cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
historis.ummat@gmail.com
Editorial Address
http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah
ISSN : 26224763     EISSN : 26141167     DOI : https://doi.org/10.31764/historis
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Historis merupakan jurnal yang memuat naskah atau hasil penelitian di bidang kependidikan khususnya sejarah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UM Mataram dengan ISSN 2549-7332 (Print) dan ISSN 2614-1167 (Online). Terbit pertama kali Juni 2017. Adapun ruang lingkup Jurnal Historis berupa hasil penelitian pendidikan & pengembangan kependidikan di bidang sejarah, sosial, sosiologi, budaya, adat istiadat, permainan rakyat, lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang sejarah dan sosial dalam pengembangan pemuda, remaja, dan masyarakat secara berkelanjutan. Artikel yang masuk ke meja tim redaksi akan melalui proses seleksi mitra bestari/editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER" : 7 Documents clear
PENDEKATAN MASTERY LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SEJARAH PADA SISWA KELAS XII SMAN 8 MATARAM Nuurul Asiah; Ahmad Afandi; Suprapti Suprapti
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.958 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1400

Abstract

Abstrak: Umumnya metode pembelajaran yang sering diterapkan oleh guru SMAN 8 Mataram adalah metode ceramah, khususnya guru kelas XII. Penggunaan metode ceramah yang diikuti dengan contoh dan latihan ini mengakibatkan   sebagian   besar   siswa   sering   mengalami   kesulitan   dalam memahami materi yang diajarkan. Hal ini menyebabkan kurang antusiasnya siswa dalam memahami materi yang di pelajari dan menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggunakan Pendekatan Mastery Learning Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus yang memuat tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan  refleksi.  Subjek  dari  Peneliti  ini  adalah  siswa  kelas  XII SMAN 8 Mataram  yang  berjumlah  22  orang  siswa.  Pendekatan  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) tes hasil belajar yang diberiakan setiap berakhinya siklus belajar mengajar, 2) Lembar observasi untuk memperoleh gambaran langsung tentang kegiatan belajar mengajar Sejarah melalui Pendekatan   Mastery Legarning. Data yang diperoleh berupa tes yaitu: berupa tes siklus I, Tes sikluS II. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa yaitu pada siklus I indeks prestasi kelompok mencapai angka 65,23 dengan persentase 59,10%. pada siklus II idndeks prestasi kelompok telah mencapai angka 76,14 dengan persentase ketuntasan 18,82%. Nilai ini telah memenuhi kriteria sesuai dengan indikator penilaian yaitu adanya peningkatan rata-rata skor hasil belajar siswa, sehingga dapat di simpulkan bahwa melalui pendekatan metode  Mastery Learning  dapat  meningkatkan hasil  belajar  siswa kelas SMAN 8 Mataram. Abstract: Generally, the learning method that is often applied by SMAN 8 Mataram Teachers is the lecture method, especially the teacher of class XII. The use of a lecture method followed by these examples and exercises resulted in the majority of students having difficulty in understanding the material being taught. This leads to less enthusiastic students in understanding the material being learned and causing student learning outcomes to be low. Therefore, researchers try to use the Mastery Learning approach in improving student learning outcomes. The research method used is class action research consisting of 2 cycles that contain the planning, implementation, observation and reflection phases.  The subject of this researcher is a grade XII student from the students of 8 Mataram, which amounted to 22 students.  The approach used in this research is a qualitative and quantitative approach. The method of collecting the data used in this study is 1) a test of learning results that is happy to each of the learners the cycle of teaching learning, 2) observation sheets to obtain a direct picture of the study teaching activities history through The approach of Mastery Legarning. The Data obtained in the form of test is: test cycle I, Cycle II test. From the results of the study showed that there was an increase in the average student learning results in the I cycle of the group Achievement Index reached 65.23 with a percentage of 59.10%. On cycle II Idndeks Achievement Group has reached the number 76.14 with a percentage of the proof of 18.82%. This value meets the criteria in accordance with the assessment indicators, namely the increase in the average score of student learning, so that it can be concluded that through the approach of Mastery Learning method can improve students ' learning outcomes of SMAN 8 Mataram.
PEMANFAATAN TAMAN NARMADA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH PADA SISWA KELAS XI MA Rosada Rosada
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.32 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1396

