cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
JCE (Journal of Childhood Education)
ISSN : 25982184     EISSN : 26203278     DOI : -
JCE - Journal of Childhood Education aims to provide a forum for international researchers on applied Education and Childhood Growth. Our Journal will accept submission from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication. The journal is published by Study Program of Early Childhood Islamic Education and going to Publish Twice in a Year, September and March. All accepted articles will be published on Free of an article-processing charge and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023): September-February" : 8 Documents clear
Pengaruh Sosial Emosional Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Di TK Islam Cahaya Muslim School Vera Risman; Lelly Lenny; Supriyadi Supriyadi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh sosial emosional (X) terhadap kemandirian anak usia dini di TK Islam Cahaya Muslim School (Y). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi sederhana. hasil penelitian mengungkapkan: (1) Persamaan Linear Regresi Y = 7,736 + 0,651 X (2) Pengaruh sosial emosional terhadap kemandirian anak usia dii di TK Islam Cahaya Muslim School. (3) Uji signifikansi didapat persamaan garis regresi F hit lebih kecil dari 0,05 dengan demikian, regresi Y atau X adalah signifikan atau Sosial emosional berpengaruh terhadap kemandirian anak usia dini. (4) Koefisien korelasi (rxy) = 0,382 dan Fhit (Fchange) = 13,593, dengan p- value lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, koefisien korelasi X dan Y adalah berarti atau signifikan. Koefisien determinasi 0,382, yang mengandung makna bahwa 38,2 % variasi variabel kemandirian anak usia dini dapat dipengaruhi oleh sosial emosional.
Penerapan Lagu Pantai Siring Kemuning untuk Meningkatkan Kosakata Bahasa Madura Pada Kelompok A Tk Ykk 1 Bangkalan Fadillah Ratisya Putri Anjani; Angga Fitriyono; Dias Putri Yuniar
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1484

Abstract

Bahasa merupakan alat terpenting yang diandalkan seseorang dalam kehidupan sehari-hari, serta ketika berhadapan dan berinteraksi satu sama lain. Faktor yang diperlukan untuk menerima rangsangan bagi anak usia dini agar dapat berkembang secara optimal adalah perkembangan kosakata. Kondisi di lapangan, kosakata bahasa cenderung menurun. Tidak terkecuali dengan Bahasa lokal yaitu bahasa Madura. Lagu ataupun nyanyian merupakan suatu hal yang berkaitan dengan dunia anak dan hampir semua orang mampu bernyanyi sehingga hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk memperkaya penguasaan kosakata anak usia dini. Dalam penelitian ini lagu untuk diterapkan kepada anak adalah lagu Pantai Siring Kemuning yang memiliki dua bahasa dalam liriknya, yaitu bahasa Indonesia dan Madura. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata bahasa Madura pada kelompok A di TK YKK 1 Bangkalan melalui penerapan lagu Pantai Siring Kemuning. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penerapan dan pengenalan lagu Pantai Siring Kemuning pada kelompok A di TK YKK 1 Bangkalan, diperoleh kosakata bahasa anak baik bahasa Indonesia dan bahasa Madura bertambah, perbendahraan kata anak pula meningkat setelah diterapkan lagu Pantai Siring Kemuning dengan baik, selain itu dapat memperkenalkan kearifan lokal wisata kepada anak-anak. Kosakata bahasa pada anak sangatlah penting dan tidak boleh dihilangkan, baik bahasa Indonesia dan bahasa daerah menjadi kearifan lokal negara dan daerah kita.
Upaya Perlindungan Anak dari Berbagai Tindak Kekerasan Rice Anggrayni; Vera Risman; Yayuk Winarsih; Sri Watini
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1647

