakan dalam  novel O adalah sudut pandang diaan maha tahu. Amanat dalam novel O  adalah kehidupan yang terus berputar seperti lingkaran atau seperti huruf O. (2) Keterkaitan antar unsur yang terdapat dalam novel O berangkat dari tokoh O. Tokoh O mengaitkan semua unsur novel menjadi suatu makna yang utuh. Tokoh utama O adalah seekor monyet betina yang ingin menjadi manusia, namanya dijadikan judul novel dan dicantumkan dalam cover atau sampul novel.Kata kunci: Novel O, struktural
PANTUN PADA SENI PERTUNJUKAN DALAM ADAT PERNIKAHAN DI KECAMATAN KAUR SELATAN KABUPATEN KAUR Changga Changga; Sarwit Sarwono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.325 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6777

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses, fungsi, dan makna pantun bersahut dalam seni pertunjukan adat pernikahan di Kecamatan Kaur Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode etnografi. Data  penelitian ini didapat dari pengamatan langsung , dokumentasi, dan wawancara secara mendalam kepada informan. Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap tradisi pantun bersahut, dalam penyelenggaraannya pantun bersahut diiringi dengan tarian mainang dan irama musik yang mengiringi tarian dan irama pantun yang diucapkan, adapun judul irama musik yang sering digunakan dalam pantun bersahut ini ialah yang pertama irama pembuka (1) Sumpaya, (2) Mainang Sayang, (3) Pulau Pinang, (4) Serawak, (5) Jali-jali, (6) Rembang Petangh,(7) Cerai kasih, (8) Bunga Mawar, dan penutup (9) Dayung Pariaman. Pada prinsipnya ini disajikan saat malam hari, warga dan perangkat desa setempat menyebutnya sebagai malam mainangan atau inai curi, dimana malam tersebut dilakukan khusus untuk tradisi pertunjukan pantun bersahut. Tradisi ini dilakukan setelah melalui proses lamaran, serah terima hantaran, dan akad nikah, belaak dan pengantin besanding. Makna teks dan konteks yang terkandung di dalam tradisi pantun bersahut mainangan ini adalah agar kita selalu beradab dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat serta terlebih lagi dalam berkomunikasi yang baik dan sopan dalam penggunaan bahasanya.Kata Kunci: Pantun, Tradisi Mainangan, Kaur
KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 KOTA BENGKULU Yindri Yahya; Didi Yulistio; M. Arifin
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.143 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6791

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 184 orang, sedangkan sampel berjumlah 30 siswa yang diambil secara acak dari populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes menulis teks cerita fantasi kepada siswa kelas VII. Teknik analisis data menggunakan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa, kemampuan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu memperoleh skor 76,03 dengan kategori baik. Kata kunci: Kemampuan menulis teks cerita fantasi
ANALISIS INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA BENGKULU Junita Lisdia Lisa; Ria Ariesta; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.601 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6782

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan interaksi antara guru dan siswa yang terjadi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu, dengan menggunakan analisis interaksi BIAS (Brown Interaction Analysis System). Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas VII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Objek penelitian adalah interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kecenderungan kategori yang muncul pada kegiatan pembelajaran di kelas VII B dan VII C memiliki perbedaan. Berdasarkan tujuh kategori Brown kategori yang cenderung muncul di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII B adalah kategori respon siswa (Pupil Respons (PR) siswa lebih banyak berbicara baik berkomentar maupun bertanya, interaksi yang terjadi adalah interaksi dua arah, hal ini berkaitan dengan keterampilan berbicara dan karakteristik materi yang diajarkan. Di kelas VII C kategori yang cenderung muncul adalah kategori pertanyaan guru (Teacher Questions (TQ) yaitu guru yang lebih dominan mengajukan pertanyaan kepada siswa. Interaksi yang terjadi adalah interaksi dua arah karena ketika guru mengajukan pertanyaan beberapa siswa menjawab pertanyaan guru tersebut. Namun, hanya sebatas antara guru dengan siswa atau siswa dengan guru. Interaksi yang terjadi berkaitan dengan karakteristik materi yang diajarkan dan keterampilan yang harus dicapai oleh siswa setelah pembelajaran selesai.Kata kunci: interaksi, guru dan siswa
NILAI BUDAYA PADA LIRIK LAGU BERBAHASA REJANG DALAM KASET PRODUKSI AFIQ RAFLESIA RECORD Purwanti Purwanti; Emi Agustina; Yayah Chanafiah
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.315 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6787