Abstract

Abstrak: Buku media pembelajaran itu banyak ragam dan jenisnya pada saat ini telah berkembang pesat multimedia, namun belum semua guru dapat memanfaatkannya. Untuk dapat memanfaatkan multimedia, terlebih dahulu perlu menguasai media sederhana, yang merupakan dasar-dasar media pembelajaran. Guru perlu memahami karekteristik dan mengenal media pembelajaran yang baik supaya dapat memilihnya dengan tepat serta mengenal berbagai variasi media pembelajaran. Kriteria tepat tidaknya diakui dengan tujuan pengajaran. Tujuan pengajaran akan memberikan rambu-rambu tentang media mana yang sesuai, sehingga proses belajar dapat tercapai dengan baik, seperti pemanfaatan Taman Narmada sebagai media pembelajaran Sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Al-Intishor Mataram. Kemudian metode pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan), metode wawancara, metode dokumentasi dan triangulasi. Tehnik analisis data kualitatif dengan langkah-langkah seperti Reduksi Data (data reduction), Penyajian Data (data display), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang  didapatkan oleh peneliti menggambarkan tentang  pemanfaatan Taman Narmada sebagai media pembelajaran sejarah pada siswa kelas XI MA Al-intishor mataram.Abstract: The Media book learning is a lot of variety and its type at the moment has grown rapidly multimedia, but not all teachers can utilize it. To be able to utilize multimedia, first need to master simple media, which is the basics of learning media. Teachers need to understand the characteristics and know the medium of good learning in order to choose the right and recognize various learning media. The exact criteria are recognized with teaching objectives. The purpose of the teaching will provide signs about which medium is appropriate, so that the learning process can be accomplished well, such as the utilization of Narmada Park as a learning media of history. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive-analytical approach. The subject of research in this study is the student of XI MA Al-Intishor Mataram class. Then methods of collecting data using observation methods (observations), interview methods, documentation methods and triangulation. Qualitative data analysis techniques with measures such as data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions.... The results of the research obtained by researchers describe the utilization of Narmada Park as a media learning history in the students of the class XI MA Al-Intishor Mataram.
KONFLIK MALUKU DAN PELAKSANAAN PERJANJIAN MALIKO Jumidi Elewahan; Ilmiawan Mubin; Maria Yasinta Serena
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.768 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1397