Abstract

Setiap anak baik masih dalam kandungan sampai berumur 18 tahun berhak mendapatkan perlindungan pemerintah dari berbagai tindak kekerasan. Peneliti sangat tertarik dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas hukum perlindungan anak dalam kaitannya dengan perlindungan hukum bagi anak terhadap berbagai tindak  kekerasan. Metode penelitian menggunakan systematic literature review, dengan mereview beberapa artikel yang sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perlindungan anak dari berbagai kekerasan akan lebih optimal dengan dukungan dari lingkungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah dengan memberikan pemahaman tentang perlindungan anak, mensosialisasikan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak, sehingga masyarakat mengetahui hak dan kewajiban kepada anak. Masyarakat memiliki peranan penting dalam pelaporan berbagai kasus kekerasan anak di lingkungannya, sehingga pihak berwenang dapat memberikan sanksi yang sepadan dan pelaku mendapatkan efek jera dari tindakannya. 
Pengembangan Media Video Animasi Sigemi (Siaga Gempa Bumi) sebagai Pengenalan Mitigasi Bencana Gempa Bumi Pada Anak Usia 5-6 Tahun Ratih Wahyuningtiyas Pratiwi; Eka Cahya Maulidiyah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1588

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya aspek kognitif anak dalam berpikir logis yaitu mengenal sebab akibat tentang bencana gempa bumi yang disampaikan oleh guru dengan menggunakan buku cerita selama proses pembelajaran dan Lembar Kerja Anak (LKA). Penggunaan media dalam penyampaian materi yang kurang interaktif dapat mengurangi minat anak dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini (1) Bagaimana kelayakan media video animasi Sigemi (siaga gempa bumi) pada anak usia 5-6 tahun?; (2) Bagaimana keefektifan media video animasi Sigemi (siaga gempa bumi) pada anak usia 5-6 tahun?. Metode dalam penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) atau Penelitian dan Pengembangan dengan model (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Validator pada penelitian ini adalah 1 ahli materi, 1 ahli media dan 2 Guru PAUD. Hasil skor pretest mendapatkan total skor 157, posttest mendapatkan total skor 288 dan hasil uji Paired Simple T-test nilai Sig. (2-tiled) lebih kecil 0,005 (0,000 < 0,005). Dapat disimpulkan bahwa media video animasi Sigemi (Siaga Gempa Bumi) efektif digunakan sebagai pengenalan mitigasi bencana gempa bumi pada anak usia 5-6 tahun.
Peran dan Penerapan Komunikasi Asertif Orang Tua dalam Melakukan Pola Asuh Kepada Anak Ilyas Naufal Zuhdi; Ana Kuswanti
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1716

Abstract

The phenomenon of communication within the family often involves authoritarian attitudes of parents towards their children. There is an emphasis on parental demands and interventions that must be obeyed by the child. Strong parental interventions can cause children to feel afraid to express their true feelings and desires. This research aims to investigate the role of parents in applying assertive communication through parenting to their children. The theory used in this study is the self-disclosure theory, which explains that self-disclosure is the process where a child dares to share information, thoughts, feelings, or experiences with their parents. The research method employed is qualitative descriptive, with data collection conducted through a literature study. The gathered information is then developed. The results showed that the application of assertive communication in the family is very important to form a healthy and harmonious relationship. Assertive communication supports balanced authoritative parenting, promoting positive growth and development for each family member.
Analisis Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini dalam Penggunaan Gawai di Era Digitalisasi Ardhana Reswari; Moh Abdan Syakuro
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1472