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan makna dan nilai budaya yang terdapat dalam kaset produksi Afiq Raflesia Record. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada teks lirik lagu berbahasa Rejang.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik dokumentasi. Data yang dikumpulkan berbentuk kaset yang  berisikan lagu-lagu berbahasa Rejang yaitu Rejung Bumei Rafflesia dan Dendang Sehasen produksi Afiq Raflesia Record. Teknik analisis data menggunakan teknik dokumentasi. Data dianalisis guna mendeskripsikan makna dan nilai budaya yang ada dalam lirik lagu berbahasa Rejang. Hasil penelitian ini yaitu delapan (8) lagu yang liriknya berbahasa Rejang dapat dikelompokkan ke dalam dua (2) kelompok besar, pesimistik dan optimistik. Nilai budaya yang terdpat di dalamnya adalah “Lem idup, kabo tukuk”, “Judau, Jerkai, Maut do’o Tuhan kute matur, ite  nak denio yo cuma nam usaho ngen duo”, “Tuai-tuai ubai”, “Nak das lenget ade lenget”, “Bumei mengindoi”, dan “Tnangeak lenget tun”.Kata kunci : Makna, Nilai Budaya, Lirik Lagu Berbahasa Rejang
PELAKSANAAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU Deri Novandi; Agus Trianto; Gumono Gumono
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.119 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6778

Abstract

Peningkatan keterampilan literasi dalam aktivitas pembelajaran telah digiatkan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia termasuk SMP Negeri 9 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan literasi yang terjadi selama aktivitas pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bengkulu. Pendeskripsian pelaksanaan literasi dalam penelitian ini meliputi kegiatan literasi yang berlangsung pada pembelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan literasi dalam pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bengkulu telah tercakup dalam aktivitas pembelajaran dengan berbagai metode dan kegiatan yang dilakukan guru dan siswa sesuai dengan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Pembelajaran literasi di kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bengkulu telah sesuai dan memenuhi prinsip-prinsip pembelajaran literasi mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kegiatan pembelajaran yang berlangsung dapat memotivasi siswa dan guru dalam meningkatkan keterampilan literasi informasi dan berkehidupan serta literasi dasar siswa (membaca, menulis, dan berbahasa lisan). Kata kunci: pelaksanaan literasi, aktivitas pembelajaran
ANALISIS NILAI-NILAI HUMANISME DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU KARYA TERE LIYE Lise Agresti; Emi Agustina; Amril Canrhas
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.959 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6783

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persoalan-persoalan dalam novel dan mendeskripsikan nilai-nilai humanisme dalam novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian yang diambil dalam penelitian ini berupa teks mengenai nilai-nilai humanisme. Sumber data penelitian ini adalah novel  Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye, terbitan Republika, Bandung tahun 2009 dengan tebal 425  halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka atau studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan dalam novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu mengungkapkan persoalan yaitu manusia terkadang menilai bahwa hal buruk yang terjadi dalam hidupnya karena ketidak-adilan dari Sang Penggaris takdir kehidupan. Akhirnya sering kali melampiaskan pada hal buruk misalnya kekerasan fisik ataupun verbal terhadap orang lain. Menerima takdir-Nya seharusnya dapat memberikan sebuah ketenangan jiwa seperti peduli dan tolong menolong. Nilai-nilai humanisme berupa menjadi pribadi yang mengetahui keadaan diri dan selalu merasa cukup atas semua hal yang terjadi.Kata Kunci: Nilai, humanisme, novel
KAJIAN HERMENEUTIK SCHLEIERMACHER TERHADAP KUMPULAN LAGU KELOMPOK MUSIK EFEK RUMAH KACA Putri Octaviani; Sarwit Sarwono; Bustanuddin Lubis
Jurnal Korpus Vol 2, No 3: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.524 KB) | DOI: 10.33369/jik.v2i3.6788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memahami makna teks yang terdapat pada lirik lagu Efek Rumah Kaca dengan menggunakan konsep interpretasi gramatis dan interpretasi psikologis Schleiermacher. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hermeneutik Schleirmacher. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam lirik-lirik kelompok musik Efek Rumah Kaca banyak terdapat repetisi atau pengulangan baik dalam kata, kalimat ataupun bait, kemudian juga terdapat kata dalam lirik yang saling berkaitan atau disebut hubungan kausal. Selain itu, ada pula beberapa kata yang mendapat imbuhan sehingga terjadi gramatikalisasi yaitu perubahan bentuk suatu kata yang memengaruhi makna kata dan makna lirik lagu tersebut. Penelitian ini juga menunjukan bahwa Lirik-lirik yang ditulis tercipta ketika penulis melihat keadaan dan isu-isu sosial yang terjadi di masyarakat pada saat lirik ini diciptakan. Contohnya lirik lagu berjudul Jalang dan Di Udara yang isinya berbicara mengenai seseorang yang memiliki kekuasaan. Lirik yang berjudul Jalang berbicara mengenai ketidakadilan yang terjadi di masyarakat pada saat itu. Ketidakadilan yang terjadi berupa perampasan hak-hak dasar dari seorang manusia yaitu hak berpendapat dan berekspresi. Selain itu, ada pula lirik berjudul Di Udara yang berbicara mengenai seorang aktivis yang dibunuh dalam perjalannya dan sampai saat ini kebenaran kasusnya tidak juga terungkap.Kata kunci: Efek rumah kaca, Hermeneutik, Schleiermacher

Page 1 of 2 | Total Record : 15