Abstract

Abstrak: Setelah persitiwa reformasi yang menyebabkan terjadinya kekacauan dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat Indonesia pada umumnya. Dan Negara dalam posisi lemah. Hal ini memeberikan kesempatan kepada kelompok-kelompok tertentu untuk  melakukn aksinya seperti yang terjadi dimaluku  oleh kaum Kristen maluku untuk melempiaskan dendamnya kepada kaum islam dan sebaliknya konflik yang terjadi dimaluku 19 Januari 1999 kemudian berjalan dalam  beberapa tahun (selanjutnya disebut konflik Maluku), telah mengakibatkan kematian dan penderitan umat manusia,penghancur harta benda, pemaksaan pindah agama, secara terpaksa dan berbagai akibat buruk lainnya. Dipadang sebagai konflik yng dimiliki sekal kerusakan, kejahatan dan pelanggran, hak-hak asasi manusia (HAM), sangat tinggi dan menjadi catatan sejarah dan kelam dan sangat buruk dalam perjalanan peradan umat manusia. Jenis penelitian ini merupakan kepusataan (library research) dengan metode history, penelitian kepuataan dengan serangakai kegiatan yang berkenan dengan metode pengupulan data pustaka, memebaca dan mencatat serta mengelolah bahan penelitian-penelitiankepuataaak hanya, memanfaatkan sumber skunder yang terdapat diperpustakaan berupa buku, jurnal, ensiklopedi, hasil-hasil penelitian dan internet untuk memeperoleh data penelitianya, tanpa memerlukan  penelitian lapangan. Produk pertemuan Malino adalah ditandatangani sebuah perjanjian dan bukan sekedar pernyaaan atau deklarsi, perlu diingat pula, bahwa pemerintah bertanda tangan bukan sebagai saksi yang gembira ketika dua kelompok yang bertikai dan mencapai kesepakatan melainkan sebagai pihak yang turut memebuat perjanjian.Abstract: That caused the chaos in the social and political life of Indonesian society in general. And state in the weak position. This gives the opportunity to certain groups to do the actions as happened in Maluku by the Maluku Christians to toss his revenge on the Muslims and vice versa conflict in the Maluku January 19, 1999then Walking in a few Tahuni (hereinafter called Maluk Conflict), has resulted in death and human abuse, property destroyer, forced forced religious force, and various other adverse consequences. In conflict It belongs to the corruption, crime and slimming, human rights (HAM), very high and be a record of history and dark and very bad in the course of mankind. This type of research is a library research with the history method, the research of satisfaction with the attacks of activities that are favorable to the method of data of the library, reading and recording and the processing of materials Researches are used only, utilising the existing secondary libraries in the form of books, journals, encyclopedias, research results and the Internet to acquire their research data, without requiring field research. Malino's meeting is signed and not just a statement or declarant, it is important to remember that the government is marked as a happy witness when the two groups are in the fight and reach an agreement Parties to make a treaty.
PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN PENGUSAHA KERAJINAN ANYAMAN BAMBU DI DESA LOYOK KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR Khosiah Khosiah; Ibrahim Ibrahim; Zedi Muttaqien
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.814 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kunjungan wisatawan terhadap pendapatan pengusaha kerajinan anyaman bambu didesa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok.                Sesuai dengan informasi yang di butuhkan, yaitu mengenai pengaruh kunjungan wisatawan terhadap pendapatan pengusaha kerajinan anyaman bambu di Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, maka pendekatan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pendekatan Kuantitatif adalah kajian terhadap sejumlah orang dalam kawasannya sendiri dan yang berhubungan erat dengan orang-orang tersebut.                Dalam penelitian kuantitatif ini, Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode statistik, yaitu melalui penggunaan rumus statistik. Adapun rumus yang digunakan adalah rumus Product Momen. Pengambilan data dengan cara memberikan kuesioner yang pertanyaannya telah disediakan 30 soal dengan 2 option yaitu option a dan b, dengan ketentuan option Y berarti berpengaruh dan bernilai 2 dan option T berarti tidak berpengaruh dan bernilai 1.Hasil penelitian ini adalah volume kunjungan wisatawan yang datang berkunjung ke wilayah Desa Loyok sangat mempengaruhi tingkat pendapatan para pengerajin anyaman bambu atau dengan kata lain disimpulkan bahwa volume kunjungan wisatawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan para pengerajin anyaman bambu yang ada didesa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Hal ini diperkuat dengan cara pengolahan data menggunakan rumus Product Momen dengan nilai korelasi (r) = -1, yang artinya ada keterkaitan antara pengusaha dengan kunjungan wisatawan di Desa Loyok Kecamatan Sikur dan berhungan sempurna negatif.
PERAN IBNU KHALDUN DALAM PANDANGAN FILSAFAT SEJARAH ISLAM Yulianti Yulianti; Nurhalisah Nurhalisah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.335 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1398

