cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
JCE (Journal of Childhood Education)
ISSN : 25982184     EISSN : 26203278     DOI : -
JCE - Journal of Childhood Education aims to provide a forum for international researchers on applied Education and Childhood Growth. Our Journal will accept submission from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication. The journal is published by Study Program of Early Childhood Islamic Education and going to Publish Twice in a Year, September and March. All accepted articles will be published on Free of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018): September - February" : 5 Documents clear
DASAR-DASAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA Diana Dwi Jayanti
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 2, No 2 (2018): September - February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.433 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i1.39

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil telaah dan analisis teoritis atas pemikiran salah satu tokoh Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara. Di tengah keringnya pelaksanaan praksis pendidikan dari ruh landasan filosofis, pemikiran-pemikiran beliau yang sangat mendasar, mendalam, dan visioner tentang pendidikan khususnya dalam konteks budaya Indonesia, dirasa masih sangat relevan untuk dikaji lebih jauh, sehingga dapat dipahami, diinternaslisasi kemudian dijadikan sebagai landasan filosofis pelaksanaan praksis pendidikan di Indonesia. Pemikiran-pemikiran tersebut lahir dan diramu dalam konteks kebudayaan bangsa Indonesia yang khas. Pada tulisan ini akan dibahas beberapa hal antara lain tentanng: 1) Pandangan dasar tentang jiwa anak sebagai peserta didik, 2) Fungsi, tujuan pendidikan serta Bagaimana seharusnya pendidikan yang tidak menyalahi kodrat jiwa anak, 3) Pendidikan Anak Usia Dini dalam Pandangan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Melalui tulisan ini diharapkan dapat memberikan tambahan wacana dan sudut pandang pembahasan tentang filsafat pendidikan, serta dapat menjadi salah satu alternatif kajian filosofis pendidikan di Indonesia, diantara banyaknya referensi-referensi yang berasal dari pemikiran para tokoh pendidikan dari luar negeri yang tentunya perlu adaptasi dan modifikasi jika ingin dijadikan sebagai dasar pijakan praksis pendidikan di Indonesia
BIMBINGAN KELOMPOK MODEL PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS ANAK Dinar Mahdalena Leksana
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 2, No 2 (2018): September - February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.189 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i1.40

Abstract

The goal of this research was to test the effectiveness of using group guidance service with learn to behave game to increase the children’s creativity. This research was conducted by pre-test post-test one group design. The subject of this research were 14 children’s TK A Ma’arif Payaman. Data analysis technique used in this research was Wilcoxon’s signed rank test. It was found that there was a significant difference between the ability of self adjustment at school score before and after treatment. Based on the Wilcoxon test it was found that T count = 0, N = 14 with 0,01 significant level so T table = 0,05. It means T count < T table (0<0,05). So hypothesis of this research was accepted. It can be concluded that group guidance service with learn to behave game was an effective approach to to increase the children’s activity
METODE PEMBIASAAN SEBAGAI UPAYA DALAM PENANAMAN KEDISIPLINAN ANAK TERHADAP PELAKSANAAN IBADAH (TELA’AH HADITS NABI TENTANG PERINTAH MENGAJARKAN ANAK DALAM MENJALANKAN SHOLAT) Imas Jihan Syah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 2, No 2 (2018): September - February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.622 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i1.36

Abstract

Various methods used by parents or teachers as educators as an effortto implement a plan that has been prepared to achieve learning objectives for students in both real and practical activities. These include habituation methods. Basically every method has advantages and disadvantages. For that educator must be able to choose the method with various considerations. Method of habituation is a method that takes place by familiarizing the students to think, behave and say and do all the activities that have been determined to create positive habits in the life of the students. For that, this method takes a relatively long time. Prayer is a pillar of religion. It requires habituation in implementing it since the age of tamyiz, as the Prophet said. Habituation also functions in instilling discipline of children. It should be noted, however, that in instilling these habits the educator should pay attention: the principle of preserving the fitrah of the child, strived to develop the potential of the child, is directed and done gradually.
Character Building Di Abad 12 Masehi: Kajian Dan Analisis Pendidikan Akhlak dalam Kitab Ta’lim Muta’Alim Binti Su’aidah Hanur; Titik Widayati
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 2, No 2 (2018): September - February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.814 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i1.37

Abstract

In line with the vast development of science and technology, it is needed education development which in accordance with the need of current development by considering its positive and negative impacts. The process of education on the attitude or moral values got more attention in 12th century. He was Az-Zarnuji, the author of Ta’lim Muta’alim. This paper tries to dig Az-Zarnuji thought written on His Book mainly about moral education which well known by character building
MODEL PENDIDIKAN BERWAWASAN KEBANGSAAN BAGI ANAK USIA DINI SEBAGAI SARANA INTEGRASI BANGSA Ubaidillah Ubaidillah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 2, No 2 (2018): September - February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.912 KB) | DOI: 10.30736/jce.v2i1.38

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu hal terpenting dalam membangun masa depan seseorang, karena keberhasilan dalam PAUD akan berdampak pada kemajuan sebuah bangsa. Pada usia ini struktur dan fungsi otaknya sedang berkembang dan pengaruhnya bersifat menetap terhadap perkembangan perilaku dan kepribadian anak selanjutnya. Sehingga mereka sangat tepat jika  dijadikan komunitas awal pembentukan karakter bangsa.Pendidikan berwawasan kebangsaan  pada Anak Usia Dini (AUD) diharapkan dapat mempersiapkan mereka menjadi seseorang yang mempunyai identitas baik didalam masyarakat lokal maupun global, dan mempunyai visi untuk membangun dunia bersama dalam budaya global. Salah satu cara agar anak dapat menerima materi pelajaran (untuk TK materi pelajaran menggunakan tema), adalah melalui permainan. Permainan tersebut diantaranya adalah permainan tradisional. Didalam permainan tradisional, kita dapat mengembangkan rasa kebersamaan, gotong royong, mengurangi rasa egois, dsb. Bermain pada anak mempunyai arti yang sanagt penting karena melalui bermain anak mengalami perkembangan  dalam segala aspek kehidupannya, Namun, saat ini tantangannya adalah alat permainan dan tokoh-tokoh pahlawan dari negara   lain yang banyak mempengaruhi anak, menyikapi hal ini perlu adanya perubahan dengan cara menanamkan wawasan kebangsaan dalam kegiatan bermain dan alat permainan edukatif yang digunakan oleh anak usia dini, dan mencoba menghubungkan antara bentuk permainan atau kegiatan dengan aspek yg dikembangkan. model pendidikan berwawasan kebangsaan dalam pendidikan anak usia dini menggunakan pendekatan tematik, jadi melalui tema inilah  berbagai macam potensi anak dapat di kembangkan, nilai-nilai kebangsaan yang ingin disosialisasikan dan ditransformasikan dalam kegiatan pembelajaran secara terpadu mengembangkan kemampuan, fisik motori, keterampilan (motorik halus), kognitif, sains, seni, bahasa dan pembiasaan, dengan menggunakan  kegiatan-kegiatan pembelajaran yang dirancang dengan konsep belajar sambil bermain

Page 1 of 1 | Total Record : 5