Abstract

Kecanduan dalam penggunaan gawai pada anak usia dini dapat mendorong dan mengganggu laju perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini mencoba mendiskripsikan perkembanagan sosial emosional anak usia dini dalam penggunaan gawai di era digitalisasi. Adapun metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Adapun lokasi penelitian ini terletak di RA An-Najah I Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Narasumber yang diwawancarai dalam penelitian ini yaitu guru atau kepala sekolah, orang tua, dan siswa RA. Hasil penelitian menunjukkan intensitas penggunaan gawai pada anak usia dini mengalami kecanduan menggunakan gawai untuk selalu digunakan pada setiap harinya. Perkembangan sosial emosional anak didik di RA An-Najah I terbilang baik dan berkembangan karena bentuk emosi yang diketahui dari anak didik mencakup ciri-ciri perkembangan sosial emosional anak usia dini. Adapun dampak penggunaan gawai pada perkembangan sosial emosional anak didik di RA An-Najah I memiliki pengaruh terhadap perkembangan anak yang dimana terdapat hal positif dan negatif bagi perkembangan sosial anak usia dini.
Pembelajaran Literasi Dini di Rumah Melalui Model STEAM Dinar Nur Inten
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1712

Abstract

Kemampuan literasi memegang peranan penting dalam kehidupan seoarang anak. Melalui kemampuan literasi yang baik mengantarkan anak mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Menurut survei PISA 2019 yang diterbitkan oleh Organization for Economic Co-operation and Development, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara dan menempati peringkat 10 terbawah di antara negara-negara dengan tingkat melek huruf yang rendah. Maka perlu adanya tindakan yang penumbuhkan literasi sedini mungkin dari lingkungan terdekat dengan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pembelajaran literasi di rumah melalui model pembelajaran STEAM yang dapat dilakukan oleh orang tua. Metode dalam penelitian ini kajian literatur yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan pustaka, membaca dan mencatat serta mengolahnya menjadi temuan-temuan penting yang dapat digunakan untuk sebagai dasar pijakan pembelajaran literasi di rumah. Hasil penelitian membuktikan bahwa dalam menumbuhkan literasi pada anak usia dini selama di rumah dapat dilakukan melalui adanya model atau keteladanan dari kedua orang tua, adanya keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan literasi utamanya dalam aktivitas keseharian dan adanya motivasi serta penghargaan dari orang tua dan orang tua dapat menggunakan model STEAM dalam penyampaian materi dan dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara holistic maka dapat disisipkan materi literasi yang Islami sehingga kegiatan literasi yang dilaksanakan syarat dengan nilai-nilai agama
Pengembangan Keterampilan Berbicara Anak di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan Nadila Desta; Nurhafizah Nurhafizah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 2 (2023): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1589

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pelaksanaan pembelajaran di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan menstimulasi pengembangan keterampilan berbicara anak setiap harinya menggunakan kegiatan yang bervariasi sehingga anak tidak mudah bosan sehingga keterampilan bahasa anak berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kemampuan berbicara anak-anak berkembang di TK Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Penelitian semacam ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. untuk menilai bagaimana perkembangan bicara siswa TK Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Subyek penelitian adalah anak-anak kelas B1 di Taman Kanak-kanak Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan. Kepala TK dan guru TK Negeri Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan bertugas sebagai informan penelitian. Teknik untuk mengumpulkan data digunakan, termasuk dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yaitu: 1) mengumpulkan data, 2) reduksi data. 3) menyajikan data. 4) verifikasi. Sedangkan teknik triangulasi merupakan teknik pengabsahan data yang digunakan. Perkembangan kemampuan berbicara anak-anak di TK Pembina 01 Sutera Pesisir Selatan ditunjukkan oleh temuan penelitian. Rencana pelaksanaan harian telah dibuat oleh guru (RPPH). Rutinitas sehari-hari telah diikuti, termasuk bernyanyi, bercakap-cakap, bertanya dan menjawab pertanyaan, dan bercerita. Selain itu guru juga menggunakan bahasa sederhana, bahasa tubuh dan pertanyaan yang menantang untuk anak. Setelah anak menyelesaikan latihan, guru menilai mereka setiap hari dan melalui pengamatan. Dapat dikatakan bahwa latihan untuk anak-anak untuk memperkuat kemampuan berbicara mereka telah dilakukan dengan baik. Kegiatan untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak-anak termasuk berbicara, bernyanyi, dan bercerita.

Page 1 of 1 | Total Record : 8