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk dijadikan referensi bagi seluruh ahli sejarah dan ahli filsafat dunia, dalam memahami filsafat sejarah Islam yang ditulis oleh Ibnu Khaldun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode historis.Adapun yang digunakan, Heuristik, Kritik, Interpretasi, Histeorigrafi. Hasil penelitian berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa peran Ibnu Khaldun dalam filsafat sejarah Islam sangat berpengaruh bagi semua bidang ilmu terutama ilmu sejarah dan ilmu filsafat. Konsep pemikirannya dilihat dari sudut pandang Islam yang mewakili etinitas dunia Timur layak kita kaji dan dalami secara komprehensif.Abstract: This research aims to be used as reference for all historians and philosophers of the world, in understanding the philosophy of Islamic history written by Ibn Khaldun. The method used in this research is a qualitatively descriptive method of research with a historical method approach. As for the use, heuristics, criticism, interpretation, hysteorigraphy. The results of research based on the discussion can be concluded that the role of Ibn Khaldun in Islamic history philosophy is very influential for all fields of science, especially historical science and philosophy. The concept of his thinking is seen from an Islamic point of view that represents the etinity of the eastern world worthy of us to examine and inhabit comprehensively.
ASMILASI BUDAYA MASYARAKAT TRASMIGRASI DENGAN MASYARAKAT LOKAL DI DESA CALABAI KECEMATAN PEKAT KABUPATEN DOMPU Nurhaini Nurhaini; Dian Eka Mayasari; Uswatun Hasanah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.446 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1399

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian dalam penelitian yaitu untuk mengetahui asmilasi budaya masyarakat tarsmigrasi  dengan masyarakat lokal di Desa Calabai  Kecematan Pekat Kabupaten Dompu dan untuk mengetahui pola  komunikasi masyarakat trasmgrasi dengan masyarakat lokal di Desa Calabai  Kecematan Pekat Kabupaten Dompu. Metode yang digunakan  dalam penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekata etnorafi. Jenis data yang dipergunakan adalah data kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini sumber data primer dan sumber data skunder tentang asmilasi masyarakat trasmigrasi dengan masyarakat lokal di Desa Calabai  Kecematan Pekat Kabupaten Dompu. Hasil penelitian diperoleh, asmilasi budaya masyarakat transmigrasi  dengan masyarakat lokal di Desa Calabai  Kecematan Pekat Kabupaten Dompu meliputi adat istiadat, kesenian  dan kepercayaan/agama . Perilaku asmilasi antara masyarakat lokal dan pendatang dapat berjalan dengan baik karena  dalam menghubungkan antara pribadi kedua masyarakat terdapat  adanya sifat saling  keterbukaan, saling mendukung  yang mereka jalani. Dari kelima pasangan perkawinan yang malakukan dengan etnis, dapat dilihat bahwa dengan memiliki sikap keterbukaan dukungan dan sikap positif  dalam keluarga, memberikan konstribusi  yang sangat besar dalam menciptakan kenyamanan komunikasi dalam sebuah keluarga, pola komunikasi masyarakat  trasmigrasi dengan masyarakat lokal  di Desa Calabai  Kecematan Pekat Kabupaten Dompu yaitu apabila dilihat secara keseluruhan terdapat adanya hubungan  sosial yang berbeda  pada tinggkat yang baik.  Proses akulturasi ditandai  dengan tiga  proses yang mendasar yang ditinjau dari variable asimilasi yakni proses pertama adalah komunikasi personal (antarpribadi ) proes yang kedua, lingkungan komunikasi, sedangkan proses yang ketiga adalah komunikasi sosial.Abstract: Research objectives  in the study is 1) to know the cultural asmilation  of the transmigration society with local in the village of dense kecematan  Pekat Dompu district. The method usad in the study is a deskciptive study the etnorafi approach. The data types are qualitatif, data sources and skunder on the asmilation local people of village calabi poor kecematan district Dompu. The resulof the study were obtained by 1 cultural asmilation of transmigration communities in the village of calabai dance koncumpu districh covering customs, successes, and beliefs/religion. Assmilation behavior between local people and migrants can work well because in the connecting  between  the two individuals there are customs. Openness, mutual support that  they live of  the five married couples who do with ethnicity can be seen that by having an attitude of openness of support and a positive attitude in they family give contribution  that creates communication  comfort in a family. Theree basic processes, are personal communication (interpersonal) processes; the secondis the communication environment. While the processof acculturation of the asmilation variable, the thirth is social communication.
SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT DALAM TRADISI “WERO MATA” (UPACARA KEMATIAN) DI DESA WAE CODI KECAMATAN CIBAL KABUPATEN MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) Yohanes Lesing
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.303 KB) | DOI: 10.31764/historis.v4i2.1392

Abstract

Abstrak: Masyarakat Desa Wae Codi upacara kematian bukan akhir dari segalahnya melainkan awal kehidupan baru. Masyarakat Desa Wae Codi percaya orang  mati, meskipun raganya sudah tidak bergerak, rohnya masih tetap hidup. Sebagai penghormatan terakhir, kerabat melakukan upacara Wero Mata. Diyakini masyarakat Desa Wae Codi memiliki fungsi untuk kelangsungan hidup masyarakat dan generasi berikutnya. Permasalahan dalam penulisan ini adalah  (1) Bagaimana pelaksanaan Tradisi Wero Mata (Upacara Kematian) pada Masyarakat Desa Wae Codi Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur ? (2) bagaimana bentuk solidaritas masyarakat dalam prosesi Wero Mata (Upacara Kematian) di Desa Wae Codi Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur ?. Bertujuan untuk memperoleh interprestasi terhadap pemahaman manusia atas fenomena yang tampak, dibalik yang tampak, muncul kesadaran manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Atnografi. Obyek penelitian masyarakat Desa Wae Codi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan Informan kunci adalah kepala desa, Tu’a Golo Tu’a Teno dan Tu’a Gendang dan masyarakat desa Wae Codi. Tekhnik pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik observasi, wawancara  dan dokumentasi, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengatakan bahwa Upacara kematian masyarakat Desa Wae Codi diawali Haeng Nai (nafas terakhir), saat seorang meninggal pihak Anak Rona (keluarga pihak wanita), dan Anak Wina (keluarga pihak laki-laki) menyiapkan hewan kurban berupa babi untuk melepas kepergian seseorang, dengan maksud pihak keluarga telah mengetahui bahwa seorang kerabatnya telah meninggal, serta mendoakan kepergiannya dengan memberinya persembahan berupa seekor babi. Tahap awal upacara Wero Mata berakhir pada saat Ancem Peti (penutupan peti). Tahap kedua upacara Wero Mata diawali dengan prosesi Tekang Tanah (peresmian tanah kubur), dan tahap terakhir pada upacara Wero Mata berakhir pada prosesi Kelas (kenduri) yang biasa dilaksanakan setelah satu tahun seseorang meninggal.Abstract: The village community of Wae Codi's death ceremony is not the end of everything but the beginning of a new life. The people of Wae Codi Village believe the dead, even though the body is immobile, the spirit is still alive. As a final honor, the relatives performed the Wero Mata ceremony. It is believed that the people of Wae Codi Village have a function for the survival of society and the next generation. The problems in this writing are (1) How is the implementation of Wero Mata Tradition (Death Ceremony) in Wae Codi Village Community of Cibal District of Manggarai Regency of East Nusa Tenggara Province? (2) what is the form of community solidarity in Wero Mata procession (Death Ceremony) in Wae Codi Village, Cibal District, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province? Aiming to gain an interpretation of human understanding of the visible phenomenon, behind the apparent, emerging human consciousness. The research method used is qualitative research with approach of Atnografi. Research object of Wae Codi Village community. The technique of determining informants using purposive sampling with key informants was the village head, Tu'a Golo Tu'a Teno and Tu'a Gendang and villagers of Wae Codi. Technique of data collecting by using observation technic, interview and documentation, data source used is primary data and secondary data. Data analysis techniques used in this study is data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study say that the death ceremony of the village of Wae Codi begins with Haeng Nai (the last breath), when a person dies of the Rona (female family), and the Viennese child (male family) prepares a pig sacrificial animal to let someone go, with the intent of the family having learned that a relative had died, and praying for his departure by giving him a pig offering. The initial stage of Wero Mata ceremony ends at Ancem Peti (the closing of the crate). The second stage of the Wero Mata ceremony begins with a Tekang Tanah procession (the inauguration of the grave), and the last stage of the Wero Mata ceremony ends in a Class procession (kenduri) which is usually performed after one year of deat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7